Don't Move

Don't Move

Download Indonesian Subtitle

Release info

Dont Move 2024 1080p WEBRip x264 AAC5 1-LAMA
A Commentary by unky7

Tags

webdl
Published on: 2024-10-26
Downloads: 799
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

TAMAN NASIONAL MASSEY BIG SUR

Sungguh hari yang indah.

Kudengar pemandangan di sini menakjubkan, tapi... astaga.

Jangan hiraukan aku.

Sebentar lagi aku pergi.

Aku melihat tugu peringatan di sana.

- Apa itu... - Aku tak membahasnya.

Baiklah.

Aku Richard.

Siapa namamu?

Begini, kau sungguh membuatku gugup.

Jika kau tak mau mundur, setidaknya beri tahu namamu.

Aku tahu kau ingin sendiri.

Aku juga. Kau pikir kenapa aku di sini sebelum beruang bangun?

Begini, aku...

Aku bukan ingin mendengar kisah hidupmu.

Aku bukan ingin membuatmu merasa makin bersedih.

Aku cuma mau ada sedikit ruang antara dirimu dan...

Jangan coba menghentikanku.

Dahulu aku penyuka mobil, meskipun tak mampu membelinya.

Saat kuliah aku punya sebuah Integra kecil yang cantik

dan aku sangat menyayanginya.

Ia berpikir, "Ini mau ke mana?"

Ia menuju langsung ke arah dinding bata.

Seminggu sebelum wisuda, mobil itu hancur lebur.

Tepat sebelum kecelakaan itu, aku dan Chloe bertengkar.

Aku tak mau memberitahumu ucapan terakhirku padanya.

Aku turut prihatin.

Semua orang bilang begitu.

Aku menjalani traksi.

Aku tak bisa bergerak selama dua bulan, dua minggu, dan empat hari.

Aku terjebak di ranjang rumah sakit padahal aku ingin sekali

lari sejauh mungkin dari diriku sendiri.

Pada saat itu, siapa pun yang datang berkunjung hanya bisa bilang...

aku turut prihatin.

Aku turut prihatin.

"Aku turut prihatin". Apa kau tak tahu kata-kata lain?

Aku sedang enggan bicara.

Benar. Tinggalkan casserole-nya dan pergilah dari rumahku.

Saat itu suamiku sedang mengukir inisial kami di pohon itu.

Anakku mencari alat tusuk untuk memanggang marshmallow.

Dia yakin bisa cepat menemukan tiga buah, tapi kurasa tak begitu.

Aku sedang sibuk mengumpulkan bunga liar.

Kami bahkan tak mendengar saat dia...

Dunia ambil apa yang diinginkannya.

Andai saja aku yang ia ambil.

Astaga, bagian yang paling kubenci adalah bahwa aku...

Aku belum bisa menangis.

Aku ingin sekali, tapi...

hatiku hancur.

Hancur bukan berarti...

tanpa harapan.

Ya,

suasananya memang kurang membahagiakan, tapi aku senang bertemu denganmu.

Iris.

Aku tak akan mengubah upayamu selanjutnya. Namun, seperti yang kukatakan tadi...

ini sungguh hari yang indah.

Aku bukan penyuka mobil lagi.

Richard...

kurasa ini perpisahan kita.

Kau tak mau menungguku pergi untuk kembali ke sana?

Tidak hari ini.

Hari ini kucegah, ya?

- Aku menghalangimu masuk, ya? - Sepertinya begitu.

Maaf.

Menurutmu hari ini hujan?

Tak ada salahnya berjaga-jaga, 'kan?

Tidak apa-apa. Aku bisa memutar.

Tentu saja.

- Richard. - Kenapa kau memanggilku begitu?

Tolong, jalani prosesnya. Semua orang pun begitu.

Namun, di sini tak ada sinyal,

artinya ponsel tidak berfungsi begitu pun dengan SOS darurat.

DI LUAR JANGKAUAN

Sayang ponselmu tak di dekat sini.

Andai saja ada koneksi Wi-Fi tepercaya.

Suamiku akan mencariku.

Aku berharap demikian.

Jangan lakukan ini.

"Jangan lakukan ini. Jangan menyakitiku. Aku punya anak."

Mau bagaimana lagi? Tempatmu salah, tapi waktumu tepat.

Astaga, hampir lupa. Aku membawakanmu sesuatu.

Ceritakan soal Chloe.

Ceritakan soal anakmu.

Siapa namanya?

Namanya Mateo.

- Kenapa bukan Matthew? - Kenapa bukan Charlie? Itu nama.

