Release info

달이 뜨는 강 River Where the Moon Rises E27-E28 NEXT-VIU 💕
A Commentary by ParkMinYoung
‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏💛‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏

Tags

other
Published on: 2021-03-30
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Drama ini berdasarkan Kisah On Dal dalam Kronik Tiga Kerajaan"

"Karakter, kejadian, dan tanggal tidak sesuai fakta sejarah"

50.000 orang Zhou Utara menyerang dan menembus Benteng Liaodong,

lalu merobohkan Benteng Baekam.

Pasukan utama segera bergerak ke selatan untuk menyeberangi Paesu.

Baru beberapa tahun sejak kita berjanji menjaga perdamaian

dan saling membantu.

Tapi mereka membentuk pasukan melawan kita?

Anda harus fokus pada kesehatan...

Perbatasan kita ditembus,

tapi kamu ingin aku berbaring di ranjang?

Gochuga, bagaimana menurutmu?

Pertama-tama,

Anda harus memanggil semua orang yang melayani Daemodal

dan prajurit Lima Bu dari Tentara Pusat.

Aku setuju denganmu.

Selain itu, prajurit pribadi Lima Suku

juga harus bersiap untuk bertarung.

Yang Mulia.

Semakin lama kita memperpanjang ini,

akan semakin merugikan.

Kita harus mengumpulkan orang-orangku dan kalian

untuk mengalahkan musuh sebelum mereka menyeberangi Paesu.

Anda harus mempertimbangkan kembali untuk berperang.

Ini sudah tugas Raja.

- Yang Mulia. - Yang Mulia.

- Jenderal Go! - Ada apa?

Zhou Utara telah menyerang perbatasan kita.

Lalu kita berperang?

Ya. Gochuga meminta kalian mengumpulkan pasukan

dan segera kembali.

Yang dilaporkan pengintaimu. Soal apa itu?

Tuan Putri. Jika Anda penasaran, kembalilah bersamaku ke istana.

Master Go.

Pasukan Zhou Utara menyeberangi perbatasan

dan mengarah ke selatan menuju Paesu.

"Paesu: Sungai yang menjadi perbatasan dengan Tiongkok"

- Aku dengar itu. - Selain itu,

Raja akan memimpin pasukan sendiri.

Anda mengerti?

Di saat seperti ini,

Anda tidak seharusnya di sini.

Aku yang memutuskan di mana aku harus berada.

Karena aku di sini bersama anak buahku,

aku bisa memutuskan untuk Anda.

Hei.

Kamu mengancamnya dengan apa kali ini?

Jangan senang dahulu kamu selamat.

Kematianmu hanya tertunda.

Kamu dan sukumu akhirnya akan kalah.

Dasar berandal.

Kita tidak punya waktu untuk ini.

Kita harus pergi.

Cepat!

Ya, Jenderal.

Cepat!

Anda tidak boleh berperang.

Anda baru saja sembuh dari penyakit Anda.

Anda tidak boleh berperang seperti ini.

Tolong ubah pikiran Anda.

Putra Mahkota akan menemaniku.

Putra Mahkota.

Lima benteng di utara Paesu.

Benteng dan kamp

yang tersebar di Liaodong, ayah membangunnya sendiri.

Pertempuran ini bertujuan melindungi tanah itu.

Aku akan bertarung dengan sukarela bersama Ayah.

Bagus.

Akankah Pangeran Geon Mu naik takhta?

Putra Anda memiliki keberuntungan untuk menjadi

seorang raja suatu hari nanti.

Kamu yakin soal itu?

Aku bersumpah atas hidupku.

Karena Anda memutuskan untuk berperang,

tidak ada yang bisa kulakukan untuk menghentikan Anda.

Kuharap kamu kembali dengan selamat, Putra Mahkota.

Jangan khawatir.

Astaga.

Aku, berperang di usia ini?

Tuan Hae, kenapa kamu diam saja?

Raja sendiri yang bilang dia akan

memimpin anak buahnya bertarung dalam kondisi lemah.

Saat berperang, kita dari Lima suku

tidak hanya bisa menyelamatkan reputasi kita.

Perang adalah krisis,

tapi itu juga bisa menjadi kesempatan

menyingkirkan gangguan di dalam dan luar.

Langit telah memberkati Goguryeo.

Anda mau berperang?

Jumlahnya sedikit,

tapi kita punya cukup orang untuk membentuk pasukan.

Kita juga punya senjata.

Jadi, kita naikkan bendera Sunno

dan pergi berperang?

Ini kesempatan yang bagus.

