The first 200 lines.
Sejak awal waktu,
masyarakat terbagi antara mereka yang patuh aturan
dan yang melanggarnya.
Untuk orang-orang baik di Middletown,
hanya satu hal yang menghalangi mereka
dari gelombang kekerasan dan kemerosotan meningkat. Kau!
Halo dan selamat datang di Survival Skills.
Video pelatihan baru dari Survival Solutions
dibuat khusus untuk lulusan Akademi Polisi Middletown.
Sejam ke depan kami akan sajikan info yang kau butuhkan
untuk transisi pelatihanmu ke posisi lapangan aktif.
Aku tahu kau punya banyak pertanyaan dan nanti dibahas...
...tapi saat ini ada orang yang harus kau temui.
Halo. Kau tahu siapa namamu?
Aku yakin tidak.
Namamu Jim. Dan kau polisi.
Aku tidak yakin masuk kriteria itu.
Kau berani? / Kurasa begitu.
Kau penyayang? / Tentu.
Kau pekerja keras? / Pasti.
Maka kau akan baik-baik saja.
Kualitas terpenting yang bisa dimiliki polisi
adalah jujur, tekun, dan komitmen pada keadilan apapun yang terjadi.
Kedengarannya sepertiku. / Tentu.
Jim, kami akan mengikutimu melewati tahun pertama polisimu.
Dan aku takkan bohong, itu tidak akan mudah.
Tapi kau akan belajar beberapa keterampilan menyintas penting.
Dan kau juga.
Sekarang mari mulai.
Selamat datang di Middletown, AS, dengan populasi 34.000.
Ini kota khas Amerika.
89% kulit putih bergaji rata-rata 70.000 dolar.
Di tahun 1988, kota memilih Ronald Reagan
terlepas dari kenyataan jika dia tidak mencalonkan diri.
Ini kota yang akan menjadi kampung Jim.
Kami tempatkan Jim di rumah dua kamar tidur di pinggiran kota.
Yang tak seorang pun ingin meninggalkannya.
Pertama-tama, mari ganti pakaian Jim.
Tidak, itu cocok untuk permainan bola
tapi tidak memenuhi standar tinggi Kepolisian Middletown.
Itu lebih baik.
Apa ini?
Aku tahu kau penasaran dengan senjata itu, Jim.
Tapi itu di video lain.
Kau tidak akan membutuhkan senjata itu.
Kadang kita lupa polisi juga punya kehidupan nyata.
Mari beri Jim kehidupan.
Dan rumah tak lengkap tanpa nyonya rumah.
Kubuat selai sendiri.
Biarkan Jim bekerja.
Doakan aku, Sayang. / Semoga beruntung.
Kau Jim? / Ya, Bu.
Aku tidak ingin bersikap tidak baik
tapi asal kau tahu, aku tak memintamu.
Aku meminta yang lain.
Berapa usiamu? / 30 tahun.
Baik. Kau bersemangat untuk ukuran orang tua.
Yang membuatku khawatir.
Aku tidak perlu banyak pertanyaan setiap waktu.
Pertanyaan pasti bisa mengganggu.
Baik.
Aku PPL-mu. Aku sudah melakukan ini sejak lama.
Jadi turuti aku, ikuti aturan dan kau akan baik-baik saja.
Aku tak sabar belajar.
Terserah katamu. / Terserah katamu, Bos.
Ya Tuhan.
10-4, 10-4, ini Unit 11.
Pekerjaan polisi tidak dapat diprediksi.
Bisa saja menepikan ngebut atau kucing terjebak di pohon.
Siapa tahu?
Taruna, tidak semua indah di luar sana.
Kadang kau harus tangguh.
Dan tugas pertama Jim adalah tugas terberat yang pernah ada.
Tapi sebelum kita mulai, mari lihat beberapa prinsip dasar.
Laporan KDRT tak terprediksi, emosional, dan mematikan.
Kami kembangkan 5 langkah untuk mengatasi situasi sulit ini.
Kami menyebutnya sistem DCESP.
Langkah pertama, P = Dekati Hati-Hati.
Langkah kedua, C = Catat.
Saat masuk, catat semua yang bisa menjadi senjata.
Langkah ketiga, E = Emosi.
Sebelum bicara, amati wajah setiap penghuni di ruangan itu.
Langkah keempat, S = Sekat.
Coba pakai teknik menggiring terbuka seperti yang ke ternak.
Dan terakhir langkah kelima, P.
P= Pemecahan.
Setelah mereka tenang, satukan pihak berselisih
dan berbicara jujur tentang yang terjadi.
Semua orang tenang dan tidak ada yang terluka.
DCESP. Mari kita lihat cara Jim melakukannya.
Ini kesalahpahaman. Semua baik-baik saja.
Terima kasih untuk itu.
Bisa berhenti menyela?
Aku membutuhkanmu memindahkannya ke atas.
Sedikit bantuan di sini.
Di mana kau dibesarkan? Di pertanian?
Brengsek.
