Yuusha, Yamemasu (I'm Quitting Heroing)

Yuusha, Yamemasu (I'm Quitting Heroing)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Yuusha, Yamemasu S01E05 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-05-04
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

= I'M QUITTING HEROING =

= EPISODE 05 KONSULTASIKAN DULU KALAU INGIN BERHENTI =

Jadi? Apa yang sebenarnya terjadi?

Apa yang membebani pikiranmu?

Jangan diam saja. Ceritakan padaku.

Tidak perlu memutuskan sendiri.

Semua bisa dibicarakan.

Umur…

Umur?

Kalau tidak salah,

Steina pernah bilang kalau Melnes baru berulang tahun.

Kamu sekarang umur 16 atau 17?

Kamu merasa kesepian karena di Pasukan Iblis

tidak ada rekan seumuran ya?

Bagaimana kalau kita buat pesta buat kamu?

Jangan sok berlagak dewasa.

Umur kita tidak beda jauh.

Anak kurang ajar, tidak tahu sopan santun!

Dasar.

Aku telah habiskan banyak waktu untuk mencarinya.

Apa?

Aku pergi berlibur. Tidak perlu cari aku.

Aku akan bertanggung jawab atas kelalaian mendidik bawahan. Aku mengundurkan diri.

Apa-apaan ini?

Tidak. Apa yang sedang terjadi?

Melnes dan Edward telah…

Jangan main menghilang dan mengundurkan diri begitu saja...

Mereka selalu saja membuat masalah.

Di mana mereka sekarang?

Edward di arena latihan.

Melnes sudah menghilang.

Biar aku saja yang cari Melnes.

Tolong ya. Aku pergi cari Edward.

Steina, Lily.

- Siap! - Ya!

Echidna-chan...

Echidna-sama...

Langkahmu... Langkahmu tidak stabil.

Lebih baik serahkan pada kami saja.

Tidak apa-apa. Aku akan segera hilangkan alkohol dalam tubuhku.

Ayo.

Tampaknya perlu tunggu masalah selesai baru aku ungkapkan padanya.

Untunglah masih ada sedikit reaksi sihir.

Aku pikir Melnes dan Edward tidak ada masalah karena mereka terlihat baik-baik saja.

Ternyata mereka juga ada masalah sendiri.

Namun tindakan mereka sudah keterlaluan.

Apa mereka selalu begitu ekstrim?

Di sekitar sini.

Hei!

Hei!

Tunggu dulu! Ini aku!

Surat yang kamu tinggalkan.

Apanya yang pergi berlibur?

Kalau mau bohong, setidaknya cari alasan yang lebih bagus!

Aku tidak berbohong,

aku hanya ingin berlibur untuk sementara.

Kamu pikir dengan hanya alasan ini, Empat Raja Langit dapat main menghilang begitu saja?

Kalau salah satu dari kalian pergi,

seluruh struktur pasukan perlu diatur ulang.

Apa? Jadi kamu ingin berhenti?

Atau ada masalah lain?

Cepat beri tahu aku alasannya.

Kalau Melnes benar-benar ingin pergi,

aku pasti tidak dapat mengejarnya.

Jika dia menyembunyikan auranya, aku akan sulit untuk melacaknya.

Pokoknya aku tidak akan biarkan dia pergi sebelum aku tahu alasannya.

Kalau kamu sungguh ingin keluar dari Pasukan Iblis,

aku tidak akan menghalangi.

Jelas-jelas kamu bisa dengar!

Ingin berhenti itu bukan hal buruk.

Terkadang sampai tahap tertentu, memang harus berhenti.

Tergantung dari alasanmu,

aku juga dapat laporkan pada Echidna kalau aku "tidak dapat menemukanmu".

Tetapi…

Tapi?

Dengar baik-baik.

Yang paling penting jika berhenti itu

adalah jangan sampai menyesal.

Pastikan pekerjaan berikutnya,

dan lakukan serah terima kerjaan sampai selesai.

Lalu hajar atasan yang menjengkelkan sampai puas.

Walau semuanya sangat penting,

namun yang terpenting adalah jangan sampai kamu sendiri menyesal.

Tidak perlu pedulikan pandangan orang di sampingmu,

yang penting kamu sendiri dapat terima.

Namun jika masih ada yang kamu galaukan,

lebih baik tenangkan diri dulu dan tarik nafas yang dalam.

Hei, Melnes,

apa sebenarnya yang membebani pikiranmu?

Kamu sebenarnya tidak ingin keluar dari Pasukan Iblis, bukan?

Di sini hanya ada kita berdua. Katakan saja.

Aku janji tidak akan tertawa.

Jangan hanya bergumam sendiri saja.

Tampaknya akan butuh waktu panjang...

Interview…

Tiga hari lagi

aku akan menginterview orang.

