Columbus

Columbus

Download Indonesian Subtitle

Release info

Columbus 2017 BluRay BRRip
A Commentary by tHe-mAx
Just Resynced and Improved to BluRay. Original translated by Captain_Sanadi.

Tags

brrip
BluRay
Published on: 2018-11-21
Downloads: 158
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Profesor!

Profesor!

Profesor!

Tidak, kami tadi di "Miller House",

dan sekarang kami ada di gereja.

Ya.

Itu bagus.

Itu bagus.

Yah, pasti.

Yah, sampai jumpa.

Oh, turut berduka mendengarnya.

Ya.

Benar.

Bagus.

Gereja "First Christian" didaulat sebagai...

..salah satu gereja moderen pertama di Amerika.

Di Amerika Serikat.

Didisain oleh Eliel Saarinen,

dan gereja tersebut dipertimbangkan...

Tahu bagaimana Salib, pintu..,

..dan jamnya, semuanya ada di luar-pusat gereja.

Disain ini, disain Saarinen berbentuk asi...

Disain Saarinen sangat asimetris...

..tapi tetap berimbang.

Ini buku kalian.

Baiklah.

- Kau di sana. Hei. - Lihat, marginalia. (Catatan kecil di samping buku)

Keren.

Ada yang bagus?

Tak yakin.

Mungkin cuman omong kosong saja.

Kalau kau mau mengecek basis data, beritahu aku.

Yah, tentu.

Ada apa?

Mau nonton film malam ini?

Aku... tidak bisa malam ini, maaf.

Aku mau makan malam dengan teman di Bloomington.

Kencan?

Bukan, bukan, cuman teman lama.

Mm-hm, oke.

Kau dapat gelar Mastermu?

Sayangnya, iya.

Susahkah mendapatkannya?

Tergantung apa yang kau maksud dengan "susah".

Kenapa?

Aku barusan ngobrol dengan Aaron,

dan dia bilang aturannya...

..mereka hanya memberikan posisi penuh-waktu ke lulusan MLS.

Tak sepenuhnya benar.

Claire tak punya gelar MLS.

Benarkah?

Dia dapat gelar Ph.D. di Literatur.

Luar biasa.

Yah, apapun yang kau lakukan, jangan dapat gelar MLS.

Itu baru-baru ini dinobatkan sebagai gelar Master terburuk untuk bekerja.

Benarkah?

Yah.

Tapi kau punya pekerjaan.

Aku pengecualian.

Lagipula, Kau tak ingin menjadi pustakawan.

Mungkin saja.

Tidak, Kau tak ingin.

Bagaimana tawaran Deborah Berke?

Kau gila kalau menolak tawarannya.

Yah, itu tak mungkin terjadi.

Kenapa tidak?

Pokoknya tidak.

Kau tak akan mengerti.

Ya, Aku mengerti.

Apa?

Tak apa.

Ayo. Lihat dia dulu.

Aku masih tak percaya kau sudah besar.

Kau masih terlihat sama.

Itu tak benar.

- Itu benar. - Tapi terima kasih.

Kau manis.

Jadi bagaimana rasanya kembali ke Seoul?

Rasanya baik.

Apa yang Kau lakukan di sana?

Aku dapat pekerjaan di sebuah Penerbit,

menerjemahkan buku ke bahasa Korea dari bahasa Inggris.

Kedengarannya menarik.

Tidak... terlalu.

Sangat menyiksa, sebenarnya.

Um, Aku ada deadline sekarang.

Aku baru saja ditelepon mereka.

Mereka tak mengharapkan kau bekerja..

..selagi Kau di sini, 'kan?

Aku rasa iya.

Kau tahu, seperti pepatah Korea:

"Kami minta maaf, keluarga adalah hal yang sangat penting..

..tapi sebenarnya pekerjaanlah yang paling penting..

..jadi sebaiknya kau selesaikan pekerjaanmu tepat waktu."

Itu mustahil.

Kita lihat nanti.

Aku berharap kau bisa tinggal lebih lama lagi kemarin.

Aku tahu. Tapi aku harus kembali ke Chicago..

..beberapa hari lalu bersama ayahmu.

Dan aku punya pekerjaan.

Suamiku.

Aku tahu. Kau sudah berbuat banyak.

Aku tak percaya ini terjadi.

Dia tadi baik-baik saja lalu dia..

Maaf.

Aku hanya..

Aku banyak berutang budi padanya.

Ayahmu sangat berarti bagiku.

Apa ada yang bisa kuambilkan lagi untuk kalian?

