The first 200 lines.
Masa Kini - Monumen Batu Iblis Skotlandia
Judy! Judy apa yang kau lakukan? Ayo.
Aku ingin mendengar musiknya.
Kau akan membuatku terkena masalah.
Semua orang tahu ada hantu di bukit.
Tunggu. Kau akan segera mendengarnya.
Itu hantu.
Jika kau di sini mendengarkan hantu,
mereka akan keluar dan memakanmu.
Tidak akan./ Pasti akan.
Dan aku akan disalahkan. Ayo pergi.
Aku bisa mendengarnya.
Judy! Tidak!
Aku akan mengukir ceritanya di batu.
Judy!
Menuliskan namamu.
Doc-tor!
Doc-tor! Doc-tor! Doc-tor!
Doctor Who S10E10 The Eaters of Light
Di mana kita sekarang?
Aberdeen, Skotlandia, Abad ke-2 Masehi.
Kau tidak protes saat di Mars, bukan?
Jadi kenapa Skotlandia jadi lebih penting
dari menjaga brankas dan menepati sumpahmu?
Dia kira dia lebih tahu soal bangsa Romawi dariku.
Itu menjelaskan segalanya, terima kasih.
Kau tidak lebih tahu tentang Legiun Ke-9 dibanding diriku.
Aku membaca bukunya. Menyukainya. Aku baca semua...
Mereka menghilang./ Tapi itu tidak benar.
Mereka binasa dalam perang.
Lalu di mana tumpukan mayatnya?
Jadi di mana Legiun Ke-9?
Jika mereka berjalan, pasti masih berjalan.
Apa kau melihat 5.000 pasukan Romawi berjalan ke Selatan?
Di bawah sana, dekat sungai.
Mereka menyusuri sungai.
Banyak yang tidak kau mengerti tentang Britania Romawi.
Aku dapat nilai A./ Dapat nilai A?
Aku pernah tinggal di Britania Roma. Memerintah. Bertani.
Bermain sunglap.
Dan sebagai mantan pendeta Vesta, kelas dua,
bisa kupastikan...
Aku yakin ada Legiun Romawi di bawah sana.
Tunggu dulu. Kelas dua?
Baiklah. Kau periksa sungai.
Aku cari medan perang mereka.
Baiklah. Aku akan menemuimu di sini dengan prajurit Romawi.
Ya, tapi serius, kelas dua?
Ya, ceritanya panjang. Ayo.
Aku menghormatimu, Ibu.
Aku menghormatimu.
Aku menghormati yang sudah tiada.
Aku menghormatimu, Ayah. Aku menghormati yang sudah tiada.
Aku menghormatimu, Ibu. Aku menghormatimu, Ayah.
Aku menghormati yang sudah tiada.
5.000 prajurit Romawi. Buka mata.
Mereka pasti meninggalkan tanda.
Rumah terbakar, warga mati, bungkus permen.
Gelap!
Gelap!/ Doctor.
Gelap! Doctor!
Lihat, monumen batu. Peradaban Pict.
Burungnya.
Kenapa burungnya?
Dia mengatakan "gelap."
Ya, itu sebabnya buru-buru
karena tidak banyak cahaya pada jam seperti ini.
Tapi dia bicara.
Tentu saja. Itu gagak. Gagak bisa bicara.
Mereka tidak bicara di masa depan./ Tentu mereka bicara.
Manusia hanya berhenti bercakap-cakap dengan mereka.
Dan mereka semua marah.
Semua gagak di masa depan marah?
Tentu saja. Kau tidak dengar suara mereka?
Seperti merajuk massal.
Ayo. Semakin cepat kita sampai, semakin cepat kita tahu jawabannya.
Ya, aku tahu, tapi.../ Pict, Celtic kuno. Menyukai monumen batu.
Mereka membangunnya di bawah tanah tapi dekat langit.
Menganggapnya pintu antar dunia.
Gereja zaman besi.
Apa yang selalu ada di dekat gereja?
Wanita bertopi.
Benar. Pemukiman penduduk.
Sedikit lembap, ya?
Ini Skotandia, memang harus lembap.
Prajurit Romawi.
Andai saja aku belajar bahasa Latin agar bisa memahamimu.
Aku memahamimu.
Maaf, apa?/ Aku memahamimu.
Tapi kau bicara bahasa Inggris.
Apa itu Inggris?/ Bahasamu.
Kau bicara bahasa Latin./ Tidak.
Itu Latin. Kau mengatakannya dalam bahasa Latin.
Ini karena Doctor.
Atau TARDIS, atau keduanya. Semacam hubungan telepatis.
Penerjemahan otomatis. Itu sebabnya semua di antariksa berbahasa Inggris.
Apa maksudmu?
Astaga, bahkan gerak bibirnya sama.
Siapa kau?/ Aku Bill.
Apakah kau dari Legiun Ke-9?
Ya.
