The first 200 lines.
Masa remaja itu kebohongan, dan wujud kejahatan
Masa remaja itu kebohongan, dan wujud kejahatan
Mereka yang mengagungkan masa remajanya hanya membodohi dirinya sendiri dan orang disekitarnya,
Dan percaya bahwa lingkungan mereka selalu memperteguh tindakan mereka.
Ini.
Dengan menggunakan kata "Masa remaja", mereka memutar dan merusak akal sehat dan lainnya.
Bagi mereka, kebohongan, rahasia, dosa, dan kegagalan bukanlah apa-apa tetapi hanyalah bumbu masa remaja mereka
Jika kegagalan adalah ciri khas menjadi muda seperti yang mereka katakan,
Oh, apakah itu kau?
maka seorang yang gagal membuat teman telah mencapai puncak dari masa remajanya, kan?
Ayo cepat!
Namun, aku yakin mereka tak akan setuju.
Semua ini hanya standar ganda yang mereka mainkan dan tak ada yang lain.
Ini intinya:
Orang bodoh yang menikmati masa remajanya
harus membunuh dirinya sendiri.
diruangan yang terang ini
aku menunggumu
O
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
O
Masa Remajaku Romcom.. .........Berbeda denganyang kuharapkan
O
aku mengambang dan melihat sebuah kotak
tapi itu tak mengembalikan tatapanku
hati yang tercermin putih murni
menunjukkan padaku bahwa aku hanya binar dalam salju
hujan es yang menutup tubuhku
tak mengizinkanku pergi sampai angin musim semi melayang
tak mengizinkanku pergi sampai angin musim semi melayang
jadi biarkanku mencari azalea
bawa aku ke kebun kehangat
bawa aku ke kebun kehangat
yang membuatku berhenti bertanya
yang membuatku berhenti bertanya
karena aku tau kesenangan itu
dongeng yang tidak ada
aku tau segalanya
aku tau segalanya
tapi kau tau
disitulah aku ingin pergi
Kaulah yang seharusnya mati.
Beritahu aku, Hikigaya.
Tugas apa yang kuberikan dikelas?
Yah,
anda menyuruh kami menuliskan esai "Cerminan tahun ajaran SMA mu".
Lalu kenapa kau menyerahkan omong kosong seperti ini?
Apa-apaan ini?
Apa yang merasukimu menulis esai seperti ini?
Uh...
Ya ampun.
Matamu terlihat seperti ikan mati.
Apakah mereka terlihat persis DHA?
Saya harus cukup bijaksana.
Apa aku kelihatan bercanda?
Aku akan melihat kembali kehidupan SMAku.
Bukankah semua anak SMA saat ini seperti ini?
Jangan ngomong seenaknya, bocah.
"Bocah"?
Yah, tentu, jika dibandingkan denganmu, seseorang mungkin akan berkata bahwa—
Apakah ibumu tidak bilang kalau membicarakan umur seorang wanita bisa membuat kau mati?
Maafkan saya.
Aku akan mengulangi—
Ikut aku sebentar.
Hiratsuka-sensei.
Saya yakin telah memberitahu anda untuk mengetuk pintu sebelum masuk.
Kau tak pernah menjawab setiap aku mengetuknya.
Itu karna anda tak menunggu jawaban langsung menerobos.
Jadi, siapa yang aneh itu?
Aku mengenal perempuan ini.
Ilmu kebudayaan internasional, kelas J
kelas yang terdiri dari 90% perempuan,
memiliki nilai rata-rata yang tinggi, dan terkenal.
Diantara mereka, murid yang paling terkenal adalah Yukinoshita Yukino.
Tak ada seorang pun disekolah yang tidak mengenalnya.
Dia ingin bergabung keklubmu.
Aku Hikigaya Hachiman dari kelas 2-F.
Uh...
Tunggu, bergabung klub apa?
Kau akan bergabung dengan klub ini sebagai permintaan maaf atas esai yang kau berikan padaku.
Aku tak perduli dengan pertanyaan, kekhawatiran, keberatan, atau perbedaan pendapat yang kau miliki.
Ngomong-ngomong, karena aku yakin kau bisa melihatnya,
jiwanya sebusuk matanya.
Itulah sebabnya dia berdiri dihadapanmu sebagai penyendiri yang menyedihkan.
Saat dia diklubmu, aku ingin kau memperbaiki mental pembenci gilanya.
Ini adalah permintaan pribadiku.
Aku menolak.
Melihat mata vulgar dan licik pria itu membuatku takut atas kehidupanku.
Emangnya aku mau melihat dataran tak berharga yang kau sebut payudara itu.
Tidak, sungguh!
Tenang.
Orang ini memiliki pemikiran yang mampu menjaga nalurinya.
Dia pasti tak akan melakukan apapun yang dapat membuatnya bermasalah dengan hukum.
Jangan cemas. Dia pengikut yang baik.
