The first 173 lines.
Alih bahasa: EDJenura
BAGIAN SATU KETURUNAN TERAKHIR VALYRIA: HOUSE TARGARYEN
VISERYS Dunia ini tidak selalu kecil dan sempit.
Ribuan tahun yang lalu, ketika orang-orang masih berdoa kepada dewa-dewa...
... bangsa Valyrian telah menjadi dewa.
Melalui sihir atau tekad yang gigih, mereka menguasai makhluk terbesar dalam sejarah.
Seekor kuda memberi manusia kuasa atas tanah, sebuah kapal atas laut.
Tapi naga memberi kami langit dan kuasa atas segala benda, segala makhluk yang ada di bawahnya.
Pada akhirnya, nenek moyangku menguasai dunia yang diketahui.
Sedangkan bagian yang tak kami miliki, tidak layak untuk diketahui.
Ibukota kami, Valyria, mempermalukan kota-kota megah di Timur...
... karena palu dan pahat bukanlah tandingan api naga dan sihir.
Valyria adalah kota dan kerajaan yang dibangun untuk bertahan hingga akhir zaman.
Tapi nyatanya tidak.
Empat ratus tahun yang lalu, Malapetaka menimpa Valyria.
Pegunungan terbelah bagai telur.
Danau dan sungai menggelegak.
Air mancur api, abu dan asap dimuntahkan tanah.
Begitu tinggi dan begitu panas sehingga naga yang tengah terbang pun terbakar.
Tanah menyerpih, lalu laut yang marah menyergap.
Dalam beberapa jam saja, kota terhebat dalam sejarah menjadi sejarah.
Tapi leluhurku tidak terbakar atau tenggelam bersama sisa bangsa mereka.
Dua belas tahun sebelum Malapetaka, meski dicemooh para pesaingnya...
Aenar Targaryen meninggalkan ibu kota bersama keluarganya.
Sejarah mengatakan bahwa putrinya meramalkan kehancuran Valyria dalam mimpinya.
Tapi besar kemungkinan, Aenar mendapat masalah di pengadilan...
... dan memilih mengasingkan diri ketimbang dihukum mati.
Dia dan House Targaryen menyelinap menuju sebuah pulau yang suram, terpencil dan terkutuk.
Sekarang tak lagi terkutuk.
Dengan seni yang sekarang telah musnah dari dunia, kami mengubah pos terdepan menjadi Dragonstone...
... sebuah benteng yang pantas bagi Naga-naga terakhir.
Kemudian keturunan Aenar menetap di dalamnya, seolah itu makam bagi tanah air mereka yang hilang.
Hingga masa Aegon.
Saat dia menatap ke arah Timur, dia menyaksikan masa lalu: tua, lelah, dan mati.
Tapi saat dia menatap ke Barat, dia menyaksikan masa depan:
Emas di tanah, emas di ladang, dan tidak ada naga di langit kecuali naga miliknya.
Dia dan saudari-saudarinya, Rhaenys dan Visenya, terbang melintasi benua besar tersebut...
Pura-pura berkunjung ke negeri asing.
Tapi saat kembali, Aegon memerintahkan pembuatan sebuah meja besar yang dipahat sesuai bentuk Westeros...
... lengkap dengan lekuk sungai dan gunung yang sebelumnya mereka lihat.
Peta pribadi dari Seven Kingdoms, yang nantinya akan diperintah oleh tujuh keluarga yang saling bertikai.
House Durrandon memerintah Stormlands dari tahta mereka di Storm's End, di selatan Dragonstone.
House Hoare dari Iron Islands juga telah menaklukkan dan memperbudak Riverlands, serta memerintah dari Harrenhal...
... sebuah kastil raksasa yang tegak di tepi danau Gods Eye.
House Stark memerintah gurun beku di Utara, tanah tertua, terbesar dan terkosong di seluruh Kerajaan.
House Lannister memerintah Westerlands, kerajaan terkaya berkat tambang emas mereka.
House Gardener memerintah Reach, kerajaan terkaya kedua, berkat panen ladang-ladang mereka.
House Arryn menguasai Vale , atau lebih tepatnya Vale menguasai mereka.
Pegunungannya tidak dapat dilalui kecuali melalui Bloody Gate...
... yang mana belum pernah ditembus.
House Martell memerintah padang pasir Dorne, mungkin karena tak ada yang menginginkan wilayah itu.
Bersama-sama, Seven Kingdoms membentuk Westeros, sebuah dunia yang belum menjadi dunia...
... diperintah oleh keluarga-keluarga hebat yang belum memahami arti kehebatan.
Aegon akan mengajari mereka.
BAGIAN II PENAKLUKAN
VARYS Meskipun House Durrandon menyebut diri mereka "Storm Kings", mereka tidak lebih dari sekedar hembus angin.
Kerajaan mereka di Stormlands telah menggigil hingga ke akarnya...
... dalam beberapa abad terakhir.
Didukung oleh house lain, terutama oleh House Hoare yang hampir selesai membangun kastil raksasa Harrenhal...
