The first 200 lines.
"Dalam setiap generasi, selalu ada Yang Terpilih."
"Dia akan melawan vampir, iblis, dan pasukan kegelapan."
"Dialah sang Pembantai."
Aku suka musim semi.
- Aku dan pakaian cerah musim semi. - Latihan musim semi.
- Aku di dansa akhir masa sekolah. - Akhir dari masa sekolah.
Waktu kesukaanku di setiap tahun.
Aku pastinya akan dibuatkan gaun yang khusus dirancang untukku.
Pakaian jadi membuatku gatal.
Biar kutebak. Warnanya biru seperti matamu.
Mataku berwarna cokelat kehijauan, Helen Keller.
Kalian berdua akan tampak cocok sekali di foto May Queen.
Aku belum dipilih menjadi May Queen.
Inilah si orang aneh.
Kau mungkin berpikir apa yang kulakukan dengan barang ini.
- Tentu tidak. - Untuk kelas sejarah.
Pak Giles punya hobi mengumpulkan barang.
Dia meminjamkannya kepadaku untuk peragaan.
Apa aku sudah bilang bahwa ini untuk kelas sejarah?
Dia selalu bersama pustakawan aneh di perpustakaan aneh itu.
Pernahkah aku cerita bahwa dia menyerangku saat di kelab Bronze?
Aku heran kenapa sekolah ini menerima orang aneh seperti dia.
"Kalau kau tusuk kami, apa kami tidak berdarah?"
"Kalau kau gelitik kami, apa kami tidak tertawa?"
"Kalau kau racuni kami, apa kami tidak mati?"
"Kalau kau bersalah kepada kami, haruskah kami tidak membalas dendam?"
Baiklah, katakan pendapat kalian.
Apa hubungan antara kata-kata Shylock tentang menjadi orang Yahudi...
...dan diskusi kita tentang kemarahan orang yang terbuang dari masyarakat?
Cordelia?
Dia sangat egois.
- Bisa kau jelaskan? - Tentu.
Shylock selalu mengeluh. Dunia seperti hanya tentang dirinya.
Bagi dirinya, mengambil daging Antonio sebanyak setengah kilogram itu adil.
Itu bukan keadilan. Itu menjijikkan!
Tapi apakah Shylock menderita? Apa posisinya di masyarakat Venesia?
- Semua orang menganggapnya rendah. - Itu pembelaan yang tidak beralasan.
Shylock harus lebih rendah hati.
Orang yang berpikir masalah mereka sangat besar membuatku gila.
Seperti saat aku menabrak seorang gadis yang bersepeda.
Itu membuatku sangat trauma...
...dan seolah-olah itu hanya tentang kakinya.
Seperti rasa sakitku tidak berarti.
Cordelia baru mengatakan hal yang menarik...
Yang akan kita lanjutkan pembahasannya pada lain kesempatan.
- Ibu Miller? - Pengamatan yang baik hari ini.
Rasanya senang untuk tahu ada yang telah membaca tugasnya.
Terima kasih. Aku ingin bicara tentang tugas akhirku.
Aku benar-benar tidak fokus.
Ada yang sudah terpikir, tapi rasanya banyak yang saling bertentangan.
Aku sudah terima garis besarnya. Kau bisa mampir besok seusai sekolah?
- Kita akan bahas saat itu. - Aku bisa. Terima kasih banyak.
Sama-sama.
- Sampai jumpa. - Baik. Sampai jumpa.
Harmony! Kata mereka gaunku sudah siap.
Aku senang sekali. Mitch akan suka sekali.
Hai, Mitch, kau akan datang ke kelab Bronze?
Nanti. Aku harus ambil tuksedo dulu supaya tampil baik pada acaranya.
Tentu saja. Kau harus tampil baik saat digandeng tangannya.
Aku mengharapkan sesuatu selain tangannya!
Siapa itu?
Waktu bermain sudah habis. Tunjukkan dirimu.
Ingatlah untuk memilihku sebagai May Queen.
Hai! Bukankah ini menyenangkan? Aku memang ahli berkampanye.
