The first 200 lines.
Berjuanglah ya, Kakak!
Yang tenang saat ikuti ujian, ya.
Kalau kau masih ingat dengan apa yang kau pelajari sampai sekarang,
kau pasti akan lulus!
Ya, aku tahu!
Ya, penting lulus, deh.
Baiklah, aku berangkat!
Hati-hati!
tersesat dalam hari layaknya tangga berputar
rasen kaidan no you na hibi ni mayotte
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
entah berapa kali ku kehilangan jati diri
nando jibun wo miushinatta darou
bertemu dan berpisah ialah saat yang menyakitkan
deai to wakare ha futto shita shunkan de
dan berubah jadi sesuatu yang abadi
soshite eien ni mo natte yuku
bayangan yang kukagumi berada jauh dalam kegelapan
akogare no kage ha tooku yami no naka
bila terus begini, akankah ku bisa mengejarnya dalam angin?
kono mama kaze no naka oitsukenai no ka na
walaupun semua di dalam permainan, bersinarlah masa muda kita
tatoe It's all in the game hikare bokura seishun
percayalah akan kemungkinan yang tak terbatas di hadapanmu
me no mae no mugen no michi no kanousei wo shinjite
matahari terbenam yang kulihat bersama pasti takkan terlupakan
itsuka kimi to mita yuuhi ha kitto wasurenai
tak ada yang bisa hentikan dunia
ugoku sekai wo dare ni mo
yang bergerak ini, inilah waktu kehidupanku
tomerarenai Time of my Life
walaupun semua di dalam permainan
Para Pesaing Berkumpul !!
Para Pesaing Berkumpul !!
Para Pesaing Berkumpul !!
Oh, mereka datang.
Yo!
Kalian terlihat begitu percaya diri, ya.
Ada apa, nih?
Bukankah kemarin-kemarin sama seperti Shikadai, selalu bilang merepotkan?
Benar, 'kan?
Aku sendiri tak tahu ada angin apa ini.
Sudah kubilang, 'kan?
Aku akan tunjukkan hasil latihanku pada semua orang!
Sepertinya yang lain pun sudah datang, ya.
Yo!
Mari berjuang!
Aku gugup sekali!
Sepertinya mereka terlalu bersemangat, ya.
Kalau hanya lihat dari luarnya, takkan tahu, lo.
Ah, wajah ketiganya mirip!
Mereka dari Desa Kabut.
Nama mereka...
Takanami Senka, Sazanami, dan Makinami.
Kembar tiga, ya?
Teknik ninja mereka seperti apa, ya?
Bagi Iwabe, tim mana yang kelihatannya kuat?
Benar juga, ya.
Sepertinya mereka simpan suatu kekuatan yang hebat.
Mungkin mereka akan jadi saingan kita.
Perwakilan dari Desa Batu, ninja trio Genbu!
Latar belakang dan teknik ninja mereka masih belum diketahui.
Mereka kelihatan sangat kuat, ya?
Apa kita bisa menang?
Tenanglah!
Dibandingkan dengan musuh yang kita hadapi selama ini, mereka itu bukan apa-apa.
Dasar, dia selalu saja terbawa suasana!
Itu Boruto Uzumaki.
Putra dari orang yang sudah kalahkan ayah yaitu Hokage Ketujuh, Naruto Uzumaki.
Ada apa, Shinki?
Bukan apa-apa.
Ayo pergi.
Upacara penyambutannya akan segera dimulai.
Tolong tenang!
Sepertinya semuanya sudah berkumpul, ya.
Dengan ini
Ujian Chunin pertama dari kelima Desa Aliansi akan segera dimulai!
Seperti yang kalian tahu, ini ujian seleksi pertama dalam sejarah yang didukung oleh kelima desa.
Desa Konoha.
Desa Kumo.
Desa Kiri.
Desa Iwa.
Dan Desa Suna.
Dalam acara seperti inilah kalian bisa berhadapan dengan ninja dari desa lain.
Dan juga kesempatan bagi kalian untuk tunjukkan teknik ninja yang kalian banggakan, lo!
Ya ampun.
Aku sendiri tak yakin apa mereka bersemangat ikuti acara ini?
Semuanya, kuminta kalian tunjukkan hasil latihan kalian selama ini!
Ya!
Oke!
Ujian tahap pertama akan dimulai saat siang hari di Tempat Ujian A.
Sampai ujian dimulai, kalian bebas lakukan apa pun.
Kalian bisa gunakan waktu yang ada untuk latihan.
Bubar!
Dua hamburger besar penyemangat Ujian Chunin, ya?
Lalu, ada apa?
Di saat seperti ini masih mau makan hamburger juga?
Ada yang bilang kalau kita tak bisa berperang dengan perut kosong!
Ya, memang masih ada waktu sebelum ujian tahap pertama, sih.
Mau bicarakan strategi yang nanti kita gunakan?
Tapi, Mitsuki lama banget, ya.
Kira-kira dia sedang apa, ya?
Kalau tak salah, mereka ikut upacara pembukaannya tadi.
Eh, maaf nih, bisa pindah ke tempat yang lain?
Kalian hanya berdua, 'kan?
Sedangkan kami bertiga di sini.
Bukankah wajar
kalau kelompok yang lebih banyak yang dapat mejanya?
Kami juga bertiga, tahu.
Meski yang satunya belum datang, sih.
Itu bukan urusan kami.
Salahnya sendiri datang terlambat.
Jadi begitulah.
Kalau sudah mengerti, cepat pindah sana.
Kalau hal seperti ini saja kau telat berpikir, kau takkan bisa jadi ninja.
Apa?
Hentikan, Boruto!
Jangan buat masalah sebelum ujian dimulai.
Boruto?
Oh, begitu ternyata.
Kau putranya Hokage Ketujuh, ya.
Padahal aku penasaran ingin lihat dia itu ninja seperti apa.
Siapa sangka kalau ternyata kelihatan lemah begini?
Kurang ajar!
Eh?
Yang di sana itu tempat dudukku.
Kau ini siapa?
Apa-apaan tatapanmu itu?
Boruto, menurutmu mereka ini seperti...
Apa?
Tubuhku...
Apa yang terjadi?
Cukup sampai di situ.
Siapa mereka ini?
Apa-apaan jubahnya itu?
Buat apa bertengkar di tempat seperti ini?
Maaf, anggota ketiga kami sudah datang.
Bisa cari tempat duduk yang lain?
Ya, sudahlah.
Sampai ketemu di ujian nanti.
Anu, terima kasih sudah menolong.
Bukan masalah, kok.
Shinki orangnya memang seperti itu.
Ayo.
Baik!
Shinki, ya?
Siapa dia itu?
Oh, sebentar, ini dia.
Shinki, perwakilan dari Desa Suna.
Oh.
Sepertinya dia itu putra angkatnya Kazekage Kelima.
Putra salah satu dari kelima Kage, ya.
Sama sepertimu dong, Boruto.
Kazekage?
Dia, ya.
Boruto.
Oh!
Tn. Mizukage!
Sudah lama, ya.
Terima kasih untuk yang tempo hari, ya!
Sebenarnya aku ingin ajak Kagura juga,
tapi karena aku tak ada, jadi kuserahkan desa padanya.
Begitu, ya.
Tapi sebagai gantinya, aku punya pesan darinya.
Dia ingin bertemu lagi denganmu sebagai sesama Chunin.
Begitulah yang dia katakan.
Kagura bilang begitu?
Sebagai penerusku, dia berlatih keras tiap harinya.
No comments yet. Be the first to leave one.