The first 200 lines.
"Barang siapa mengasihi saudaranya, Ia tetap dalam terang,"
"Dan di dalam dia tidak ada penyesatan."
"Tetapi barang siapa membenci saudaranya,"
"Ia berada dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan,"
"Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan membutakan matanya."
1 Yohanes 2:10-12
Invasi Kediaman Kartel Narkoba
Ada apa?
Ini akan jadi hari yang panjang.
Kau terlihat tampan. Pekerjaan baru.
- Ini permulaan. - Ya.
Aku bangga denganmu.
Hei.
Kau tidak melupakan sesuatu?
Bunda Maria-mu.
Maaf aku terlambat.
Kau pikir kau bekerja di mana hari ini?
Tak ada lowongan guru di sini.
- Apa yang kau lakukan? - Hanya... Lihat.
Aku melakukan ini. Lihat.
Kita bisa urus ini. Lihat.
Aku tahu kau akan melakukan ini.
Ganti baju. Cepat.
Aku butuh tiga orang. Kau, kau, dan kau.
Dengar. Hanya bicara Bahasa Spanyol.
Hal terakhir yang para kulit putih ini inginkan...
...yaitu imigran klimis yang fasih bicara Bahasa Inggris.
Itu membuat mereka takut.
Oke.
Kau dan kau, kau. Naik.
Ya. Ayo, ayo.
Tunggu, tunggu, tunggu... Tunggu.
Ayo.
Tidak apa. Semuanya baik.
Baiklah.
- Ada apa? - Lihat ini.
Itu uang.
Bisa Bahasa Inggris?
Kami butuh enam orang.
Ayo.
Ayo istirahat, semuanya.
Terima kasih.
Air putih?
Dia tawarkan kau bir, kau minum itu.
Terima kasih.
Aku capek.
- Kalian tak apa? - Kepalaku sakit.
- Anthony, kau tak apa? - Apa yang terjadi?
Aku tidak tahu.
Kita di mana?
Dan di mana Manny?
Hei, teman-teman.
Ini apa?
Itu kalung listrik untuk anjing.
Biar aku lepaskan ini.
Astaga. Bung!
- Kau tak apa? - Apa itu tadi?
Selamat pagi, para berengsek.
Mari memulai hari ini dengan sedikit penjelasan.
Berapa banyak orang Meksiko yang dibutuhkan untuk memasang bohlam?
Tiga. Satu untuk pegang bohlam,
Dan dua untuk membalik tangga.
Baiklah. Mari kita mulai.
Ini hari baru untuk kalian.
Selamat datang di permainan hidupmu.
Kau tahu, kalian datang ke negara kami yang adidaya ini secara ilegal.
Dan aku yakin itu butuh keterampilan dan kelicikan.
Kau akan butuh lebih dari itu hari ini.
Dari yang aku lihat,
Seluruh warga ilegal yang melintasi perbatasan,
Mereka tidak seharusnya mendapat hak yang sama...
...seperti orang yang lahir di sini.
Jadi kami akan memberimu 22 jam.
Kembalilah ke tempat asalmu,
Atau kau akan mendapat sepetak tanah permanen di tanah kami.
Kau mengerti?
Kau mengerti apa yang aku katakan?
Bagus.
Dan aku takkan menyentuh kalung itu jika menjadi kau.
Tidak, tidak, tidak.
Kau tahu, ada beberapa hadiah yang diikuti dengan itu.
Hadiah pertama, yaitu disetrum di leher.
Aku berusaha semampunya untuk pastikan semuanya aman.
Bisa dibilang regulator voltasenya kadang berfungsi, kadang tidak.
Hadiah kedua...
Aku akan beritahu soal itu ke kalian nanti.
Untuk sekarang...
Kita punya sekitar sisa dua jam dari cahaya matahari.
Ada pagar pembatas di sisi barat punggung bukit itu.
Pendakiannya cukup berat, tapi kau akan temukan jalannya.
Jika berhasil, kau hanya tinggal kurang dari satu mil ke perbatasan.
Lalu kau bisa lompati pagar itu kembali...
...seperti saat kau datang ke sini,
Lalu semuanya akan berakhir. Dan itulah tawarannya.
Tapi persyaratannya bisa berubah sewaktu-waktu,
Jadi aku akan bergegas jika menjadi kau.
Waktu terus berjalan.
Tik, tok. Tik, tok.
Kita harus temukan Manny. Kita harus temukan yang lain.
Kita harus pergi dari sini.
- Ayo. - Terus waspada.
Itu mudah untuk lupa betapa indahnya di sini.
Dan seluruh tempat ini dipenuhi...
...kenangan suram dan rahasia.
