The first 200 lines.
Aku ingin kau periksa ular ini.
Di dalam Gua Ryuchi ada ular raksasa yang merepotkan bernama Garaga.
Bawakan aku sisik terbalik milik Garaga.
Baiklah.
Kalau aku sudah kembali,
kau akan dengarkan penjelasanku, 'kan?
Garaga berada di bagian paling dalam Gua Ryuchi, di mana terdapat banyak ular di sana.
Meski begitu, kalian tetap mau ke sana?
Tentu saja!
Anu, sisik terbalik itu apa, ya?
Katanya sisik yang tumbuh berbeda dari sisik yang lainnya, berada di dagu seekor naga.
Kau tahu pepatah kuno, 'kan?
Seekor naga akan sangat murka kalau kita sentuh sisik itu!
Tapi, memangnya ular punya sisik semacam itu?
Ya, karena ini adalah Gua Ryuchi.
Kalau di sini ada ular raksasa, itu adalah hal yang wajar, 'kan?
Oh ya, saat pelajaran di akademi waktu itu...
Guru Konohamaru memanggil katak aneh, 'kan?
Apa makhluk ini semacam itu, ya?
Itu artinya kita akan hadapi ular yang sama anehnya dengan katak itu?
Ayolah, ini bukan masalah besar.
Ini sama seperti sebuah permainan, 'kan?
Kalahkan monsternya dan dapatkan barangnya.
Hanya begitu saja.
Kau itu santai banget, ya.
Tapi, kalau tak temukan si Garaga ini, kita takkan bisa apa-apa, ya.
Benar, benar!
Segera kita cari si Garaga itu, lalu dapatkan sisiknya.
Lalu Mitsuki pasti...
Hoi, tunggu!
Apa ini?
Apa ini jejak tubuh ular?
Bukankah ini terlalu besar?
Kalau memang ini jejak tubuh ular, berarti ukurannya sangat besar.
Jangan-jangan, ini jejak ular Garaga itu.
Apa-apaan ini?
Kelihatannya ada sesuatu yang habis mengamuk, ya?
Petapa Ular Putih sudah bilang, 'kan?
Dulu Garaga kehilangan satu mata dalam suatu pertarungan.
Sejak saat itu, dia selalu mengobrak-abrik segala tempat.
Benar-benar merepotkan.
Dia memang perlu diberi pelajaran.
Sepertinya memang dia yang lakukan semua ini.
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
ku bahkan tak sadar bila diriku ini besar kepala
unuboreteita koto ni sae kizukazu ni
ku merasa telah memiliki segalanya
nanimokamo te ni shita ki de itanda
ah, ku sangat menderita karena tak bisa lindungi apa pun
aa, nani hitotsu mamorenai kurushimi de mogaite
mau jadi kuat tanpa satu kegagalan pun
haiboku shiranai mama tsuyoku narou nante
sungguh manja diriku ini
neboketeita
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
bukan berarti tak terjadi apa pun
nanimo nakatta wake janai
masa depan menunggu di dekat sana
mirai ga soko de matteirunda
pengorbanan dan rasa sakitmu telah ciptakan harapan
kimi dake no itami ga hora, kibou wo tsukanda
Lonely, lonely, lonely, Go!
kau sedang hadapi pilihan hidupmu
kimi ha ima bunkiten de
Lonely, lonely, lonely, Go!
anggaplah semua jadi cinta
subete wo ai ni shite
Ledakan Amarah
Ledakan Amarah
Ledakan Amarah
Tangga batu apa ini?
Dia muncul!
Kau baik-baik saja?
Aduh.
Apa-apaan itu?
Patung batu?
Di sini juga ada!
Kenapa ada banyak sekali patung ular?
Dasar, bikin kaget saja.
Yang penting, ayo lanjutkan perjalanan!
Tunggu sebentar!
Apa kalian tak rasakan sesuatu yang aneh?
Lo?
Ya ampun, hanya dinding, ya.
Tunggu!
Tadi dinding itu tak ada!
Benar juga.
Sepertinya berbahaya, nih.
Sebenarnya apa ini?
Jangan-jangan...
Ini bohong, 'kan?
Satu mata!
Celaka, dia mau menyerang!
Tak ada pilihan lain, 'kan?
影縛りの術
Kageshibari
Kageshibari
Kageshibari
no
Jutsu
no
no
Jutsu
Jutsu
Percuma, dia terlalu besar!
Bukankah itu sisik terbaliknya?
Sarada, lari!
Sarada!
Sarada, sini!
Tak kusangka akan muncul satu lagi.
Bagaimana ini?
Kalau sudah begini, kita hanya bisa mundur!
Setuju!
Aku baru saja kembali.
Moegi, kau kembali sendirian?
Mengenai itu...
Sepertinya Shikadai dan yang lainnya membantu Boruto.
Mereka tinggalkan ini.
Begitu, ya.
Jadi, dia mengikutinya, ya.
Kemungkinan Shikadai juga
punya pemahaman yang sama mengenai kasus ini dengan kita.
Lalu, saat bertemu dengan Boruto,
dia rasakan sesuatu yang tak beres mengenai kepergian Mitsuki.
Karena itulah dia mengikutinya.
Merasakan sesuatu yang tak beres?
Ya, mengenai itu aku belum tahu.
Akhirnya kondisinya sudah stabil, ya.
Dilihat dari kondisinya,
sepertinya sebentar lagi dia akan siuman, ya.
Yurito.
Ada apa?
Bisa tolong antar laporan ini pada Hokage Ketujuh?
Untuk Hokage Ketujuh, ya?
Baiklah!
Kau tak perlu terburu-buru, kok!
Oke!
Chunin itu masih belum sadarkan diri, ya?
Kalau kita tak segera dapat informasi baru,
dua orang tua itu takkan bisa kutahan lagi, lo.
Maaf ya, Nenek Tsunade.
Dalam keadaan normal, masalah ini bisa mengguncang posisimu sebagai Hokage.
Berkat bantuan Anda dalam mengatasi mereka,
kita berhasil hindari kekacauan yang tak seharusnya terjadi di desa.
Kalian ini,
bayangkan kalau jadi aku, harus dengarkan keluhan mereka
yang sampai sekarang belum ada jedanya!
Permisi!
Ada apa, Yurito?
Nn. Sakura memintaku bawakan ini untuk Anda.
Begitu, ya.
Terima kasih.
Kalau begitu aku pamit dulu.
Ini berita bagus.
Para Chunin itu tak lama lagi akan siuman.
Mungkin sekarang kita bisa tahu lebih detail tentang kepergian Mitsuki dari desa.
Ya.
Meski Ino sudah masuki ingatannya, ingatannya hanya sampai dia tak sadarkan diri.
Pasti dengan ini kita bisa dapatkan petunjuk yang lebih banyak.
Baiklah.
Kira-kira informasi seperti apa yang akan kita dapat.
Siapa sangka kalau tempatnya akan seluas ini?
Dan kalau jumlahnya dua,
mustahil kita bisa dapatkan sisik terbaliknya, 'kan?
Ada apa, Sarada?
No comments yet. Be the first to leave one.