The first 200 lines.
Jadi.. Inilah gilanya.
Ketidaknampakkan ada dimana-mana.
Maksudku, tentu saja, orang cenderung fokus pada hal-hal yang dapat dilihat.
Seperti zat, benda hidup.
Tetapi ada juga hal-hal yang tak dapat kita lihat.
Seperti gelombang suara atau gas.
Dan beberapa hal tidak terlihat karena tersembunyi di tempat terbuka.
Seperti yang kukatakan, ketidaknampakkan ada di sekitar kita.
Bahkan ditempat-tempat yang paling jelas dan umum.
Begitu juga dengan sebaliknya.
Yang terlihat...
Hei, Molly!
...dan yang tak terlihat.
Subs by: MOIS
Dan pola yang sama berulang kembali.
Terus menerus.
Benda yang terang dan bersinar, menarik begitu banyak perhatian.
Disaat yang sama, benda yang tidak nampak tepat berada didepan hidungmu.
Begitulah keberadaan suatu obyek.
Kita tidak dapat merubahnya.
Tak peduli kau begitu sangat menginginkannya.
Setidaknya, itulah yang kupikirkan.
Mr. Perkins.
Senang bertemu kau disini.
Aku sungguh berharap kau sedang bermeditasi
pada kemajuan sains dan bukan mendengarkan "Fitz and the Tantrums" lagi.
Oh, sebenarnya hari ini adalah "The Hives", untuk menghormati celana jeans ketat
dimana kau sedikit terlalu tua mengenakannya.
Ah, lihat ini.
Jangan terlalu cepat puas.
Yeah, aku telah menerima proposal untuk proyek semestermu.
Sungguhkah? Merubah pepaya menjadi baterai?
Aku sudah menerima tujah anak lainnya yang mengubah sayuran menjadi baterai.
Dalam pembelaanku, pepaya adalah buah.
Baiklah, proposalmu secara resmi ditolak.
George mendapatkan nilai A
dan kau membiarkannya mempelajari bagaimana reaksi seekor marmut
terhadap es krim diet.
- Dia menghasilkan gas yang mengerikan. - Yeah, terima kasih, George.
Pastikan kau masukkan itu dalam laporanmu, okay?
Cukup, Mr. Whiskers, tak ada lagi jalan rusak untukmu.
Aku ingin melihatmu menantang dirimu sendiri. Lakukan sesuatu yang relevan.
Mungkin sesuatu yang berhubungan dengan transformasi.
Ini adalah benda yang sama dalam dua bentuk yang berbeda.
Suatu keadaan padat, kusam...
Seperti percakapan ini.
Yang lainnya adalah transparan.
Pandai sekali. Aku menugaskanmu untuk sebuah percobaan baru.
Cari tahu substansi apa itu, lalu rubahlah menjadi bentuk kristal.
Dan bagaimana aku melakukannya?
Bangunlah spektrometer buatan sendiri.
Yeah. Kau harus melakukan hal kecil ini
dimana kami di komunitas ilmiah menyebutnya sains.
Kau pikir "The Hives" bisa menjadi "The Hives"
dengan menutup diri dari dunia dan mendengarnya melalui headphone sepanjang hari?
Tidak. Mereka keluar.
Baiklah, maksudku adalah kau takkan pernah tahu apa yang dapat kau capai
kecuali jika kau sedikit terlibat dengan dunia.
Dan sebagai insentif tambahan, Aku telah memutuskan saat ini,
ini bernilai setengah dari tingkat kelasmu.
- Apa? - Periksalah peralatan yang kau butuhkan.
Kau punya waktu sampai hari Senin.
Dia menginginkanku membuat substansi misterius menjadi kristal.
Itu mustahil.
Secara teknis tidak mustahil.
Tidak seperti "perjalanan waktu yang mustahil,"
atau "kecepatan cahaya yang mustahil".
Tapi hanya... sulit.
George, kenapa kau mengenakan celana badut?
Ini adalah celana panjang lounge yang antik.
Celana ini sedang digemari di Budapest, terutama di new Paris, tentunya.
Gadis-gadis menyukai celana ini.
Setidaknya enam gadis sudah melihatnya.
Okay. Satu orang gadis yang melihatnya.
Dan gadis itu adalah kau. Baru saja.
Whoa! Kostum vampir yang bagus, orang aneh.
Tapi Halloween baru akan besok.
Sungguhkah? "Kostum Vampir?" Hanya itu yang kau punya?
Apakah karena mantel dan gigi taringku?
Kode merah, Kode merah!
C-Dog mendekat. Arah jam 11. Tetap tenang!
- Apa? - Hei, Cleo!
Carter, temanku. Ada kabar apa?
Berikan kabar bagus untukku.
- Bagaimana kabarmu? - Baik.
Aku hanya ingin tahu apakah kau mau belajar bersama.
- Untuk Kuis berikutnya Perkins ? - Siapa itu?
Tidak tahu.
Yeah! Yeah, tentu saja. Kita bisa menjadi hal yang klise, sungguh menyenangkan.
Maaf, klise?
Anak olahraga, meminta tolong pada gadis kutu buku untuk pekerjaan rumahnya.
Tidak. Aku hanya berpikir kita bisa, kau tahu, menggabungkan kekuatan.
Uh... okay. Besok aku akan berada di ruang belajar laboratorium.
Jika suasana hatimu berubah, mampir saja.
Orang yang kau taksir baru saja mengajakmu berkencan, dan kau menolaknya.
