BLACK TORCH

BLACK TORCH

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

BLACK TORCH S01E03 WHATS MY NAME
A Commentary by jambuijo

Tags

webdl
Published on: 2026-07-19
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 192 lines.

Ah, repot banget.

Asal aja, deh.

Asal bawa celana sama baju ganti harusnya cukup, kan.

Betulan tidak masalah?

Ha?

Kita tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan ke kita.

Kalau ceroboh, mungkin saja malah tidak bisa kembali ke sini, lo.

Ada apa ini?

Kau mengkhawatirkanku, ya?

Bukannya begitu maksudku.

Yah, mau ciut pun tidak ada gunanya.

Kenapa kau ada di sini?

Buat mengawal dan mengawasi.

Biar seseorang tidak kabur lagi.

Di depan ada truk angkutan yang menunggu.

Kau akan naik di boks muatan bersamaku.

Kalau sudah paham, kita segera berangkat.

Aku tidak mau membuang-buang waktu.

Iya, iya.

Sok memerintah banget.

Begitulah, aku berangkat dulu, ya.

Ya.

Aku tidak akan terima kalau kau malah mati seenaknya, anak sialan.

Kakek sendiri.

Jangan mati selagi aku tidak ada, kakek sialan.

Ya sudah, aku berangkat.

Hei!

Apa ini?

Aduh, kenapa harus aku yang mengawal.

Dengar, dong!

Apa maksudnya ini?

Kalau begini, aku kayak narapidana, dong?!

Berisik sekali.

Nyatanya memang seperti itu, kan?

Ha?! Apa maksudmu itu?!

Kau sudah bukan manusia lagi.

Tapi, monster yang sudah berasimilasi dengan mononoke.

Apa katamu?

Mononoke adalah objek yang harus kami kendalikan sebagai Biro Mata-Mata.

Jadi, kau yang sekarang itu bukan pengecualian.

Aku tidak tahu apa yang para atasan dan Kepala Divisi pikirkan.

Tapi, aku punya harga diri dan tanggung jawab seorang profesional untuk misi.

Kalau ditugaskan untuk mengawal,

apa pun objeknya, tetap akan kutuntaskan.

Berengsek, kayak bos besar saja sampai menyebut orang lain sebagai monster.

Padahal aku diam saja mendengarkan karena kau wanita.

Apa barusan ada suara dari belakang?

Paling perasaanmu saja.

Ada dua.

Akan kuberi tahu dua hal yang kubenci.

Mononoke dan pria yang meremehkan hanya karena wanita.

Paham apa yang ingin kubilang?

Artinya, aku tidak akan mengakui keberadaanmu.

Kalau paham, diam saja dan menu—

Ah, berisik amat.

Aduh, bikin tidak nyenyak tidur siang saja.

Ini makanya aku benci bocah.

Sialan kau, Rago.

Pantas saja dari tadi kupikir kau diam saja, ternyata malah enak tidur sendiri.

Tapi, gara-gara kalian ribut, aku jadi terbangun.

Tetap saja, kalau pengawalnya malah gadis kecil yang masih hijau begini,

Biro Mata-Mata kelihatannya sangat kekurangan orang.

Mononoke, jangan sok akrab bicara padaku.

Boleh-boleh saja kalau semangatmu tinggi.

Tapi, sekarang bukankah ada hal yang harus lebih kau khawatirkan?

Apa maksudmu itu?

Kabutnya apa tidak makin tebal?

Sekitar sini memang pinggir gunung.

Biar kunyalakan lampunya untuk jaga-jaga.

Apa itu?

Hei, di jalan ada sosok be—

Halo.

Aduh, kalian ini memang berisik sekali.

Sialan, apa yang terjadi, sih?

Kondisinya aneh.

Aku mau memastikan situasi.

Kau diam saja di situ!

Hei!

Kabut ini?!

Tidak salah lagi, ini penghalang aura siluman.

Sial, kenapa aku bisa tidak sadar?

Oh, keluar juga akhirnya.

Lah, apa ini?

Mononoke?

Kelihatannya tidak terlalu bernilai untuk dimangsa.

Tapi, ternyata sangat mengecewakan.

Semangatku naik setelah sekian lama karena disuruh menyerang truk angkutan.

Waktu dibuka, ternyata sopir-sopirnya cuma sampah buat hidangan pembuka.

Setelah pengawalnya keluar, ternyata betina ingusan begini.

Sudah keren-keren pakai nama Biro Mata-Mata, tapi ini apa tidak terlalu payah?

Kalian semua ini...

Ha?

Selalu saja menyebut wanita atau betina, aku sudah muak.

