Q.E.D : Shômei shûryô

Q.E.D : Shômei shûryô

Download Indonesian Subtitle

Release info

Q E D Shoumei Shuuryou 2009 Episode 09
A Commentary by xtalplanet
Manual translate by xtalplanet

Tags

other
Published on: 2011-01-14
Downloads: 19
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ada apa kau memanggil kami?

Kau tak lihat aku sedang apa?

Aku sedang dowsing.

Dowsing?

Ini cara yang digunakan orang untuk mencari logam dan sumber air.

Bukankah sudah kuno?

Konyol sekali.

Ayo kita pulang saja. / Ayo.

Aku menemukannya!

Gali! Gali sekarang!

Ayo gali tanahnya! Gali tanahnya!

Hei Queen, bantu kami!

Kenapa aku harus mengotori tanganku?

Ada sesuatu!

Menyingkir!

Gali yang benar, tahu!

Kotak perhiasan?

Harta karun Tokugawa Maizoukin?

Ini harta peninggalan alien!

Penerjemah: xtalplanet

Apa ini?

Terkubur di kuil suci Sonobeno.

Kuil?

Aku tak menyangka ternyata kau alien!

Ini kapsul waktu.

Kapsul waktu?

Kau ingat pernah menguburnya?

Tidak.

Bagaimana kalau kita buka saja agar dia bisa ingat.

Sebaiknya jangan dibuka.

Kenapa?

Bagaimana kalau ada kue busuk di situ?

Tapi mungkin saja isinya harta betulan. Seperti uang.

Apa kau tega menguburkan uangmu sendiri?

Tidak.

Sudah, buka saja!

Aku sampai harus mengotori tanganku untuk menggalinya.

Baiklah, aku akan membuka kotaknya.

Tapi ada gemboknya.

Lihat itu! Itu bukan tenaga manusia!

Mudah bengkok karena sudah karatan.

Apa ini?

Sampah?

Ini sampah.

Apa maksud kalian! Ini harta karun, karena ada di dalam kotak!

Lotere?

Kau menang?

Tidak, kukira ini lotere ayahku yang kuhilangkan.

Dia selalu memilih nomor yang sama.

Benarkah?

Lotere tak berguna kau anggap harta karun?

Jangan tanya aku.

Bukankah ini kau, Nishimaru? / Apa?

Foto Nishimaru kau anggap harta karun? / Kau tak pernah bilang padaku.

Tak mungkin.

Semuanya ada, coba lihat.

Aku ada di situ. / Aku juga! Ini mengembalikan kenangan.

Dari kiri ke kanan: Nishimaru, Kana, Eriko, Madoka

Kapan kita mengambil foto ini?

Aku tak ingat sama sekali.

Tapi biar bagaimanapun ini tetap sampah.

Jangan sentuh!

Membosankan, kasus ini tidak berbau kriminal samasekali!

Ini kaset video game.

Ini bisa mengembalikan kenanganku. Boleh kuminta?

Jangan. Ini peninggalan milikku!

Apa kau bermain game, Kana?

Aku juga main game waktu masih SD.

Eh?

Sudah kubilang jangan sentuh!

Dasar!

Itu bola keras.

Ya, bola yang biasa digunakan oleh pemain baseball profesional SMU.

Kau dulunya pemain baseball?

Bukan.

Lalu kenapa kau punya bola itu?

Aku sendiri heran.

Kau benar-benar tidak ingat?

Kau benar-benar lupa darimana bola itu?

Apa?

Tak bisa dipercaya.

Maksudmu apa? Apa yang kau katakan?

"Siapa tahu"

"Siapa tahu"?

Sebaiknya kau ingat baik-baik.

Kau masih memikirkan perkataannya?

Entah kenapa

aku merasa bola ini bukan milikku,

tetapi ini adalah milik seseorang.

Tenang saja.

Aku akan membantu memecahkan misteri ini.

Tak perlu.

Mulder. / Ya!

Pinjamkan padaku! / Hei!

Coba lihat.

Ada sebuah huruf.

Pasti sebuah pesan dari angkasa luar!

Bisa dibaca?

Ya, memang agak sulit.

Chuuryou?

Chuuryou?

Aha! Aku tahu. Aku sudah memecahkan misteri ini!

Bola ini milik Chuuryou!

