Red Scorpion

Red Scorpion

Download Indonesian Subtitle

Release info

Red Scorpion (1988) 818 536 mkv
A Commentary by Altaf Majid
Mengisi kekosongan subtitle film lama

Tags

mkv
Published on: 2014-05-09
Downloads: 88
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Nikolai Petrovich Rachenko

Spetsnaz. Pasukan khusus.

Pejuang elit kami.

Punya kekuatan dan alat yang hebat.

Dia bisa dikendalikan.

Markas Besar komando tertinggi Soviet Agung, Moskow

Masuk...

Letnan Rachenko ...

Kau tahu Kalinin dari S.P.R.

Ini Gurulevich dari brigade ...

Letnan Sorovak dari intelijen.

Dan ini Jendral senior Alfonso Galarraga ...

Atase Kuba masalah Africa.

Teh, kopi atau apa?

Tidak, terima kasih.

Rokok?

Pada tahun 1978, tentara Soviet memasuki daerah penganut Marxis...

Mombaka yang dikenal sebagai Soldat Rouge.

Tahun 1998, Pasukan Kuba dan Cekoslovakia menganggap kita bertanggung jawab atas daerah itu.

Memerdekakan 2/3 wilayah itu.

Dengan bantuan terus menerus dari anda tentunya.

Tahun 1985.

Sebuah gerakan dimulai dari bawah tanah.

Mulanya lunak, tidak penting.

Kini menjadi mulai ganas. kekerasan, kehancuran, pembunuhan, pembinasaan.

Orang di balik gerakan rakyat itu adalah Ango Sundata.

Dia sangat kuat, dan fanatik yang sangat berbahaya.

Dia pemimpinnya.

Dia adalah tujuan targetmu.

Dia penyebab kebinasaan pria, wanita, dan anak-anak.

Jadi dia pasti banyak sengsarakan rakyat.

Tak selalu seperti itu.

Dia dipuja.

Akses?

Kebetulan sudah disiapkan.

Kallunda Kintash.

Dia salah seorang panglima perang Sundata. Dia pelindung.

Kami sudah menangkapnya.

Kami sudah usahakan menahan Kuba untuk tidak menembaknya.

Kami sudah menempatkannya di lapangan.

Dalam waktu dekat ini, kami akan membawa dia kesini.

Markas Cuamo, pusat operasi kita di kota Mombaka, Afrika.

Kau ditugaskan disana sebagai penasehat teknis.

Kau akan dipertemukan dengan orang ini, Kallunda Kintash.

Kau akan menjadi temannya. Dia akan membawamu ke Sundata.

Kolonel Zayas. Dia orang aneh lainnya.

Hei, orang Rusia kekar, mau bersenang-senang?

Hei, kau ...

Apa?

Kau sangat tidak sopan, keparat jelek.

Kau hancurkan hidungku.

Apa kau sudah sinting?

Tidak. Hanya menghabiskan peluru saja.

Aku sedang sekarat, Kallunda.

Aku takut.

Kita harus kuat.

Hei, kau.

Terima kasih.

Nikolai.

Brengsek! Sialan Keparat!

Kau menyakiti tanganku!

Aku wartawan Amerika, Tabloid Amerika.

Perlakuan ini akan kujadikan berita utama.

Ini alat rekamku.

Baik, baik, kau boleh bawa alat rekammu.

Jangan ambil tape-ku.

Bawa mereka. Bawa mereka.

Baik, tapi akan aku kembalikan.

Kau dengar aku?

Ingat kata-kataku, bodoh!

Babi.

Kallunda?

Brengsek.

Dewey Ferguson.

Kau terlihat kacau.

Aku dengar desamu baru ...

Apa-apaan ini?

Apa ini orang bajingan Rusia lainnya?

Mau apa lagi bajingan itu disini?

Tindakan melanggar peraturan.

Kau diam saja di kandangmu, bung.

Kandang penjara sialanmu.

Dia King "sialan" Kong.

Kau sudah bertemu Sundata?

Tidak, sejak kami berpisah di Assab.

Dengar bung ...

Yang terjadi di desa seperti eksekusi mati di depan masyarakat.

Semua orang sedang menunggumu.

Apa yang kau lihat, orang Rusia?

Pelanggaran sialan.

Kau mau lihat pelanggaran sesungguhnya?

Lihat perbuatan kalian terhadap negara ini.

