Ugly

Ugly

Download Indonesian Subtitle

Release info

Ugly-2014-All-BluRay-Version-&-Ganool-by-Ackiel Khan
A Commentary by Ackiel_Khan
IDFL™ SubsCrew

Tags

BluRay
ganool
Published on: 2015-03-08
Downloads: 121
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa Ayah menelepon?

Tidak.

Setiap 5 menit, Polisi mengganggu syuting kami dan meminta suap.

Apa kau punya izin syuting? - Punya, Pak!

Kami sudah bayar biayanya, baik ke Pemkab maupun Kepolisian.

Tapi ini petugas pemeriksaan, bukan petugas pengaduan.

Aku mau masuk. - Siapa kau?

Siddhant. Aku adik ipar Tn. Bose, Sang Ketua Pasukan Penyidik.

Ada perlu apa? - Urusan pribadi.

Tanyakan padanya, dia mengenalku.

Pak...! Pak...!!

Pak, saat masyarakat membeli kartu selular..

...Atau saat mereka pergi ke kantor imigrasi..

..Atau menginap di hotel, mereka perlu mengisi identitasnya dengan lengkap.

Kami mengumpulkan seluruh data itu dan kemudian disimpan di sistem kami.

Nomor passport, nomor asuransi, ponsel, SIM, Plat mobil...

...Seluruh nomor itu secara teratur disusun dan diperbarui di sistem kami.

Jadi, jika Anda butuh info siapapun..

Adik ipar...!

Kami tak perlu mengumpulkannya dari berbagai sumber lagi.

Kami hanya perlu mengirim nomor itu melalui ponsel.

Anda bisa mendapat info orang yang diinginkan di ponsel Anda sendiri.

Bu, coba tanyakan Ayah kapan dia akan menjemputku.

Kau saja yang telepon.

Tapi aku tak punya nomornya.

Hey, jangan.

Biar ku bersihkan... - Tidak, pergilah.

Kenapa kau pecahkan botolnya?!

Karena Ibu tak mau menelepon Ayah?!

Takkan ku ijinkan kau bersamanya!

Aku tahu. TV lebih penting bagi Ibu.

Jangan membantah.

Aku tahu Ibu benci Ayah. - Diam!

Kali!

Apa ibumu di rumah?

Sebentar...

Bu, Paman menelepon.

Aku akan sampai 5 menit lagi.

Aku akan mampir sebentar, tapi aku akan segera pergi.

Hari ini saatnya aku bersama putriku!

Kali, tunggu.

Apa Ibu masih bau?

Masihkah?

Rapikan rambutmu.

Aku masih menunggu di luar.

Semua orang menertawakanku karena mereka tahu siapa aku.

Adik ipar sialan!

Dia pasti sibuk.

Sutradara 'casting'nya menghubungiku hanya di hari Sabtu...

..Saat aku harus menemui putriku.

Shalini: Aku akan bicara padanya.

Rahul: Kumohon bicaralah padanya, kawan!

Buat dia mengerti.

Wanita sialan! Dia memperlakukanku seolah aku akan menculik anakku saja!

Ayah, omong kotor. 10 Rupee.

Gampang... Aku sedang di jalan.

Ayah.. - Lalu lintas sialan!

Kau di sana?

Lelucon yang bagus, kawan.

Wanita India punya tanda merah di dahinya karena mereka merekam segalanya!

Tombol rekaman sialan!

Aku harus ke sana, kawan.

Anda bodoh jika memberinya uang, Ayah.

Tidak. Aku bahkan tak bicara dengannya.

Aku bahkan tak membayar kosannya.

Ayah tidak, tapi Ibu melakukannya.

Memang lebih baik menjaga wanita dengan mengikatnya saja.

Tunggu sebentar... Putri Anda menelepon.

Ada apa?

Bose: Aku tahu adikmu sedang menunggu di luar.

Apa yang dia katakan?

Shalini, Aku menikahimu bukan untuk menyelesaikan masalah di keluargamu.

Bukan juga ikut campur bisnis ayahmu...

...Ataupun bisnis ilegal teman-teman adikmu.

Tak perlu!

Tapi saat kau membuatnya menunggu, Dia sangat menggangguku.

Akan ku hajar dia hingga dia lupa caranya menelepon.

Kau nikmati saja minumanmu dan berhentilah menggangguku.

Aku butuh uang.

Untuk apa?

Vinayak akan penuhi kebutuhanmu.

Aku tak punya uang sama sekali.

Tabunganku di bank sudah habis.

Aku bosan duduk di rumah.

Mobilmu selalu terisi 5 liter bensin.

Untuk hal lain, bilanglah pada Vinayak.

Rane..

Pak!!

Berikan ponselmu.

Bawakan teh untuk 'Yang Mulia'.

Kenapa kita berhenti di sini, Ayah?

Sebentar saja, Aku harus mengambil naskah film.

Hanya 5 menit. Kumohon!

Aku tahu berapa lama 5 menitmu, Yah!

Bukankah kita akan nonton jam 5 nanti?

Jam berapa sekarang?

