Trinket Box

Trinket Box

Download Indonesian Subtitle

Release info

Trinket Box 2023 WEBRip HDRip
A Commentary by subber.id

Tags

webdl
Published on: 2025-12-10
Downloads: 43
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kau harus pergi. Sebelum keluargaku kembali.

Tapi aku tidak mau.

Kau harus melakukannya.

Ayahku akan membunuhmu.

Jaraknya sangat jauh. Dia tidak akan pernah menangkapku.

Dan para penyihir? Kau juga mau memutari mereka?

Para Penyihir?

Tidak ada penyihir di sekitar sini.

Kau tidak tahu? Ya.

Tanah ini tempat mereka sering membakar para penyihir.

Kau bahkan bisa mendengar bisikan mereka di malam hari.

Jika kau dengar seksama.

Ada banyak hal buruk yang terjadi di sekitar sini.

Kami cuma tidak membicarakannya.

Kata Ibu jangan pernah membicarakan usaha iblis.

Tapi itu membuatmu penasaran.

Entah berapa banyak jenazah yang terkubur di pekarangan rumah kami.

Coba lihat wajahmu.

Terima kasih.

Aku serius.

Kau harus pergi.

Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.

Pergi. Pergi!

Lebih cepat.

Kau mau membuatku duduk di sini dan melakukan ini?

Mary Ann! / Ayah!

Apa yang kau lakukan?

John, Henry!

Aku tidak percaya kau permalukan keluarga ini dengan membawa seorang negro ke rumah ini.

Maaf.

Membuat adikmu melihat ini.

Maaf, Ayah.

Diam dan kenakan pakaianmu.

Mary Ann! Kemari. Sekarang!

James, apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

James.

Ya Tuhan, Nak.

Apa yang kau lakukan?

Maaf, Bu. / Untuk apa?

Mary Ann, apa yang kakakmu lakukan?

Salah satu dari kalian sebaiknya bicara sekarang.

Sekarang.

Kau harusnya tahu lebih baik.

Judith! Apa yang kau pikirkan? Ya Tuhan.

Ya Tuhan, kau harusnya tahu lebih baik!

Kau tahu lebih baik.

Ambil adikmu!

Ayo.

Henry! Berdiri!

Lepaskan aku!

Berdiri! Pegang kakinya! / Lepaskan aku! / Diam!

Turunkan dia!

Kau tak mengerti, ya?

Kau tidak boleh mencampur darah putih dengan darah negro!

Saatnya kau diberi pelajaran.

Hajar dia!

Berdirikan dia!

Nak!

James! Ya Tuhan!

Ayah? Ayah?

Henry, panggil dokter.

Panggil dokter.

Hei, kau tinggal bersamaku.

Kau tinggal bersamaku.

Pergi! Sekarang! Pergi.

Jangan lakukan ini! Bertahanlah.

Ayo cepat!

Ayah.

Ayah.

Ayah, tolong bangun.

Tidak.

Halo?

Halo.

Mary Ann.

Mary Ann.

Masa Kini

Baik.

Kotak-kotak itu melelahkanku.

Lelah?

Kau dengar itu?

Kau tidak dengar?

Dengar apa?

Tidak ada apa-apa.

Diam.

Kudengar itu.

Kesunyian.

Ini bagus.

Benar.

Benar.

Apa?

Kau tampak bahagia.

Aku bahagia.

Ya.

Aku mencintaimu.

Sungguh?

Waktunya nakal.

TIGA MINGGU KEMUDIAN

Hai.

Halo, Sayang.

Ijinkan aku memperkenalkan diri.

Namaku Ny. Davis.

Aku tetanggamu di ujung jalan.

Senang berkenalan.

Aku Ava.

Aku sangat ingin berjumpa. Banyak wajah baru di tempat ini.

Dan dengan senang hati menyambutmu di komplek ini.

Senang berkenalan juga.

Aku ingin mengundangmu masuk, tapi ada panggilan kerja sebentar lagi.

