Season 5

Release info

My Hero Academia Season 5 episode 10
A Commentary by MarBot
Retail from iQIYI.

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 43
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

KELAS A LAWAN KELAS B

SMA U.A. Jurusan Pahlawan Kelas 1-A dan Kelas 1-B

mengadakan latihan tempur antar kelas.

Babak keempat dengan Kacchan sebagai poros berhasil menampilkan kerja sama luar biasa

dan mendapatkan kemenangan mutlak.

Baiklah, pertandingan babak kelima dimulai.

Ini adalah pertandingan terakhir hari ini.

Kalian sudah siap?

Jangan menyerah sampai akhir, tetaplah berjuang.

Pertandingan dimulai.

MY HERO ACADEMIA

Nomor 1541.

Dia mulai bergerak lagi.

Sudah beberapa kali sejak kemarin.

Entah hukuman mati dan eksekusi

dapat dipercepat atau tidak.

Kita tak akan bisa bertahan lagi jika terus seperti ini.

Membunuh satu orang adalah pembunuh.

Membunuh ribuan orang adalah pahlawan. Dia juga bukan seperti ini.

Bukankah itu dialog dari film Chaplin?

Beberapa waktu lalu juga pernah muncul, kan?

Pertempuran besar.

Dia adalah bawahan langsung All For One.

Bukan hanya Liga Penjahat yang diketuai oleh Shigaraki,

entah berapa banyak kaki tangannya yang sedang mengintai.

Jadi sebaiknya kita jangan memancing mereka.

Ah, maaf sudah merepotkan kalian.

Tubuhku menjadi gelisah dikarenakan kerinduan akan hal itu.

Aku mendengar suara adikku.

PEWARIS

Ada telepon.

"ALL MIGHT, QUIRK: ONE FOR ALL" Maaf.

"SHOTA AIZAWA, QUIRK: ERASURE" Matikan ponselmu, dasar kau ini.

GRAN TORINO

Maaf, aku angkat dulu.

Terima kasih sudah menghubungiku secepat ini.

Tapi saat ini aku sedang kelas...

Ini mengenai mimpi Midoriya.

Kau sudah bersedia mengatakannya?

"GRAN TORINO, QUIRK: JET" Kau bertanya apakan Shimura pernah

bercerita tentang bayangan wajah One For All, kan?

Aku langsung ingat begitu kau tanyakan.

Tapi ini hanya ingatan orang tua.

Jangan terlalu berharap banyak. Dengarkan aku.

Itu hal yang tidak lama terjadi setelah Shimura mewarisi One For All.

Dengarkan aku, Gran Torino.

Kemarin aku bermimpi aneh.

Mimpi?

Iya, ada pria dengan asap hitam yang berdiri di hadapanku.

Orang itu memandangku dan berkata

masih belum waktunya.

Intinya, hanya seperti itu.

Terima kasih, Gran Torino.

Maaf, aku masih harus kelas. Kututup dulu.

Masih belum waktunya.

Itu artinya... waktunya akan tiba cepat atau lambat.

Pewaris One For All...

"IZUKU MIDORIYA, QUIRK: ONE FOR ALL" ada apa di tubuhnya?

Di tim Kelas B ada Shinso.

Jika bertemu dengannya, jangan terlibat percakapan dengannya.

Masalah One For All juga belum membuat hatiku tenang.

Jadi aku harus berhati-hati, tak boleh dicuci otak oleh Shinso.

Sering ada orang yang berkata seperti ini padaku sejak aku kecil.

Kau tak akan bisa menjadi pahlawan super dengan Quirk itu.

HITOSHI SHINSO, QUIRK: BRAINWASHING

Kenapa mengatakan ini?

Aku tahu aku tidak bisa melakukannya sendiri.

Tanpa berbaur dan terus berkembang, kita tak akan bisa bertahan.

Sebenarnya aku lumayan kagum padamu.

Karena kita ini tipe yang sama.

Menyebalkan.

Tapi ini memang fakta.

Bagaimana kau membuat Midoriya bicara saat mencuci otaknya di Festival Olahraga?

Karena tidak tahu sifatnya,

aku menghina teman-temannya.

Demi menjadi pahlawan, ucapan dan sikap kita harus mirip pahlawan.

Kalau tidak begitu...

kita tak bisa bersaing dengan kekuatan yang serba bisa.

Sama seperti tujuan yang ingin dicapai...

Pernahkah kau memiliki perasaan semacam ini?

Impian dan harapan yang dimiliki saat kecil...

perlahan berubah menjadi beban.

Seperti kutukan saja

Strategi tim Midoriya...

"TENYA IIDA, QUIRK: ENGINE" mirip dengan Bakugo di babak keempat.

"HANTA SERO, QUIRK: TAPE" Kemampuan anggotanya juga sangat mirip.

Tapi kemampuan Jiro...

Kemampuan mencari musuh, kan?

Itu yang kurang dari mereka.

Jadi mereka lebih waspada dari kita, tapi rasanya itu bukan masalah.

