The first 200 lines.
13 Juni 1980
Kemari. Kemarilah sekarang.
- Tidak! - Kau yang terakhir.
Yang lain sudah kubunuh.
Kematianmu akan lebih mudah daripada Jason.
- Aku benci ini! - Kau harus dihukum...
- Atas perbuatanmu padanya. - Aku tak berbuat apa pun!
Kau biarkan dia tenggelam.
- Jason putraku. - Aku tak berbuat apa pun.
Jangan! Kumohon!
Kau seharusnya menjaganya.
Setiap saat!
Jason.
Putra istimewaku.
Mereka harus dihukum, Jason, atas perbuatan mereka padamu.
Atas perbuatan mereka pada Ibu.
Membunuhlah demi Ibu.
Crystal Lake, Saat Ini
Aku serius. Kau harus waspada terhadap puma.
- Mereka banyak di sini. - Puma?
- Malam hari aman. Mereka takut api. - Diam. Kau berbohong.
- Richie bilang bohong. - Bohong!
- Kau tahu? Aku tak berbohong. - Bohong!
- Kau akan percaya saat puma... - Itu dia!
Upaya bagus.
Aku lebih takut dimakan hidup-hidup oleh nyamuk.
Kau mau tepuk bokong itu sekali lagi untuk Papa?
- Papa suka itu? - Ya, sangat.
Whitney? Di mana kau saat ini?
- Aku di sini. - Masa?
Di tempat terpencil ini.
- Kau melihat kompas dengan benar? - Ya!
- Ayo, Pizarro. - Kita mau ke mana?
- Ransel ini berat dan cuaca panas. - Kita ada di mana?
- Kita tersesat jauh. - Tidak.
- Ya. - Tidak.
Tak semuanya ada di GPS, Richie.
Menurut papan tanda ada tambang di sini. Apa itu ada di GPS? Tidak.
- Kukira kita sudah dekat. - Kau kira?
Kau tak paham cara memakai GPS. Hari hampir gelap.
- Kau tahu tempat itu atau tidak? - Bukan aku yang menanamnya.
Aku dapat petunjuk dari orang lain. Kita sudah dekat untuk menciumnya.
Dengar, kita akan berkemah di sini. Besok kita bangun saat fajar...
Cari ladang ganja itu. Kita potong sebanyak mungkin.
Kita muat ke truk dan kembali sebelum sarapan.
- Teman-teman! - Tak akan ada yang tahu.
Tak perlu GPS. Ada tempat bagus di sana yang sudah bersih.
Bagus! Kita akan berkemah di sini.
Kau tahu berapa uang kita nanti dari menjual ganja itu?
- Banyak. - Ya. Jadi, dengar.
- Tenanglah. - Aku tenang, kau tahu kenapa?
- Kenapa? - Karena aku akan jadi kaya.
Kau tahu apa yang dilakukan orang kaya? Mereka bersantai!
- Kau yang harus tenang. - Aku harus tenang?
Kau harus tenang, Kawan.
Teman-teman!
Kutemukan pondokan rusak di sana. Itu pasti perkemahan lama.
Siapa yang mau memeriksanya?
Ini saja minuman yang kita beli? Tak ada Heineken?
Masa bodoh dengan bir Eropa itu. Ini bir Amerika, Pabst Blue Ribbon.
Kalian tahu perkemahan itu ditutup 20 tahun lalu?
Seorang wanita jadi gila. Dia bunuh semua penjaga anak-anak.
Dia salahkan mereka atas tenggelamnya putranya. Putranya...
- Dia tak normal atau cacat mental. - Sungguh?
Sang ibu dapat hukuman.
Rupanya ada 1 orang selamat.
Perempuan itu memenggal kepala si ibu dengan parang.
- Akhir cerita ini lebih aneh. - Tentu saja.
Putranya, Jason...
Dia hidup lagi.
Dia ada di sana, melihat ibunya dipenggal.
Aku tahu ini dari temanku yang ikut perkemahan di sini...
- Yang benar saja! - Sungguh!
Katanya, polisi datang dan mencari Jason.
Baiklah. Begini saja. Jangan memercayaiku.
- Memang tak ada yang percaya. - Tapi yang pasti menurut cerita...
Tempat itu bernama Perkemahan Crystal Lake.
Kau tahu, banyak danau yang bernama Crystal Lake.
Ada Air Mancur Panas Crystal, Air Crystal. Di pasar swalayan...
Banyak air minum kemasan bermerek Crystal.
- Aquafina. - Baik.
Cerita itu bisa terjadi di mana pun, itu untuk menakut-nakuti anak-anak.
- Kau suka bir itu, Penyombong bir? - Lebih baik dari air seniku.
Itu bisa diminum. Air seni siapa pun. Air seni itu steril.
- Kau tak boleh minum air seniku. - Itu menurutmu.
Bagaimana dengan air seniku?
- Bisa kita bicara sebentar? - Baik.
- Ada "marshmallow" di lututku. - Kalian mau ke mana?
- Bercumbu. - Mikey!
- Bagus. - Pakai kondom.
