The first 200 lines.
Halo?
Jadi, tampaknya yang terjadi adalah orang ini masuk ke rumahmu...
Mencuri, dan saat berusaha melarikan diri...
Tersandung, kepalanya terbentur dan jatuh ke kolam, lalu tenggelam.
Kau tahu, aku sedang tidur. Aku tak tahu yang...
Aku mendengar suara. Aku terbangun.
Baiklah. Saat keluar, kau melihat atau mendengar seseorang?
Tidak. Tidak ada.
Baiklah. Pak, namamu?
Willie Bukan Siapa-siapa.
Baiklah. Kau juga tinggal di properti ini?
Ya, aku tinggal di sini. Bungalo kecilku di sana.
Baiklah. Kulihat kau tak punya...
Pagar di sekeliling kolam renang.
- Apakah ada alasan untuk itu? - Apa? Pagar?
Peraturan Kota Santa Monica 8.12.150 menyatakan kau harus punya pagar...
Di sekeliling kolam renangmu setidaknya 1,5 meter sepanjang waktu.
Pagar? Sejujurnya, aku tak tahu apa pun tentang...
Tidak ada yang memberitahuku soal pagar.
Kubeli rumah ini dari orang yang tidak...
Sudah begini sejak awal dan tak ada yang bilang apa pun tentang pagar.
Seharusnya kau punya.
Apakah aku dalam masalah? Apa artinya ini?
Kau sepertinya pria yang baik, jadi, aku akan memaafkanmu.
Tapi pasang pagarnya.
Terima kasih banyak. Terima kasih.
- Bisakah kau memercayainya? - Tidak.
- Melihat itu di kolam renangmu. - Siapa yang mau...
Aku bahkan tidak akan memimpikan hal seperti itu.
Kau tahu, kenapa aku? Apa yang...
- Kenapa kau? - Apa yang ada di rumahku?
- Hai. Selamat datang di Netflix. - Hai.
Larry David, Jeff Greene, kami ingin bertemu Don Winston Junior.
Baik, tunggu sebentar.
Don Junior.
- Don Junior. - Ya, Don Junior.
- Bagaimana rasanya punya nama itu? - Itu pasti mengerikan.
Trump benar-benar mengacaukannya untuk semua Don Junior, bukan?
- Aku tak mau punya nama seperti itu. - Astaga.
Baiklah, Larry, Jeff.
- Terima kasih. - Lift ada di sebelah kanan.
Terima kasih.
Hei. Kau akan ke pemakaman Albert Brooks?
Aku tidak punya pilihan.
Siapa yang mengadakan pemakaman saat masih hidup?
Dia orangnya. Dan aku harus pidato. Dia memintaku pidato.
- Tidak. - Ya.
- Tidak. - Ya.
- Astaga. - Ya.
- Baik. Siap mendengar presentasiku? - Ya.
Acara ini bernama Young Larry .
Ini tentang hidupku saat usiaku 24, 25 tahun.
Aku tinggal di Brooklyn bersama orang tuaku...
Pamanku, Moe, tinggal di lantai atas bersama nenekku.
Moe berusia 70-an. Pekerjaannya mendorong rak di pusat garmen...
Biasa naik kereta bawah tanah setiap hari.
Dia tak pernah mengeluarkan uang sepeser pun seumur hidupnya...
Jadi, dia punya tabungan lebih dari satu juta dolar.
Suatu hari, dia mendatangiku dan bilang...
"Aku akan pindah ke kota. Dan aku ingin kau tinggal bersamaku.
Jika kau tinggal bersamaku, aku akan wariskan semua uangku padamu."
Astaga.
Jadi, di acara ini, aku tinggal dengan Paman Moe.
Aku melakukan semua yang aku bisa...
Untuk mempercepat kematiannya.
- Bagaimana cara dia membunuhnya? - Dengan halus. Kau tahu, seperti...
Memberinya makanan tak sehat untuk dimakan, roti isi Rueben.
Ya, baiklah.