"C"? Untuk Cordelia?
Tidak, "C" untuk Wilma, Bodoh. Tentu saja "C" untuk Cordelia.
Dengan ini orang akan asosiasikan aku dengan sesuatu yang manis.
Ini cokelat untukmu.
Kupikir aku tidak perlu dipilih oleh orang aneh ini.
Aku juga tidak suka cokelat.
Baiklah, itu penyangkalan yang sangat buruk.
- Apa yang sedang dilakukan Cordelia? - Menyogok.
- Dia sangat ingin menjadi May Queen. - Cordelia sangat suka gelar.
Ingat karyawisata kita saat kelas enam?
Tentu saja. Orang yang memakai tanduk di pinggangnya!
"Jadilah wakilku."
- Lalu kau ingat topinya? - Astaga. Topinya!
Aku tidak mengerti kalian bicara apa.
Aku minta maaf.
Dulu kami pernah... Kau harus ada saat itu.
- Sebenarnya tidak lucu. - Benar.
Cordelia memang selalu berusaha keras.
Lagi pula orang bodoh mana yang ingin menjadi May Queen?
Aku.
- Apa kau bilang? - Di sekolahku dulu.
Orang bodoh yang baik melakukannya. Maksudku yang tidak bodoh.
Kami tidak menyebutnya May Queen.
Tapi ada pemberian mahkota, dansa, dan hal-hal lainnya.
Itu sungguh menyenangkan.
Kau tidak perlu itu lagi. Kau punya kami.
"Jadilah wakilku!"
Ya Tuhan!
Teman-teman, kemarilah. Mitch diserang! Tampaknya dia...
Meninggal? Tentu tidak. Memangnya kalian apa? Setan kuburan?
Tidak ada murid yang meninggal di sini pekan ini.
Beri jalan!
- Mitch, apa yang terjadi? - Aku tidak tahu.
Aku dengar sesuatu. Aku berusaha mengambil tongkat pemukul.
Benda itu memukulku.
- Apa yang memukulmu? - Tongkat itu. Tanpa dipegang.
Tongkat itu melayang dan memukuliku.
Aku akan periksa tempat kejadiannya.
Kau mau ke mana?
Mitch mau aku ambilkan sisirnya. Dia suka sekali sisirnya.
Kupikir Mitch tidak butuh sisirnya saat ini. Mitch butuh dirawat.
Kau tidak boleh mendekati lokasi kejadian.
Kau selalu saja ingin ikut campur.
Menuntut? Apa katamu? Mitch akan menuntut sekolah?
Menuntut siapa?
Ayahnya pengacara paling hebat di Sunnydale.
Sebentar, apa yang kalian dengar?
Ayahnya, pengacara itu. Kau tidak mendengar tentang dia?
Pengacara lain memanggilnya "Si Jahanam" .
- "Lihat"? Hanya itu? - Lihat apa? Lihat Mitch?
Mungkin. Aku hanya tahu itu sebuah pesan.
- Lalu? - Rupanya kau di sini.
Monster biasanya tidak mengirim pesan.
Biasanya mereka menghancurkan atau membunuh. Ini berbeda.
Aku rasa kau benar.
Aku suka saat kau berkata begitu. Ada teori yang serupa?
Sebenarnya ini sebuah teka-teki.
Aku tidak pernah mendengar seseorang diserang tongkat pemukul.
Mungkin itu kelelawar (bat) vampir.
Tidak lucu, ya?
Dengan asumsi bahwa tongkat tersebut tidak dikuasai roh,...
...ada beberapa kemungkinan yang perlu diinvestigasi.
Seseorang dengan kemampuan menggerakkan barang tanpa disentuh.
Makhluk tidak terlihat, atau mungkin roh jahat.
- Hantu? - Benar. Hantu yang sangat marah.
Kupikir begitu. Ruang loker tersebut menyeramkan.
Kalau ini tentang hantu, mungkin saja dia murid yang telah meninggal.
Menurutku begitu.
Bagaimana kalau kita daftarkan nama murid yang meninggal atau hilang?