Tak bisakah anda berkata bahwa aku bisa membuat keputusan yang masuk akal?
Pengikut, ya? Begitu.
Bukan hanya tidak memperdulikanku, dia sebenarnya setuju dengannya!
Yah, Aku tak bisa menolak permintaan seorang sensei.
Aku akan melakukan seperti yang kau katakan.
Bagus.
Aku serahkan padamu, Yukinoshita.
Ap...
Apakah ini sungguhan?
Apa yang terjadi ini?
Semua ini mengingatkan ku kenangan yang pahit.
Bisa kita berteman saja?
Lupakan soal "teman". Kami bahkan tak saling berbicara setelah itu!
Ngomong-ngomong, hidupku tak akan menjadi romcom.
romcom= Romantic Comedy(eng), Komedi Romantis(ind).
Sebagai seorang yang mendapatkan pelatihan lanjutan,
tak akan mungkin aku jatuh kedalam perangkap romcom yang jelas ini.
Wanita hanya tertarik dengan pria yang hot dan hubungan kotor.
Pada dasarnya, mereka musuhku.
Bisakah kita berteman saja?
Cara terbaik untuk menghindari sesuatu seperti itu lagi
adalah menjadi dibenci.
Oleh karena itu, aku memilih untuk mulai mengancam Yukinoshita.
Kenapa kau tak duduk?
Huh?
Baiklah, maaf soal itu.
Apa?
Oh, hanya saja ada banyak hal yang tak kumengerti.
Ngomong-ngomong klub apa ini?
Coba tebak.
Aku yakin ini adalah klub sastra.
Sungguh?
Dan kenapa itu?
Ruangan ini tak memiliki tempat atau alat khusus.
Terlebih, kau membaca buku dari tadi.
Ya ampun.
Lalu, klub apa ini?
Inti dari klub ini adalah hal yang kita lakukan saat ini.
Aku menyerah.
Aku tak tau lagi.
Hikigaya, berapa tahun sejak terakhir kali kau berbicara dengan peremupuan?
Aku yakin saat bulan juni, dua tahun lalu.
Ya ampun, panas banget ya!
Yah, panas dan lembab !
Huh?
Y-Yah...
Ada orang, dari kebaikan hati mereka, memberi pada mereka yang membutuhkan.
Masyarakat menyebutnya relawan.
Kami memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Itulah kenapa klub ini ada.
Selamat datang di Klub Relawan.
Aku telah diminta untuk membantumu, jadi kau adalah tanggung jawabku.
Aku akan membantu menyelesaikan masalahmu.
Bersyukurlah.
Kau wanita Jalang.
"Masalah"?
Aku sangat berbakat, kau tau.
Aku rangking tiga ditahun ajaran kita dalam kemampuan berbahasa jepang.
Aku juga lebih mempesona dari pada orang lain.
Aku tak memiliki teman maupun pacar, tapi itu karena aku memiliki standar yang tinggi.
Hal yang dapat kau katakan itu sangat menakjubkan.
Aneh.
kau menakut-nakutiku saja.
Diam.
Kau orang terakhir yang kuingin dengar berkata begitu, aneh.
Dari yang bisa kukatakan, alasan kau sendiri
adalah sifat busuk dan kesensitivanmu itu.
Dan pada topik penampilanmu,
kau harus tahu bahwa keindahan terletak pada mata yang melihatnya.
Dengan kata lain, satu-satunya yang dapat memutuskan apakah kau "mempesona" adalah aku.
Kedengarannya konyol, tapi kau cukup masuk akal.
Ngomong-ngomong,
itu kesimpulan dari percakapan mengejek kita.
Apa?
jika kau bisa berbicara dengan perempuan sepertiku,
Kurasa kau seharusnya juga bisa berbicara dengan orang lain.
Mungkin aku memperbaiki dirimu sedikit.
Biarkan aku memperjelasnya.
Ini bukan berarti aku tak bisa berbicara dengan orang lain.
Aku hanya tak bisa menikmati obrolan yang sia-sia.
Aku tak perlu diperbaiki.
Kupikir kau dalam masalah pada kehidupan sosialmu jika kau tak merubah dirimu.
Aku masuk, Yukinoshita.
Ketuk!
Yah, maaf.
Sepertinya kau mengalami kesulitan dalam memperbaiki masalah Hikigaya.
Itu karena dia tidak tau bahwa dia memiliki masalah.
Jangan beri aku omong kosong itu.
Emangnya aku perlu diubah.
Aku tak butuh orang lain mengatakan bagaimana aku seharusnya, sialan.
Kau hanya melarikan diri.
Tapi bukankah mengubah diriku sama dengan melarikan diri?
Kenapa kau tak bisa menerima siapa dirimu sendiri?
Itu...
Itu tidak menghilangkan masalahnya,
dan aku tak akan membantu orang lagi.
Tenanglah, kalian berdua.
No comments yet. Be the first to leave one.