The first 200 lines.
THE WARNING (EL AVISO). .
Terjemahan oleh: Jameslango
Halo, Andrea./ Halo, Jon.
Kau sedang bersama David? Dia tak angkat telponku.
Tidak, aku menunggu diluar. Dia sedang ada rapat.
Kurang ajar.
Jika dia tak muncul dalam 5 menit, jambak rambutnya dan seret dia keluar.
Baiklah.
Bolehkah aku titip es batu di minimarket terdekat?
Temanmu itu tak bisa hidup tanpa gin dan tonik.
Tentu saja, bos.
Jangan lama-lama. Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Sudah selesai, Jon. Ayo jalan./ Kau telat 32 menit.
Maaf, nanti kujelaskan. Ayo.
Aku mau beli es batu di minimarket.
Tambah sampanye.
Tak mungkin. Kau mau melamarnya?
Malam ini?/ Tentu. Kau jadi saksinya.
Bercanda. Aku akan mengajaknya ke Paris akhir pekan ini.
Bagus sekali. Paris.
Ya. Dan aku akan melamarnya di Paris.
Dia akan suka. Aku ikut bahagia untuk kalian berdua.
Aku tahu.
Menurutmu apa ini akan berhasil?
Jika dia katakan ya.../ Sial, bisa kau bayangkan?
Berlutut dibawah menara Eiffel lalu bilang: "Maukah kau menikah denganku?",
lalu dia bilang: "Tentu saja tidak, bajingan".
Persetan!
Biar aku saja.
Mau titip sesuatu?/ Es batu saja. Terima kasih.
Bajingan...
David!
David...
David.
David!
Panggil ambulance!
Panggil ambulance!
10 tahun lalu ada orang yang dibunuh disana.
Darah dan serpihan otak berceceran di lantai.
Pernah ada kasus penembakan disana, dua orang tewas.
Dia akan kencing di celana.
Sekarang kau harus masuk ke toko itu dan curi majalah porno untuk kami.
Cepat!
Masuk!/ Cepat!
Nico, sedang apa kau disini?
Aku menunggumu di sekolah selama 30 menit!
Kau baik-baik saja?
Maaf, ibu.
Cepat masuk.
Dimana tasmu?
Di sekolah. Aku tak ada PR.
Ini terakhir kalinya kau pergi tanpa izin dariku.
Pasang sabuk pengamanmu.
Bagaimana kondisinya?
Dia koma.
Mereka akan lakukan pemeriksaan respon otak padanya.
Hasilnya akan keluar besok pagi.
Dia harus berjuang juga untuk selamat.
Bolehkah aku melihatnya?/ Tunggu sebentar.
Kau lihat pelakunya?
Aku lihat, tapi bukan wajahnya. Kejadiannya berlangsung cepat.
Dia lari?
Tidak, dia naik mobil.
Apa ada petunjuk lain? Mungkin orang di dalam toko.
Ada, tapi entahlah, dia seperti orang Eropa timur atau Rusia.
Dia punya tato disini dan dia sedang terluka saat itu.
Dia menodongkan pistol padaku lalu kabur.
Kami berusaha tangkap pelaku bajingan ini.
Ayo.
Sayang...
Kau harus berjuang. Kumohon.
Jangan tinggalkan aku. Kumohon.
Tolong jangan menyerah.
Dia tak boleh mati.
Dia akan selamat.
Kau berhutang majalah pada kami, bajingan!
Jangan lupa tugasmu, bangsat!
Kabur, kabur!
Ibu...
Ibu, biarkan saja.
Kau harus belajar beladiri./ Mereka lebih tua dariku.
Jika mereka melukai atau memukulmu, lapor pada gurumu, atau aku yang lapor.
Aku bukan pengadu, bu. Dan tolong jangan lapor pada guruku.
Jika kau tak mau beladiri, mereka tidak akan berhenti mengganggumu.
Dan mereka akan kembalikan tasmu.
Aku mau isi bensin. Kalau kau mau jajan silahkan.
Kau sedang apa?
Kau masih terlalu muda untuk baca majalah porno.
Berapa umurmu?
Minggu depan 10 tahun.
Tolong jangan beritahu ibuku.
Jangan kuatir.
Terima kasih.
Sudah selesai jajan?
Belum.
Kau tunggu apa lagi?
Berapa semuanya? Pompa nomor 7.
Totalnya 30 Euro untuk bensin dan majalah.
Terima kasih./ Sama-sama.
Kau sering ke toko ini?
Tidak.
Sepertinya pemilik toko kenal denganmu. Tadi kalian bicara tentang apa?
Ibu tahu orang yang dibunuh disana 10 tahun lalu?
Otaknya berceceran di lantai.
Siapa yang cerita soal itu?
Temanku di sekolah. Apa itu benar?
Anak-anak nakal itu yang cerita?
Mereka hanya ingin menakutimu.
Otaknya mulai merespon positif.
