The first 200 lines.
Masa kejayaan shinobi sudah berakhir.
Aku tak menyangka kau bisa melakukan semuanya sampai sejauh ini, Kawaki!
Aku akan mengirimmu ketempat aku mengirim Nanadaime (Hokage ketujuh), Boruto.
Apakah ini satu-satunya cara yang kau inginkan?
Ya, betul sekali.
Masa kejayaan shinobi… sudah berakhir!
Tapi aku…
Masih seorang shinobi!
Ceritanya kembali ke masa lalu beberapa tahun sebelum saat itu.
UZUMAKI BORUTO!
Apa-apaan ini—?
Tunggu, Boruto!
Ada apa buru-buru?!
Ada urusan penting?!
Yah, ini penting, sangat penting sekali!
Apa yang membuat anda lama sekali, Tuan Hokage?
KANTOR HOKAGE Apa yang membuat anda lama sekali, Tuan Hokage?
KANTOR HOKAGE Sudah tidak ada waktu lagi.
Woles besok juga kelar, huh…
Tolong secepatnya,
atau anda tidak akan dapat mengikuti acara pembukaan.
Baiklah, aku akan menyelesaikannya malam ini.
TUT... TUT...
Alhamdulillah akhirnya dapet juga hari ini.
Burger limited edition nih Hamburger isi cabe ijo!
Besok-besok kita gak bakal dapat yang kayak gini lagi, karena ini hari terakhir.
Kenapa ane harus jadi satu-satunya yang bertugas sebagai pengawas ente?
– Ente kagak mau makan? – 'Mau lah!
– Pedesss! – Pedezzz!
Apaan nih isinya?!
Ane kagak yakin bisa ngawasin ente. hal yang mustahil.
Tapi cuy, keretanya manteb juga.
Jadi nggak capek jalan sekarang udah ada kereta.
Desa Konoha yang dulunya tersembunyi sekarang sudah maju dan semakin modern.
Hmm…
Tapi kita tetap harus menghadiri acara besok.
Ini sudah jadi tradisi di Akademi Ninja dan besok pembukaannya.
Oh, jadi mulai besok?
Ada banyak hal yang harus disiapkan. Emang ente kagak tau apa?
Oh…
Babeh ente kagak ngasih tau?
Semacam…
Boruto, jangan melakukan hal yang aneh-aneh jangan bikin malu Babeh ente, oke?!
Karena itu bakal bikin malu ane juga!
Apa?
Emak ente selalu bilang ke ane…
Harus selalu ngawasin ente.
Emak gw bilang gitu?
Nah… Lihat ente udah mirip sama kereta.
Huh?
Selama itu tetap pada jalurnya, Maka akan sampai ke tujuan dengan mudah.
Jadi duduk manis disini sampai tujuan.
Ente ngomong apa?
Ane cuma nyaranin aja.
Udah ya.
Jangan terlambat di hari pertama!
Berisik...!!!
Ayah terlalu sibuk dengan urusannya.
Suatu hari akan kubuktikan!
Oi bocah! Anak siapa ente?
Nggak tau kalo itu bahaya apa?!
Maap, Maap!
Whoa…!
Denki, cuma ini yang kamu punya?
Itu semua belom cukup?
yah, lumayan…tapi…
Benar?
Ya, Aku mau melakukan hal yang menyenangkan.
Huh?
Yeah…
Apaan nih—?!
Maap, tangan ane kepeleset.
Bangsat!
Udah gila ya? Nyari mati?
Kembalikan itu sekarang juga.
Dan aku akan membiarkan kalian pergi.
Huh?
Eh bangsat, sini turun.
– Jurus bayangan?! – Orang ini ninja?!
Sial, mau main-main sama kami?!
Aku tak peduli soal ninja…!
Ini.
K-Kamu…
Jangan seperti pengecut.
Woii, apa kalian sudah selesai?
A-Apa yang kau lakukan?!
Uh-oh, yok kita kabur dari sini!
T-Tunggu!
Hey, ente kagak apa-apa?!
Suram...!
Sekarang mereka akan datang lebih banyak lagi besok!
Itu tidak akan membantuku.
Dengar…
Jangan tundukkan kepalamu?
Lawan mereka!
Aku tidak kuat sepertimu.
Hah?!
Kamu pasti seorang ninja, benerkan?
Kamu mau menghadiri acara pembukaan?
Nggak…
Yah, aku akan hadir besok.
Besok?
Sama kalau begitu.
Oh, ya?
Senang berkenalan denganmu.
Ini adalah keinginan Ayahku.
