The Walking Dead

The Walking Dead

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Walking Dead S02E03 All BluRay BDRip 480p 720p 1080p x264
A Commentary by cyberxx
www.fansatsu.com | Free Download Anime, Drama, Movies, OST, TV-Series, And Many More.

Tags

bdrip
bdr
BluRay
x264
720p
720
1080
480p
480
BDR
Published on: 2016-01-10
Downloads: 174
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

SEASON 2 EPISODE 3 SAVE THE LAST ONE

Kau harus terus menjaga staminamu.

Lori, apa kau...

Itu luar biasa.

Kau pernah dengan cerita soal Shane mencuri mobil Kingsley?

Ya.

Mobil Kepala Sekolah diparkir di bagian parkir guru...

...di tengah jam sekolah.

Shane meninggalkan makan siangnya...

...dan langsung menuju ke mobil Hyundai milik Kingsley...

...menghidupkannya, mengendarainya keluar...

...menyusuri Dylan Drive menuju peternakan ayam di luar sana.

Kau pernah dengar ini sebelumnya, ya?

Dia memasukkan mobil itu ke salah satu kandang ternak besar.

Kingsley, dia mengilapkan mobil itu setiap bulan...

...membersihkannya di bengkel setiap minggunya.

Shane memarkirnya di kandang besar ini bersama beberapa ribu ekor ayam.

Dia membuka kantung bebijian di jok belakang, membuka semua jendela.

...lalu mulai berlari kembali ke sekolah.

Jarak sekolah 4,8 km.

Dia kembali tepat waktu habiskan roti lapisnya sebelum bel.

Lalu bel berbunyi.

Shane berdiri dan saat bertemu Kingsley di koridor sekolah...

...dia menengok keluar jendela dan berkata...

"Kepala Sekolah Kingsley...

...mobil pintu dua (coupe) Anda hilang."

- "Coupe", seperti kandang ayam. - Aku mengerti.

Tentu saja kau mengerti.

Kau pernah dengar cerita ini ribuan kali.

Apa yang kau katakan tadi, kau benar.

Shane akan kembali membawa barang yang dokter inginkan.

Dia akan berhasil kembali.

Hershel bilang kau harus makan.

Carl akan baik-baik saja.

Kumohon, demi aku.

Kau harus terus menjaga staminamu.

Aku butuh peluruku sekarang.

Aku akan menyusuri jalan, mencari gadis itu.

Aku juga ikut.

Aku akan jalan. Menerangi hutan.

Memberi dia petunjuk jika dia di luar sana.

- Pikirmu itu ide baik sekarang? - Dale.

Jendela itu...

Ada apa di baliknya?

Turunan setinggi 6 meter tanpa landasan, mungkin semak...

...lalu lapangan atletik.

Kita hanya perlu waktu.

Kita harus ke sana. Membukanya dan keluar.

Bukan aku. Mungkin hanya kau.

Ayolah, lihat aku.

Kau pikir aku bisa melewati jendela kecil itu?

Mereka akan mengerumuni kita.

Dengar, kita menembak agar bisa maju lebih dulu.

Kau tetap di sini, aku melompat turun dan alihkan perhatian mereka.

Itu memberimu peluang naik ke kursi dan keluar jendela.

Dan kau pergi ke mana?

Ruang loker di bawah tangga itu.

Cara baik untuk terjebak.

Di sana ada jendela seukuranku.

Kulalui satu jendela, balik arah, lalu kita bertemu di lapangan.

Kau brengsek gila.

Aku hanya menebus kesalahanku untuk bocah itu.

Tembaklah tiga kali lalu pergilah.

Setelah itu aku menembak. Akan kuberi perlindungan untukmu.

- Kau saja yang duluan. - Baiklah.

Tuhan...

Apa perlu memencet bel? Tampaknya ada yang tinggal di sini.

Kita sudah melewati hal-hal macam ini.

Tentang bersikap peka.

Kalian tutup gerbang di jalan saat masuk?

Hai. Ya, kami sudah menutupnya.

Kami pasang palangnya.

Senang bertemu kau lagi.

Kita telah bertemu secara singkat.

Kami datang untuk membantu.

Ada yang bisa kami lakukan?

Ini bukan gigitan. Aku tergores cukup parah.

Periksalah. Aku akan beri tahu kedatangan kalian.

Kami punya obat penghilang rasa sakit dan antibiotik.

Sudah kuberikan padanya sebagian. Siapa tahu Carl membutuhkannya.

Masuklah. Akan kubuatkan makanan.

Hei.

Hei.

Kami ada di sini.

Terima kasih.

Apapun yang kau perlukan.

Jika mereka tak segera kembali, kita harus membuat kesepakatan.

Yaitu?

Membedah bocah itu tanpa respirator.

- Kau bilang itu takkan bisa. - Aku tahu.

