Season 1

Release info

The Duke's Son Claims He Won't Love Me, Yet Showers Me with Adoration S01E01 WEB-DL CR ind Crunchyroll
A Commentary by Crunchyroll

Tags

webdl
Published on: 2026-07-26
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 152 lines.

Permisi.

Mohon maaf aku baru bisa menyapa pada saat seperti ini.

Namaku Julius Royas.

Meski memang mendadak, tetapi pada hari ini...

aku selaku Elsa Eukrainen akan melangsungkan pernikahan...

dengan Tuan Julius yang baru pertama kutemui.

PERNIKAHAN SANDIWARA

Wortel yang sangat indah.

Ada Nona Elsa!

Selamat siang, semuanya.

Sayurannya kutaruh sini, ya.

Nona Elsa, terima kasih banyak selalu membantu.

Tolong jangan dipikirkan, Bu Kepala.

Karena kami memanen banyak wortel hari ini.

Aduh, wortel lagi.

Hei, jangan berkata seperti itu.

Sayuran yang tidak disuka bisa dicincang, lalu dimasukkan sup agar tak ketahuan.

Aku tak bisa dibohongi!

Selamat siang.

Paman Alan.

Wah, selamat datang.

Nona Elsa, seragam kerja yang Anda kirim tempo hari, disambut baik.

Wah, syukurlah.

Apa itu seragam yang dibuat Nona Elsa dari baju bekas?

Benar.

Aku berniat meminta tambahannya.

Tentu saja. Silakan katakan tanpa sungkan.

Terima kasih banyak.

Ini roti panggang kami tadi pagi. Silakan diterima.

Wah, terima kasih banyak!

Wah, enaknya!

Rotinya Alan!

Untuk kalian, Paman juga bawa.

Kalau sayuran sudah panen, aku akan mampir lagi.

Sampai jumpa!

Cepat datang, ya!

Dia memang orang baik dan menawan, yang tak punya niat terselubung.

Ya. Andai dunia masih seperti dulu.

Padahal dia putri dari kerajaan terpandang,

tetapi sangat bersahaja.

Hei, Ibunda.

Bisakah supnya jangan dibuat kental?

Karena saat disendok, agak mengecewakan.

Dasar, Hannes. Jangan sejujur itu.

Itu benar.

Sup ini adalah masakan kebanggaan keluarga Eukrainen.

Sisa sayurnya dicincang kecil-kecil, lalu direbus dengan telaten.

Aku tahu.

Apa ini roti dari Alan?

Ya. Elsa mendapatkan itu saat pengiriman hari ini.

Rasanya enak seperti biasa.

Ada apa, Elsa?

Tidak...

Kupikir akan lebih bagus kalau disajikan bersama daging.

Namun...

Perangkapnya gagal.

Terkadang ada hari seperti itu.

Benar, kan, Sayang?

Meski ini sudah lima hari beruntun.

Kelinci yang tinggal di sekitar kita

ternyata lumayan cerdas, ya.

Salju turun.

Malam ini pasti dingin.

Angin dari sela-sela...

Suhu di dalam ruangan tak jauh beda dengan di luar.

Kediaman ini sepertinya sulit untuk direnovasi.

Uang untuk membeli kayu bakar selama musim dingin pun mencemaskan.

Aku juga ingin Hannes belajar lebih banyak hal.

Lamaran yang kuterima.

Kudengar, pasanganku seusia Ayah.

Usiaku sudah 19 tahun.

Mungkin sudah saatnya aku membulatkan tekad dan menerima lamaran.

Katanya, dia juga akan membantu keluargaku.

Yang penting, kami bisa terus makan...

Aku sudah kembali.

Ayahanda, Ibunda, terkait lamaran yang masih tertunda itu...

Elsa, ada hal penting yang mau kami bahas denganmu.

Ada lamaran dari Tuan Julius Royas, selaku putra sulung Adipati Royas.

Dari Adipati Royas?

Sejak kapan Kakak mengenalnya?

Aku belum pernah bertemu dengannya.

Justru sejujurnya, aku baru pertama mendengar nama itu.

Kakak?

Dia Julius Royas!

Dia orang kepercayaan Putra Mahkota Alexis dari Kerajaan Ralt,

dan menjabat sebagai asisten perdana menteri.

Putra Mahkota Alexis? Asisten?

Aduh...

Wajar saja Elsa tak mengenalnya.

Kita tak mampu menghadiri acara-acara kalangan atas.

Lalu?

Apa syarat pernikahannya?

Sepertinya tak ada yang spesifik.

Tidak mungkin...

Di Ralt, wilayah ini termasuk pelosok!

Tempat wisatanya pun tidak ada!

Saking tandusnya tanah, makanan hanya biji-bijian!

Bencana alam pun sering terjadi!

Kau menganggapnya seperti itu, ya.

Hannes, kau terlalu jujur.

Dia mau melamar bangsawan melarat yang terlilit utang?

Sudah jelas ada niat terselubung!

Jangankan niat terselubung,

justru dia menawarkan penjagaan wilayah dan renovasi bangunan.

Sepertinya bawahannya terkejut saat datang memeriksa tempat ini.

Tawarannya terlalu bagus.

Pasti ada maksud tertentu!

Ayahanda, Ibunda, Hannes.

Aku akan menikah!

Tunggu, Elsa.

Bagaimana dengan perasaanmu?

Kami ingin agar dirimu bahagia bersama orang yang kau cintai.

Tiba-tiba menikah dengan orang yang belum pernah ditemui...

Terlalu mencurigakan!

Bukankah Ayah dan Ibu pernah bilang kalau kalian dijodohkan?

Karena berniat membantu sejauh itu,

sudah pasti dia orang baik!

Elsa...

Selain itu, selama Ayahanda, Ibunda,

dan juga Hannes bisa hidup bahagia,

siapa pun yang datang melamar, aku pasti sanggup bertahan.

Aku akan menerima lamaran Tuan Julius secara resmi.

Aku menjawab begitu tanpa pikir panjang.

Namun ternyata, orangnya tak bisa kutemui sebelum pernikahan.

Asisten perdana menteri memang pekerjaan berat, ya.

Nona Elsa, Tuan Julius sudah tiba.

Baik.

Permisi.

Karena urusan pekerjaan,

mohon maaf aku baru bisa menyapa pada saat seperti ini.

Jangan-jangan...

Namaku Julius Royas.

Terima kasih telah menerima lamaranku.

Orangnya berkilauan seperti ini?

Tidak perlu berterima kasih.

Orang kota sangat menyilaukan!

Salam kenal, Tuan Julius.

Namaku Elsa Eukrainen.

Persiapan pernikahan sudah selesai.

Mohon kedua mempelai menuju tempat berikutnya.

Baik!

Elsa.

Ayo berangkat.

Baik!

Pasanganku, Tuan Julius, adalah orang yang menawan.

Terlebih, ini pesta yang sangat mewah.

Mungkin aku memang sedang ditipu.

Elsa.

Apa kau lelah?

Ah, tidak.

Kudengar hobimu berkebun.

Sehingga resepsinya kubuat menjadi pesta taman.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left