The first 200 lines.
Kalian pernah cium sesuatu yang sangat busuk
hingga semua isi perut ingin keluar?
Bau yang sangat menyengat...
membuat hidung terbakar, mata perih?
Ketika buaya memakan daging manusia,
ada risikonya.
Itu mengganggu pencernaannya.
Membuatnya berbau seperti kematian.
Ada anak hilang beberapa tahun lalu,
tahu bagaimana dia ditemukan, jika buaya memakannya?
Dari bau nafas buaya.
Gelembung busuk dari tenggorokannya mengambang sampai permukaan.
Dan pop!
Itu dia, bau itu.
Kalian siap bertemu monster itu?
Di mana dia?
Kau melihatnya?
Jangan terlalu dekat.
Aku tak bisa lihat tembus air!
Aku takut.
Ya Tuhan!
Dia sedang apa?
Kau sedang apa, Lars?
Astaga! Angkat jangkar!
Keluar dari air, bodoh!
Berenang balik!
Kembali, Lars!
Ada buaya!
Buaya!
Di mana Lars?
Tak apa.
Kau tak boleh di sini.
Aku telepon polisi.
Dia di sini.
Lagi.
- DETEKTIF SWASTA --
-- 12 Tahun Berpengalaman -- -- Di Bidang Kriminal --
Halo?
Ya Tuhan.
Kau kenapa?
Kau dari mana? Kau terluka?
Tenang! Aku...
Aku...
Aku coba membantumu! Jesus!
Kemari.
Jangan patuk aku.
Dia di sini.
Ada apa?
Apa aku harus memberitahumu?
Brooke Phelps mengajukan keluhan.
Kau dalam pengawasan ketat
untuk tidak mendekati siapa pun sebelum persidangan.
Termasuk saksi.
Jika berikan salinannya, aku pastikan.../ Kubuat mudah.
Kau tak boleh belanja di sana, oke?
Hanya di situ yang harganya belum naik untuk para turis.
Cuma itu?
Kau mau ke suatu tempat?
Ya, aku bekerja.
Tetap mengejar untung, bukan?/ Kau tahu sendiri.
Tapi bisnis masih berjalan, bukan?
Sudah sekitar setahun sekarang? Ingat perintahku?
Aku harus pecat agen pemasaranku.
Alamatmu masih sama?
Obrolan sia-sia dengan petugas pembebasanku.
Sebenarnya tidak perlu denganmu.
Kapan kau lapor tes narkoba dan alkohol?/ Selasa.
Dan hasilnya.../ Beri tahu.
Ada yang lucu?
Dekati dia lagi, kau kutangkap, paham?
Cukup di sini, Amanda.
Ya, tentu.
Baik! Cukup!
Jesus.
Ya, kaki kirinya... terluka.
Dan sayapnya, kurasa.
Lumayan.
Yah, kuserahkan dia padamu.
Itu keputusanmu, Pak...
Collins.
Ya, Pak Collins, itu keputusanmu,
tapi kami tidak menerima pengobatan gratis.
Apa?
Kami tak bisa merawatnya tanpa kompensasi.
Bukan, aku menemukannya.
Ya.
Maksudku, dia bukan punyaku.
Itu bukan angsaku.
Ataupun ini.
Bukankah ini tugas kalian? Mengobati hewan yang terluka.
Kenapa tidak telepon organisasi penyelamat?
Mereka akan ambil alih.
Pak Collins, ini bukan angsa Australia.
Ini angsa Toulouse. Ini dilindungi.
Penyelamat satwa tidak akan mau.
Bagaimana jika dia kutinggal? Kau mau apakan dia?
Jesus.
Serius?
Berapa total pengobatannya?
Totalnya $559.
Maaf? $59?
$559.
$500?
Konsultasi, Rontgen, pereda nyeri jika ditotal semua.
Kau perlu membukanya?/ Tidak.
Tunai atau kredit?/ Tunai.
Hanya saja...
...ini tidak cukup. Kau tidak keberatan? Aku perlu waktu untuk berpikir.
Apa angsamu diasuransikan?
Tidak, itu bukan angsaku.
Pak Collins?
