Aztec Batman: Clash of Empires

Aztec Batman: Clash of Empires

Batman Azteca: Choque de imperios

Download Indonesian Subtitle

Release info

Aztec Batman Clash of Empires 2025 480p WEB-DL ind
A Commentary by ndaseruag
Zee

Tags

webdl
Published on: 2025-09-28
Downloads: 234
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

BENTROKAN KEKAISARAN

Ayah?

Tahtli!

Tidak!

Penglihatan lagi?

Mimpi buruk kurasa.

Pasti karena 'huitlacoche' lama yang kumakan.

Tak pernah lihat kamu makan huitlacoche lama,

Apalagi sampai berkali-kali.

Tidak apa-apa, Ayah. Itu hanya jagung.

Jangan sepelekan mimpimu, Yohu. Dari manapun itu berasal.

Kalau benar itu bukan apa-apa, maka kita patut bersyukur.

Tlacatle... Totecoe, Tzinacan!

Tlaca...

Kamu akan menghormati Dewa Kelelawar kita sebagaimana seharusnya.

Bahkan ibumu tak akan menyalahkannya. Kematiannya bukan salah Nya.

Tapi Dia tidak berbuat apa pun untuk menyelamatkan ibu.

Bahkan ketika kita berdoa dengan penuh hormat.

Ibu memperhatikanmu, kamu tahu itu?

Ya, Pa. Aku tahu.

Ibumu memperhatikanmu tepat di sebelah Tzinacan.

Sekarang jangan lupa, latihanmu bukanlah permainan, jadi...

sebelum kamu bergabung...

Selalu mengecewakan kalau 'Bayangan Muda' kita menghilang seperti itu.

PANTAI TELUK MEKSIKO

Hei! Yohu!

Mari kita mulai dengan serangan dari atas!

Perisai! Itulah pertahanan terbaik kalian!

Sekarang tunjukkan tendangan kalian!

Yohu!

Tahan! Jangan bergerak sedikitpun!

Posisi lenganmu harus lebih tinggi.

Atau seranganmu akan kehilangan kekuatan sama sekali.

Baiklah. Kita lanjutkan.

Ayah tahu betapa sulitnya bagimu setelah kematian ibumu.

Tapi kini kamu sudah dewasa,

sudah saatnya kamu serius tentang masa depanmu.

Jangan memarahiku.

Ketika kamu menggantikan posisiku,

selalu siap bertempur akan menjadi tugasmu.

Dan ketika rakyatmu membutuhkanmu...

layani mereka sebaik mungkin.

Ingatlah, rasa takut dapat membunuhmu atau menginspirasi-mu untuk bertindak.

- Kamu yang putuskan. - Ayah...

- Apa itu? - Lihat!

Bagaimana gunung bisa mengapung di atas air?

Bukan! Itu monster dari kedalaman!

Mereka tampak seperti dewa.

Simak baik-baik apa yang mereka katakan, Yohu.

Namun lebih perhatikan cara mereka bertindak.

Begitulah caramu mengetahui mereka dewa atau bukan.

Hmm?

Salam hormat, orang-orang baik!

Saya Kapten Hernan Cortes.

Saya datang ke tanahmu atas nama Tuhan YME...

dan Kaisar Romawi Suci, Yang Mulia Charles yang Pertama, Raja Kastilia.

Saya Kepala Toltecatzin,

putra pertama Oquitzin.

Bolehkah saya bertanya apa alasanmu datang?

Saya menjelajahi Dunia Baru.

Kamu telah menemukan Dunia Baru?

Hamparan hijau luas yang terbentang di hadapan kami

itulah Dunia Baru, karena kami baru saja menemukannya.

Banyak matahari telah berlalu

sejak bangsa kami pertama kali tahu tanah ini.

Tampaknya kami kekurangan persediaan.

Apa kamu bersedia melakukan perdagangan?

Tidak.

Tidak?

Banyak di desa kami yang dapat kami bagikan.

Bergabunglah! Jadilah tamu kehormatan kami.

Itu bagus sekali. Ide yang bagus sekali.

Tuanku, aku tidak percaya pada orang asing pucat ini.

Mereka bersikap seolah-olah desa ini sekarang milik mereka.

Aku mengerti rasa frustrasimu, prajurit tua.

Malam ini, aku akan berkonsultasi dengan para dewa.

Kita biarkan mereka yang memutuskan.

Diego mengirim kita ke sini untuk emas, bukan untuk mengisi perut kita.

Dan dia akan dapatkan, begitu kita menemukan...

Kota dongengmu, yang berenang dalam emas?

Emas adalah yang membuat Diego dan Penguasa senang.

Rencanaku bersama Tuhan jauh lebih agung dari kekayaan itu.

Saya ingin berterima kasih padamu semua atas sambutan hangat ini.

Izinkan saya menunjukkan beberapa keajaiban duniaku.

Penemuan-penemuan, ide dari beberapa pemikir jenius kami. Lihat!

Dan ini adalah Toledo, kota paling megah di Kastilia,

negeri tempat asalku.

Konon ibu kotamu indah.

