The first 200 lines.
Siapa itu?
Siapa di situ?
Tes tak bisa memakai pisau cukur sebab tak ada akar rambut.
Tes ini dilakukan menggunakan sikat gigi.
Semua 15 genotipe kromosom autosomal identik.
kemungkinannya lebih dari 99% mereka saudara kandung.
Tapi ada satu hal aneh.
Apa maksudmu?
Ayahku bilang kau bertemu dia di penyeberangan.
Maksudmu dia berbohong? Dia pria yang jujur.
Lucu sekali…
Kaki ayahmu pincang.
Bagaimana dia bisa naik motor?
Apa?
Pincang?
- Kau! - Hei, hentikan!
Lepaskan aku. Aku akan membunuhmu!
Lepaskan aku.
- Kalian! Hentikan! - Dia sudah berkendara selama 30 tahun.
Kau mematikan kamera dasbor, bukan?
Jin Sung!
Jin Sung!
Jin Sung, lihat. Ini…
Aku bisa mengambilnya.
Berengsek, kau menelepon ibuku? Kau mau mati?
Jin Sung!
- Jin Sung. - Jin Sung.
Beraninya kau! Pincang?
Kumohon, jangan!
Bu, aku akan pergi ke Jepang.
Kepalaku dioperasi, tapi aku tak bisa melihat.
Silakan tinggalkan pesan setelah...
Segera setelah kau melihat ini...
Dia jahat! Dia pembohong!
Aku bahkan tak mencium bau rumah sakit, tapi dia bilang aku di sana.
Sekretaris Wang jahat!
Ibu.
Sekretaris Wang tak membawaku ke rumah sakit saat kami di Jepang.
Dan dia bohong pada ayah soal rumah sakit tak bisa menyembuhkanku.
Saat aku memberi tahu ayah, dia bilang aku tak tahu apa-apa
karena tak bisa lihat.
Tapi, aku bisa melihat sedikit.
Kupikir mataku akan segera diobati begitu
aku memberi tahu dia dan ayah bahwa aku tak bisa melihat.
Itulah kenapa aku berbohong,
tapi dia tak mengobati mataku! Dan dia terus bohong bahwa aku di rumah sakit!
Ibu!
Sebelum aku tak bisa melihat sama sekali, cepatlah pulang.
Pulanglah untuk menemuiku!
Ini aku!
Joong Tae, mentor lamamu.
Apa-apaan!
Apa aku menakutimu?
Kunci itu sangat tua. Aku melepaskannya dengan tangan kosong.
Bekas luka di tangan kiri?
Sikat gigi, pisau cukur, dan sekarang, kau juga…
Tak ada lagi bukti.
Selesai.
- Bagaimana dengan tes DNA? - Tentu saja, itu berhasil.
Tapi kita nyaris celaka.
Amplop kita tertukar.
Kukira aku gagal.
Aku ingin mati untuk pertama kalinya dalam hidupku.
Tapi...
Langit membantu.
Dia keliru mengambil amplop lain, bukan amplopmu.
Kenapa ruangan ini?
Aku matikan alarm keamanannya. Kita tak bisa ketahuan.
Ayo.
Anak perempuan itu adikmu?
Apa kau tadi melihatnya selama di sini?
Jin Sung bilang…
dia cantik.
Bahwa dia secantik kakakku. Kau tak memandangnya sebagai wanita, 'kan?
Hati-hati.
Aku mengawasimu.
Ayo pergi.
Young, aku memasang lonceng angin. Kemari lihatlah.
Young!
Young.
Young.
Ada apa?
Apa yang kau lakukan?
Kupikir terjadi sesuatu karena kau tak menjawab.
Kau tak berharap terjadi sesuatu, 'kan?
Kurasa aku mendengar kau mengerang di kamar mandi.
Keluar.
Apa kau sakit?
Tidak.
Sepertinya kau sakit.
Kau sungguh khawatir, atau kau berharap aku sakit?
Apa?
Kemarin,
saat kubilang akan memberikan asetku tanpa syarat jika aku mati...
Kenapa?
Kau pura-pura tak tertarik sama sekali, tapi kau menginginkannya sekarang?
Saat mataku benar-benar sakit…
Saat aku menderita tumor otak, kau benar-benar meninggalkanku.
Dan sekarang, seringkali aku memberitahumu bahwa aku baik-baik saja.
Kenapa kau mengikutiku dan cerewet, seolah-olah kau ingin aku sakit?
Lonceng.
Tak ada alasan lain, hanya karena lonceng.