Kastil yang terlalu besar dan terlalu mahal bagi sebuah kursi untuk memerintah Riverlands.
Raja Argilac tahu orang-orang Ironborn akan menghianatinya.
Seorang raja yang ingin mempertahankan mahkotanya harus mewaspadai lelaki dengan monster bernapas api.
Tapi Raja Argilac Durrandon disebut "Si Sombong" bukannya tanpa alasan.
Bertekad untuk menahan kejatuhan keluarganya,
dia mengirim utusan ke Dragonstone untuk mengajak Aegon Targaryen dan naganya melawan musuh-musuhnya.
Sebagai ganti, Argilac menawarkan tanah yang tak dimilikinya dan istri yang tidak dibutuhkannya Aegon.
Karena, seperti halnya orang-orang Valyria, Aegon telah menikahi adik perempuannya, Visenya...
Kemudian, tak seperti orang-orang Valyria lainnya, Aegon juga menikahi saudarinya, Rhaenys, yang lebih muda.
Dua saudari, dua istri.
Mungkin karena itulah dia sangat ingin turun dari Dragonstone.
Aegon membalas ajakan Argilac dengan santun.
Dia mengirim utusan untuk meminta tangan Putri Durrandon diberikan pada teman terdekat...
... sekaligus konon saudara tirinya, Orys Baratheon.
Argilac membalas dengan sebuah kotak disertai catatan:
"Inilah satu-satunya tangan yang akan diterima saudara harammu, Bajingan!"
Di dalam kotak itu tergeletak tangan utusan Aegon.
Berapa lama Aegon menunggu alasan berperang?
Saat pasukannya bersiap untuk berlayar, burung gagak dikirimkan ke setiap lord di Seven Kingdoms.
Semua membawa pesan yang sama:
Mulai hari ini, hanya akan ada satu raja di Westeros.
Mereka yang takluk pada Aegon dari House Targaryen boleh mempertahankan tanah dan gelar mereka.
Mereka yang mengangkat senjata melawannya, akan direndahkan, dihinakan dan dihancurkan.
Argilac tua yang malang.
Dia tidak bisa menandingi kesombongan Aegon.
Aegon mendarat di muara Sungai Blackwater lalu dan membangun "Aegonfort" sederhana...
... di lahan sengketa antara kerajaan Harren dan Argilac, sehingga keduanya tidak bisa memutuskan dia musuh siapa.
Lalu mengikuti kebiasaan di Seven Kingdoms, Aegon membentangkan panjinya sendiri:
Naga merah berkepala tiga yang menyemburkan api di atas dasar hitam.
Visenya memahkotainya dengan lingkar baja Valyria berbatu merah delima.
Sementara Rhaenys menobatkannya sebagai raja tertinggi pertama di Westeros sejak Dawn Age.
Saat para lord dan penduduk setempat mengelu-elukannya...
Aegon menyatukan teman-teman setianya dalam "Small Council", yang dipimpin Orys Baratheon yang disebutnya, "My strong right hand."
Sebutan itu melekat, dan seorang anak haram lalu menjadi "Hand of the King" yang pertama.
Untuk sementara, kerajaan Aegon baru terdiri dari sebuah pulau batu dan beberapa ladang...
... sementara raja-raja lain memiliki tentara, kapal, kastil dan telah memerintah selama ribuan tahun.
Tapi Aegon punya naga.
Dia telah memilih slogan untuk housenya, "Fire and blood".
Sebelum dia selesai, sungai, ladang dan langit telah berubah menjadi merah.
BAGIAN TIGA HOUSE HOARE, RAJA-RAJA IRONBORN DARI RIVERLANDS
EURON Harren dari House Hoare mewarisi sebuah kerajaan yang membentang dari Iron Islands ke Trident.
Kerajaan yang terlalu besar untuk diperintahkan dari kastil yang payah seperti Pyke.
Selama 40 tahun, bangsa Ironborn menjarah Riverlands.
Menjarah batu, kayu dan budak untuk membangun tahta yang layak.
Legenda mengatakan bahwa tukang-tukang batu meletakkan batu terakhir di Harrenhal...
... saat Aegon mendarat di Westeros. Bisa jadi ini pertanda ilahi.
Atau bisa jadi tukang batu itu ingin segera kabur sebelum naga sampai di sana.
Mereka bukan satu-satunya.
Saat Aegon tiba, para riverlord Harren's memberontak, dipimpin oleh House Tully.
Kukira Harren tak memperhatikan hal itu.
Harrenhal bisa mengusir sejuta pasukan bersenjata.
Tak ada tangga yang bisa menggapai dindingnya, tak ada domba jantan yang bisa mendakinya.
Kastil itu tak tertembubisa ditembus, seperti anu pelayan tua.
Harren menutup gerbang untuk melindungi dirinya sendiri, anak-anaknya, dan bangsa Ironborn...
... lalu menunggu pasukan Aegon pulang pada kotorannya sendiri.