"KYOKA JIRO, QUIRK: EARPHONE JACK" Itu benar...

Jika memancing lawan seperti tadi dan mengunci posisinya,

"KATSUKI BAKUGO, QUIRK: EXPLOTION" Usaha Midoriya harus lebih dari Bakugo.

Aku akan menarik perhatian dan dijadikan target.

Kelas B tak akan bisa mengejar... kemampuanku yang tercepat.

Pancing Kelas B menyerang lebih dulu.

Setelah memastikan posisi mereka, baru bekerja sama dengan yang lainnya.

Sudah dimulai.

Poltergeist milik Yanagi.

Itu Monoma...

Ah, ketahuan olehmu.

Melihat penampilan Bakugo yang energik, kami tak mungkin melepaskanmu.

Harus mewaspadai orang yang lincah dan kuat sepertimu.

Orang pintar akan berpikir begitu.

Di sisi lain, orang pintar juga akan berpikir demikian.

Bakugo bisa sehebat itu karena kemampuan tiga orang lain yang cocok.

Seharusnya ketiga orang itu yang dihabisi lebih dulu.

Kau sengaja memancing kami untuk memberi tahu posisi kalian, kan?

Kelihatannya, rekanku akan segera menemukan ketiga temanmu.

Dia memancingku untuk bicara...

Mungkin dia sudah menduplikasi Brainwashing milik Shinso.

Tiga lawan empat, tidak masalah, kan?

Dengan adanya Shinso, kalian tak bisa berkomunikasi.

Kurasa sebaiknya kau segera pergi mencari mereka.

Tidak, tunggu...

Seumpamanya teriakan tadi adalah suara Shinso...

berarti kau telah memberi tahu kami posisi ketiga orang lainnya.

Membingungkan sekali, kan?

Kau sungguh tak berperasaan, posisi rekanmu saja tidak kau lihat.

Kau ingin menyelidiki dari arah pandangku, aku tidak akan terjebak.

Sungguh menjengkelkan.

Kelas B, Neito Monoma.

Nama pahlawan, Phantom Thief.

Quirk, Copy.

Dapat menggunakan Quirk target dalam waktu lima menit setelah menyentuh target.

Tapi tidak bisa menggunakan dua Quirk sekaligus.

Dia menggunakan Quirk Yanagi...

Lepaskan.

"MINORU MINETA, QUIRK: POP OFF" Suara yang tadi…

"OCHACO URARAKA, QUIRK: ZERO GRAVITY" Bukan aku.

Apakah itu Shinso? Dia ada di dekat kita.

"MINA ASHIDO, QUIRK: ACID" Sangat ingin melihat wajah lesu itu

"MINA ASHIDO, QUIRK: ACID" mengaduh kesakitan.

Harus berhadapan dengan orangnya saat sedang bicara.

Barang apa ini yang menempel?

Acid Veil.

Sudah hilang.

Entah terhalangi atau hanya jebakan...

Poltergeist milik Yanagi.

Dia sedang asal menembak.

Kelas B, Reiko Yanagi.

Nama pahlawan, Emily.

Quirk, Poltergeist.

Dapat mengendalikan objek di sekitarnya.

Tapi hanya dapat menggerakkan benda seberat satu orang.

Kelas B, Yui Kodai.

Nama pahlawan, Rule.

Quirk, size.

Dapat mengubah ukuran objek yang disentuh.

Tapi tidak efektif digunakan pada makhluk hidup.

Lepaskan.

Twin Impact.

Tembakkan.

Secara garis besar sudah diketahui mereka ada di arah mana.

Kelas B, Nirengeki Shoda.

Nama pahlawan, Mines.

Quirk, Twin Impact.

Dapat memberikan serangan ganda pada area yang pernah diserang.

Kekuatan serangan kedua akan berkali lipat dari serangan pertama.

Mari kita berpencar, jangan sampai terlihat oleh mereka.

Isi kembali peluru kedua.

Mengagetkanku saja.

Sedang apa Midoriya? Apa gagal menarik perhatian musuh?

Posisi kita mungkin telah diketahui akibat serangan tadi.

Mana Deku?

Aku sempat mengobrol dengan Shinso.

Orang yang diberkati akan menghancurkan dunia.

Karena kau adalah temannya, ayo katakan padaku.

Kenapa Bakugo...

masih bisa tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa?

Dia ditangkap oleh Penjahat...

Bukankah pelaku utama yang merusak simbol perdamaian...

adalah dia?

Orang itu memandangku dan berkata padaku,

masih belum saatnya.

Belum saatnya... maksudnya...

Kenapa?

Kekuatan yang tak diketahui lagi? Sungguh menyebalkan.

Kenapa? Apa ini?

Padahal semuanya begitu normal tadi.

Cepat lari.

Shinso.

Shinso.

Cepat lari.

Aku tidak bisa...

mengendalikan kekuatanku.

Sudah akan... meledak...

Itu... itu apa?

Deku.

More Indonesian subtitles for My Hero Academia

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left