Release info

The Harmonium in My Memory (1999) BluRay Ganool
A Commentary by Hidoi
Bagus filmnya. Rate Good kalo cocok.

Tags

BluRay
ganool
Published on: 2015-03-28
Downloads: 52
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

D

Di

Dit

Dite

Diter

Diterj

Diterje

Diterjem

Diterjema

Diterjemah

Diterjemahk

Diterjemahka

Diterjemahkan

Diterjemahkan O

Diterjemahkan Ol

Diterjemahkan Ole

Diterjemahkan Oleh

Diterjemahkan Oleh H

Diterjemahkan Oleh HI

Diterjemahkan Oleh HID

Diterjemahkan Oleh HIDO

Diterjemahkan Oleh HIDOI

Diterjemahkan Oleh HIDOI J

Diterjemahkan Oleh HIDOI JI

Diterjemahkan Oleh HIDOI JIN

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINK

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINKO

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINKO

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINKO

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINKO

Diterjemahkan Oleh HIDOI JINKO

Telur rebus..

Telur rebus.

Permen..Permen..

Cumi kering..

Berapa?

5 won.

- Ini, silahkan. - Terimakasih.

Hei kau! Berhenti! Aku bilang berhenti!

Dasar kau!

~Ayunkan bayi di atas pohon~

Kenapa kau ganggu aku main.

~Ayunkan bayi di atas pohon~

Hey kau, enak2 main, si bayi lagi nagis?!!

Pergi sana!

Sini sama mama. Sini sayang.

Kau selesai merebus cucian?

- Kakak! - Kemana kau?

Ouchl!

Pergi!

Astaga!

Oh tidak!!

Anak sialan!

Akan kupatahkan kakimu nanti!

Pak, sudah sampai.

Terima kasih.

Maaf nona!

Boleh saya bertanya sesuatu?

Saya mencari SD Senri..

Maaf nona.. Maaf no-na..

Anak sial! Kau lihat apa?

&*@#!%!

Wah-wah, apa-apaan ini.

Bangun, bantu pegangi ini!

Tingkahmu seperti tak pernah kuberi makan saja!

Kapan aku pernah makan dengan benar?

Seharusnya kau minta ampun bukannya komplain kaya gitu.

Oh, punggungku!

Ma, kau gapapa?

Anak sial.

Kau mau membunuhku, ha?

Sana ambil makan malammu!

Ini, ini. Minum airnya.

Ah, dasar kau anak sial.

Senang bertemu denganmu.

Ini Pak Choi Heonmong. Beliau bertanggung jawab atas 6 kelas.

Senang bertemu denganmu!

Kau akan mematahkan hati seseorang, kan? Eh, eh?

Kenalkan Pak Cho Myungkoo. Dia bertanggung jawab di pelajaran moral.

Apa kabar!

Senang akhirnya bertemu sesama sarjana.

Dan ini satu2nya Guru Perempuan di sini, Bu Yoo Haeri.

Dia bertanggung jawab di kelas 4.

Wah, Seorang sarjana perlu gelar.

Selamat datang di Sanri!

Pak Yang Poongjoo. Di bagian umum.

Ah, senang bertemu..

Tolong isi formulir ini...

Dan saya membutuhkan salinan akta kelahiran, dan ijazah sarjana anda..

Ha?

Nama saya Yang Eunhee. Senang bertemu.

Kang Suha.

Senang bertemu.

Kalian berdua sudah ada tempat tinggal?

Sangat tenang. Banyak cahaya.

Ruangan terbaik di rumah ini.

Cuma ini ruang yang kau dapat!

Baiklah! Aku ambil.

Mantap.

Anda pasti lapar! Lanjutkan dan mandi dulu!

Pekerjaan pertama mengajar sekolah.

Jadi berapa usiamu..?

21.

Kanapa tanya?

Seperti melihat diriki sendiri, Hanya lebih muda 10 tahun.

Hanya perlu sekejap untuk mengakhirinya.

Pria tua bujang.. Di desa terkutuk ini!