Dia mau aku mewarisi perusahaannya,
Aku perlu belajar ilmu ninja makanya aku disuruh ke akademi.
oh.. Cuman itu? Apa nama perusahaanya?
Perusahaan Kaminarimon.
MASA DEPAN CERAH MELALUI THUNDER RAIL BERSAMA DENGAN DESA KONOHA PERUSAHAAN KAMINARIMON Itu Perusahaan yang sangat besar!
Bisa masukin ane ke daftar tunggu sebelum rilis berikutnya?
B-Bisa...
Jadi, apa kesepakatan besarnya tentang belajar ilmu ninja?
Ayahku adalah mantan shinobi
Dia mendapatkan penghargaan dalam perang ninja keempat
karena itu perusahaan ini bisa sukses.
Jadi, dia tetap percaya dengan ninja.
Apa kamu ingin menjadi seorang ninja?
Gak yakin sih…
Kalau gitu sih gak usah ente turutin maunya.
Aku tidak pernah melanggar perintah Ayahku.
Tapi gpp juga sih. Setidaknya dia pulang setiap hari.
Ayahku hanya memikirkan pekerjaannya dan sering mengabaikan keluarganya.
Sebegitunya?
Walaupun ane ngelanggar perintahnya, Ane belom pernah dihukum!
Siapa juga yang peduli tentang Ayahmu?
Beri dia pelajaran!
Beri dia pelajaran?
Itu yang aku maksud.
Aku sedang di tengah rencana hebatku.
Tapi merahasiakannya dari ibuku adalah hal yang sulit.
Jam berapa sekarang?
Sekitar jam 7…
OMG!!! Bakal kena marah sama emak!
Huh?
Katanya gak pernah dihukum walaupun melanggar?
Ibuku berbeda.
Dia sangat menakutkan apalagi kalu lagi marah!
Udah ya!
Jangan biarkan mereka menyakitimu!
Aku hanya mengingatkanmu. Janji!
O-Okay.
Jangan biarkan mereka menyakitimu!
Aku pulang!
Boruto, kamu sudah berjanji untuk merayakannya dirumah.
Maaf, Bu.
Shikadai tidak membiarkanku pergi.
Shikadai memiliki tanggung jawab yang besar dipundaknya.
Nggak kayak kamu yang kerjaannya bikin masalah.
– Masalah! – Whoaaa!
Ada apa untuk makan malam?
Kakak tau apa? Aku membantu Ibu membuatnya hari ini!
Oh, Lapaaarr!
Boruto, cuci tangan dulu!
Okay!
– Oh! – Wow!
Mulai besok kamu sudah mulai di akademi.
Ibu harus menceritakan Ayahmu waktu di Akademi dulu.
Aku tau... Aku sudah mendengarnya berkali-kali.
Dia selalu menyebabkan masalah,
Sehingga orang-orang memperlakukannya kurang baik.
Tapi dia benar-benar sangat keren.
Aku sudah tau ceritanya Ibu sudah cerita berulang-kali juga.
Ibu pikir ayahmu akan pulang malam ini...
Sudah biasa.
Dia sering mengabaikan Ibu dan Himawari.
Jangan protes!
Dia hanya berusaha membuat desa ini aman karena Ayahmu dan semuanya harus terus melindunginya.
Ayo makan.
Tapi tidak ada musuh... melindungi dari apa?
Boruto…
Pertempuran bukanlah satu-satunya tugas seorang ninja.
Ada banyak hal yang harus dilakukan seorang Hokage.
untuk memastikan orang-orang hidup dalam damai.
Kamu juga akan mempelajarinya mulai besok di Akademi.
Itu sesuatu yang sangat penting.
Apanya yang keren.
Denki, kamu adalah pewaris resmi dari Perusahaan Kaminarimon!
Ini pelajaran untukmu.. Ingat itu baik-baik...
Ayah…
Aku…
Menyedihkan sekali…
Sepertinya kamu bermain-main dengan beberapa preman lagi hari ini.
Apa yang ingin kamu lakukan?
Kamu pasti membutuhkan pelatihan di Akademi.
Aku…
Siapa yang peduli dengan Ayahmu?
Buktikan padanya!
Jadi, Aku hanya perlu menjadi kuat?
Jika aku bisa membuktikan kekuatanku…
Bener juga...
Kalau aku bisa membuktikan,
Aku bisa sekolah dimanapun aku mau?
Ya, kalau kamu kuat!
Kuat…
Aku tidak memiliki kekuatan apapun.
Aku hanya perlu membuktikannya, benar?
Kekuatanku.
UPACARA PEMBUKAAN
No comments yet. Be the first to leave one.