The first 200 lines.
Beralih ke ledakan kapal penjelajah
yang menewaskan direktur sekolah kedokteran
Penjaga Pantai tidak menemukan
bukti bom di kapal.
Para pemeriksa yakin ledakan itu
mungkin disebabkan kecelakaan aneh.
Tapi beberapa pekan lalu,
sang direktur menerima ancaman kematian.
Mungkinkah seseorang menembaki kapal dari pantai?
Itu akan sulit secara fisik.
Menenggelamkan kapal sebesar itu
membutuhkan semacam senjata militer besar.
Itu akan meninggalkan jejak yang jelas.
Dan itu bisa dengan mudah dilacak.
Menurutku itu sangat tidak mungkin.
"Tidak mungkin"?
Ada penjelasan untuk semuanya.
Lihat eksperimen sederhana ini menggunakan alat akselerasi Gausia.
Bola baja berguling di sepanjang rel, mengenai sebaris bola diam.
Seperti yang kalian lihat, bola terakhir terdorong
dengan kecepatan sama dengan bola yang menghantam.
Hukum energi dan konservasi momentum.
Tapi sekarang mari tambahkan ke relnya magnet neodimium yang kuat.
Perhatikan.
Sebelum benturan,
bola yang bergulir menerima akselerasi instan dari magnet.
Kecepatan itu ditransfer ke bola di ujungnya.
Apa yang akan terjadi jika kita melipatgandakan kekuatan magnetnya?
Bola di ujung akan menjadi proyektil berkecepatan tinggi.
Singkatnya, bola baja kecil ini akan menjadi peluru senapan.
Akselerator superkonduktor.
Mari kita manfaatkan kekuatan magnet superkonduktor.
Bersiap!
Baiklah.
Padamkan!
Kurasa pelakunya memakai alat seperti ini untuk menenggelamkan kapal.
Tapi siapa yang bisa membuat alat seperti itu?
Magnet superkonduktor bisa ditemukan di alat MRI dan pindai CT besar.
Sistem Medis Umeyashiki?
Mereka punya fasilitas penelitian di dekat pantai Haneda.
Bagaimana kau tahu?
Suara elektromagnetik.
Ada laporan di area itu dari penduduk lokal
soal jam yang berhenti dan mengganggu sinyal TV.
Bukti ada medan magnet yang dihasilkan di dekat laboratorium.
Jadi, ancaman kematian itu dari seseorang di Umeyashiki?
Polisi seperti kalian yang harus jawab. Aku tidak tertarik dengan itu.
Baik.
Kau hanya tertarik dengan bagaimana kejadiannya, bukan?
Tepat sekali. Sekarang, pimpin penyelidikanmu.
Pria bijak.
Aku yakin kau tidak tahu jika menyangkut pertanyaan yang tidak bisa dijawab sains.
Misalnya?
Seperti
cinta.
Cinta?
Ya, itu irasionalitas terbaik.
Kenapa kita tidak memasukkannya ke dalam persamaan?
ax + bx + c = "cinta".
- Cinta? - Tidak bisa dipecahkan.
Yang benar saja.
Luas segitiga? Dasar x tinggi ÷ "cinta".
Atau lingkaran adalah radius x "cinta"?
Lucu sekali.
"Cinta" adalah konstruksi, karena itu...
Lupakan pertanyaanku. Itu membuang-buang waktu.
Tepat sekali.
Masaharu FUKUYAMA
Kou SHIBASAKI
Cepat bangun, Misato!
Kau akan terlambat!
Aku tahu.
Aku pergi. Jangan lupa mengunci pintu.
Baiklah.
Sampai nanti.
Sampai jumpa.
Jangan lupa sarapan.
SUSPECT X
Terima kasih. Datanglah lagi!
Selamat pagi.
Menu makan siang spesial.
Satu menu spesial!
Pas 600 yen.
Terima kasih, seperti biasa.
Ini dia!
Di luar mulai dingin.
Astaga, dingin sekali!