Kenapa kau belum menikah?

Butuh dua untuk mengikat simpul.

Aku yakin kau akan bertemu seseorang..

Apa?

Untuk apa? Kau tak punya pemutar!

Aku punya beberapa anggur, kusembunyikan.

Bereskan itu, dan mapirlah.

Pagi.

Ada apa kalian berdua?

Pergi sana. Pergi!!!

Pagi.

- Pagi. - Kangjoo

Temani Nanhee jalan ke sekolah.

Yang terpenting adalah hormati yang lebih tua.

Hormati orang tuamu. Bergaul dengan teman2mu.

Dan patuhii peraturan..

Perbuatan siapa ini!

Senag sekarang, aku bukan wali kelas kalian lagi, hah?

Oke, lihat saja tahun depan.

Apa yang kau tertawakan?

Oh! Sialan!

Kau berandal cilik!

Perhatian! Beri hormat!

Selamat pagi Paaak!

Terimakasih anak2.

Dia mengira aku aku masih guru kelasnya.

Silahkan pilih tempat duduk.

Sebelum kita mulai..

Tolong tenang! Tenang.

Bayi siapa itu?

Nona muda, Aku bicara padamu?

Ini adikku..

Kami tak punya babysitter.

Sebelum kita mulai, semuanya..

Kangjoo! Kakek bawa makan siangmu. Dimana anak itu?

Pak.

Saya Guru kelasnya Kangjoo.

Oh, Pak Guru. Sedang apa anda di sini?

Kangjoo dimarahi mamanya. Dan dia belum sarapan.

Kek, aku gak lapar. Pulang sana!

Kangjoo!

Kesini dan ambil ini.

Prestasi sekolah bukanlah segalanya.

Sama seperti kalian semua yang berbeda, kalian juga punya bakat yang berbeda.

Menjadi anak berbakat di sekolah hanya ribuan, jutaan karunia.

Yang Ibu inginkan adalah..

Pelajaran - Sebuah keserasian.

- Kau bajingan rendahan. - Persetan denganmu brengsek.

Hei, kalian berdua!

- Berhenti sekarang juga! - Hei, lepaskan, brengsek!

Kalian, ke pojok sekarang!

Oh, lihat!

Kalian berhenti!

Dia punya daging stik!

Berhenti, berhenti, berhenti!

Astaga naga! Anak2 terkutuk!

Ini bukan punya nenekmu!

Pak Kang

Aku beritahu sesuatu.

Kau simpan rotannya, anak2 bakal rusuh.

Kau harus tegas memukul di awal, jika kau ingin tahun2 yang damai.

Jika kau perlakukan mereka dengan baik..

Maksudku, mungkin tidak perlu kekerasan.

Secara teori itu benar.

Hanya teori. Kenyataanya, kau harus tegas dan mereka akan mengerti.

Mereka gak akan main2 lagi. Bukankah benar begitu?

Hei, mereka kabur.

Berhenti!

Hongyeon!

Ayo main!

Aku terlalu besar untukmu bocah ingusan.

Saya ayahnya Dootae.

Mari, silahkan!

Silahkan.

Bagaimana dengan Dootae?

Aku benci membual. Tapi dia memang juaranya.

Jika saya bisa membantu.. Apapun itu.

Bilang saja.

Bicara masalah membantu.

Seperti Auditorium kuno, ini usia untuk rekonstruksi, kan?

Ini bukan apa2, tapi silahkan!

Pak Chung. Hah, Ha?

Kau ngapain?

Ow. Kau lagi datang bulan?

Sebuah lagu untuk guru baur di Sanri!

"Gadis desa telah pergi ke Seoul."

"Dia telah membuang ember dan cangkulnya.."

Hongyeon

Mama mau pergi kerja.

Anak tak tau diri.

Apa-apaan ini. Apa pasarnya pindah ke sini?!!

Aku ingin mengajar mereka. Sekolah ini tempat yang baik.

Tempat yang layak didatangi..

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left