Mungkin itu permulaan yang bagus.
Aku akan mencari tahu kemungkinan lainnya.
Xander, kalau kau tidak sibuk, bisakah kau membantuku?
Apa? Ada pekerjaan rumah sekarang? Sejak kapan?
Itu bagian mewah dari membunuh vampir.
- Apa yang akan kau lakukan? - Aku akan mencari tahu tentang Mitch.
Serangan ini tidak acak.
- Aku akan lakukan yang itu saja. - Baiklah. Silakan saja.
Bertanyalah ke teman-temannya. Bicaralah ke Cordelia.
Bicara dengan Cordelia?
Jadi, kita meneliti?
- Hai. - Hai.
Cordelia, kenapa kau tidak hadir di jam pelajaran kelima?
Aku pergi ke rumah sakit.
Bagaimana dengan Mitch? Apa dia akan baik-baik saja?
Dokter bilang dia akan baik-baik saja. Dia bisa pulang besok.
Kau harus lihat dia di sana, terkapar penuh memar.
Bagaimana dia akan terlihat di foto kami di pesta akhir sekolah?
Bagaimana mungkin aku akan tunjukkan foto itu ke orang-orang?
Rekayasa foto zaman sekarang pasti bisa menangani itu.
Benarkah?
- Hai. - Hai.
Kau lihat Mitch? Dia baru saja putus dari Wendy delapan detik yang lalu...
- ...dan dia sudah mulai cari pacar. - Itu sungguh memalukan.
Di musim semi, kalau dia lolos ke tim basket universitas,...
...mungkin aku akan mencoba berpacaran dengannya.
- Hai, Teman-teman. - Apa yang kau inginkan?
Aku hanya berharap mereka bisa menopangnya cukup lama untuk difoto.
Cordelia, bisa aku bicara denganmu?
- Astaga. - Kenapa dia selalu berusaha...
Harmony!
Ya Tuhan.
Beri ruang, Semuanya! Biarkan dia bernapas lega.
Kau! Segera panggil perawat!
Pergelangan kakiku sepertinya patah.
- Apa yang terjadi? - Hei! Siapa kepala sekolah di sini?
- Apa yang terjadi? - Dia jatuh!
Kami sedang berdiri di depan tangga dan dia jatuh dengan sendirinya.
Tidak, aku didorong!
Jangan menuntut sekolah.
Ada orang di sini?
Siapa di situ?
Aku tahu ada seseorang di sini.
Dengar, aku tidak akan menyakitimu. Aku hanya ingin bicara.
- Giles, kau pernah menyentuh hantu? - Tidak.
Setahuku, saat ada hantu yang menembusmu, rasanya sungguh unik.
Rasa dingin dan samar. Membuat merinding.
Itu dia. Aku menyentuhnya, tapi dia tidak menembusku.
Dia menabrakku, dan rasanya tidak dingin.
Jadi, kita sedang menghadapi orang yang tak kasatmata?
Seorang gadis. Dia tertawa.
Seorang gadis di sekolah punya kemampuan menjadi tak kasatmata.
- Itu keren sekali. - Keren?
Aku akan lakukan apa saja untuk bisa menjadi tak kasatmata.
Aku tidak akan gunakan itu untuk memukuli orang,...
...tapi hanya untuk menjaga ruang loker perempuan.
Punya kemampuan seperti itu pasti hal yang memabukkan.
Bagaimana dia bisa lakukan itu? Apa dia penyihir? Kita bisa lawan itu.
Dalam Mitos Yunani, terdapat jubah tembus pandang,...
...tapi biasanya hanya untuk para dewa.
Ini dia, bocah ahli riset dengan pengetahuannya.
- Gadis ini tidak layak disebut dewa. - Dia mendendam.
Tapi kenapa Harmony?
Harmony dan Mitch. Hal yang sama di antara mereka adalah...
Cordelia.
Jadi, kita harus bagaimana?
Besok, kau kumpulkan dulu nama murid yang hilang itu.
No comments yet. Be the first to leave one.