Kau mau lewat?
Maaf soal itu./ Tidak apa-apa.
Seperti hari-hari lainnya.
Dengar, apa bisa kita buat kesepakatan?
Aku akan membayarmu, cuman...
Aku butuh sedikit waktu.
Berapa lama?
Sial!
Sial.
Kapan terakhir kali kau melihat Reggie?
Benar. Dan di mana itu?
Aku tahu tempatnya. Aku bisa pergi dan...
Sial.
Halo?
Nona Pharrel?/ Ya?
Nona Amanda Pharrel?
Kau masih buka?
Sudah punya desainnya?
Jika belum, ada biaya tambahan, per senti./ Per senti?
Aku berusaha mencari suamiku.
Kau seorang detektif swasta. Apa benar?
Jadi, dia hilang selama 48 jam, ponsel tak bisa dihubungi.
Sudah membuat laporan?
Ya./ Baik.
Polisi bilang apa?/ Sedang dalam penyelidikan.
Tapi ini sudah dua hari dan belum ada hasil.
Jadi kau putus asa pada mereka.
Orang di sini bertindak sangat lambat.
Kukira memang begitu, tapi lebih dari itu.
Seorang wanita, anak, anggota komunitas ini
mungkin bisa memacu mereka.
Suamiku bukan salah satu dari kalian.
Berapa tingkat keberhasilanmu?
Kau punya klien yang puas? Seseorang yang bisa kuajak bicara?
Bisnisku berjalan berdasar kebijaksanaan.
Itu menguntungkanmu tapi merugikanku.
Apa kualifikasimu?
Aku punya Sertifikat III dalam Layanan Investigasi.
Pengalaman?
Aku baru ada kasus lain sebenarnya, tapi kutangani kasusmu begitu selesai.
Kurasa kau bukan orangnya. Maaf.
Aku bekerja dengan konsultan. Dia berpengalaman puluhan tahun.
Punya koneksi di penegakan hukum.
Kau mendapat dua pelayanan, jika itu membuatmu nyaman.
Suamiku tidak pergi begitu saja.
Dia takkan tega pada putri kami.
Uang muka untuk memulainya.
Kumohon. Temukan dia.
Jangan terbiasa.
Ini sementara.
Itu dia!
Yang kenyang.
Sama-sama.
Kudengar kau menemukan angsaku./ Apa?
Punya paruh dan tanduk. Mereka di dalam?
Dari mana kau dapat alamatku?/ Dokter hewan.
Aku boleh masuk dan melihatnya?/ Mereka bukan angsamu.
Mungkin saja. Aku harus memeriksanya./ Apa maumu?
Kau sepertinya baru terlilit tagihan./ Urus urusanmu sendiri.
Bukan begitu sikap dengan orang yang menawarimu pekerjaan.
Siapa kau?/ Bos barumu, kalau kau melakukan peranmu.
Dengar...
...jika aku memberimu kesan
bahwa aku tertarik dalam apa pun ini, biar aku perjelas.
Aku tidak tertarik.
Aku butuh konsultan./ Tidak, terima kasih.
Kau seorang polisi.
Enyah dari rumahku.
Peluru yang di sakumu? Cukup menarik.
Tapi saat mobil itu meletup, kau meraih pistol dan kau tidak ragu,
yang artinya kau terlatih.
Aku ingin menyewamu untuk kasusku. Aku butuh orang yang pengalaman.
Bayar tagihan itu, buat sarang agar angsa tetap hangat,
lalu kita selesai, kau takkan melihatku lagi.
Ini pekerjaan sungguhan.
Uang sungguhan.
Dan juga keluarga sungguhan.
Jesus.
INSINYUR TERKENAL BERGABUNG DENGAN DELLAGUA
KENAPA SEORANG PRIA MENINGGALKAN KELUARGANYA?
Sial.
Halo?
Sudah kau pikirkan?
Katamu kita bertemu di kantormu.
Aku baru menyelesaikan kasus lain.
Jadi, kau ikut?
Kita cuma akan ngobrol.
Kau ingin melakukannya di sini?
Aku lebih suka bertatap muka.
No comments yet. Be the first to leave one.