Ketika Aegon akhirnya melihat kastil raksasa itu, dia mengjak berunding.
Harren mengabulkannya.
Valyria adalah kekaisaran terbesar di dunia. Harren ingin mengencingi abunya.
"Menyerahlah, maka kau akan tetap menjadi lord di Iron Islands...
"Menyerahlah sekarang, maka keturunanmu akan hidup untuk memerintah kelak.
"Kau telah melihat pasukanku di luar bentengmu. Kau telah melihat naga-nagaku."
"Apa yang ada di luar benteng bukanlah urusanku...
"Dinding ini kokoh dan tebal."
"Naga bisa terbang."
"Hahahaha!"
"Tapi batu tidak bisa terbakar."
"Saat matahari terbenam, garis keturunanmu akan berakhir."
EURON Harren meludah dan kembali ke istananya.
Begitu masuk, dia menjanjikan tanah, kekayaan dan putri-putri Tully...
... kepada siapa pun yang bisa menjatuhkan Aegon atau naganya.
Saat matahari tenggelam di cakrawala, semua lelaki Harren berpatroli di benteng...
... dan mendengar suara kepakan sayap dalam hembusan angin.
Bulan terbit dan tenggelam. Tapi tak nampak kemunculan naga.
VISERYS Sementara Ironborn berjaga di menara bentengnya...
Aegon memacu naganya Balerion tinggi dan semakin tinggi ke langit malam...
Sehingga benteng besar Harrenhal tampak seperti tumpukan sarang semut di bawah mereka.
Kemudian dia menukik langsung ke kastil, tepat ke pusat dinding yang dijaga.
Lima menara Harrenhal menunjuk Aegon seperti sebuah tangan.
Balerion membuka mulutnya dan memandikan semua jari tangan itu dalam api.
EURON Harren benar. Batu tidak bisa terbakar. Tapi manusia bisa terbakar. Termasuk bangsa Ironborn.
Naga itu menghancurkan nenek moyangku menjadi abu yang mencekik leher korban selamat saat mereka menjerit.
Pasukan Harren melompat dari benteng lalu mati. Mereka meringkuk di dinding lalu mati.
Mereka menyelamatkan diri melintasi halaman lalu mati.
Harren dan anak-anak lelakinya berlindung dalam kastil.
Batu itu tidak terbakar. Tapi saat Balerion menyemburkan api, batu itu berkilau putih-panas.
Hahahaha!
Kastil terbesar di dunia berubah jadi oven terbesar di dunia.
Memanggang seluruh keturunan House Hoare di dalamnya.
VISERYS Di luar dinding kastil, menara Harrenhal malam itu bermandi cahaya merah...
... lalu melintir dan meleleh seperti lima lilin raksasa.
Batu-baru cair menetes di tepi-tepinya.
Keesokan paginya, Aegon mendirikan Riverlands baru.
Dia menobatkan pemberontak Edmyn Tully sebagai Lord Paramount dari Trident...
... dan mendapatkan sumpah setia dari riverlords lain yang mengakui kekuasaannya.
Selama berabad-abad, House Hoare mencengkeram Riverlands.
Di bawah kepemimpinan House Tully, Riverlands akhirnya kembali pada kedamaian dan kemakmuran.
Setelah kastil cukup dingin untuk dimasuki,
Aegon menjelajahi kehancuran yang dia akibatkan pada Harrenhal.
Dia melihat tubuh yang mengabu, batu yang hangus, dan pedang musuh yang hancur dan meleleh.
Yang membuat anak buahnya kebingungan, dia memerintahkan agar pedang-pedah tak berguna itu dikumpulkan dan dikirim ke Aegonfort.
BAGIAN EMPAT HOUSE DURRANDON, RAJA-RAJA THE STORM
VARYS Selagi Aegon berarak menuju Harrenhal setelah penobatannya...
... Orys Baratheon membawa sebagian besar pasukan bersama Ratu Rhaenys dengan naganya...
... menuju Selatan untuk menyelesaikan urusan dengan Argilac Si Sombong, Raja Stormlands.
Argilac bertahta di Storm's End. sebuah kastil yang dianggap paling tak tertaklukkan di Westeros, setelah Harrenhal.
Argilac mungkin sombong, tapi dia tak bodoh atau pengecut.
Para lord menasihatinya untuk menutup gerbang dan menunggu pengepungan.
Tapi Argilac mendengar apa yang menimpa Harrenhal...
... dan menolak mati seperti anak babi terpanggang di kastilnya sendiri.
Dia ingin menang atau kalah dengan cara yang sama, yaitu dengan pedang di tangan.
Dia memanggil para pengusung panji lalu berbaris menemui Orys Baratheon di medan perang.
Berkat naga Rhaenys, Meraxes, Orys jadi tahu bahwa Argilac datang, berapa banyak pasukan yang dia pimpin...
... serta seberapa cepat pasukan itu berderap.
Maka pasukan Orys naik ke dataran-dataran tinggi untuk menunggu Argilac.
No comments yet. Be the first to leave one.