Release info

Ju-On - Za Fainaru (2015) [The Final Curse] 720p Bluray Pahe in
A Commentary by Baskara
Durasi 1 jam 30 menit 36 detik. Dikerjakan dengan sepenuh hati, dedikasi, dan passion.

Tags

bluray
transcript
manually_transcribed
fan-made
professional_translation
full_subtitles
softcoded
Published on: 2024-11-15
Downloads: 60
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ju-On: Kutukan dari seseorang yang mati dengan rasa dendam yang kuat.

Kutukan itu berkumpul di tempat mereka yang telah mati saat masih hidup, menjadi "Karma".

Barangsiapa bersinggungan dengan kutukan tersebut akan kehilangan nyawanya, dan kutukan baru pun terlahir.

Nama Ibu Guru, Shouno Yui.

Kalau ada yang tak dipahami, jangan sungkan untuk bicara denganku, ya?

Saeki Toshio...

Hari ini tepat seminggu ia tak masuk sekolah...

Rumahnya terang dan bagus!

Anda sudah bicarakan dengan istri Anda tentang properti ini?

Iya, Kayako...

Istri saya sudah mengetahuinya.

Ibu...

Aku ingin punya anak...

Anak...

Anak...

Anak. Anak. Anak. Anak. Anak.

Anak siapa dia?

Anak siapa? Katakan!

Toshio adalah anak milikku.

Di dunia ini, kau tak punya seorang anak pun!

Ibu.

Akan kuratakan!

Akan kuhancurkan!

Tanpa tersisa apapun!

"DILARANG MASUK"

Sudah berakhir!

Jikalau rumah ini menghilang...

Kutukannya dapat terputus...

JU-ON DENDAM

THE FINAL

MAI

Maafkan aku, Kakak...

Yui...

Ada apa? Malam-malam begini...

Ada apa?

Yui?

Toshio...

Anak ini... Namanya Toshio...

Anak dari mana? Anak siapa ini, Yui!

Aku...

...sudah harus pergi...

Kenapa?

Tidak, hanya...

Kau baik-baik saja?

Aku memimpikan adikku.

Yui?

Mimpi buruk?

Apa yang kau lakukan? Sudah tengah malam.

Hanya melihat pesan.

- Pagi. - Pagi.

"Pesan Baru" "Kepada: Yui" "Semangat! Akhirnya mimpimu tercapai. Selamat!" "Hubungi aku."

Sebentar!

Dari pelayan hotel. Saya membawakan makanan Anda.

Silakan.

"YUI"

Apa?

Kenapa tiba-tiba teriak?

Saya benar-benar minta maaf!

Yang benar saja?

Jangan membuatku kaget.

Permisi...

"Nomor Tak Dikenal"

Iya?

Iya, benar...

Apa? Yui?

Tidak, saya tidak tahu...

Maaf merepotkan Anda. Terima kasih.

Kereta terakhir menuju stasiun Yokohama segera berangkat.

Tolong perhatikan barang bawaan Anda.

Pintu akan segera ditutup, perhatikan langkah Anda.

Aku pulang.

Yui masih belum ketemu?

Di rumah pun tidak ada.

Begitu, ya...

Kira-kira apa yang terjadi, ya?

Padahal menjadi guru SD itu impiannya Yui.

Bisa-bisanya menghilang dan meninggalkan murid-muridnya...

Ayo semangat.

Pasti ada alasannya.

Hei, menurutmu ini apa?

Ini pesan dari Yui.

Yui?

Iya, 'kan? Aneh, 'kan?

Iya... Sepertinya begitu...

REO

- Reo! - Pagi!

- Datangnya hari ini, 'kan? - Eh?

Iya...

Bagaimana rasanya? Suatu hari tiba-tiba punya adik cowok.

Adik cowok apaan?

Kami hanya merawat sebentar anak kakaknya Mama.

Membingungkan banget! Itu berarti dia sepupumu, 'kan?

Iya, sih...

Umurnya?

Sekitar sembilan atau sepuluh tahun.

Kau tak tahu?

Habisnya tiba-tiba, sih!

Ini pertama kalinya bertemu, terus belakangan ini baru tahu kalau anak itu ada.

Alasan merawatnya pun, aku tak diberitahu.

Begitu, ya...

Tapi, aku iri. Kau punya saudara.

