The first 200 lines.
Hem.
Bagaimana?
Sudah kauputuskan?
Oi, mana mungkin aku bisa memutuskannya semudah itu?
Ujian Chunin terhenti karena ulah kelompok Otsutsuki.
Lalu, karena itulah kita tunda pengangkatan peserta ujiannya.
Aku ditekan terus oleh departemen lain supaya segera memutuskannya.
Aku sudah tahu, kok.
Tapi tetap saja sulit sekali kalau harus putuskan hanya satu peserta yang bisa diangkat jadi Chunin.
Sulit memilih siapa yang akan diangkat jadi Chunin, ya?
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
kekejaman dengan udara bertekanan rendah
seijaku to haritsumeta kuuki ha
kuembus napasku dan mendengarnya
iki wo nonda oto kikoeru kurai
meminta sesuatu lebih dari yang lain
dare yori mo nani yori motomete
dengan tatapan yang tetap sabar
manazashi ni yadoru hirihiri to
semuanya, depan dan belakang, cinta yang berputar
zentai souden hyouri ittai meguri ai
semuanya sudah terhapus dalam kegelapan
kittahatta de issun saki ha yami no naka
timbal balik, benar-benar tercampur, tanpa arti
isshin ittai konzen kanzen wake mo naku
menunggu meriahnya tepukan tangan
hakushu kassai matteimashita
masa keemasan
ougon no jikan
mengatasi, harmoni mengatasi keputusasaan
koero koero koero koero gyakuten hisshi no Harmony
alunan, di bawah alunan harmoni
hoero hoero hoero hoero kyuutenchokka no Harmony
tenang saja, ku takkan kehilangan hidupku
agero ikiba wo nakushita kobushi wo
berjalanlah melalui waktu sampai kita terlelap
toki wo kakenukete moetsukiru made
Konferensi Ujian Chunin
Konferensi Ujian Chunin
Konferensi Ujian Chunin
Benar-benar sulit, ya?
Seorang Chunin akan jadi kapten tim.
Tak hanya harus punya kemampuan individu yang mumpuni,
tapi juga harus punya kemampuan bekerja sama dalam tim,
dan kemampuan untuk menganalisis situasi tempur dan buat keputusan.
Kita harus memilihnya secara hati- hati berdasarkan kriteria itu, 'kan?
Ujian tahap pertamanya adalah kuis benar-salah dari Sai.
Kuis benar atau salah!
Kuis?
Jawaban yang benar adalah...
Dalam tahap itu, ada lumayan banyak peserta tereliminasi.
Dimulai dengan 32 tim, lalu yang tersisa tinggal delapan tim!
Kolam tinta!
Tentu saja kita tak bisa memilihnya dari peserta yang gagal di tahap pertama.
Boruto!
Dari Konoha, ada empat tim yang lolos.
Dari desa lain, Desa Kabut ada dua tim yang lolos,
Desa Suna dan Desa Awan masing- masing ada satu tim yang lolos.
Apa kalian akan menyerah atau menolak menyerah?
Itu artinya, kita harus memilih salah satu di antara mereka, ya.
Dalam pertempuran tim, kapten timlah yang paling memengaruhi menang atau kalah.
Dengan begitu, untuk lihat kualitas seorang Chunin, ujian tahap kedua itu sangat cocok, ya.
Tentunya peserta yang tak mampu bekerja sama,
dan hanya maju sendirian, akan tertinggal dari yang lainnya.
Ah, benar juga.
Kalau tak salah, Shinki dari Desa Suna itu maju sendiri saja, 'kan?
Ya, itu memang benar,
tapi kemampuannya jauh melebihi peserta lainnya.
Dia menang melawan Iwabe, Denki, dan Metal seorang diri.
Ya, namanya juga anak Gaara, ya.
Tepat di saat kau terpancing provokasiku dan lupa akan aturannya, kau sudah kalah.
Kerja sama Shikadai dan timnya bagus sekali, ya.
Tak juga, rencana yang disusun Shikadai hanya kebetulan ampuh.
Inojin dan Chocho hanya mengikutinya.
Sejak zaman Ino-Shika-Cho-mu, memang sudah begitu juga, 'kan?
Saat Shikamaru atau Shikadai yang jadi ketuanya,
kupikir anggota lain tak punya pilihan selain ikuti rencana.
Benarkah?
Dapat!
Tim Sumire gagal di ujian tahap kedua.
Pada dasarnya, mereka tim yang kuat,
tapi waktu itu kemampuan mereka belum seimbang, ya.
Sumire ingin bergabung dengan tim Peralatan Sains Ninja, 'kan?
Tapi kenyataan bahwa dia seorang ninja tidaklah berubah.
Sumire ini juga kandidat yang cocok, tapi bagaimana menurutmu?
Pertama, kita lihat dulu Tim 5.
