Honey Don't!

Honey Don't!

Download Indonesian Subtitle

Release info

Honey Dont 2025 1080p WEBRip x264 AAC5 1-[YTS MX]
A Commentary by liam liem

Tags

webdl
Published on: 2025-09-09
Downloads: 634
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo?

Di mana?

Baik.

Ya. baik.

Itu luar biasa.

Ya, memang.

Aku harus keluar.

Pintunya akan terkunci setelah kau pergi.

Wah, wah.

Honey O'Donahue.

Ada apa kami mendapat kehormatan ini?

Apa gadis ini klienmu?

Dokter forensik sedang keluar.

Dia akan memberi pendapat apakah dia mati atau tidak.

Uh, menurutmu bagaimana?

Tidak.

Tidak mati?

Tapi lumayan parah.

Bukan klien. Ah.

Jadi, apa urusanmu di TKP kecelakaan lalu lintas?

Apa maksudmu?

Maksudku apa?

Detektif pembunuhan di kecelakaan lalu lintas, kenapa?

Baiklah, akan kukatakan kalau kau juga mengatakan sesuatu.

Silakan.

Yah, kau masih sendiri.

Kenapa tidak mau bertemu denganku secara pribadi?

Ini juga secara pribadi.

Dia bukan klien.

Dan, Marty...

Aku suka wanita.

Kau selalu bilang begitu.

Tuan Siegfried tidak ada janji.

Dia ingin tahu apakah bisa wawancara singkat sekarang.

Ya, tentu.

Dan kau bisa batalkan janji besok

dengan Mia Novotny.

Haruskah aku menagih dia untuk janji yang dibatalkan?

Dia tidak membatalkan. Dia mengundurkan diri.

Nanti kujelaskan.

Silakan masuk, Tuan Siegfried.

COVID.

Oke.

Masih ada.

Aku pikir pacarku sedang bersama orang lain.

Aku yakin ya.

Bagaimana kau tahu?

Tidak ada yang datang ke sini mengatakan itu

kalau semuanya baik-baik saja.

Mau pendapatku?

Aku detektif swasta, tapi di wawancara pertama,

aku memberi saran untuk yang patah hati, gratis.

Entah abaikan perselingkuhan itu atau bicarakan

dengan pacarmu dengan cara yang tidak bermusuhan.

Anggur dan bunga, diskusi jujur.

Jujur soal kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Satu hal yang tidak boleh kau lakukan adalah

membayarku seratus dolar sejam untuk tahu sesuatu

yang sebenarnya kita berdua sudah tahu.

Tidak, aku harus tahu.

Maksudku kau sebenarnya sudah tahu.

Aku butuh tahu detailnya siapa, di mana, kapan.

Aku perlu bisa melemparkannya ke wajahnya.

Ke wajah bajingan pembohong itu.

Honey, Honey, Honey!

Halo, Dizzy.

Hai, Honey. Mau makaroni keju?

Aku sudah makan siang.

Ini makan malam.

Aku baik-baik saja. Aku bawa beberapa jeruk bali.

Oh, terima kasih, tapi anak-anak tidak mau makan itu.

Mereka tidak mau makan apa pun yang bukan kuning.

Itu kuning. Apa-apaan?

Kulit luarnya kuning.

Honey, maukah kau menikah denganku?

Aku tidak bisa menikah denganmu, Dizzy.

Kau belum cukup umur. Di mana chargerkku?

Kalau nanti aku sudah cukup umur, apakah kau akan menikah denganku?

Tidak juga. Itu melanggar hukum.

Apa hukumnya?

Orang tidak bisa menikah dengan bibinya.

Itu omong kosong! Kenapa?

Karena anak-anak kita akan jadi anakmu sendiri,

tapi juga jadi keponakanmu,

dan itu terlalu membingungkan.

Aku bisa mengingatnya.

Tapi kita tidak bisa melanggar hukum.

Kita bisa bersembunyi.

Kita bisa hidup di hutan.

Tidak ada hutan.

Tidak ada tepat teduh teduh antara sini dan Bakersfield.

Jangan merendahkan tempat dia tinggal.

Tidak. Maksudku hanya bilang tidak ada pohon.

Heidi, apakah kau pernah memberi mereka buah segar?

Aku beri mereka apa yang mau mereka makan.

Mengasuh anak bukanlah ilmu roket.

Aku akan makan, Honey.

