The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew || Twitter: syahdararaa ||
Episode Terakhir
Lanjutkanlah.
Aku ingin mendengar lagu yang kau buat.
Itulah siapa kau yang sebenarnya.
Aku ingin... Membuatkan lagu untukmu.
Aku tak pernah berpikir... bahwa aku bisa menulis lagu lagi.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu... Melebihi cintamu padaku...
Kapan kau mau datang?
Mungkin aku tak bisa ke sana hari ini
Kenapa? Tak bisa besok saja?
Mungkin aku akan pulang cepat hari ini
Baiklah. Aku akan menunggu sampai kau sudah siap
Tak usah menungguku lagi
Baiklah, aku tak akan memaksa. Datanglah jika kau sudah siap
Hai, Dal Bok.
Maafkan aku, ahjussi
Tiba- tiba saja aku takut menjadi seseorang yang menyusahkanmu saja
Karena itulah aku tak bisa terus berada di sisimu
Tak apa kan kita berpisah?
Perasaanku padamu tak akan hilang walaupun kita akan berpisah
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif
Bukannya kalian mau pergi liburan?
Sikapnya jadi aneh
1 tahun kemudian
Ya, Presiden? Aku baru saja sampai
Jangan ditanya lagi aku lelah atau tidak
Apakah kita bisa menunda promo di luar negeri?
Mulai bulan depan, kau akan memulai kegiatan domestik.
Kenapa kau tega sekali tak memberiku waktu istirahat?
Apakah hanya aku artis di ANA?
Kaulah icon perushaan.
Fashion bandaramu keren juga.
Aku yang memilihnya sendiri, keren, 'kan?
Aku bertemu dengan PD Kim di bandara, sepertinya dia menyukaimu
Kau mau bertemu dengannya?
Entahlah.
Aku akan memberitahumu jika PD untuk album barumu sudah ditetapkan
Pikirkan konsep yang kau inginkan.
Presedir Woo sedang sibuk apa sekarang?
Kau masih memanggilnya presiden?
Dia sedang sibuk menulis lagu yang akan menjadi hits
Kau tak dengar radio?
Saat pacarku marah, dia tak akan memberi kabar selama beberapa hari
Aku khawatir jika dia tak pernah mengangkat teleponku
Lagu apa yang harus kuputarkan untuknya agar dia mau luluh kembali?
Kau tak perlu memutarkan lagu untukunya
Putuskan saja jika dia tak mau mengangkat teleponmu
Seriuslah...
Maksudku. Jika kalian sedang marahan, berbicaralah secara langsung
Sikapnya itu sungguh tak bisa dimaafkan
Jangan mengemis seperti itu. Percuma saja
Tapi, dia meminta lagu yang pas
Kita ubah bahasanya,
Bukan lagu untuk si wanita, tapi lagu untuk si pria
Dengarkan ini dan sadarlah
Responnya bagus sekali
Mereka menyukai saran cintamu.
Syukurlah, aku tak begitu suka menyiar begini
Kenapa kau bersikap begini? Putus cinta, ya?
Kau tak perlu tahu.
Produser.
Apa kau tak bisa membuatkanku lagu?
Kau belum tahu, ya?
Aku tak bekerja untuk penyanyi wanita
Produser, Produser.
Berikan kami kesempatan Kau tak kasihan pada mereka?
Sudah kubilang, mereka tak begitu menari
Tapi, aku janji rating- nya akan naik
Kita pasti bisa.
Entahlah. Kita bicarakan saat rapat nanti saja
Bicara sambil minum kopi. Aku sedang sibuk
Selamat, ya. Kau telah berhasil menjadi penulis lagu.
Keputusan yang tepat melepaskan kursimu itu
Apakah kau masih marah padaku sampai sekarang?
Aku akan berusaha dengan sisa uang aku miliki
Sikapmu sendiri yang akan menghancurkanmu
Kondisi ANA benar- benar stabil, ya.
Ya, itu adalah perusahaan yang kau khianati senditi
Tapi, kau masih belum bisa melupakan Hae Yoon, 'kan?
Sombong sekali.
Ini semua berkat kau
Tapi, apakah kau masih bisa menyelesaikan masalahmu?
Kenapa kau tak mau mencoba menulis lagu lagi?
Kembalilah. Kau sepertinya sedang sibuk
Kau sudah datang.
Wah... keren sekali. Aku bisa langsung tatap muka dengan Presiden Shin
Jangan begitu. Aku malu
Sudah setahun, kau masih belum terbiasa?
Jangan khawatir. Aku hanya bersikap begini padamu
Untuk karyawan, aku tetaplah si penyihir, Shin.