Kallunda Kintash.

Dia tak disini. Kalian membunuhnya dan membawanya beberapa saat lalu.

Kami ambil orang ini juga.

Aku Kallunda Kintash.

Pelan-pelan, Pancho.

Ini.

Orang Amerika penyebar propaganda walau kecil, ternyata kuat juga.

Keparat kau.

Keparat juga kau!

Tembak dia!

Tembak dia!

Ayo minggir!

Mungkin harus dilakukan eksekusi pribadi.

kita kabur, sobat.

Sebentar lagi tempat ini akan sangat ramai.

Persetan.

Orang Soviet besar itu mengambil senjata mesin dan menghabisi semuanya.

Mau ke pusat kota?

Ya, mengantar anak sekolah.

Tunggu!

Hentikan truk!

Ada apa lagi?

Ya, ada apa?

Ada apa?

Ada dua penumpang mau ikut denganmu.

Sialan!

Hentikan truk!

Cepat! Jalan!

Turunlah, sobat.

Lalu apa yang dilakukan si Rusia itu?

Apa yang ingin kau lakukan?

Aku mau menembak kepalanya.

Tambah kecepatan, Boris.

Jangan berhenti sebelum kuperintahkan.

Cukup.

Tanki gas ada di belakang dekat ban.

Dengar, kau orang Rusia sialan.

Lakukan saja tugasmu!

Aku lakukan tugasku. Mengerti?

Menyenangkan sekali!

Aku melempar orang Rusia sialan itu.

Kau brengsek!

Persetan kau!

Apa ini? Tembak mereka! Keluar!

Oh, sial.

Oh, sial.

Kerja yang bagus!

Kau bajingan keparat sial!

Gara-gara sialan bodoh!

Sebentar lagi mereka akan tiba.

Kita harus bergerak cepat.

Apa maksudmu kita?

Kau punya persediaan bahan peledak?

Cepat! Cepat pergi!

Truknya meledak.

Mereka pasti tewas.

Ayo pergi.

Aku tak bisa kembali.

Kau hancurkan hatiku, rusa besar.

Kalau tak keberatan, kau ikut ke tempatku, Porto Silva.

Tempat apa itu?

Sebuah desa kecil, 2 hari jalan kaki.

Dari sana ... kau bisa melewati perbatasan Zamabaan untuk mencari suaka politik.

Porto Silva adalah rumahku.

Apa pikiranmu sudah gila?

Dia seorang rusia.

Dia juga punya andil atas keselamtan kita.

Itu tak berarti apa-apa.

Aku tak mempercayainya.

Ia salah satu dari mereka.

Ia pasti menginginkan sesuatu.

Aku pergi dari sini.

Dia orang yang sangat pemarah.

Kau masih ingin membawanya ke Porto Silva?

Aku berkata jujur, Kallunda ...

Aku melhat tak ada apa-apa pada dirinya kecuali masalah.

Aku berjanji padanya.

Indah, bukan?

Indah hanya sebatas kata.

Suatu hari penindasan ini akan berakhir.

Tanah ini akan kembali pada kami.

Dan kami akan hidup sebagai orang merdeka.

Makanan resep Kuba memang lezat.

Apapun akan kuberi untuk mendapatkan burger keju isi babi.

Dan segelas bir dingin.

Betapa enak.

Saat kita sampai di Porto Silva ...

..akan ada perayaan, pasti menyenangkan.

Juga ada bir.

Betapa enak.

Apakah orang Amerika selalu banyak mengumpat sepertimu?

Kenyataannya, di Amerika, Orang Amerika boleh mengumpat dimana saja, kapan saja.

Hal sepele yang kami sebut kebebasan pendapat yang kuyakini orang Rusia tidak mengerti hal itu.

Kami bebas mengumpat.

Mengumpat apa saja!

Kujamin apa yang kau pikirkan tentang kami salah semua.

Aku saja yang giliran jaga pertama.

Sial!

Sial! Persetan.

Dasar tukang mengumpat.

Ayo. Porto Silva, sudah di depan mata.

Ayo, jangan sampai ketinggalan.

Kau akan jadi mangsa elang.

Mereka tidak memangsa kita.

Ya Tuhan.

Ada teror baru di tanah Afrika yang bersimbah darah.

Orang Rusia mengirim pasukan bersenjatanya.

Kemarin kami melihat melintas diatas tanah ini.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left