Selamat pagi!
Musim dingin telah tiba.
Terima kasih sudah menunggu.
- Menu spesial pagi! - Baik.
- Satu menu spesial pagi! - Baik!
Semoga harimu menyenangkan!
Misato?
Kau tidak bawa kunci?
Aduh!
Kejutan!
Bagaimana kau...
Kau tak bisa bersembunyi dari mantan suamimu.
Keluar!
Kubawakan kue kesukaanmu.
Aku akan menelepon polisi.
Tunggu...
Aku menemukan pekerjaan.
Aku akan bekerja keras kali ini.
Mari kita coba lagi.
Tidak mungkin.
Sekarang pergilah.
Aku melihat tokomu.
Selamat. Itu impianmu.
Tabungan menjadi hostes?
Bukan urusanmu. Kumohon pergilah.
Sayang...
Jangan sentuh aku!
Aku pulang!
Hai, Misato!
- Bagaimana kabarmu? - Masuk ke kamarmu.
Tunjukkan sopan santun!
Pelankan suaramu!
Sikap yang buruk.
Jangan ganggu kami.
Sungguh tidak sopan.
Baiklah.
Aku pergi.
Apa yang kau lakukan?
Menyapa putriku. Sampai nanti, Misato!
Dia bukan putrimu.
Dia akan tumbuh cantik.
Suruh dia bekerja di kelab malam dalam beberapa tahun.
Kau takkan bisa menyingkirkanku.
Berhentilah berusaha.
Misato!
Apa yang kau lakukan? Berikan!
Misato!
Lepaskan!
- Lepaskan! - Itu tidak cerdas, bukan?
Kau mau mati, Nak?
Itukah maumu?
Hentikan!
- Bangun! Biar kulihat wajahmu! - Hentikan!
Lari, Misato!
Minggir!
Kemarilah.
Jangan!
Hentikan!
Astaga...
Apa yang telah kita lakukan?
Misato, masuk ke kamarmu. Cepat.
Siapa itu?
Ishigami, tetangga sebelah.
Tunggu sebentar!
Aku akan segera ke sana!
Semua baik-baik saja?
Apa kami berisik?
Maafkan aku... Ada kecoak.
Putriku dan aku...
Membunuhnya?
Kecoak itu.
Ya. Kami baik-baik saja sekarang.
Aku sungguh minta maaf.
Nona Hanaoka.
Itu bukan kecoak.
Media cepat datang.
Petinggi telah tiba.
Pak!
Pak Kepala Kusanagi!
Bagaimana kabarmu, Utsumi?
Apa kau memimpin ini?
Ya. Ini Sersan Kakimoto.
Utsumi dari Polsek Kaizuka. Senang bertemu.
Siapa yang menemukannya?
Anak-anak yang bermain bisbol.
Barang bukti?
Belum ada. Sepeda itu mungkin miliknya.
Mungkin curian.
Lalu itu?
Pakaiannya dibakar.
Bagian koroner?
Tiba 30 menit lalu.
Siapa yang menangani media? Helikopter itu mengganggu.
Aku kedinginan hanya dengan melihatnya.
Bantalan panas.
Kau yakin?
Aku punya lebih banyak.
Kau datang dengan persiapan.
Sidik jari dibakar?
Ya.
Wajahnya juga hancur.
Bagus sekali.
Lupakan catatan gigi.
Akan butuh waktu.
Nama korban
Shinji Togashi, 39 tahun, pengangguran. Dari Kota Hamamatsu.
Golongan darah A.
Waktu kematian, antara pukul 18.00 dan 22.00, tanggal 2 Desember.
Saat ini tinggal di Kota Kawasaki.
Karena menunggak sewa, dia tinggal di indekos.
Bagaimana kau bisa mengidentifikasinya secepat itu?
Pada hari dia menghilang, dia ada di penginapan di Distrik Ota.
Pemiliknya mengajukan laporan pencurian barang.
No comments yet. Be the first to leave one.