Jika kita menang,

Raja akan setuju untuk mengembalikan Suku Sunno.

Bagaimana, Jenderal?

Jika kamu memberi perintah,

aku akan membawa anak buahku dan bertarung.

Ya, Ayah. Waktunya sudah tiba.

Kita harus bertarung.

Hei. Kenapa kamu diam saja?

Begini...

Berusaha melindungi desa

sangat berbeda dengan berperang.

Begitu berangkat dengan pasukan, kita tidak bisa berhenti

atau kembali.

Kamu mundur karena takut?

Dal. Jika Zhou Utara berhasil turun ke selatan,

kita tidak akan aman di sini lagi.

Ini demi Goguryeo, tapi juga

demi melindungi desa.

Jika Jenderal On di sini,

dia pasti akan pergi berperang.

Kami membutuhkanmu.

Kita pergi saat fajar.

Berangkatlah dahulu dengan 500 orang.

Kamu harus mengamankan area di selatan Paesu untuk kamp kita.

Kami akan pergi begitu kami siap.

Tuan Putri. Kamu melihatnya?

Ya.

Dia akan memimpin Suku Sunno,

bersama putra On Hyeop.

Ini hanya tebakanku,

tapi aku merasa Suku Sunno akan ikut berperang.

Begitu rupanya.

Ayah tidak memikirkan itu.

Mereka akan memanfaatkan perang untuk mengembalikan kehormatan.

Itu dia.

Jangan dianggap remeh.

Dahulu, Putra Jenderal On

adalah orang bodoh yang kekanak-kanakan.

Kini dia telah menjadi petarung tangguh.

Keturunan orang yang kalah hanya akan menimbulkan kekalahan lain.

Geon.

Kamu harus mengingatkan dia pada takdirnya.

Baiklah.

Anda penasaran dengan pedangku?

Maafkan aku.

Aku pernah punya pedang yang jauh lebih berharga dari ini.

Tapi itu sudah rusak, aku tidak bisa menunjukkannya.

Kusarankan Anda menjauh dari pedang.

Tidak apa-apa. Aku akan menjadi penguasa.

Aku bangga mendengarnya.

Saat hari itu tiba, pedang itu akan digunakan untuk melindungi Anda.

Kamu harus memberi tahu ibumu.

Bahwa kamu akan pergi berperang.

Ini baju zirah Jenderal On.

Dia memakainya saat pergi berperang.

Ibu berdoa kepada langit dan arwah

hari kamu memakai ini tidak akan datang.

Apa boleh buat. Negara kita akan hancur.

Jenderal On akan melindungimu.

Percayalah.

Baiklah.

Aku yakin benangnya akan mengikuti jarum.

Jangan terlalu khawatir.

Dal dan aku akan kembali dengan selamat.

Kalian harus pergi.

Setiap momen penting.

Bagaimana kalian bisa jatuh cinta di saat seperti ini?

Kenapa kamu di sini padahal sibuk dengan persiapan?

Aku tidak datang untuk memintamu mendoakan keselamatanku.

"Doa bertujuan agar pria kembali dari perang dengan selamat"

Selagi kami berperang,

kamu akan mengirim surat rahasia ke Silla.

Tulislah persis seperti ucapanku.

"Pasukan utama Goguryeo berperang melawan Zhou Utara,

tapi mereka tidak mengabaikan keamanan di perbatasan Silla."

"Jangan gunakan perang

sebagai alasan untuk menyerang dengan gegabah."

Tulis itu.

Apa kamu memerintahku untuk mengkhianati Silla?

Aku

membantu rajamu agar dia tidak membuat keputusan buruk.

Jika suratku tersingkap sebagai kebohongan,

hidupku akan terancam.

Kamu mencapai banyak hal sejauh ini sebagai mata-mata.

Mereka tidak akan mencelakaimu semudah itu.

Aku lebih suka kamu menebasku.

Dengan begitu, tidak akan ada reaksi.

Aku tidak berniat melakukan itu.

Karena

kamu akan menuruti perintahku.

Jangan terlalu yakin soal itu.

Aku bukan wanitamu.

Aku akan berkontribusi besar untuk kemenangan dan kembali.

Kuharap kamu akan menyambutku saat hari itu tiba.

Kamu merasa hebat hingga akhir.

Itulah aku yang sebenarnya.

Kuharap kamu tidak terluka.

Ada apa?

Bukan apa-apa.

Ini.

Ini kantong sinyal dengan bubuk berwarna.

Kantong sinyal?

Jika kamu dalam bahaya,

ikat ini ke panah dan tembakkan.

Maka aku bisa melihat dari jauh.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left