- Tenoch-titlan? - Ten-och-titlan.

Terima kasih.

Saya ingin benar mengatakannya saat sampai sana.

Dan akhirnya, inilah arquebus

atau seperti yang beberapa orang Meksiko sudah tahu...

Guntur para dewa!

Waktunya tidur, Bayangan Muda.

Tapi ini masih terang, Tahtli.

Ayahmu benar. Cukup bicaranya untuk hari ini.

Sampai besok, Kepala Toltecatzin.

Selamat beristirahat, Young Yohualli.

Dan baju zirah mereka tampak begitu berkilau, hampir seperti kulit ikan.

Namun, sepertinya juga sekeras cangkang kura-kura.

Dan tulisan mereka memiliki keajaiban.

Salah satunya bahkan menunjukkan cara terbang seperti burung.

Apa itu mungkin untuk terbang?

Lagi, ayah meminta petunjuk dari Tzinacan?

Aku berdoa memohon bimbingan dan jawaban.

Aku yakin mereka memang seperti dewa.

Mereka bukan dewa.

Tapi jika Tezcatlipoca lah yang menyarankan mereka,

maka mereka mungkin selicik dan sekuat dia.

Kalau begitu, bukankah itu menjadikan mereka dewa?

Apa kamu ingat Acatzin? Orang yang menjaga rumah kita di kota?

Ya.

Apa menurut ayah Cortes... / Cukup soal Cortes.

Jika ayah kenapa-napa...

pergi cari Acatzin dan dia akan membantu.

Ya, Ayah.

Ayah?

Apaan tadi? Guntur?

Aku takut, Ibu.

Ada apa, Ayah?

Saat ini, tak ada apa-apa. Tetaplah diam.

Kepala Toltecatzin,

kami berterima kasih atas keramahtamahan-nya.

Itu bukan apa-apa.

Bukan apa-apa bagi sebagian orang bisa jadi segalanya bagi orang lain.

Makanya aku dan anak buahku menuntut lagi darimu.

- Lokasi Tenochtitlan. - Itu ndak mungkin.

Ada aturan ketat yang melarang hal ini.

Aturan adalah aturan.

Bagaimana kalau begini?

Bagaimana jika kamu ikut dengan ekspedisi kami dan menunjukkannya?

Atau, Yohu bisa menjadi pembawa pesan kedatanganku kepada Raja Matahari.

Ya. / Itu tidak mungkin.

Ayah, kumohon. Aku bisa.

Bocah itu sudah cukup dewasa untuk membuat keputusannya sendiri.

- Bukan begitu? - Kapten Cortes benar.

Aku sudah dewasa. Itulah yang ayah katakan.

Dengarkan, Nak.

Jika sesuatu terjadi, kamu larilah dan langsung temui Acatzin.

Bawalah ibumu juga. Dia akan melindungimu.

Kamu lihat rambutnya,

rambutnya kok bersinar seperti matahari?

Apa dia dewa, Ibu?

Tonatiuh!

Tonatiuh!

Saya pribadi akan meminta untuk bertemu dengan Moctezuma perihal ini.

Sementara itu, kamu tunggulah di desa kami sebagai tamu kehormatan.

Sebaiknya kami datang tanpa pemberitahuan.

Lagipula, semua orang suka kejutan.

Itu semua tergantung pada kejutannya.

Jadi kamu masih tidak percaya padaku, ya?

Kamu tak perlu khawatir.

- Kami umat Kristen datang untuk membantu. - Dewa!

Para dewa telah tiba! / Mundur, atau aku bunuh!

Inikah "membantu" di duniamu?

Bukan. Kalian orang asing bukan dewa.

Kalian hanyalah pembohong dan pembunuh!

Selama aku masih bernapas...

kamu takkan pernah melihat Tenochtitlan.

Baiklah.

Terima kasih atas nasihatnya.

Bunuh mereka semua!

Tahtli!

Ayah!

Ayah.... maafkan aku.

Dia sudah mati.

Kamu ikut denganku sekarang.

Dasar anak sial!

Ia mengalir melalui pembuluh darahmu.

Ia mengalir melalui tubuhmu.

Ibu?

Melalui seluruh tubuh kita...

kamu harus berjuang...

atau mati.

Berjuang...

dan mati.

Hidupmu...

harus seimbang.

Dunia kita...

juga harus seimbang.

Tidak...

dia belum siap.

Kasih dia tes, katamu? Hmm, mungkin.

Permisi. Apa ini Mictlan?

Bukan, kamu tidak mati.

- Belum. - Lalu tempat apa ini...

Tolong, aku harus pergi. Ke mana jalan ke...

Apa itu?

Apa yang kamu saksikan akan menjadi kenyataan.

Namun, tidak semua yang kamu lihat telah terjadi.

Ada waktunya.

Kata-katamu ndak masuk di akal. Tempat apa ini?

Ini adalah permulaan bagimu, juga akhir.

Tidaklah bijaksana untuk mengatakannya lagi.

Dasar penyihir sinting.

Gara-gara kamu.

Kamu yang membiarkan ibuku mati.

Aztec Batman: Clash of Empires subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left