The first 200 lines.
Iklan dan Rekues Subtitle Via WA : 0897-5504-856
Ayolah! Dasar rongsokan.
Sinyalnya hilang terus.
Aku benci berada sejauh ini malam hari.
Aku juga jika ditangkap Polisi memancing pakai ini.
Dapat. Baik.
Sepertinya zona pembuangan terakhir...
Tepat di antara pohon-pohon ini.
Hei, berhenti.
Kita sampai.
Yakin soal ini, Eddie?
Orangnya bilang bawa 3 kotak dan jatuhkan.
Hanya itu yang kutahu.
Baiklah.
Ada apa?
Tidak mau menyala.
Apa maksudmu?
Tidak mau menyala.
Itu hanya buaya, 'kan?
Sialan!
Bajingan!
Apa itu?
Ke mana perginya?
Ayo! Berenang.
- Tolong! - Ayo!
Berenanglah.
Ayo, Kawan!
Kemari!
Berenanglah!
- Sial! - Ke mana perginya?
Blaine!
Dengar.
Apa?
Dengar.
Sial!
Sial!
Sial!
Siapa yang terjebak di kastil?
- Putri Cassie. - Putri Cassie.
Dan siapa yang marah padanya?
Raja Raksasa.
Raja Raksasa.
Kenapa Raja Raksasa marah, anak-anak?
Mereka mencuri semua emasnya.
Karena mereka mencuri semua emasnya.
Tapi Putri Cassie ada di sana sendirian.
Apa dia bahagia?
- Tidak. - Gembira?
Tidak.
- Bagaimana perasaannya? - Takut.
Dia sangat takut.
Saat kalian takut, harus bagaimana?
Ya Tuhan. Susie! Susie!
Hei, letakkan itu!
Berhenti! Letakkan!
Berhenti!
Aku mau membantu.
Letakkan!
Dokter, jangan!
Jangan lepas topengmu!
Jangan takut.
Jangan takut.
Kau pemberani lindungi adikmu seperti ini.
Kami juga ingin menolong.
Dia sakit parah.
Bisa bantu aku?
Aku butuh bantuanmu.
Kuatlah untuk dia.
Aku tak mau meninggalkannya.
Tak perlu.
Kau juga ikut.
Kita pergi bersama.
Ayo, katakan.
Kalau kau hebat?
Kau Pahlawan?
Kupikir kau pasti akan memarahiku
karena berisiko demam berdarah demi gadis itu.
Itu menyelamatkan nyawanya.
Aku tahu kau akan salahkan dirimu nanti.
Jadi tolong...
Aku siap di tes. Jangan cemas.
Terima kasih.
Kami simpan antibiotik dan alat tes terakhir
di desa andai situasi menjadi tak karuan.
Aku bisa apa tanpamu, Harlan?
- Sudah dapatkan pacar untuk kita? - Belum.
Baik. Jika kau tidak mau mencarikan kita...
Atlanta menelepon.
Ada situasi penting di Amerika Serikat.
Di mana?
Yang benar saja.
Ini bukan Kongo.
Belok kiri di sana.
Kau masih ingat.
Sudah berapa lama kau tidak pulang?
Lumayan lama.
Seseorang lupa beritahu gadis Marais yang cantik
bahwa 1962 itu sudah lama sekali.
Aku senang CDC ada di sini
karena aku kehabisan pilihan.
Masih 3 orang yang terinfeksi?
Empat pagi ini.
Gadis kecil korban pertama.
Dia kontak langsung dengan gurunya dan perawat sekolah.
- Pasien hari ini? - Seorang pegawai.
Dari Toserba Sunderland di Guidry.
Gawat. Sudah menyebar.
Ya.
Mereka semua di sini?
Ya.
Semuanya.
Bagi yang belum tahu namaku Dr. Abby Arcane
dari Layanan Intelijen Wabah CDC.
Itu ada.
Timku di sini untuk merawat pasien kalian
dan menemukan sumber penyakit ini.
Kami butuh sampel darah segar
dan catatan harian kontak semua pasien
sebelum menetapkan gejalanya.
Agar kita bisa identifikasi penyakit dan cari obatnya.
Saat ini wajib pakai topeng, sarung tangan, kacamata
bagi semua yang kontak langsung dengan pasien.
Kalian jangan sakit selama aku ada.
Mari mulai.
Hai, Sayang.
Bagaimana perasaanmu?
Ini ada di bantalnya.
Mungkin dari ambulans?
Kurasa tidak.
Dia bernafas seperti ini sejak dia dirawat?
Sinar-X kami menemukan mikosis di paru-parunya
tapi bukan jamur.
Aku akan meminta staf memeriksa kontaminasi.
Permisi?
- Jangan ambil itu. - Tidak.
- Tidak apa? - Mengambilnya.
Aku hanya tertarik.
Ini tes darah? Yang terbaru?
Baik.
Beri aku tes saat dia pertama kali masuk
biar kubandingkan dengan hasil terbaru.
Siapa kau?
Sudah kubilang. Area ini terlarang.
- Sial, lagi. - Maaf, Dr. Arcane.
Tidak akan ketemu yang kau butuhkan
dalam buku aturan CDC standar.
- Yakinlah. - Permisi.
- Panggil Satpam! - Tidak. Tak apa.
- Tak apa. - Ayo pergi.
Aku keluar.
Cepat atau lambat kita akan ingin bicara.
Apa boleh kita berteman saja?
Sampai jumpa besok, Bob.
Siapa itu?
Entah. Kita cari tahu.
- Bagaimana orang tua Susie? - Ibunya sudah meninggal.
Ayahnya, Eddie menghilang
Perahunya tak terlihat Mungkin sedang dipakai.
Bis sekolah jemput dia seperti biasa.
Mungkin Ayahnya sudah pulang.
- Matt? - Katanya Dr. Arcane butuh bantuan.
Kataku tak mungkin.
- Kau polisi sekarang. - Ya, 4 tahun.
Abby. Tak kuduga kita akan bertemu lagi.
Andai situasinya lebih baik lagi.
Ya.
- Putri Coyle. Bagaimana? - Tidak baik.
Dan sekarang, dia pasien nomor satu.
Apa yang kau tahu tentang Ayahnya?
- Siapa, Eddie? - Ya.
Seringnya nelayan.
Beberapa kali ditepikan karena menyetir mabuk.
Layanan Anak?
Tidak ada keluhan.
Di sekitar sini, kau jadi Bapak Terhebat.
Saat putrinya sakit, kami telepon. Tak dijawab.
Karena perahu Eddie masih keluar
kami tidak terlalu ambil pusing.
Pak Coyle?
Coyle!
- Matt? - Aku mendengarnya.
Pak Coyle?
Ya Tuhan.
Pak Coyle?
Coyle!
Hei.
Hei.
Hei!
- Sialan! - Jatuhkan!
- Apa? - Kataku jatuhkan!
Tunggu.
- Jatuhkan! - Aku mengumpulkan sampel!
Aku mengumpulkan sampel!
Apa yang kau lakukan disini?
- Kau kenal orang ini? - Ya. Dia tadi di R.S.
- Masuk tanpa izin. - Hei!
Kalian salah fokus.
Apa-apaan?
Namanya Alec Holland.
Dia disini beberapa bulan terakhir.
No comments yet. Be the first to leave one.