The first 200 lines.
Aku ingat usia 17-ku.
Aku ingat hari kami bertemu.
Senyumnya.
Sentuhannya.
Kita bisa ada di mana saja saat hidup dimulai,
dan saat masa depan membentang di depan.
Awalnya kita mungkin tak menyadarinya,
tapi itu sedang terjadi.
Baiklah. Ayo pergi, Kawan.
- Apa, Bodoh? - Apa? Astaga...
- Aku ada pekerjaan. - Kau selalu ada pekerjaan.
Kau harus belajar menikmati.
Ini hari yang indah di pantai. Ayolah.
Ya. Kenapa? Kau takut kulitmu terlalu gelap?
Dia tak mau dikira orang Meksiko.
Diamlah, Kawan.
Lihat caranya berpakaian.
Hei, lihat, Kawan-Kawan.
Hei.
Lihat gadis itu.
Ya!
Ayolah, Sayang.
Kami punya sampah.
- Sudah bau. - Hei!
- Hei, jangan lepas. - Kujatuhkan?
- Aku jatuhkan? - Ya.
Tolong jangan lepaskan.
Hei! Hei, kau tak apa-apa?
Ya, aku baik. Jangan cemaskan aku, Kawan.
- Hei, Sayang? - Hei, mau ke mana?
Hei.
Ayo.
Hei.
Ketinggalan satu.
Terima kasih, kau sangat membantu.
Kau penjahat atau apa?
Semacam itu.
Kenapa, kau melewatkan jam tidurmu?
Tidak, aku bercanda.
Serius, apa kesalahanmu?
Aku merampok 7-Eleven.
Apa?
Ya. Menjauhlah, aku berbahaya.
Aku akan menghajarmu.
Sial. Salahku.
Astaga...
Kalian selalu ikut-ikutan, Kawan.
- Namaku Victor, kau? - Dia tak peduli siapa namamu.
- Nicole. - Salam kenal, Nicole.
Carlos.
- Hai, Carlos. - Apa kabar?
Aku mau bicara dengannya. Sedang apa?
Aku pernah melihatmu.
Aku ragu.
- Kau sekolah di Pacific, kan? - Ya.
Hei, gadis kaya.
Gadis kaya.
Hei.
Hei, pergi. Cepat.
Cepat. Pergi kalian.
Pergi?
- Kami hanya mengobrol. - Ya.
Pergi sekarang. Ayo.
"Vámonos" itu apa?
Kau tahu artinya. Pergi sekarang!
Terus jalan.
Sampai jumpa.
- Ya. - Baiklah. Dah.
Aku hanya ingin kalian semua pergi, mengerti? Dah.
Ayolah, terus jalan.
Pergi! Pergi dari sini!
Punguti semua sampah ini. Semuanya.
Carlos.
Carlos.
Baiklah.
Selamat pagi, Bu.
Ya.
Terima kasih, Bu.
Aku tak mau tambah.
Ya?
PROSEDUR PENDAFTARAN
AKADEMI ANGKATAN LAUT AMERIKA SERIKAT
Nn. Nicole, saatnya bangun.
Aku sudah bangun.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Mau bawa bekal hari ini?
Tidak, aku akan beli.
PAROKSETIN HIDROKLORIDA
Rosa?
Rosa?
Ya, Bu Courtney?
Apa Morgan minum produk susu kemarin?
Tidak.
Karena ada sedikit ruam di sini. Lihat?
Dia tidak minum susu.
Aku tak menuduhmu, hanya bertanya.
Tidak minum susu. Hanya kedelai.
Tidak minum susu.
- Tidak... - Tidak.
- ...minum susu. - Tidak minum susu.
Baiklah.
Nicole, kau tahu tak boleh menonton TV di pagi hari.
Tidak ganti pakaian ke sekolah?
- Bu Courtney? - Ya.
- Pak Oakley. - Baiklah.
Hai, Sayang.
Ya. Tidak, punggungnya agak beruam,
- jadi, keadaan agak kacau. - Bu!
Ya, kami mau ke dr. Biderman.
Baiklah, nanti kutelepon dari sana.
Ya, aku juga. Aku mencintaimu.
Nicole di sini. Mau bicara dengannya?
Dah.
Dia terlambat rapat.
Ayo, Sayang.
Kita ke dokter dan periksa ruammu.
Kenapa si ibu tiri jahat?
Krisis besar. Morgan kena ruam.
Astaga, di mana ambulans?
Astaga. Bagus sekali.
SMA PACIFIC
Astaga.
- Hai. - Astaga.
- Aku benci tempat ini. - Ya.
- Aku sudah siap bolos. - Pasti.
Ini menyebalkan.
Shakespeare, dalam banyak hal, melampaui zamannya.
Dia memiliki kedalaman psikologis
yang baru pada abad ini mulai dipahami sepenuhnya.
- Ya, Nicole? - Kamar kecil?
- Aku juga. - Bawa izin.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Ya.
Inggris mau menguatkan kekuasaan di wilayah jajahan mereka.
Mereka mencoba menegaskan hak yang tak bisa ditegakkan.
Ada yang tahu perbedaan antara menegaskan dan menegakkan?
Apa artinya dalam kasus ini? Ada yang tahu?
Artinya mereka bisa buat peraturan, tapi tidak bisa menegakkannya
dari jauh.
Benar, Carlos.
Mereka 4.800 km
dari tempat yang mereka jajah.
Mereka mencoba membangun kembali filsafat merkantilisme mereka,
yaitu, "Kami punya koloni dan kami di sini untuk memanfaatkan sepenuhnya."
Bagaimana mungkin begini?
Begini, Grenville, orang yang bertanggung jawab di bawah George III...
Hei!
Hei! Ke sini!
Aku harus kembali ke kelas.
Tidak, kenalkan teman-temanku.
Hai.
Ayolah. Kenapa, kau takut?
Namamu Carlos, kan?
Ya.
Dia boleh juga.
Ini Maddy.
- Hai. - Hai.
- Itu Lainie. - Hai.
- Foster. - Halo.
- Apa kabar? - Curtis di atas pohon.
Apa kabar, Kawan?
Kami berkenalan saat aku melakukan kerja untuk rakyat.
Dia juga dihukum?
- Tidak. - Kebetulan lewat.
Mau coba?
Tidak, terima kasih.
Ayolah. Ini bagus untukmu.
Percayalah.
- Sial. Apa ini? - Memang.
- Ada yang datang. - Sial. Berikan.
Ada apa?
Hei.
Mengejutkan.
- Kelompok kesukaanku untuk ditangkap. - Halo, Pak Kane.
Apa kabar?
Ini rapat siswa.
Kalian harus kembali ke kelas.
Aku terlalu stres. Kami perlu istirahat, atau meledak.
Menurut brosur kesehatan jiwa,
- harus beristirahat. - Apa ini?
- Milik siapa ini? - Bukan kami.
Jadi, kalian tak tahu apa-apa soal ini?
Aku punya izin.
Apa? Izin minum?
Anak-Anak, ayo. Ayo bubar.
Hei!
Hei! Anak-Anak!
Hentikan. Ayo. Ini hukuman.
Hei.
Begini saat kita berkenalan.
- Apa? - Memunguti sampah.
Biarkan aku bekerja. Mengerti?
Tentu.
Tiga, dua, lempar.
Bisa!
Bagus.
- Carlos. - Apa?
Aku menyesal.
- Ya, aku juga. - Tidak, aku sungguh menyesal.
No comments yet. Be the first to leave one.