Membuatnya terpaksa menaiki enam anak tangga...
- Karena dia bilang, liftnya rusak. - Ya.
- Hal-hal seperti itu. - Ya.
Jadi, Larry muda, apa yang terjadi dalam hidupnya sekarang?
- Apa pekerjaannya? - Baik, pertanyaan yang sangat bagus.
- Terima kasih. - Dia sopir pribadi.
Dia mengemudi untuk seorang wanita tua. Dahulu aku sopir pribadi.
Aku biasa mengantar seorang wanita tua. Dia buta.
Aku tidak pernah bersihkan mobilnya. Dia tidak tahu.
Jadi, ada limosin Cadillac besar yang bisa digunakannya...
Yang selalu dia pakai.
Aku mencoba menjadi seorang komika.
Jadi, aku baru memulai penampilanku.
Itu sangat menarik.
Kau tahu, kita akan melihatnya melakukan komedi tunggal...
Saat dia tak mengemudi atau mengerjakan yang lain...
Dan mencoba membunuh pamannya.
- Astaga. Aku suka ini. - Kami menyukainya.
- Kurasa ini bagus. - Benarkah?
Aku pikir kami ingin membuat serial ini dan kami ikut.
- Kau bercanda. Benarkah? - Aku suka. Tentu saja.
- Lihat itu. - Astaga.
- Purell, kau mau? - Aku baik-baik saja.
- Tidak usah, tapi terima kasih. - Aku bukan penimbun Purell.
Kalian ingat di awal pandemi, para penimbun itu?
- Orang-orang jahat. - Buruk.
Mereka bagaikan pencuri kuda di era koboi, bukan?
Baiklah. Lihat saja, aku menyenangkan untuk diajak bekerja sama.
Asalkan kalian tak memberiku catatan. Itu saja.
Aku tak bercanda.
Aku tidak bercanda. Itu bukan lelucon.
- Hei. Terima kasih untuk makannya. - Ya.
Tiap kali kita bisa jual ide acara secepat itu, aku yang traktir.
Jadi, kau masih akan ke pacar Leon...
- Siapa namanya? - Mary Ferguson?
Pesta makan malam Mary Ferguson?
Ya. Leon bilang rumahnya bagus. Kuharap dia pindah ke sana.
- Kau mengajak seseorang? - Ya, aku mengajak Lucy Liu.
- Benarkah? - Ya.
Ini kencan keberapa?
- Ini akan jadi kencan ketiga kami. - Astaga.
- Hei. Bukankah itu Dennis Zweibel? - Itu memang Dennis Zweibel.
Kau tahu dia masih berutang 6.000 dolar kepadaku.
Kau ingat aku menalangi perjalanan golf itu?
Ya, aku sudah membayar padamu.
Ya, kau dan semua orang juga sudah, kecuali dia.
Kudengar dia menderita demensia dini.
Ya.
Sebaiknya aku menagih uang itu sekarang sebelum dia lupa.
Hei, Dennis.
- Hai, Larry. - Hai. Kemejamu bagus. Apa kabar?
- Bagus. Apa kabar? - Baik? Cukup bagus.
- Ini sedikit canggung, tapi... - Ya.
Kau ingat perjalanan golf kita enam bulan lalu?
Aku menalangi untuk semuanya dan sekadar mengingatkan...
Mungkin kau sudah lupa...
Tapi kau belum mengembalikan uangku, jadi...
Aku tidak lupa.
Jika kau tidak lupa, kenapa tidak mengembalikan uangku?
Apa yang kau lakukan? Apakah kau menguntitku...
Menguntitmu? Tak ada salahnya sekadar mengingatkan, bukan?
Itu tidak sopan, itu saja.
- Itu tidak perlu. - Tidak sopan?
Kuberi tahu apa yang tidak sopan.
- Kau tahu yang tidak sopan? - Apa?
Berutang 6.000 dolar selama enam bulan...
Dan tidak pernah menyebutkan apa pun soal itu dan tidak membayarnya.