Midori, punya kakak perempuan, 'kan?

Iya, dulu punya.

Maaf...

Apa?

Itu...

Tak apa-apa, kok.

Selama sepuluh tahun keberadaannya tak diketahui. Memang tak ada informasi tentangnya.

Selain itu, Reo...

Apa yang akan kau lakukan jika anak itu bilang, "Kakak, ayo mandi bareng?"

Misalnya, dia mau menggosok punggungmu.

Mana mungkin kami melakukannya!

Kenapa wajahmu memerah?

Tidak!

Memerah, loh!

- Tidak! - Memerah!

Dia menunggu di sebelah sana.

Maaf telah merepotkan Anda kali ini.

Kau telah mengalami suatu hal yang menyeramkan...

Mulai sekarang, Bibi akan merawatmu.

Nah...

Mulai hari ini, di sini adalah rumahmu.

Malam nanti, Kakakmu akan pulang.

Namanya Reo.

Ayo.

Ayo, masuk!

Tidak usah malu-malu!

Masuklah.

- Terima kasih atas kerja kerasnya. - Terima kasih atas waktunya.

"Nyonya Shouno Mai" "SD Tachibana 3 Kota Kawasaki"

Ada apa denganmu, Yui...

8 Juli 2014

SURAT PEMBERITAHUAN PEMECATAN

SD Tachibana 3 Kota Kawasaki

Kepala Sekolah Yoshida Iwao

Dikarenakan Ibu Shouno Yui terus menerus absen kerja tanpa pemberitahuan dan izin,

dengan demikian kami memberitahukan Anda bahwa orang yang bersangkutan telah dibebastugaskan sebagai guru dari SD Tachibana 3.

Yang setuju dengan isi pernyataan di atas.

Jalan Minamibara no 1-20, Kecamatan Takatsu, Kota Kawasaki, Kanagawa

Sekolah Dasar Tachibana 3 Kota Kawasaki

Kepala Sekolah Yoshida Iwao

Bukankah kau mengirim surel padaku dengan begitu bahagianya, mengatakan bahwa kau akan jadi wali kelas.

"Kartu Manajemen Kesehatan Kelas 3-3"

"Kelas 3-3"

Yui, apakah ini kelas didikanmu...

"Daftar Pertanyaan"

"Saeki Toshio"

Toshio?

Toshio...

Anak ini... Namanya Toshio...

"Kemarin, saya melakukan kunjungan ke rumah Keluarga Saeki. Ibunya ada di rumah."

"Saya menanyakan tentang Toshio, namun ibunya berulang kali berkata, 'Toshio sedang istirahat.'"

Apa makanan kesukaanmu? Ada yang ingin kau makan?

Jadi, tidak pilah-pilih makanan, ya?

Bagaimana?

Sama sekali tak bicara apapun.

Begitu... Jadi susah, ya?

Apa dia bisa makan ikan, ya?

Jadi... apa yang terjadi?

Terjadi apa?

Yang terjadi dengan anak itu, lah...

Paman bercerai?

Hm...

Kalau cuma "Hm," saja mana mengerti!

Reo...

Ibu dari anak itu...

...telah meninggal.

Kapan?

Baru-baru ini.

Begitu...

Makanya, mungkin itu sebabnya ia tak lansung terbuka padamu.

Dekati dia pelan-pelan.

Aku paham, kok, Mama.

ENA

Menyenangkan, ya?

Baiklah, sekarang jadi apa...

Ah, benar sekali!

Pintar sekali!

Lihatlah!

Senangnya! Ternyata kau ingat hari ulang tahunku!

Senang sekali! Terima kasih!

Selamat ulang tahun.

Terima kasih.

Marisa, buatlah permohonan...

Tuan dan Nyonya?

Kakak...

Yui?

Toshio mengikutiku...

Tak mau lepas dariku...

Yui!

- Marisa, selamat ulang tahun! - Terima kasih!

Enaknya! Aku sangat bahagia!

Masih ada sesuatu, loh. Lihatlah!

Ah, imutnya! Berikan padaku...

Masih bangun rupanya.

Iya, tidak bisa tidur.

Apa itu?

Tidak, hanya merapikan barang yang digunakan Yui di sekolah.

Begitu, ya...

Terima kasih atas kerja kerasnya.

More Indonesian subtitles for Ju-on: The Final Curse

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left