Ada masanya kita ke sini bersama adik perempuan kita dan Ibu.
Jangan.
Hei.
Kau tak perlu khawatirkan itu.
Kita akan bunuh mereka semua dan biarkan Tuhan mengurus mereka.
Semuanya baik. Siap yang siap untuk kalah?
Kau taruh kunci itu di tempat seharusnya?
Apa aku terlihat seperti amatiran?
Apa, kau berani?
- Jangan cari gara-gara! - Jaga sikapmu. Kau memang...
- Hei. - Ayo!
Baiklah. Hei, hei! Hei! Hei!
Hentikanlah!
Aku tak bisa bedakan jika kalian bercanda atau berkelahi.
Kita harus melakukan ini secara serius.
Ingat apa yang terjadi terakhir kali?
Aku harus kejar anjing hutan itu hingga ke jalan lintas!
Orang lain bisa temukan dia. Siapa saja!
Sudah kubilang itu bukan salahku!
Lalu salah siapa?
Jika sudah selesai main-mainnya, bawa senjata itu kembal ke dalam.
- Bagaimana keadaanmu, Ayah? - Kau mendengar dia.
Ayo.
Kau sebaiknya jaga dirimu. Mereka bukan anak kecil lagi.
- Jadi berhenti beri mereka makan. - Semoga berhasil dengan itu.
Aku menyayangimu, Ayah.
Tunggu hingga saudaramu Joey datang.
Dia akan masuk dan menghajar kalian semua.
Dia harus melakukan itu dari kuburannya,
Karena dia sudah meninggal selama 20 tahun.
Diamlah.
Hei, hei! Hei, hei. Hei, hei, hei.
Kau melihat sepupuku?
- Tidak. - Tidak, tidak.
Kita di mana?
Hei, he.
- Hei. Kau ta apa? - Ya, kau bagaimana? Kau tak apa?
- Kau tidak apa? - Ya. Kau?
Hei! Satu hal singkat. Aku hampir lupa.
Jika ada diantara kalian yang ingin mempersingkat perjalanan,
Lihat di atas pohon sebelah sana?
Kau akan melihat kunci yang digantung.
Ayo, lihatlah.
Kunci itu sangat penting.
Itu kunci mobil,
Dan mobilnya diparkir di sisi luar dari sini.
Jika kalian berhasil mencapai mobil itu,
Dengan kunci itu,
Kalian bebas untuk pergi.
Bagaimana menurutmu?
Semoga berhasil.
- Javi, ayo. - Tidak. Tidak.
Tidak, tidak. Kita tetap bersama.
Persetan itu. Aku punya kuncinya. Aku akan pergi dari sini.
- Tidak, tunggu. - Teman-teman, kau sebaiknya...
- Ayo. Ayo. - Tidak, tidak, tidak.
Sial. Ayo. Ayo. Cepat, teman-teman. Cepatlah.
Ayo, ayo.
Itu akan ajarkan kalian apa yang terjadi...
...saat kau mencoba mengambil sesuatu yang bukan milikmu.
Di sini bukan hal yang mudah, dasar bajingan pemalas.
Hai. Ini Grace Reyes.
- Ya? - Suamiku bekerja di sana.
Ini hari pertama dia bekerja. Derrick Reyes?
Kami tahu Derrick Reyes melamar,
Tapi sayangnya dia tidak diterima.
Apa kau yakin?
Silakan tinggalkan pesan setelah tanda.
Sayang...
Kau sebaiknya angkat teleponnya.
Aku telepon Anthony, Manny. Tak ada jawaban.
Aku... Aku mulai khawatir.
Apa kau membohongiku, Derrick?
Itu tidak penting.
Pulanglah.
Aku mencintaimu.
911. Apa keadaan daruratmu>
Aku ingin melaporkan orang hilang.
Kita ke arah sini.
- Itu pasti bisa. - Oke.
Baiklah, mari lakukan ini.
Kau kenal orang ini?
Aku melihat dia di lokasi proyek beberapa kali.
Dia selalu di toko perkakas mencari kerja.
- Ya, tapi apa kau percaya dia? - Aku tidak mengenal dia sebaik itu.
- Tapi aku mengenali tatonya. - Dia terlihat baik.
Ya, tapi tak ada yang terlihat baik sekarang.
Jika apa yang terjadi di sini seperti yang kita pikirkan,
Kita lebih kuat jika ramai-ramai.
Aku setuju. Kita harus tetap bersama.
Oke. Matahari sudah terbenam.
Kita sebaiknya mencapai pagar pembatas.
Ya.
Javi?
Aku tahu ini sulit.
Apa dia ada membohongimu baru-baru ini atau menyimpan rahasia?
No comments yet. Be the first to leave one.