Benar.

Lalu, Chloe? Apakah dia cantik?

Sangat.

Kau mirip dengannya.

- Bagaimana kalian bertemu? - Aku tahu upayamu.

Kau mencoba melunakkan hatiku.

Kau bukan yang pertama.

Aku hanya ingin kita saling jujur. Paham?

Seperti jujurnya kau padaku tadi?

Aku mungkin telah menipumu, tapi aku bicara jujur.

Baiklah, Richard.

Sampaikan kejujuranmu.

Aku punya rumah kecil di hutan.

Mau kau apakan aku saat kita di sana?

Aku mau mengepang rambutmu.

Jangan mimpi kau!

Hentikan!

- Tolong! - Ini sungguh sangat sempurna.

Pengaturan, isolasi, dan penentuan waktunya.

Menjauh dariku!

Namun, aku salah tak memeriksa kantongmu.

Aku bilang menjauh!

- Tolong! - Pasti ada sesuatu tentangmu.

Selain itu, pasti ada sesuatu tentangku.

Setengah jam lalu kau mau bunuh diri.

- Kini lihat dirimu. - Laknat.

Sudah mulai merasakannya?

Merasakan apa?

Sulit mengetahuinya setelah kejadian tadi.

Apa maksudmu?

Redundansi sistem. Seperti di pesawat, semua punya cadangan, pun penyiram toilet.

Namun, di ketinggian 40.000 kaki, kita pasrah saja.

Apa itu?

Kita terbang di ketinggian 40.000 kaki.

Apa yang kau lakukan padaku?

Sebentar lagi tubuhmu akan lumpuh.

Apa kau meracuniku?

Itu bukan racun,

hanya relaksan khusus untuk mempermudah kita berdua.

- Kau memang gila. - Jika tak begitu, aku bodoh.

- Tolong! - Teruslah mengatakan itu.

Setelah bereaksi, kau punya waktu 20 menit sebelum lumpuh.

Pada menit pertama, motorik halusmu akan berhenti.

Memencet nomor telepon, memegang pisau, hal semacam itu.

Menit kesepuluh, kakimu mulai kesemutan. Lalu, motorik kasarmu berhenti.

Menit ke-15, kakimu tak bisa digerakkan.

Menit ke-18, napasmu akan berat.

Tepat sebelum seluruh tubuhmu lumpuh,

suaramu hilang.

Mari?

Berlari hanya akan mempercepat reaksinya.

Sial.

Apa jari-jarimu mulai lumpuh?

Sial.

Satu, dua, tiga, empat.

Satu, dua...

- Satu, dua... - Satu, dua...

- ...tiga, empat. - ...tiga, empat.

Bagus sekali.

Satu...

- ...dua. - Dua.

Berlangsung sejam.

Lalu, kita akan berakhir pekan bersama.

Satu, dua, tiga...

Sial.

Baiklah, 20 menit.

Baiklah.

Astaga, ayolah.

Ayolah.

Tiga menit.

Semoga kau dapat persembunyian yang bagus!

Kau tak akan bisa berenang!

WAKTUNYA HABIS

Kau tak apa-apa?

Nona.

Kau bisa mendengarku?

Bagaimana kau...

Bagaimana kau bisa sampai ke sini?

Kau jatuh dari kayak atau semacamnya?

BERHENTI

Kau bisa berbicara?

Persetan...

Aku akan menggulingkanmu.

Ya?

Sebentar, ya?

Jadi, kau bisa melihatku.

Tunggu, lakukan itu lagi.

Jadi, kau bisa mendengarku.

Baiklah.

Apa kau bisa bergerak?

Tidak.

Kau bisa melihat dan mendengar.

Kau tak bisa bergerak dan berbicara, 'kan?

Apa kau terluka?

Syukurlah.

Aku akan membawamu ke dalam, hubungi 911.

Tunggu di sini. Lututku sudah tak seperti dahulu.

Aku sungguh tak menyangka mengalami kejadian ini.

Syukurlah.

Aku kecelakaan mobil, istriku hilang.

Pelan-pelan.

Tarik napas.

Kejadiannya begitu cepat. Awalnya dia bertingkah normal, lalu...

Apa kau melihatnya? Tingginya 168 cm dan cantik.

Aku berdarah.

Tunggu di sana.

Aku akan membantumu.

Hei!

Aku memintamu tunggu di sana.

Maaf. Aku tidak enak badan.

Bisa jaga sikap?

Aku merasa bingung. Aku lupa bagaimana bisa ke sini.

Begini, aku akan membantumu,

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left