Paris, Texas

Paris, Texas

Download Indonesian Subtitle

Release info

Paris Texas 1984 720p Bluray x264 anoXmous
Paris,Texas 1984 1080p BluRay x264 YIFY
A Commentary by Irwan19

Tags

BluRay
x264
1080
720p
720
Published on: 2016-09-26
Downloads: 350
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa-apaan ini?

Hei.

Kau tahu berada di sisi perbatasan yang mana?

Kau punya nama?

Sepertinya...

..lidahmu hilang.

Entah itu atau...

..kau menyembunyikan sesuatu.

Tak ada yang tahu.

Kau mendengarku dengan jelas.

"Walter R. Henderson."

Sekarang aku ingin menanyakan satu hal.

Kau lihat kartu ini?

Ini namamu?

Atau kerabatmu?

Aku akan menelepon nomor ini...

..mungkin mereka bisa memberi tahu siapa dirimu.

Aku tak punya cukup ranjang untuk menampung orang bisu.

Operator, tolong sambungkan.

Los Angeles, California.

Kode area...

Apa?

Bisa beri tahu lokasi rumah sakitmu?

Di mana itu?

Oh, baiklah. Ya.

Baik, aku akan datang secepat mungkin.

Tolong sampaikan padanya aku akan menjemputnya, mengerti?

Steven, kurasa kau harus mengubah ini.

Bagian ini?

Ya, karena itu ada di salinannya.

Anne, Sayang?

- Aku baru saja mendapat telepon aneh. - Dari siapa?

Dari sebuah rumah sakit di Texas Selatan, tempat bernama Terlingua.

Mereka bilang menemukan Travis.

Oh, tidak.

Apa rencanamu?

- Aku akan menjemputnya. - Oh, Walt.

Mau bagaimana lagi? Dia tak bisa kutinggalkan di sana.

Bagaimana dengan Hunter?

Aku harus bilang apa padanya?

Katakan saja aku harus pergi untuk urusan bisnis.

Maksudku tentang Travis.

Kurasa sebaiknya kau mengatakan yang sejujurnya.

10 ke Van Horn.

90 ke Alpine.

118 Selatan.

Terlingua.

Kau pasti saudaranya si bisu.

- Si bisu? - Ya.

Mereka tak bisa memaksanya bicara.

Pasti dalam kesulitan, ya?

Entahlah. Sudah empat tahun aku tak bertemu dengannya.

Benarkah?

Apa pun bisa terjadi pada seseorang dalam empat tahun.

Bermacam-macam masalah, masalah yang mahal.

Apa maksudmu?

Di sini...

..kadang seseorang bisa terlibat masalah.

Dan butuh sedikit biaya untuk mengeluarkannya.

Kau mengerti maksudku.

Aku tak mengerti.

Langsung saja ke intinya, karena aku ingin bertemu saudaraku.

Baiklah, Pak.

Tapi aku ingin bertanya dulu.

Apa saudaramu pernah mengalami kecelakaan mobil?

Kecelakaan? Setahuku tidak pernah.

Kalau begitu dia pasti terlibat dalam pertemanan yang rumit.

Aku ingin bertemu dengannya, kalau kau tak keberatan.

- Dia menghilang. - Maksudmu dia tak ada di sini?

Setelah aku jauh-jauh datang ke sini?

Dia pergi sejak pagi tadi.

Barang-barangnya ada.

Kami menyimpannya.

Akan kami serahkan padamu...

..setelah kau memberi imbalan sepantasnya.

Travis?

Travis. Hei.

Kau tak mengenaliku? Aku Walt.

Aku adikmu, Walt.

Apa yang terjadi denganmu? Kau kelihatan kacau sekali.

Ayo, masuk ke mobil. Trav?

Ayo.

Ya.

Ayo.

Ini, Trav. Barang-barangmu.

Kudapatkan di klinik tadi.

Tempat yang buruk. Tak heran kau kabur dari situ.

Dengar, Trav,..

..kita akan menempuh perjalanan lumayan jauh.

Kau tak akan bungkam terus selama perjalanan, 'kan?

Maksudku, rasanya jadi sepi.

Trav?

Mau mengatakan ke mana kau menghilang selama empat tahun ini?

Kau pernah bertemu Jane atau bicara dengannya?

Anne dan aku nyaris menyerah.

Kami pikir kau sudah mati.

Lumayan.

Baiklah.

Ya.

Mungkin kau mau membersihkan diri,..

..mandi atau apalah?