Aku penasaran siapa pria gelap yang menepi beberapa saat lalu?

Dia memberimu masalah?

Kau butuh aku menelepon Sherif?

Mike, itu suamiku.

Dia baru saja berangkat kerja.

Benarkah?

Itu sungguh menyenangkan.

Kalian pasangan serasi.

Aku tidak akan menahanmu lebih lama lagi.

Aku hampir lupa.

Kubawakan sesuatu.

Aku dulu punya toko perhiasan di kota.

Tidak banyak, tapi banyak berserakan. Ayo, ambillah.

Kalung.

Sangat cantik.

Indah sekali. Kau tidak perlu melakukan ini, Nona Davis.

Omong kosong.

Tidak ada cara lain.

Maaf.

Aku akan terlambat ke ruang kerjaku.

Aku sangat senang kau mampir.

Dan kuharap bisa bertemu lagi.

Sungguh menyenangkan, Sayang.

Sampai jumpa, sekarang.

Halo, Sayang.

Bagaimana pekerjaanmu?

Bagus.

Perjalanan jauh lebih singkat dibandingkan di New York.

Ya, bagaimana sekarang? 12 atau 15 menit?

Ya.

Apa ini?

Ini sesuatu untukku, atau?

Tidak, itu cuma kalung.

Salah satu tetangga kita mampir setelah kau pergi.

Namanya Ny. Davis.

Nenek yang baik.

Mengingatkanku pada nenekku.

Ya, itu manis.

Dia meninggalkanmu kalung.

Ya. Bukan hal penting.

Dia bilang dia dulu punya toko perhiasan

dan banyak kalung yang bertebaran. Entahlah.

Bukakah.

Mungkin cuma perhiasan imitasi tua yang tak ada nilai.

Bukalah!

Lihat? Perhiasan imitasi.

Ada museum seni berjarak 12 - 15 menit dan itu bagus.

Kita bisa pergi bersama melihatnya berpasangan.

Kau tahu maksudku?

Karena kita sangat dekat dengan tempat ini sekarang,

itu seperti.... Hei, Mike, kau mendengarku?

Ini bukan perhiasan imitasi.

Siapa yang memberikan sesuatu kepada orang asing tanpa mengharapkan imbalan?

Dia sepertinya tidak menginginkan apapun selain sedikit percakapan.

Cuma itu.

Tapi orang selalu berharap imbalan.

Kau tidak tahu niatnya.

Sayang, aku juga tidak akan memakainya.

Aku mengerti.

Tapi kenapa menungguku pergi untuk muncul?

Hal terakhir yang kita butuhkan adalah nenek putih tua yang takut pria kulit hitam.

Mike, sungguh. Kau dengar ucapanmu?

Kau terdengar paranoid lagi.

Aku tidak paranoid.

Kau dengar sendiri seharian, sendirian.

Kau tak pernah tahu.

Baik, aku suka kau peduli padaku.

Tapi sungguh, menurutku ini cuma

nenek baik yang sedang mencari obrolan dengan

orang baru yang baru saja pindah. Itu saja.

Kurasa kau tidak perlu mencemaskan hal itu.

Baik, maaf kupermasalahkan. Tapi kau tahu alasannya.

Itu saat kuliah, Mike.

Ya, tapi kau terlalu mudah mempercayai orang.

Dan karena itu pria itu hampir...

Mike, serius, aku tahu apa yang terjadi. Aku ada di sana.

Kau tidak ada di sana. Baik?

Itu sembilan tahun lalu, Mike.

Aku tahu kau memikirkan kepentingan terbaikku.

Tapi kadang cintamu bisa mencekik.

Mike.

Makananmu dingin.

Halo, Sayang.

Apa kabar?

Aku sedang berovulasi.

Baik.

Tunggu, apa?

Tunggu, itu aku atau kau?

Astaga! Ayo sikat gigimu.

Baunya tidak enak.

Aku mau mati di sini.

Trinket Box subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Trinket Box

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left