The first 200 lines.
-- CHICAGO, 1956 ---
Dilihat dengan kasat mata..,..
Setelan terdiri Dari dua bagian..,..
Jaket dan celana panjang.
Tapi dua bagian yang Tampaknya padu itu..,..
Terdiri dari Empat kain yang berbeda.
Katun, sutra, mohair, dan wol.
Dan keempat kain itu dipotong Menjadi 38 bagian terpisah.
Proses mengukur, membentuk, Menggabungkan potongan..,..
Membutuhkan tak kurang dari 228 langkah.
Jadi langkah pertama Adalah pengukuran.
Tapi "pengukuran" tak berarti, Hanya untuk mengukurmu.
"Begitu banyak inci di sini, Begitu banyak inci di sana."
Bukan begitu.
Kau tak bisa membuat Sesuatu yang bagus..,..
Sampai kau mengerti Untuk siapa kau membuatnya.
Semua pakaian mengatakan sesuatu.
Ada pria datang ke tokoku Dan menyombong..,..
"Oh, aku tak peduli dengan Yang aku pakai."
Anggap asumsi itu benar, Bukankah itu mengatakan sesuatu juga ?
Jadi, siapa pelangganmu ?
Dan apa yang ingin Kau katakan tentangnya ?
Seorang pria mendatangimu, Apa yang bisa kau amati darinya ?
Selamat pagi.
Apa dia pemalu..,..
Membungkuk Seperti jam tengah hari ?
Atau dia berdiri Penuh percaya diri..,..
Tulang belakang seperti Pukul enam dan dua belas ?
Apa ini pria dengan Warna pastel musim semi..,..
Berteriak untuk diperhatikan ?
Atau ini pria Abu-abu dan coklat..,..
Berbaur dengan kerumunan Yang terburu-buru ?
Apa ini pria yang nyaman Di posisinya ?
Atau apa dia merindukan Hal - hal yang lebih besar ?
Dan pria ini Ingin menjadi siapa ?
Dan siapa dia di dalamnya ?
Ambil ukuranmu..,..
Dan saat kau mengerti Siapa dia..,..
Tn. Boyle.
Maka kau siap untuk memulai.
Tok, tok.
Bagaimana bisnismu, English ?
Malam, tuan - tuan.
Wauw. Itu bagus.
Ya, sangat bagus.
Kau buat itu Untuk Ayahku ?
Bukan.
Kau buat itu untuk orang lain ? Siapa ?
Tuan Richie, kau tahu aku Tak bisa bicarakan pelangganku.
Itukah kami ? Pelangganmu.
Perhatikan English.
Tutup mulutnya.
- Ayahmu ke sini. - Oh, ya ?
Kemarin.
Dia bilang bisnismu..,..
Sedang mengalami ekspansi.
Dia bilang aku harus buatkanmu Setelan baru untuk merayakannya.
Francis, bagaimana menurutmu ? Setelan baru ?
Selama kita di sini ?
- Tidak malam ini. - Kita punya waktu.
Tidak malam ini.
Sial.
Apa itu dari Outfit ?
English, bantu aku.
Mengapa kau tak ke depan..,..
Periksa sekretarismu untuk-ku.
Permisi, tuan - tuan.
Dari Outfit, kawan.
Ini cincin kuningannya di sini.
Cepat buka. Lihat apa yang ditulis.
Ada surat ?
Kau ingin membicarakannya ?
Surat ?
Mereka mengusirmu.
Apa yang ada di dalam kotak ?
Itu milikku.
Mari kita lihat.
Baik.
Tidak, biar kutebak.
Menara Miring Pisa.
Aku tak mengerti menariknya di mana.
Menaranya cuma miring.
Menara Eiffel ?
Aku sudah punya.
Yah. Aku menyerah.
Apa itu ?
Akan kutunjukan.
Aku merasa di rumah.
Bukankah itu indah ?
Ini jam.
Tak seperti kita, aku belum Pernah melihatnya langsung.
Secara pribadi, ini masih jam.
Di tepi Sungai Thames.
- Kau pernah lihat jam di Chicago ? - Tentu saja, tapi..,..
Mereka terlihat sangat mirip Di London.
Baik.
Aku tak akan pernah Memahamimu.
Kau tak akan pernah Jadi pria yang gagah..,..
Dari usia tertentu.
Kau sudah keliling dunia.