Aku mau ke kota membeli pakaian untukmu.

Kau mau mengenakan pakaian baru, 'kan?

Berapa ukuran sepatumu?

Baik, coba lihat.

Mungkin satu nomor lebih besar dari ukuranku, ya?

Jadi, di mana kau menemukan jenggot itu?

Cukup lebat juga.

Baiklah. Aku akan ke kota dan segera kembali.

Tak akan lama.

Kau akan baik-baik saja, 'kan, Trav?

Aku segera kembali.

Sial.

Mau mengatakan ke mana tujuanmu, Trav?

Ada apa di sana?

Tak ada apa pun di sana.

Kau tak percaya padaku?

Aku hanya ingin membantumu, Trav.

Ayo, tak apa-apa.

Masuklah ke mobil.

Rasanya nyaman mengenakan pakaian baru, 'kan?

- Halo. - Hai. Hunter? Ini Ayah.

- Kau seharusnya sudah tidur. - Aku menonton TV.

Tebak siapa yang kutemui di Texas.

- Siapa? - Ayahmu.

Kau ingat padanya?

- Tidak. - Tidak sama sekali?

Aku ingat dia kurus.

- Benarkah? - Kurasa begitu.

- Coba tebak. - Entahlah.

Aku akan membawanya pulang.

Travis.

Kau ingat putramu? Hunter.

Dia tinggal dengan kami.

Dia tinggal bersama Anne dan aku sejak kau menghilang.

Kami bingung harus bagaimana, jadi kami merawatnya.

Suatu hari, dia tiba-tiba berdiri di pintu rumah.

Dia bilang seseorang mengantarnya ke sana.

Dia tak tahu apa yang terjadi denganmu atau Jane.

Kami berusaha mati-matian mencarimu atau Jane.

Kami mencoba mencarinya juga. Jane juga menghilang.

Kami tak tahu harus berbuat apa.

Travis.

Entah kau terlibat masalah apa.

Entah apa yang terjadi.

Tapi aku adikmu.

Kau bisa bicara padaku.

Aku lelah bicara terus.

Tolong isi bensinnya.

Aku muak dengan kebungkaman ini.

Kau bisa bicara.

Aku juga bisa bungkam.

Kita berdua akan bungkam selama perjalanan ini.

- Paris. - Apa?

Paris.

Paris?

Kau pernah ke Paris?

- Belum pernah. - Bisa kita pergi ke sana?

Itu jauh menyimpang dari tujuan kita.

Tidak, aku belum pernah ke Eropa.

Anne ingin pergi ke sana.

Karena dia berasal dari sana, kau ingat?

Tapi tak pernah ada waktu karena kesibukanku.

Ayo pergi, Trav.

- Ada apa? - Kita pergi ke mana?

Kita akan terbang ke L.A.

Kau tak takut terbang, 'kan?

Kita akan meninggalkan daratan?

- Ya. - Kenapa?

Karena kejauhan jika pakai mobil.

Bisa sampai dua hari. Aku tak punya waktu, Trav.

Kenapa?

Dengar, lebih mudah jika terbang, Trav.

Lebih cepat. Ayolah.

Kita akan pulang, mengerti?

Aku antar kau pulang, lalu terserah padamu.

Biarkan aku keluar, atau aku akan melompat.

Kami tak bisa menghentikan pesawat setiap kali ada penumpang ketakutan.

Kau tak bisa naik pesawat lalu menolak untuk terbang.

Tak seharusnya begitu. Ini bukan alam liar.

Kau hidup bersama orang-orang, mengerti?

Seharusnya kau menyewa pesawat pribadi.

Kau sadar berapa banyak yang dirugikan oleh tindakanmu?

Aku minta maaf.

Aku minta maaf, mengerti?

- Aku baik-baik saja sekarang. - Selamat tinggal.

Ini konyol, Travis.

Kau akan meninggalkan aku?

Tidak, aku tak akan meninggalkanmu.

Tak apa jika kau mau pergi.

Entahlah, Sayang.

Dia merasa panik.

Tak ada gunanya mencoba pesawat lain.

Bukan masalah pesawatnya. Dia akan turun lagi.

Kami akan bermobil saja. Itu saja.

- Pesan untuk Joy Stockwell. - Ya, dua hari.

Austin sebentar lagi datang.

Entah kenapa kau menginginkan mobil yang sama.

Mobilnya semua sama.

Kami punya T-bird, Olds, Chevrolet.

More Indonesian subtitles for Paris, Texas

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left