Denganmu sebagai Presiden kondisi perusahaan pasti akan makin membaik
Jika tahu seperti ini, sejak dulu aku mundur saja
Iya, aku juga tak menyangka akan cocok dikursi itu
Aku memintamu ke sini agar kau mau membuatkan kami lagi
Bekerja samalah dengan kami
Untuk siapa?
Apakah...
Aku tak mau.
Aku juga tak mau.
Kenapa? Kalian akan cocok jika bekerja sama begini
- Aku tak setuju - Aku juga.
Setujulah kalau tidak, kau akan didenda karena melanggar kontrak
Penyihir Shin.
Sejak kapan kalian berdia bermusuhan begini?
Bukannya kalian temanan saat Hyun Woo masih menjabat di sini?
Dia juga membenciku karena Yoon Se Na.
Apakah kau tahu bagaimana kabarnya?
Kenapa? Memangnya aku tahu?
Jadi, kau tak tahu, ya?
- Kau tak penasaran? - Tida, aku tak peduli.
Sudah kubilang, pulang saja
Aku harus menyimpannya karena sudah kau cuci
Ya ampun. Kenapa kau baik sekali?
Aku tak akan masuk kerja selama 3 hari
Kenapa? Kau mau ke Seoul?
Aku harus menemui seseorang.
Kau tidur di rumah itu lagi?
Iya.
Juallah rumah itu. Kenapa masih mempertahankannya?
Di sanalah aku bisa menulis lagu
Mau bagaimana lagi? Aku punya tanggung jawab menghasilkan lagu
Jika kau masih mau melihat lagu baruku, tak usah melarangku
Apakah kau masih menunggunya?
Kau tak perlu memikirkannya
Bukannya kau akan menanyakannya?
Buatkan lagu untuk ibumu.
Ibuku kenapa jadi aneh?
Kau belum tahu? Dia masuk ANA sebagai penyanyi
Presiden Lee sangat mendukungnya.
Dan Hae Yoon juga setuju?
Hae Yoon ada di sana saat audisi.
Aku juga heran kenapa dia bersikeras mau menjadi penyanyi
Tapi, ternyata, dia memang punya bakat
Dan juga, dia adalah alumni SBC
Kau tahu, 'kan?
Baiklah, bantu dia
Tentu saja.
Tapi, kau baik- baik saja?
Karena?
Yoon Se Na.
Aku sudah melupakan masa lalu
Iya?
Siapa?
Se Na!
Sudah lama sekali!
Bayimu bisa kaget.
Dia baik-baik saja, kok.
Aku sudah kepikiran nama untuk bayiku
Menggabungkan Hong dan Chul jadinya, Hong Chul.
Aku merasa bayi ini akan menjadi tukang onar
Bukannya orang tuanya juga begitu?
Aku tak mau sikapnya seperti Gong Chul.
Tapi, kenapa bisa dia menjadi manajer Shi Woo?
Saat kau pergi, Shi Woo sering sekali ke sini
Dan mereka jadi teman.
- Shi Woo sering datang? - Iya.
Dia benar- benar sangat menyukaimu
Dan bagaimana kabar si Ganteng?
Dia tak pernah datang sekalipun
Benarkah?
Dia bahkan sudah pindah.
Rumahnya sudah lama kosong
Apakah dia pindah karena mau melupakanmu?
Ataukah dia pindah karena merasa sangat syok?
Entahlah
Buku note- ku
Aku tak menyangka kita aka bertemu sepert ini
Kudengar kau sudah pindah.
Kenapa kau datang ke sini?
Aku sedang mengunjungi Hong, dan aku putuskan untuk mampir di sini
Mampir?
Jika aku tahu kau ada, aku tak akan ke sini
Apa?
Lalu, kenapa kau datang?
Kau ingin tahu, apakah rumah ini kosong atau tidak?
Bukan begitu
Setelah setahun pergi, kau akhirnya datang begitu saja?
Maafkan aku.
Harusnya aku tak usah datang.
Kau benar- benar kejam
Kau pergi tanpa sepatah katapun, hanya meninggalkan selembar kertas
Lalu, kau datang, seolah- olah tak ada apapu yang terjadi
Mampir?
Makanya, aku mau minta maaf.
Maaf?
Hanya itu yang bisa kau katakan sekarang?
Hanya itu.
Pergilah.
Aku sudah tak punya urusan lagi denganmu
Aku akan pergi.
Bukannya kau tak suka?
Karena kau sudah kembali, seleraku sudha berubah
Kau sudah kembali, 'kan? Kenapa tak menemui si Ganteng saja?
Kami sudah bertemu
Tapi, sikapnya biasa- biasa saja
Aku tahu, dia pasti membenciku
Tapi, aku merasa kecewa
Lucu, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.