Itu bukan sebuah kencan, George.
Itu hanya seorang atlet licik yang mencoba dengan caranya
melakukan semua pikiran yang sebenarnya. Tidak, terima kasih.
Aku serahkan penggodaan tak berotak itu pada kakakku.
"Kota yang luar biasa! Begitu juga hiburannya!"
Cleo!
Pas kebetulan sekali.
Hello, mobil yang penuh wanita cantik.
Sekolah sudah selesai. Kau tahu apa maksudnya.
Fro-yo. YOLO. Oh, tidak. Ayo kita pergi! Yeah!
- Kau ingin ikut? - Ya!
Tidak, terima kasih. Aku tidak ikut.
Sial.
Ayolah.
Akan menyenangkan, benar-benar menghibur.
Terima kasih, aku tidak ikut.
Ini hari Kamis! Mereka akan menyediakan karamel asin!
Ayolah! Yeah. Temanmu bisa ikut juga.
Ini adalah George, Coug. Kau telah bertemu dia 400 kali.
Maaf, orang kecil. Salahku!
Tetap tidak ikut.
Sampai ketemu nanti kalau begitu, dik.
Baiklah, mari kita berangkat!
Ayolah. Aku akan mengantarmu pulang.
Aku membawa skuter besar hari ini.
Aku telah melakukan beberapa modifikasi.
Benar-benar berhasil.
Baiklah! Berikan tos pada Coug!
Aw, ya!
- Sayang! - Ya?
Apakah kau sudah mengepak charger-ku?!
Ada di dalam tas kecil-mu.
Dan aku telah mencetak boarding pass-nya.
Ini dia!
- Ada di dalam tas kecil-ku! - Yeah.
Apakah mereka masih belum tahu kau ada disini?
Beri mereka waktu.
Oh. Hai. Kami khawatir akan meninggalkanmu.
- Hey, George. - Hey, ayahnya Cleo.
Aku akan menaruh Whiskers dulu.
Kita akan bertemu di dalam.
Okay, ingat, nyalakan alarm di malam hari.
Jangan sentuh termostat. Dan ada protein kocok jika kalian kehabisan makanan.
Sayang, sungguh menyesal kami akan melewatkan pertandingan besar lacrosse-mu.
Tak usah khawatir, Ayah. Akan ada pertandingan yang lainnya.
Tapi pertandingan pertama selalu menjadi tonggak untuk satu musim.
- Pencari bakat kampus akan hadir disana. - Ohh!
- Selalu ingat, tegakan selalu tongkatnya. - Tetap santai.
Biarkan jalur tengah terbuka dan lewati jika mereka menghalangimu.
Dan kau...
Tetap santai, kau tahu, dengan pelajaran dan pekerjaanmu.
Kupastikan akan melakukan peregangan keras sebelum kutaklukan pekerjaan rumahku.
- Okay. - Okay. Kita Tos, tim.
- Satu, dua, tiga, keluarga! - Keluarga!
Sampai jumpa, anak-anak.
- Dah. - Dah, bu.
- Dah! - Dah, semua!
Oh, aku lupa memberitahu, aku mengundang makan malam beberapa orang malam ini.
Molly, tidak bisa. Aku harus berkonsentrasi pada proyek ilmiahku.
Siapa saja yang datang?
Hanya beberapa gadis dari tim lacrosse.
Seluruh tim. Dan pacar-pacar mereka.
Dan semua orang yang ingin datang.
Hoo! Hoo! Menyedihkan tapi benar!
Fightin' Owls akan memburumu!
Apakah ada yang tahu, terbuat dari apakah bakso itu?
- Daging, sayang. - Huh.
Ini tidak ada harapan.
Aku bahkan tidak bisa membuat cahaya melewatinya.
Apakah kau sudah coba mengencerkannya?
Ya
Aku tak bisa percaya terasing di rumahku sendiri.
Aku tak berpikir kau diasingkan sebanyak "ditelantarkan dengan lembut."
Kau tahu apa yang kuusulkan?
Istirahat. Kita masuk kedalam, mencoba beberapa bakso,
cari tahu mungkin salah satu teman tim kakakmu
mempunyai kecenderungan suka orang pendek, kurang atletis, tapi sangat cerdas.
Kau bisa pergi, George.
Pergi ambillah makanan. Aku akan tetap bekerja.
Kau orang yang baik.
Aku tidak bermaksud membual, tapi ada sedikit jiwa atlit dalam diriku.
Aku adalah salah satu bowler lapangan terbaik di kamp matematika musim panas lalu
Kau tahu mereka menyebut bowling lapangan dengan "Polo untuk pria".
- Aku menyukai kuda. - Aku juga!
Aku menyukai kuda! Mencintai mereka!
Bagaimana menurutmu dengan marmut?
Kita lihat apa yang terjadi jika kunaikkan panasnya.
Sekarang kita sampai pada sesuatu.
Sukrosa.
Manis sekali Señor Perkins.
Dia memberiku gula.
Shoo! Pergi dari sini.
Ahh!
Ahh! Oh!
Uh...
Minggir!
Sial!
Ada sedikit kesalahan temperatur oven, tapi semua aman sekarang!
Numpang lewat!
Permisi sebentar!
Hey, apa yang terjadi?
George, aku telah membuat ngengat menghilang!
Ooh! Ooh!
Apa?!
Aku tahu kedengarannya mustahil, tapi ini kenyataan.
No comments yet. Be the first to leave one.