Siapa dia?

Coba ingat baik-baik.

Kau pasti punya teman SD bernama Chuuryou!

Ada sekolah bernama Chuuryou, kan?

Sekolah olah raga terkenal untuk baseball.

Artinya itu milik seorang anak pemain baseball yang kau kagumi dari sekolah itu!

Apa ada anak seperti itu?

Tolong menangkan lotereku!

Lotere lagi?

Memangnya kenapa?

Berapa lama kau melakukannya?

Sejak ibumu masih hidup, artinya sudah lebih dari 10 tahun kurasa.

Kenapa tak berhenti saja?

Kana. Ini lotere yang berharga, tahu.

Jangan suruh aku berhenti jika bisa dapat uang banyak dengan mudah.

Kau selalu saja membela diri. Makan malam sudah siap.

Bersihkan mejanya.

Apa ini?

Maaf.

Apa?

Tiba saatnya untuk menyelesaikan misteri.

Huh?

Kau mau apa?

Ah, Nobe?

Waktu masih sekolah dasar,

kita satu ruangan di kelas enam.

Sudah lama sekali!

Kenapa kau kemari?

Itulah yang ingin kutanyakan.

Mereka bertiga tiba-tiba saja muncul di halaman sekolah kami.

Pekarangan SMU Chuuryou.

Apa ada diantara kalian murid kelas dua yang berasal dari SD Sonobeno?

Aku. / Tangkap anak itu!

Kau! Kau sudah tertangkap, ayo!

Maaf, sudah merepotkan.

Aku tak bisa ikut seleksi musim semi, jadi pelatihan musim panas pasti akan berat.

Baseball SMU juga bermain di musim semi?

Kau tak tahu apa-apa soal baseball rupanya.

Ada seorang senior dari SD kita,

dia berhasil bergabung dengan Koushien.

Sungguh? Dia menang?

Dia membuat kesalahan, dan timnya kalah di putaran pertama.

Heh.

Jadi, ada masalah apa?

Ah, ini.

Ada tulisan Chuuryou di situ.

Ada di dalam kapsul waktu milikku yang kukuburkan sewaktu masih SD.

Dia mengambilnya darimu, kan?

Sudah kubilang aku tak mencurinya!

Kukira ini milik seseorang.

Bukan milikmu, Nobe?

Bukan.

Eh?

Liga kecil hanya memakai bola karet lunak,

bola keras milikku ada tanda tangan pemain baseball profesional.

Hah, ini membosankan.

Maaf.

Tak apa. Terimakasih.

Nobe masih bermain baseball rupanya.

Senang sekali kita punya teman sekolah yang bisa masuk Koushien, ya?

Kita saja belum tahu, senior mana yang masuk ke Koushien.

Apa masih ada petunjuk di dalam situ?

Petunjuk?

Eriko, Madoka.

Kau ingat foto ini?

Kita memotretnya saat Karashima mengajak kita, kan?

Karashima?

Anak ini.

Ah! Benar! Anak penggila sepak bola itu!

Kita memotretnya saat liburan terakhir musim panas!

Kenapa baru ingat sekarang?

Tiba-tiba saja aku teringat.

Aku belum menyelesaikan pekerjaan rumahku.

Madoka, pinjam latihan bahasa Jepangnya.

Nishimaru, kau kerjakan PR seni, dan Karashima, kau kerjakan artimetik.

Aku tak mau mengerjakan PR apapun.

Kita membahas masalah itu.

Anak itu memang membuatku jengkel.

Apa dia menjengkelkan?

Kana, kau tak ingat apapun?

Ya, aku tak ingat apa-apa.

Anak yang memakai kacamata ini,

aku juga tak ingat tentangnya.

Berikan padaku.

Anak ini.

Kau sendiri tak tahu siapa dia.

Anak ini adalah anak yang...

Siapa anak ini?

Apa artinya ini?

Mungkin kau sengaja melupakannya?

Mungkin sebaiknya kau tutup saja kotaknya dan kuburkan lagi ke tempatnya.

Apa dia anak pemilik bola itu?

Aku lapar, ayo cari makanan.

Ya.

Toma? Ini aneh sekali.

Aku sudah melihat album kelulusan kami.

Namun anak yang memakai kacamata itu tak ada dalam album kami.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left