Kami sangat optimis, tapi kita harus menunggu dengan sabar.
Dia punya peluang sembuh./ Permisi sebentar.
Dokter bilang aliran darah ke lobus temporalnya tersumbat.
Itu alasan otaknya tak merespon.
Apa dia bisa sembuh?
Ya. Mereka bilang operasinya cukup rumit. Tapi tentu saja...
ada peluang dia sembuh dari koma.
Itu kabar bagus. Kapan operasinya?
Entahlah. Kondisinya masih sangat lemah.
Dia sudah dapat transfusi darah dan dokter sedang menunggu perkembangannya.
Permisi sebentar.
Marta.
Dengar, kau sudah terima pesanku?
Ya.
PENEMBAKAN DI MINIMARKET 24 JAM
Tidak, kondisinya masih lemah.
Jangan bilang ayah dan ibu dulu, oke?
KEJADIAN PEMBUNUHAN DI TEMPAT YANG SAMA 32 TAHUN LALU
KEJADIAN PEMBUNUHAN DI TEMPAT YANG SAMA 32 TAHUN LALU
Jon.
Jon.
32 tahun lalu pernah ada kejadian yang sama di tempat itu.
Di minimarket itu?
Pulanglah dan istirahat, kau pasti kelelahan.
Tidak, aku baik-baik saja.
Kau mau makan malam dulu?
Tidak, aku mau menginap di rumah ibunya David.
Tenanglah. Jika ada sesuatu pasti akan kukabari, oke?
Oke./ Baiklah.
Terima kasih. Sampai jumpa.
Sampai jumpa./ Sampai jumpa.
PROSES PENYELAMATAN LISANDRO LOPEZ, UMUR 10 TAHUN
POM BENSIN
PRIA 32 TAHUN DENGAN DUA LUKA TEMBAK...
Nico, waktunya makan.
Cepat makan, lalu selesaikan PR-mu, mengerti?
Nico, cepat makan.
Ada apa, Nico?
Kau kenapa?
Keparat.
Tenanglah.
Tak apa-apa. Ini hanya lelucon.
Bangunlah, kau kencing di celana.
Maafkan aku, bu.
Aku tak sengaja./ Tak apa-apa.
Bersihkan dirimu di kamar mandi.
APAPUN YANG TERJADI, JANGAN PERGI KE MINIMARKET 24 JAM...
...DI HARI ULANG TAHUNMU. ATAU KAU AKAN MATI.
Kertas ini ada di tasnya, didalam amplop.
Mereka selalu menganggunya. Mereka membawa anakku, merebut barang-barangnya...
memukulinya, dan tak ada yang menolongnya.
Aku menyaksikannya sendiri beberapa hari lalu. Dan sekarang ada ancaman ini.
Lucia, yang bisa kami lakukan hanya menghindari hal ini terjadi.
Akan kucari tahu siapa anak-anak ini dan kami akan bicara pada mereka.
Jangan hanya bicara. Aku tak mau biarkan mereka lakukan ini pada anakku.
Aku mau mereka dihukum berat, atau dikeluarkan.
Aku mengerti, tapi ini sekolah negeri.
Kami tak bisa apa-apa jika tak ada bukti.
Pertama, aku harus bicara pada Nico.
Dia takkan bicara.
Dia diancam untuk tidak bocorkan apapun ke pihak sekolah.
Mereka menakutinya dengan kisah pembunuhan di pom bensin itu.
Dan sekarang kertas ini? Mereka merundung anakku.
Itu hanya kata-kata yang kejam.
Hanya kata-kata kejam?
"Apapun yang terjadi, jangan pergi ke minimarket 24 jam
di hari ulang tahunmu, 12 April 2018.
Atau kau akan mati."
Kemarin, saat Nico membaca surat itu, dia sampai mengompol.
Itu tak pernah terjadi sebelumnya.
Aku coba bantu. Serahkan kertas itu.
Jika mereka mengganggu Nico lagi, dia harus jujur beritahu pihak sekolah...
pada guru-guru, kepala sekolah, atau padaku, dengan segera.
Jika tidak maka kami tidak bisa bantu, Lucia.
Coba lihat baik-baik.
Disana.
Pelurunya berasal dari pistol bajingan itu.
Ada perkembangan lain?/ Belum ada.
Tapi kami akan segera menangkapnya. Hanya masalah waktu saja.
Bagaimana dengan saksi lain? Pemilik toko dan anak kecil itu.
Pemilik toko bersih. Dia hanya ketakutan, tapi...
Belum banyak keterangan dari anak itu, dia masih berumur 10 tahun.
10 tahun?
Ya. Kenapa?
Apa kau tahu pada tahun 1976 ada kejadian serupa disana?
Dan saksi penembakan itu juga ada anak berumur 10 tahun.
Aneh. Ada kesamaan dari kejadian itu.
Hanya kebetulan.
Serangga sialan.
Ada masalah apa?
No comments yet. Be the first to leave one.