Bagus. Kau dari mana saja?
Apa kau tidak tahu?/ Tahu apa?
Kau tidak lihat kejadian yang menimpa kami?
Seolah tulangnya meluruh.
Tapi apa penyebabnya?
Tidak terkena cahaya matahari sama sekali.
Mati karena Skotlandia.
Tidak./ Tidak?
Itu butuh berdekade. Yang ini baru terjadi.
Ini alien.
Baik. Bagus.
Pertanyaannya, di mana sisanya?
Aku hanya ingin kembali tidur.
Itu mereka. Legiun Ke-9.
Banyak tumpukan mayat.
Tidak menyenangkan jika selalu benar.
Ini belum lama. Pelakunya dekat.
Kita harus mencari Bill./ Jangan bergerak! Tetap di tempat!
Para orang Barbar menggali jebakan ini di mana-mana.
Apa itu?/ Itu yang membantai Legiunku.
Bisa kau melihatnya?
Mereka menyerang kami dengan monster.
Tidak ada apa-apa di sini.
Aku harus kembali pada yang lain.
Kau bilang mereka dibantai.
Ada beberapa yang selamat. Aku tak bisa meninggalkan mereka.
Tentu saja tidak.
Kami menemukan tempat sembunyi. Mungkin di sana masih aman.
Jadi, seperti apa monsternya?/ Aku tidak tahu.
Kami kabur. Kami tidak berani menghadapinya.
Prajurit Romawi tidak kabur, tapi kami kabur.
Apa?
Mereka di bawah tanah, dekat sungai. Cari ukiran ikan.
Apakah itu monsternya?
Tidak.
Tutup pintu masuknya. Cepat.
Berapa lama itu bisa bertahan?/ Tidak lama.
Bawa dia masuk, agar kita bisa memeriksanya.
Kau sadar monster itu sekarang tahu lokasi kita?
Kau bukan orang barbar./ Bukan.
Jadi, kalian Legiun Ke-9?/ Sisanya.
Simon harusnya sudah kembali.
Dia mencari rute ke Selatan. Kau melihatnya?
Ya./ Di mana dia?
Maaf. Makhluk itu membunuhnya.
Makhluk apa itu? Dari mana asalnya?
Makhluk itu membunuhnya?
Ya. Dia ditutupi lendir hitam.
Dia tahu lokasi kita, kita akan mati dalam kegelapan.
Tidak ada yang akan mati.
Ya ampun.
Berapa lama kalian akan menahan kami?
Tidak bisakah kami duduk? Bagaimana dengan kata sandi Wi-Fi?
Jangan bergerak atau bicara. Kar akan segera datang.
Siapa Kar?
Penjaga gerbang. Kakakku.
Semoga dia pintar, karena ada...
serigala jahat di luar sana, dan rumah kalian dari kayu.
Di sini bagus, 'kan?
Aku suka dekorasi kalian.
Mau jagung berondong? Tidak perlu waktu lama membuatnya.
Apa yang kau lakukan?
Bersikap ramah.
Hentikan. Itu memualkan./ Ini pesona.
Aku benci pesona.
Ya, kami semua tahu.
Kubilang jangan bergerak./ Aku mengakar.
Ada yang mendengar itu?
Apa kau tahu suara apa itu?
Apa?
Itu suara kesabaranku pecah menjadi miliaran keping.
Hanya ada 2 hal yang ingin kuketahui.
Di mana temanku dan apa yang menghancurkan pasukan Romawi?
Aku menghancurkan pasukan Romawi.
Benarkah?
Kau sendirian? Itu luar biasa.
Aku penjaga gerbang.
Penjaga gerbang. Gerbang apa?
Kau tidak mendengar panggilan? Dari mana saja dirimu?
Aku harus mencari benda penjaga gerbang.
Maaf, tunggu dulu.
Apakah kau kesatria perkasa yang kami tunggu?
Di mana para orang dewasa?
Ada perang besar dan kami mengalahkan bangsa Romawi.
Kar mengalahkan mereka. Itu yang terpenting.
Ya, tapi dia bukan kesatria. Dia hanya embrio.
Apa yang kau lakukan? Melempar mainanmu?
Dengar, Orang Romawi.
Kami bukan orang Romawi dan bukan bagian pasukan Romawi.
Kami bahkan bukan orang Italia. Spag Bol buatanku tidak enak.
Biar kuberi tahu tentang bangsa Romawi.
Mereka perampok di dunia ini.
Setelah mencuri semua yang di daratan, mereka akan merampok lautan.
Jika musuh mereka kaya, mereka mengambilnya.
Jika musuhnya miskin, mereka memperbudaknya.
Mereka hanya merampok, membunuh, menjarah.
Mereka melakukan ini dan menyebutnya kekaisaran.
Mereka meratakan tempat dan menyebutnya kedamaian.
Ya, tapi kau pasti suka toilet rumah, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.