Biar aku kupas untukmu.

Ya. Maaf. Kau ambil chargerkku, dasar ingusan?

Tidak ada yang boleh mengaturmu cara mendidik anak.

Jangan panggil saudaramu begitu.

Dan sapa bibimu.

Bibiku? Maksudnya “semut.”

Diam, dasar ingusan.

Apa kau bisa baca pikiran? Semua diam.

Aku sedang mencoba tidur.

Kalau kau pulang sebelum jam 3 pagi,

kau bisa tidur malam ini. Tapi kau tidak.

Bu, apa ini? Sapa dulu Honey.

Kau tidak mencuci seprai!

Aku tidak sempat. Bu.

Ya Tuhan! Darah, darah, darah!

Aku tidak sempat. Ya Tuhan.

Kau bisa mencucinya. Aku?

Ya, kau, Corinne.

Ya Tuhan. Ya Tuhan.

Apa yang terjadi dengan Corinne?

Dia menstruasi, dasar bodoh.

Itu hanya kondisi.

Kondisi? Ya Tuhan!

Tidak apa-apa. Dizzy, setiap wanita pasti menstruasi.

Ya Tuhan. Kau tidak menstruasi kan, Honey?

Mereka senang dengan adik baru mereka?

Mereka bahkan tidak peduli dengan saudara yang sudah ada.

Dan kau mau punya satu lagi?

Jangan ajari aku cara jadi orang tua.

Kalau kau pikir ini membuatmu berhak...

Aku hanya ingin membantu.

Corinne!

Aku tidak menyuruhmu cara jadi orang tua.

Aku bertanya berapa banyak yang akan kau asuh.

Terima kasih, Nini.

Pulang sebelum tengah malam.

Aku tidak pulang malam ini.

Hai, sayang.

Jangan bilang apa-apa.

Tidak.

Aku tidak bicara sepatah kata pun sejak kita kecil.

Ya, kau adalah cahaya.

Uh-huh. Ya, kau adalah cahaya.

Dan pegang lebih rendah.

Itu... itu tidak bisa... tidak bisa lebih rendah.

Miringkan lebih rendah.

Tidak. Tidak. Tidak.

Intinya agar aku bisa melihat dadamu berguncang

saat kita berhubungan.

Oh.

Ya, kau adalah cahaya.

Ya. Miringkan ke kiri.

Kiriku atau kirimu?

Kita menghadap ke arah yang sama!

Sialan.

Maaf, Pendeta Drew.

Kau tidak begitu jelas.

Haruskah aku... Apa?

Pendeta.

Aku sedang berkendara membawa muatan dengan Little Joey.

Tiba-tiba, dia mulai berbusa di mulut

seperti anjing gila.

Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu!

Joey yang besar atau Joey kecil?

Uh, Junior. Joey kecil.

Baik.

Jadi, dia berbusa di mulut seperti...

seperti Mr. Bubble,

dan tiba-tiba, dia berhenti berbusa dan berteriak, lalu...

pokoknya, dia, uh... dia, uh...

Dia mati.

Dia mati? Dia mati.

Dan di mana ini terjadi?

Di kabin truk. Ya.

Di mana truknya, Shuggie? Uh, uh, uh,

Di Long Beach, sekitar itu,

dan aku baru saja selesai mengemudi ke sini.

Tidak tahu harus bagaimana lagi, jujur saja.

Apakah dia masih mati?

Ya. Apa maksudmu, Pendeta?

Maksudku, kupikir dia masih mati. Itu tebakanku.

Itu tidak akan berubah. Tidak, Pendeta.

Lalu kenapa kau harus menggangguku?

Apa...

Oh, uh, maaf.

Maaf. Aku minta maaf, Nona.

Haruskah aku... Tidak, tidak, tidak apa-apa.

Aku akan keluar.

Joey.

Joey! Joey!

Joey.

Dia sudah tiada, Joey. Tidak! Tidak!

Joey! Joey! Joey! Joey!

Joey! Joey! Joey! Apakah dia memakai barang kita?

Hmm? Apa dia overdosis?

Joey! Oh, ya.

Ya, overdosis.

Banyak ingus dan iler.

Kau tahu dia pakai apa?

Pakai barang kita? Tidak.

Karena itu bukan barang untuk dipakai.

Itu barang gereja. Ayo, Joey.

Ya, tentu saja.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left