Tidak, aku rasa kami sudah siap untuk..

Aku minta segelas bir lagi?

Tentu saja.

- Segelas anggur lagi? - Tidak, terima kasih.

Dia bahkan tak memberitahuku kalau dia akan ikut di perjalanan ini.

Dia memberitahumu itu?

Tidak.

Sepertinya benar.

Apa dia menyinggungku?

Kami hanya bicara sebentar.

Apa yang dia katakan?

Jin.

Dia memberitahumu kalau kami tak pernah bicara setahun ini?

Hanya kau yang dia punya.

Itu bukan masalahnya.

Dia punya banyak murid, pekerjaan.

Kau anaknya.

Kau terlalu banyak nonton drama Korea.

- Silakan birnya. - Terima kasih.

Bisa kami minta tagihannya?

Tentu, tunggu sebentar.

Aku harus pergi pagi-pagi buta.

Aku sebaiknya tidur.

Maaf. Tak seharusnya aku membahas itu.

Penginapan sedang tak banyak tamu sekarang.

Kau harusnya bisa menempati kamar ayahmu selama kau butuh.

Sial.

Hei, kau berharap seseorang datang?

Kau tahu apa yang akan kau lakukan hari Minggu nanti?

Tidak, aku hanya akan mengantarkanmu dipaginya..

..dan kemudian ke tempat Kenny.

Akan tambah kalau mobilnya rusak.

Agh, aku benci mobil.

Aku juga.

Ini akan lebih enak kalau, diberi sedikit sambal.

Masa?

Em, mungkin.

Aku tadi ingin membuat rasa pedasnya lebih halus.

Aku bahkan tak tahu apa maksudnya itu.

Ibu tahu, tak terlalu pedas.

Kenapa?

Karena terkadang kau dapat merasakan masakan lebih enak..

..dan kemudian kau merasakan tak enaknya.

Kau gila.

Ibu yang gila.

Bangunan ini namanya Irwin Conference Center..

..yang dulumnya Irwin Union Bank.

Selesai dibangun 1954, dan didisain oleh Eero Saarinen..

..putra Eliel Saarinen, yang mendisain Gereja First Christian.

Seperti gereja, bank-bank di Amerika Serikat..

..juga tak terlihat seperti ini pada tahun 1954.

Bank-bank tersebut adalah bangunan yang besar, megah..

..yang punya teller di belakang meja.

Bukan, bukan, dia tak bilang kalau itu mitos belaka.

Dia hanya mempertanyakan kebiasaan menggunakan..

.."rentang perhatian".

Atau ide memperpendek rentang perhatian tersebut.

Jadi dia tidak berpikir kalau ini semua sedang terjadi?

Kau terus berbicara tentang..

..bagaimana tak seorangpun dapat menyelesaikan sebuah buku lagi.

Ya, itu maksudku.

Aku penggemar buku.

Kita berdua penggemar buku.

Jadi apa yang dia maksud adalah, ketika kita berbicara tentang "perhatian"..

..kita terbias saat membacanya.

Contohnya, ada profesorku yang dulu selalu membicarakan..

..tentang kebodohan vidio game.

Dia bicara bagaimana anaknya bisa bermain game berjam-jam..

..tapi pada saat dia mencoba bermain..

..dia merasa sangat bosan hanya dalam beberapa menit.

Sekarang, jika dibalik,

anaknya itu berbicara tentang..

..bagaimana ayahnya itu bisa membaca buku berjam-jam..

..dan saat dia coba untuk membaca buku , dia merasa bosan..

..hanya dalam beberapa menit, ya, dia akan menuduh anaknya itu..

..mempunyai rentang perhatian yang pendek, 'kan?

Tapi mengapa kita tak menuduh si profesor..

mempunyai rentang perhatian yang pendek?

Karena itu bukan tentang perhatian.

Baginya Itu hal bodoh.

Tapi bagaimana jika itu juga yang dipikirkan oleh anaknya?

Dengar, maksud si profesor adalah kalau si anak dapat..

..bermain vidio game berjam-jam..

..karena itu minatnya.

Yah, tapi itu karena vidio game didisain untuk..

..orang-orang dengan rentan perhatian yang pendek.

Yah, itulah yang dikatakan para penggemar buku.

Tapi bukan, apa yang orang tadi maksud adalah..

..yang terpenting itu minat, bukan perhatian.

Si profesor tak suka bermain vidio game..

..karena itu bukan minatnya.

More Indonesian subtitles for Columbus

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left