Waktu kita bersama tinggal dua bulan.
Kupikir loncengnya akan berbunyi ditiup angin setelah aku pergi…
Lupakan saja.
Apa ini?
Pelayan!
Ya?
- Kau membiarkan dia masuk? - Katanya Soo memberi izin.
Soo memintaku membawa ini untuk rumah kaca.
Halo, aku Moon Hee Sun. Baginya aku seperti adik sendiri.
Aku punya toko bunga.
Kenapa tak kau turunkan?
Aku tak tahu ini soal apa, tapi kau harus membicara semuanya denganku...
Itu yang diinginkan Young.
Jika kau tak nyaman dengan sentuhan ibu di rumah...
Tolong hentikan.
Kenapa kau kemari?
Kau mau menanamnya bersamaan?
Aku ingin jadi temannya.
Menurutmu siapa kau berani datang ke tempat ini?
Dasar orang cabul bodoh!
Aku hampir gila karena ayah kemarin, sekarang giliranmu?
Kau ingin aku mati menderita?
Hai.
Diam. Jangan bicara apa pun.
Sekarang jangan bicara!
Kecuali kau mau ingin melihatku marah.
Aku ingin tegaskan. Ini bukan hanya rumahmu.
Ini rumah ibu. Ini juga milikku.
Aku tak tahu hal lain, tapi kita harus berbagi kenangannya.
Aku ingin masuk.
Aku ingin masuk.
Kau harusnya minta tolong.
Katakan, "Tolong aku."
Tolong aku.
Baiklah. Aku akan menolongmu.
Kau cemburu, Gila?
Kau jodohku, kau tahu itu?
Terlalu banyak barang di lantai. Tetap di sini.
Aku tahu kau akan mengurus tempat ini saat kau datang.
Bukan 'kau'. Panggil aku 'kakak'.
Ini 'telinga domba'.
Telinga domba.
Ibu sering menggodaku dan bilang telingaku seperti ini.
Aku bilang telingaku lebih cantik, lalu menangis.
Bagaimana kau ingat?
Bagaimana aku bisa lupa?
Dan benda yang kubilang akan kubelikan untukmu…
Tak mudah untuk dibeli saat ini, bukan?
Benar. Tak mudah dibeli.
Kita bahas itu lain kali. Bisakah kita tanam bunganya?
Seperti dulu?
Ya.
Hentikan.
Hee Sun, airnya tak keluar. Kau sudah menyalakannya?
Mungkin selangmu tersumbat?
Tidak...
- Dingin! - Apanya yang dingin sekali?
Apanya yang dingin sekali?
Ada apa?
- Menembak air! - Apanya yang dingin sekali?
Hee Sun, serang dia!
Hee Sun, serang dia!
Hee Sun, tembak dia!
Tolong!
- Kau tak perlu berubah? - Hanya rambutku yang basah.
Aku basah semua.
Tiuplah lalu minum perlahan.
Dia tak memperhatikanmu sekarang.
Ini seperti sebuah pintu.
Apa maksudmu? Itu hanya dinding.
Kurasa kau benar. Ini dinding.
Hei, siapa namamu? Aku Moon Hee Sun, 23 tahun.
Siapa namamu? Berapa usiamu?
Gila...
Kau tak mau berteman karena aku penjual bunga tanpa gelar sarjana?
Hei!
Dia bukan temanmu. Dia lebih tua darimu.
Lebih tua dariku? Satu-satunya kakakku adalah mantanmu, Moon Hee Joo.
Sepertinya kau baik.
Apa dulu kau mengencani kakaknya?
Kau bisa terkena flu. Ayo keluar.
Kakakku meninggal.
Saat kakakku meninggal, kakakmu Oh Soo...
menangis seperti bayi.
Hei. Kau itu kenapa?
Aku ini teman atau musuh?
Mari berteman.
- Kau akan memberiku nomor ponselmu, 'kan? - Baiklah.
HASIL TES DNA
Katakan padaku. Apa yang menurutmu aneh?
Kata dokter yang melakukan tes sikat giginya sudah lama dipakai.
Setidaknya 10 bulan.
Tak ada kerusakan pada DNA, tapi jelas bukan yang baru dipakai.
- Apa artinya? - Kita perlu memeriksanya lebih jauh.
- Mungkin melalui tes darah... - Oh Soo takkan mengizinkannya.
BERITA BESAR! OH SOO BERTEMU OH SOO
Bagaimana jika aku mencari Soo yang menulis surat ini?
Memang aneh ada pria dengan nama yang sama.
No comments yet. Be the first to leave one.