Sebagai seorang atasan,

harus dapat mempertahankan wibawa agar dapat diterima bawahan.

Karena yang harus direkrut kali ini

adalah para mata-mata dan yang lainnya yang pintar berbicara.

Karena kamu tidak pintar bicara, ya.

Dasar, aku heran kamu bisa jadi ketua Guild.

Aku sudah serahkan hal itu pada yang lain.

Setelah bergabung di Pasukan Iblis juga sama.

Aku sudah mengerti.

Aku yang mengantar anak itu ke dunia Iblis.

Aku pikir dengan keluar jalan-jalan,

melihat berbagai kota yang berbeda

akan dapat mempelajari teknik tertentu.

Kebetulan kamu sudah kemari.

Aku tidak perlu ke mana-mana lagi.

Leo, kamu jadi guruku saja.

Buat aku jago bicara dalam tiga hari.

Apa-apaan itu?

Kemampuan komunikasi ya?

Memang benar, komunikasi sangat penting untuk dapat bekerja sama dengan baik.

Kamu tahu hal ini, namun tidak tahu cara melatihnya, betul begitu?

Lalu, kamu pernah bahas ini dengan orang lain?

Sekarang sedang bahas dengan kamu.

Memangnya ini tidak termasuk bahas dengan orang lain?

Aku juga tidak tahu gimana cara mengungkapkannya.

Semua orang sedang sibuk dengan tugasnya sendiri.

Aku tidak ingin ganggu mereka.

Makanya kamu meninggalkan surat itu?

Gaya berpikirmu sungguh aneh.

Sudahlah.

Aku sudah mengerti.

Dalam tiga hari, betul?

Begitulah kira-kira ceritanya.

Untuk sementara kita tidak perlu khawatir Melnes akan tiba-tiba pergi lagi.

Terima kasih.

Tidak masalah.

Kamu telah berjasa besar, Onyx.

Kakak memang…

Begitu ya? Ternyata Melnes ada masalah seperti ini.

Apa yang kamu tertawakan?

Maaf, Melnes sangat serius ketika mengungkapkan hal ini.

Tidak disangka,

ternyata Melnes juga ingin menyumbangkan tenaga untuk Pasukan Iblis.

Iya benar,

Melnes orangnya sulit ditebak.

Aku rasa kamu tidak tahu,

Empat Raja Langit membawa harapannya sendiri saat bergabung denganku.

Aku dan Melnes awalnya sangat benci pada manusia.

Aku sungguh tidak tahu.

Aku sudah kalah. Bunuh aku!

Jika tidak, suatu saat aku akan bunuh semua manusia!

Dia memang beda sebelum datang kemari.

Bagaimana dengan Edward?

Tadi kami segera ke ruang berlatih cari dia,

ternyata dia sedang menusuk dirinya sendiri dengan pedang.

Dasar...

Senjata biasa mana mungkin dapat menembus sisik naga.

Entah bagaimana jadinya jika dia menggunakan racun.

Untung saja otaknya tidak begitu cerdas.

Kalau tidak salah di suratnya dia tulis gagal mendidik bawahan?

Dia selalu bergumam kalau dirinya tidak berguna,

makanya kami belum dapat menanyakan apa pun.

Saat ini Juliet sedang mengawasinya.

Dia satu-satunya kelemahan Edward.

Jadi tidak perlu khawatir.

Biarkan dia tenang dulu.

Nanti dia pasti akan mengungkapkan masalahnya.

Baiklah.

Setelah selesai menangani masalah Melnes,

aku akan coba tanyakan padanya.

Maaf merepotkanmu, Onyx.

Mari silakan.

Maaf lama menunggu.

Meja nomor delapan.

Dua porsi mi goreng dwarf sudah jadi.

Ya!

Maaf lama menunggu.

Silakan.

Terima kasih banyak.

Berkat kalian, makanan kami semakin diminati.

Sekarang tempat ini selalu penuh.

Aku masih banyak resep lain,

Masakan ketua guild memasak tidak hanya ini saja.

Aku sangat menantikannya.

Mel-chan yang kamu bawa hari ini juga sangat manis.

Kelihatannya aku akan terus bergantung pada kalian.

Dia bilang kamu manis.

Sepertinya tidak cocok.

Nih, meja nomor 10. Goblin Salad.

Iya. Mel-chan, tolong ya.

Iya.

Silakan, Goblin Salad pesanan kalian.

Maaf lama menunggu.

Silakan.

Leo?

Kenapa?

Harusnya aku minta kamu ajari aku agar pintar berbicara, bukan?

Memang benar.

Aneh.

Bukannya kamu ingin belajar teknik komunikasi dengan orang lain?

Apanya yang aneh?

Kenapa harus melayani orang di kantin?

Lagi pula pakai baju seperti ini.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left