Itu tidak sopan.
- Ada apa denganmu? - Ada apa denganku?
- Ada apa denganmu? - Aku rasa pertanyaannya...
- Ada apa denganmu? - Ya, karena kau berjalan-jalan...
Kau berutang 6.000 dolar kepada seseorang...
Kau tidak lupa dan kau tidak membayar mereka.
Ya. Jika berada di posisi sebaliknya, semua orang membayar, tapi kau tidak.
Dan kau memutuskan untuk tidak membayar.
Aku tahu aku punya utang kepadamu.
Saat kita bertemu di klub, aku akan menulis cek untukmu.
- Baiklah. - Lalu kau akan dapat uangmu.
- Begitu rupanya. - Pasti luar biasa.
Aku penjahatnya.
Kau sakit. Kau butuh bantuan.
- Aku sakit? - Ya. Kau butuh bantuan.
- Aku sakit? - Kau akan dapat uangmu.
- Aku tidak melakukan apa pun. - Kau akan dapat uangmu.
Aku bukan orang jahat. Kenapa aku dianggap jahat?
- Bagaimana di belakang sana, nyaman? - Ya, ini sangat bagus.
- Ya? - Ya.
Kau yakin aku tak perlu majukan kursiku?
Tidak, aku baik-baik saja. Kau tahu, aku sangat bersemangat.
Aku tak percaya bisa satu mobil dengan Albert Brooks...
Lucy Liu, dan Jerry David. Aku hanya...
- Aku tak percaya kita akan... - Kau lucu sekali.
Aku salah menyebut nama Yahudi.
"Salah menyebut nama Yahudi." Dia lucu, Albert.
- Dia lucu. - Ya.
- Ya, antisemitis, tapi lucu. - Ya.
Aku penggemar berat Albert.
Setahun aku tidak berhubungan seks, jadi, aku sangat bersemangat.
- Menepi. Aku sudah selesai. - Tidak.
Albert, Larry bilang kau mengadakan pemakaman untuk dirimu sendiri?
Ya. Aku menyebutnya acara pemakaman hidup.
- Benar. Itu bagus. Ya. - Jadi, untuk apa itu?
Jadi, dalam tiga tahun terakhir, aku telah menghadiri lima pemakaman.
Ide bahwa orang-orang berkumpul dan teman-teman berkumpul...
Dan berbagi hal-hal indah harus dilakukan...
Saat orang itu bisa mendengarnya.
Aku suka ide itu.
Jadi, ini cara berpikir yang berbeda.
Aku tak tahan semua pujian ini untuk orang di dalam kotak.
Kau tak tahan pujian diberikan kepada orang lain.
- Aku siap bertaruh ini akan populer. - Baiklah, aku ikut.
Tunggu sebentar. Jadi, dia tewas di kolam renang?
Tewas, benar-benar tewas.
Bagaimana seorang pria bisa masuk ke kolam? Kau tidak punya pagar?
- Tidak. - Itu peraturan tata kota.
Benar. Sebenarnya itu hukum.
Di Santa Monica, harus ada pagar.
Baiklah, bisakah kita bicarakan hal lain?
Jadi, Semuanya, ada pengumuman.
Mary dan aku akan pergi ke Asia.
Dalam beberapa bulan.
Kami sudah memilih tempat duduk di pesawat.
- Reservasi sudah dibuat. - Ke mana, Tiongkok?
Ke seluruh benua itu. Semua.
- Ke mana-mana. - Perjalanannya mahal, bukan?
Benar. Aku harus membuat laman GoFundMe.
Apa yang kau katakan kepada mereka? Kau pasti punya kisah sedih.
Aku bilang, aku akan membawa kesayanganku ke Asia.
Itu saja? Dan orang-orang memberimu uang?
- Ya. - Menurutku itu brilian.
- Aku akan mencobanya. - Ayolah.
Tidak, sungguh, Sayangku tak pernah melihat Ferrari.
No comments yet. Be the first to leave one.