Yang sangat kecil.
Tapi aku paham. Orang harus lakukan apa pun untuk bertahan hidup.
Bila kita sangat kelaparan dan kau mati...
- Akan kumakan kakimu. - Baik sekali.
- Terima kasih. - Kenapa kau mau makan kakiku?
Aku bisa mengajarmu memancing. Memancing saja.
- Aku tak makan ikan. - Kau tak bilang begitu padaku.
Dengar, aku tak mau terus di sini.
Apa cerita Wade membuatmu takut?
Yang benar saja. Aku hanya...
Aku merasa tak benar berada di sini, jauh dari ibuku.
Ibumu yang minta aku mengajakmu ke luar kota selama beberapa hari.
- Sungguh? - Ya.
Dan dia berada di tangan yang baik. Ada perawat di sana.
Ayolah. Bercintalah dengan pacarmu di tenda sempit.
Kita bisa mabuk, muntah di hutan.
Lalu kita pulang hari Senin dan hadapi apa pun.
Aku bodoh. Richie.
Koordinat benda langit di GPS tak masuk akal.
- Itu buruk sekali. - Ya.
- Aku ingin bercinta denganmu. - Kau tahu artinya itu?
- Apa? - Kita 800 m dari ladang ganja itu.
- Kurang. - Kau bercanda!
Kau tahu apa yang membuatku senang? Sistem Lokasi Dunia.
Atau GPS bagi orang awam.
Teknologi NASA yang bisa dijinjing. Kau tahu kemampuan GPS?
GPS-nya mengirim sinyal ke luar angkasa.
Sinyal.
Satelit menangkap sinyalnya, membalikkannya.
Satelit bilang, "Terima kasih GPS. Akan kukirim sinyal untukmu. Sinyal!"
Kembali ke tanganmu. Teknologi luar biasa.
Wade, kau harus pergi. Ceritakan hal itu pada orang lain.
Kenapa? Karena aku mengajarimu sesuatu?
Richie, aku akan pergi.
- Lakukanlah itu. - Aku lelah.
Semoga kekuatan menyertai kemaluanmu.
Kau dalam masalah besar.
Kita berkendara. Apa ganjaranmu untuk pergi.
Dalam menemukan pasangan sempurna.
Kita akan baik saja malam ini.
Akhirnya!
Aku mencintaimu. Juga kau. Dan kau.
Aku bahkan mencintaimu. Astaga, lihat semua ganja ini.
Apa ini? Jangan!
Itu pasti perkemahan yang diceritakan Wade.
- Mari kita lihat. - Tidak, aku mau lewat sini. Ayo.
Lihat itu.
- Mike, kau mau ke mana? - Ayo masuk.
- Tidak. - Mana rasa bertualangmu?
- Sudahlah. - Ayo. Apa yang kau takutkan?
Tidak.
Aku yakin ada hal menarik di sini.
Mike, jangan masuk. Bagaimana bila ada tunawisma tinggal di sini?
Tak ada tunawisma tinggal di sini.
Kau lapar?
Lihat betapa tua benda-benda ini.
Seakan berasal dari abad silam.
Lihat ini.
Dia mirip kau.
- Tidak. - Ya.
Ini bagus, simpanlah.
Ini kamar anak-anak.
Bukankah Jason adalah nama yang ada di cerita Wade?
Aku ingin pergi. Sekarang.
- Ayolah. - Kumohon.
- Kau suka itu? - Ya. Tunggu aku.
- Tak bisa, kurasa aku akan... - Tidak, jangan lagi, kumohon!
- Mari lakukan bersama. - Sebentar.
- Aku hampir sampai. - Sial! Aku dengar sesuatu.
Hentikan! Tunggu. Aku serius.
- Ada apa? - Kurasa Wade melihat kita.
Apa?
Masa bodoh. Biarkan saja si cabul menonton.
Ya, 'kan?
Sial.
Wade!
Jika kau masturbasi di situ, kau payah.
Ayolah, Kawan!
Kurasa sudah aman.
- Jangan dulu klimaks. - Tidak, aku belum mau.
- Kau selalu ejakulasi lebih dulu. - Beri tahu aku saat kau mau.
Astaga.
Sial! Berengsek!
- Periksalah! - Baik.
Wade!
Akan kubunuh kau!
- Beres. - Beres?
Tidak, cari dia. Beri tahu dia jangan menganggu.
Aku tak mau mencarinya saat ereksi.
Kau tak akan bercinta denganku sampai kaucari dia. Pergilah.
Jangan bergerak.
Richie?
Richie, berhentilah menakutiku!
Wade!
Bila kau meloncat dari pohon, akan kupukul wajahmu. Aku serius.
Ayolah, aku harus kembali ke tenda.
Astaga!
Berengsek, kau temukan ladang ganja.
Wade!
Wade!
Amanda!
Astaga!
Amanda! Berengsek!
Richie!
Sial!
Richie!
Ya, Tuhan!
Keren.
- Whitney, kau harus lihat ini. - Mike, sudahlah.
Aku serius. Kau harus lihat ini. Seseorang tinggal di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.