Aku hanya bercanda, kok.
Perkembangan Iwabe dan Metal membuatku terkejut, lo.
Tapi mereka berdua tipe petarung garis depan.
Daripada jadikan mereka kapten tim,
lebih baik mereka diberikan pengalaman dalam pertempuran sebenarnya dulu.
Dan juga, mengenai Wasabi dan Namida,
mereka berdua memang sudah jadi kuat.
Tapi untuk jadi kapten tim, perkembangan mereka masih belum cukup.
Berarti, yang tersisa adalah Denki dan Sumire, ya.
Sejak awal, Sumire sudah punya bakat.
Dia cerdas,
dan juga layak jadi seorang Chunin.
Selain itu, mengenai Denki...
Sebagai ninja, dialah yang berkembang paling pesat.
Begitu, ya.
Pada awalnya, dia tak berniat jadi ninja.
Tapi sekarang dia justru jadi Genin bersama Boruto.
Selain itu, kemampuannya baca situasi dari lini belakang
cocok untuk dijadikan sebagai kapten tim.
Seperti yang terlihat, sekarang lima lawan tiga.
Baiklah, sekarang Tim 7.
Harusnya kau tahu siapa yang sedang terpojok, 'kan?
Sepertinya, Boruto mengira Klona Bayangannya bisa atasi lawannya,
tapi dia justru dihabisi, ya.
Dan hasilnya...
Baiklah, keadaan berbalik!
Takkan kubiarkan!
Kita baru tahu belakangan, bahwa ternyata Boruto juga gunakan Peralatan Sains Ninja di ujian itu.
Seharusnya dia sudah digagalkan.
Ya, Boruto bisa kita kesampingkan.
Mengenai Mitsuki dan Sarada,
kupikir sekarang ini tak ada alasan untuk kesampingkan mereka.
Alasan dia gunakan Peralatan Sains Ninja
karena ingin diakui olehku.
Ya, meski begitu, tetap saja aku tak bisa mengangkatnya.
Sayang sekali, tapi kali ini Boruto gagal.
Kalau bicara kemampuan, Boruto sudah berkembang.
Aku berharap banyak ke depannya.
Ujian tahap ketiga ini adalah pertarungan individu!
Di ujian tahap ketiga, setiap peserta punya keunikan tersendiri, sehingga jadi menarik ditonton, ya.
Katanya, sekarang ini semakin sedikit orang yang ingin menjadi ninja.
Jadi, hebat juga lihat banyak orang berbakat yang muncul.
Shikadai lumayan kesulitan, ya.
Dari yang kulihat,
dia itu tipe ninja yang membantu dari belakang.
Kemampuan Yodo bersinar dalam pertarungan sebenarnya, jadi, mereka benar-benar tak cocok, ya.
Tapi di sanalah kehebatan Shikadai.
Dia berhasil susun rencana yang tepat dan menang, 'kan?
Pasti baginya, itu dianggap sedang beruntung saja.
Melihat pelantang telingamu menghilang saat penutup kepalamu dilepas, aku jadi kepikiran.
Dia kebetulan injak permen karet yang tertinggal dari pertandingan sebelumnya,
sehingga dia sadari bahwa kemampuan lawan adalah merasakan suara.
Berarti, kemampuan pengamatannya Shikadai itu memang luar biasa, 'kan?
Suka merendah memang sifatnya Shikadai, sih.
Pendengaranmu luar biasa peka.
Kalau tak begitu, mustahil kau bisa dengar langkah kakiku.
Pertandingannya boleh kuanggap selesai, 'kan?
Sarada memenangkan pertandingannya dengan mudah.
Pemenangnya, Sarada Uchiha!
忍法・超獣偽画
Ninpou:
Ninpou:
Ninpou:
Chouju
Giga
Chouju
Chouju
Giga
Giga
Dan di pertandingan selanjutnya...
...Inojin kalah.
Bagaimana?
Araya bertarung menggunakan Teknik Boneka.
Inojin kalah karena dia tak mampu
menguak rahasia di balik kemampuan lawannya.
Kali ini dia memang kalah, tapi belakangan ini dia mampu gunakan Teknik Pengganti Jiwa-Raga.
Dia tak bereaksi terhadap ledakannya?
Dia masih punya banyak potensi ke depannya.
Mustahil!
Ular?
Mitsuki juga menang dengan mudah.
Dan kalau tak salah, pertandingan selanjutnya itu...
Chocho melawan Shinki.
Aku menyerah!
Ya, melihat Chocho bisa sesemangat itu benar-benar jarang, lo!
Tapi mungkin karena sedang sial, dia malah dapatkan Shinki sebagai lawannya.
部分倍化の術
Bubun
Bubun
Bubun
Baika
no
Jutsu
Baika
Baika
no
no
No comments yet. Be the first to leave one.