3.

Mau melakukan apa kita selama 2 jam?

Aku akan segera kembali juga.

Kenapa ayah menjemputku kalau sibuk.

Baiklah, ikut bersamaku.

Aku tak mau pergi dengan Ayah.

Wow! iPhone!

Paman yang membelikannya.

Model yang mana ini?

Sekarang kenapa ayah buang-buang waktu?

Aku pergi sayang. Jangan ngambek!

Tetaplah di sini. Aku akan segera kembali, oke?

Ya, terserah. Pergilah.

Itu baru anak Ayah.

Pergilah!

Oke. Jangan kemana-mana.

Ya.

Anakmu akan datang 5 menit lagi.

Ayolah, jangan lebay!

Aku akan ikut audisi film besar besok.

Jika aku bernasib baik, Aku akan dapatkan peran!

Maka aku bisa bayar hutangku...

...Semuanya!

Di pasar ilegal, iPhone ataupun iPad bisa menguntungkanmu 5-6 kali lipat!

Jadi jika kita dapat 100 per trip, dengan mudah menghasilkan 5 lac.

Dan kita bisa lunasi teman petugas bea cukai-mu.

Adik iparku di lantai atas.

Dia menyelundupkan iPhone. Beri dia pelajaran!

Dimana kau, kawan?

Buka pintunya.

Kau benar-benar membuatku menunggu! - Kau tahu jalanan sekarang...!

Oke, mana naskahnya?

Ini monolog panjang yang serius.

Hafalkan saja.

Kenapa Kali tidak di mobil?

Apa maksudmu? - Pintu mobilnya terbuka dan Kali tidak ada.

Sial!!

Dia pasti jalan-jalan.

Rahul!

Hey, Rahul!

Rahul... Hey, Rahul!

Tuan, ada gadis kecil di mobil ini. Apa kau tahu dia kemana?

Ada gadis kecil di mobil ini, kau melihatnya? - Aku tak tahu.

Apa kau melihat gadis kecil di sekitar sini? - Tidak.

Di mobil ini? - Tidak, Tuan.

Apa kau melihat gadis kecil di mobil ini? - Tidak.

Hey, ada gadis kecil di mobil ini. Kau lihat?

Ponselmu berdering. Angkatlah.

Hey...! Tunjukkan ponselmu.

Dimana kau mendapat ini?

Bagaimana kau bisa punya ini? - Ini ada di...

Dari mana kau mendapatkannya...?

Rahul...!

Hey, Rahul... Sebelah sini! - Ada apa?

Orang ini... - Apa... apa?

Berhentilah mendorongku dan tangkap bajingan itu!

Tangkap dia!

Berhenti, bajingan!

Tangkap dia, Rahul!

berhenti, bangs*t!

Rahul, hentikan dia!

Kau halau dia dari sisi lain!

Hey, berhenti!!

Rahul!

Jangan biarkan dia lolos!

Tangkap dia!

Namamu? - Rahul Kapoor.

Kenapa nama belakangmu tertulis 'Varshney'?

Itu nama asliku. Tapi, aku lebih suka gunakan 'Kapoor'!

Kenapa?

Dia seorang aktor, Pak.

Kau jangan menyela orang bicara!

Para aktor sering melakukannya, Pak. - Apa?

Nama lahir dan nama beken. - Kenapa begitu?

Lalu, siapa nama asli Amitabh Bachchan?

Dia tak punya dua nama.

Kenapa? Bukannya dia superstar, Tuan Bachchan...!

Tapi banyak yang punya 2 nama. - Benar, Pak.

Seperti nama asli Akshay Kumar yaitu Rajiv Bhatia. Rajesh Khanna, Jatin.

Ya, itu benar. Nama asli Akshay Kumar memang Rajiv Bhatia.

Bahkan nama asli Dilip Kumar adalah Yusuf, bukan?

Yusuf Khan!

Ah... Yusuf Bhaiyya!

Jeetendra juga punya. - Benar.

Coba lihatlah dia...

...Bajingan ini orang perfilman!

Jadi, 'Kapoor'... Kau sudah berakting di film apa saja?

Belum pernah!

Belum pernah?

Pak, dia sedang menunggu peran yang tepat.

Dan apa pekerjaanmu?

Aku produser dan sutradara casting, Pak.

Apa itu 'casting'?

Saat sebuah film dibuat, Aku yang memilih pemainnya.

Jadi kau yang putuskan apakah akan pakai Shahrukh Khan atau Salman Khan?

Bukan, Pak. Para bintang besar itu...

Shahrukh dan Salman...

Ya, pemeran utamanya. Sebenarnya, mereka sudah ditentukan.

Tapi ibu lawan mainnya, ayahnya... - Pemeran pendukung, Pak...

Atau musuhnya, aku yang carikan.

Oh, orang yang selalu dihajar!

Jadi sebenarnya, kau memilih 'suku cadangnya' saja!!

Jadi kenapa kau belum mengaudisi temanmu?

Pak, dia hanya ingin jadi pemeran utama. Dia ingin jadi seorang bintang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left