Kau bisa punya toko Di mana saja yang kau suka.
Namun kau di sini.
Apa salahnya di sini ?
Bisa kupikirkan beberapa hal.
Beberapa hal yang ditemukan Di mana - mana, sayang.
Jadi tak terlalu penting Di mana aku berada.
Aku punya gunting.
Apa lagi yang dibutuhkan seorang pria Selain guntingnya ?
Dan aku punya kau.
Tak selamanya.
Ya.
Ben menunggu.
Bagaimana pun juga..,..
Aku akan pergi dari sini.
Ke London ?
Ke London.
Dan Madrid.
Dan Barcelona.
Dan Maroko.
Dan ke Paris.
Kau tahu apa yang membuatnya Terjadi lebih cepat ?
Sebuah peta ?
Kenaikan gaji. Kumohon.
Sebaiknya aku lihat Apa Tuan Richie membutuhkanku.
Panjang umur.
Apa katamu ?
Hanya ungkapan, tuan - tuan.
Maaf.
Aku tak bermaksud menyinggung.
Sampai jumpa besok.
Pemagang ahli horologi Datang kemarin.
Dia sangat baik.
Siapa ?
Dari ujung jalan.
Dia sangat tampan.
Apa kau mencoba Membuatku berkencan..,..
Dengan pria yang bekerja Di toko jam ?
Dia magang di ahli horologi.
Yang berkumis sedikit ?
Ya, seperti Errol Flynn.
Aku tak perlu kau memberitahuku Siapa yang harus aku kencani.
Aku tak bermaksud seperti itu.
Maksudmu, "Aku melihatmu tersenyum Pada Richie Boyle sebelumnya..,.."
"Dan sekarang aku ketakutan..,.."
"Kalau kau berhubungan Dengan orang yang buruk."
Orang - Orang itu mungkin pelanggan, Tapi mereka tak baik.
Bisa membodohiku dengan pakaian Bagus yang kau buat untuk mereka.
Jika kita hanya mengizinkan malaikat Menjadi pelanggan..,..
Kita tak akan punya Pelanggan sama sekali.
Apa kita biarkan semua pelanggan Menyimpan kotak kunci di belakang ?
Kaulah yang tersenyum padanya.
Aku telah menghabiskan Seluruh hidupku..,..
Di sekitar bintang Seperti Richie Boyle.
Kau ingin membuatnya mundur, Kau tatap matanya..,..
Dan kau pura - pura Jadi salah satu dari mereka.
Kau tak perlu Aku mengkhawatirkanmu.
- Betul. - Kau bisa jaga diri sendiri.
Kau bukan..,..
- Kau tahu. - Aku tahu.
Ayahku brengsek..,..
Anggap itu sebagai pujian.
Pasti.
Aku tahu..,..
Kau berharap kalau aku Akan mulai mencintai ini..,..
- Seperti kau. - Tidak.
- Tidak. - Kalau aku akan berlatih..,..
Mempelajarinya.
Suatu hari mungkin Mengambil alih toko.
Tapi aku tak mau. Aku tak menginginkan hidupmu.
Kau berhak memilih sendiri.
- Benar. - Kau seorang wanita muda cerdas..,..
Yang akan membawa dirinya..,..
- Pergi dari sini. - Pasti.
Dan ketika aku pergi, Aku tak ingin kau sendirian.
Aku juga tak membutuhkanmu Untuk menjagaku.
Lagipula, kau bukan..,..
Cukup adil.
Sekarang, Jika kau mau naik gaji..,..
Pertama - tama kau harus mempelajari Seperti apa bentuk persegi itu.
Kita harus temukan kuncinya.
Kuncinya ada di sini.
Apa yang kulakukan Dengan kuncinya ?
Itulah yang mereka katakan
Hei. Buku apa ini ?
Aku selalu penasaran.
Richie.
Jangan sentuh apapun.
Hei.
- Aku bilang jangan sentuh apapun. - Ini sangat indah.
Dia menyukai banyak hal.
Baik.
Payah sekali, ya ?
Dia peduli dengan Yang dia lakukan..,..
Dan itulah mengapa Dia yang terbaik.
Ya.
Seperti orang yang kukenal.
Apa ? Kau mengolokku ?
Apa ?
Kubilang, kau mengolokku ?
- Seperti kau mengejekku ? - Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.