Jadi tentang apa ini?
Tidak ada.
Tidak ada?
Aku tidak bangga dengan ini tapi kami berdebat dan aku...
Aku meremehkan kecerdasannya.
Dia tidak pernah selesai kuliah, dia tidak nyaman soal itu. Dia...
Dia merasa tidak bisa dapat kerja. Dia bergantung padaku.
Kadang aku kutanyakan itu ketika aku stres di kantor.
Tapi itu bukan alasan. Aku tahu itu.
Jadi hanya itu?
Ya.
Baik.
Itu sangat menegangkan. Semua saling meneriaki.
Itu sangat nyaring.
Maaf.
Selalu seperti ini di sini?
Jangan khawatir. Kami akan menyelesaikannya.
Dia takkan pernah menyakitimu lagi.
Itu janji.
Kau akan bertanya apa yang terjadi?
Entahlah. Aku harus menanyakannya?
Itu yang biasanya polisi lakukan.
Baik. Apa yang terjadi?
Lucu, di kampungku...
...kami selalu bertengkar begini. Bukan masalah besar.
Jadi maksudmu itu hanya perdebatan?
Itu hanya perdebatan bodoh.
Yakin tidak ingin...
Jujur, aku tidak ingin membicarakannya.
Ini memalukan.
Dan putrimu tampak sangat kesal.
Dia putri tiriku.
Jika kalian butuh sesuatu, apapun itu, beritahu kami.
Pasti, 100%.
Terima kasih... / Terima kasih lagi.
Terima kasih, Petugas.
Aku baru dalam hal ini. Aku sangat menghormatimu.
Tapi menurutku, dan sekali lagi maafkan aku jika ini tidak pantas.
Astaga, Nak.
Aku yakin kita dibohongi oleh salah satunya.
Sungguh? / Pelecehan itu terjadi
meski ada jaminan yang sebaliknya.
Syukur kau di sini. / Bisa kita tangkap mereka?
Tidak begitu caranya. / Seharusnya begitu.
Ya. Jika dia tak keberatan dijadikan sansak..
...ada yang bisa kita lakukan.
Tapi jika kita pisahkan mereka... / Kau tidak mendengarkanku.
Jika ada anak terlibat, itu... / Hei.
Ini hari pertamamu. Diamlah sebentar.
Maaf. Kau tampak kesal.
Kau dilecehkan saat kecil?
Kasus KDRT memberi banyak bahaya fisik bagi penegak hukum.
Ketegangan emosional karena terus kembali ke rumah penuh kekerasan
bisa membahayakan petugas itu sendiri.
Petugas bisa sangat...
...kecewa hingga tergoda untuk melanggar peraturan
dan menghubungi pihak yang dilecehkan.
Meski keinginan ini tulus...
...ini lebih sering menyebabkan kecewa, amarah, dan kekerasan.
Tapi tidak semua kasus sesuram itu.
Hari ini Jim dipanggil menangkap pengutil lokal
yang mungkin agak beda dari perkiraan.
Maafkan aku. Ini bukan dia. Aku...
Tapi Ibunya baru wafat. Kau tahu itu.
Aku mengerti, Pak. Tapi pemilik toko minta ganti rugi.
Aku tahu. Kami usahakan akan bayar.
Tapi tolong jangan melibatkan anak itu.
Aku minta secangkir kopi.
Secangkir... Tentu. Aku akan...
Hei.
Mau balapan?
Kenapa tidak? / Kau pasti menang.
Aku yakin kau benar.
Bagaimana jika aku pakai truk dan kau mobil penjelajah?
Ya?
Itu sangat bagus.
Sesuai aba-abamu. Bersiap dan maju!
Punyaku tidak maju.
Maju. Kau menabrakku!
Sebagai Polisi, penting menjalin hubungan dekat dengan komunitas.
Tapi penting juga untuk memastikan
kau tetap profesional dan tak melibatkan pribadi.
Apa kau peduli... / Peduli.
Bu, kami bisa urus ini.
Terima kasih, Pak.
Mari beri Jim hal lain untuk dikhawatirkan.
Ini malam besar bagi Jim. Malam pertama sendirian.
Tapi itu tidak berjalan seperti yang Jim duga.
9 jam bertugas, Jim hanya keluarkan satu tilang ngebut
dan menanggapi panggilan tentang sepeda curian.
Jika kau merasa bosan bekerja, pikirkan saja...
"Syukurlah tidak ada yang bermasalah."
Tapi kenapa tidak beri Jim sedikit kegembiraan?
Pak, bisa kembali ke kendaraanmu?
Bisa lepas helmmu?
Bisa lepas helmmu?
Kau agak ngebut, Pak.
Melebihi batas kecepatan.
Anak-anak bisa saja bermain-main di sini.
Lisensi, registrasi dan bukti asuransi, tolong?
Aku akan menganggapnya sebagai bantuan pribadi.
Pak, aku harus meminta anda untuk menjaga jarak.
Jangan.
No comments yet. Be the first to leave one.