Kesabaran orang itu ada batasnya!

Kau keren juga ternyata!

Bagus, kelihatannya bisa diajak main dikit.

Hei, mau kau kunyah sampai kapan itu, Gendut?!

Kami juga akan pakai mode bertarung.

Sekarang, waktunya hidangan penutup!

Cih, ada dua musuh dengan tipe berbeda.

Yang besar, gerak dan pikirannya lamban,

tapi saking kerasnya, serangan biasa tidak akan mempan.

Sebaiknya, urus yang kecil lebih dulu...

Jangan malah bengong saja.

Eh, hei, apa yang terjadi di luar?

Ada mononoke.

Kau sudah tahu?

Tentu saja.

Sejak kalian berisik mendesah dan mesra-mesraan—

Kami tidak mesra-mesraan, kubunuh kau, kucing sialan!

Sejak tadi sudah tercium bau penghalang.

Apa maksudmu penghalang?

Kabut aura siluman.

Tempat yang diselubungi akan jadi dunia siluman untuk sementara waktu

dan terisolasi dari dunia luar.

Dunia siluman?

Dunia yang sedikit menyimpang dari dunia manusia tempat kalian tinggal.

Disebut alam khusus mononoke.

Aku enggak begitu mengerti, tapi artinya gawat, kan?!

Kalau begitu, cepat bantu aku melepas ini, dong!

Mustahil.

Kenapa?!

Itu bukan borgol biasa, sudah dibuat agar membelenggu aura siluman.

Tidak akan bisa lepas dengan kekuatanku yang sekarang.

Ah, bikin repot saja!

Sudahlah! Aku mau keluar buat minta dia melepaskan ini!

Biarkan saja.

Ha?!

Begitu dipasangi itu kau sendiri harusnya sudah tahu, kan?

Pada akhirnya para Biro Mata-Mata dan mononoke tidaklah beda jauh.

Cuma ingin menjadikan kita milik mereka.

Mereka menganggap kita benda, seperti kata mono dari mononoke.

Kita tidak perlu repot-repot meladeni mereka.

Biarkan saja mereka bertarung dan saling bunuh sendiri.

Hei, Rago.

Ha?

Kau ini lagi bahas apa, sih?

Aku enggak paham, lo.

Hah?!

Apa-apaan pertanyaanmu itu, berengsek?!

Biro Mata-Mata atau mononoke mau bagaimana,

sekarang bukan waktunya bahas itu, kan?

Di sana ada seseorang yang sedang bertarung demi kita.

Apa dirimu di situasi seperti itu,

bisa diam saja sebagai seorang laki-laki?

Sudah bicara sekeren itu, tetap saja payah kalau begini jadinya.

Berisik!

Oh, akhirnya keluar juga.

Jadi kau anak yang dirasuki Rago.

Kalau bisa aku disuruh untuk menangkapmu hidup-hidup.

Memang repot, tapi akan kubiarkan kau memilih.

Kuberi waktu sepuluh detik, sekarang pilihlah kau mau diculik atau dimakan saja.

Oke, satu...

Ternyata yang diincar memang Rago.

Dua...

Tapi, kenapa mereka bisa tahu soal pemindahan ini?

Tiga...

Hei, kau.

Apa, sih?

Empat...

Jangan malah tanya apa!

Kami juga akan ikut bantu, cepat lepaskan ini!

Lima...

Enam...

Aku tidak pernah bilang mau bantu, lo.

Tujuh...

Kau ini!

Jangan bercanda.

Delapan!

Ha?!

Aku tidak butuh kekuatan kalian!

Sembilan!

Sepuluh!

Dasar bodoh!

Bukan saatnya bilang be—, woi!

Waktu memilih sudah habis!

Sudah diputuskan untuk dimangsa!

Ah, dasar berengsek!

Hentikan sikapmu itu, dong!

Kalau malah sok keras kepala, kita bakal betulan dimakan, lo!

Hei, dengar tidak!?

Sial!

Katanya kecelakaan saat tugas.

Siapa sangka Nyonya dibunuh mononoke.

Padahal Nona Ichika belum lama ini baru menginjak usia lima tahun.

Kasihan sekali.

Kira-kira apa rencana Tuan untuk keluarga ini nantinya?

Tapi, tidak mungkin juga Nona Muda disuruh untuk mewarisinya.

Ayahanda.

Biar Ichika yang meneruskan keluarga Kishimojin.

Nanti aku akan banyak belajar, juga lebih banyak berlatih lagi.

Lalu, kelak.

More Indonesian subtitles for BLACK TORCH

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left