Itu sangat tak mungkin. Tapi kita tak bisa tunggu lebih lama lagi.

Menurutmu kita akan menemukan Sophia?

Kau punya tatapan yang sama dengan yang lainnya.

Kenapa dengan kalian ini?

- Kita baru mulai mencari. - Menurutmu bagaimana?

Ini bukan pegunungan Tibet. Ini Georgia.

Mungkin dia bersembunyi di sebuah peternakan.

Orang tersesat dan selamat.

- Itu selalu terjadi. - Usianya baru 12 tahun.

Aku lebih mudah darinya saat tersesat dulu.

9 hari di hutan memakan beri, seka bokong dengan daun beracun.

Mereka menemukanmu?

Ayahku sedang mabuk-mabukan dengan pelayan.

Merle sedang di penjara anak.

Dia bahkan tak tahu aku hilang.

Tapi aku menemukan jalan pulang.

Langsung ke dapur dan membuat roti lapis sendiri.

Aku tak terluka.

Tapi bokongku sangat gatal.

Maaf, itu kisah yang sangat buruk.

Bedanya hanyalah Sophia dicari.

Kusebut itu sebuah keuntungan.

Mungkin ini bukan lagi dunia buat anak-anak.

Ya, kita punya seorang anak. Carl ada di dunia ini sekarang.

Mungkin seharusnya tidak.

Mungkin inilah yang seharusnya terjadi.

Kau tak mungkin serius.

Baiklah.

Bisa kupahami gagasan itu melintasi pikiranmu.

Itu tak melintasi pikiranku, Rick. Aku tak bisa berhenti memikirkannya.

Kenapa kita mau Carl hidup di dunia ini? Hidup seperti ini?

Agar dia bisa lihat lebih banyak orang mati di depannya?

Agar dia bisa lapar dan ketakutan entah selama apa sampai dia...

Agar dia bisa lari dan terus lari...

...dan bahkan jika dia selamat pun, akhirnya dia...

Akhirnya dia seperti hewan yang hanya tahu soal bertahan hidup?

Jika dia...

Jika dia mati malam ini, hal ini berakhir untuknya.

Katakan kenapa jalan lain lebih baik.

Apa yang berubah?

Apa?

Jenner menawarkan kita jalan keluar.

Kau minta dia agar terus mencoba.

Kau memohon padanya.

"Selama yang kita bisa," katamu. Apa yang berubah?

Ada suatu saat...

Hanya sebentar tapi aku lupa Jacqui mati.

Aku berbalik, mau katakan sesuatu padanya.

Aku hampir menyebut namanya. Itu hanya sebentar lalu aku ingat.

Lalu kusadari bahwa dia tak perlu melihat semua itu.

Jalan raya, kawanan itu...

Sophia, Carl tertembak..

Dia tidak...

Dia tidak perlu takut lagi.

Lapar, marah.

Itu belum berhenti terjadi, Rick.

Seolah kita hidup terancam setiap saat.

Tapi Jacqui tidak.

Tidak lagi. Lalu...

Kupikir, "Mungkin Jenner benar."

Aku tak terima itu.

Aku tak bisa terima itu.

Pria itu menyerah.

Tak penting apa katanya. Ucapannya tak ada artinya.

Kau sungguh berpikir bahwa lebih baik jika Carl...

Jika kita menyerah begitu saja?

Katakan kenapa akan lebih baik jika sebaliknya.

Aku mohon.

Kukira aku kehilangan kau.

Itu peluru senapan terakhirku.

Milikku juga. Ayo.

Kita ada di mana?

Hei, pria kecil. Itu Hershel.

Kita berada di rumahnya.

Kau mengalami kecelakaan.

Ini sangat sakit.

Sayang, Ibu tahu.

- Seharusnya Ibu melihatnya. - Apa?

Rusa itu.

Dia sangat cantik, Bu.

Aku berada sangat dekat dengannya.

Aku tak pernah...

Carl?

Apa yang terjadi?

Jangan. Ini kejang.

Jika kau memeganginya, dia bisa terluka.

- Kau tak bisa menghentikannya? - Dia hanya perlu melaluinya.

Otaknya tak mendapatkan darah yang cukup.

Tekanan darahnya amat rendah. Dia butuh transfusi lagi.

- Baik, aku siap. - Jika kuambil darahmu lagi...

...tubuhmu bisa mati. Kau bisa koma.

- Atau kena serangan jantung. - Kau buang-buang waktu.

Sayang...

Ayo. Kita butuh jalan keluar.

- Biarkan aku ambil nafas. - Ayolah.

Tak bisa tidur?

Aku akan menunggu mereka kembali.

Kau bisa turun dan tidur kalau mau.

Tidak, kita bisa berjaga bersama.

More Indonesian subtitles for The Walking Dead

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left