Season 1

Release info

Wandee Goodday S01E01 WEB-DL id
A Commentary by Mrcif19
Terjemahan manual, mohon cantumkan sumber saat reupload/resync/reencode, kritik dan saran sangat diterima.

Tags

webdl
Published on: 2024-05-05
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Karakter, tindakan, tempat, profesi, dan peristiwa dalam serial ini bersifat fiktif dan dibuat untuk hiburan semata.

Tidak dimaksudkan untuk mendukung atau mempromosikan perilaku apa pun dalam serial ini.

Penonton diharapkan untuk bijak.

Tunggu.

Kenapa?

Apa kau sudah tidak sanggup?

Emm…

Aku akan memberimu waktu 5 detik.

3 HARI SEBELUMNYA

Semoga harimu menyenangkan.

Selamat datang di G Championship , panggung untuk para pertarung yang tidak kenal rasa takut.

Pertandingan ini untuk berat 72,6 kg, atau kelas menengah.

Di sudut merah, petarung yang tidak terkalahkan, Yoryak Phadetsuek.

Bagaimana?

Apa kencanmu berjalan baik tadi malam?

Aku sudah tamat.

Ya, aku rasa tidak ada orang aseksual di negara ini.

Saat aku menolak untuk tidur dengannya,

dia ingin putus denganku.

Tenang saja, Kao.

Orang yang kau cari mungkin saja adalah orang yang dekat denganmu.

Dee, apa kau baru saja menyatakan cintamu padaku?

I don’t mind.

Tapi aku rasa alismu harus dicukur.

Alismu yang lebat sangat tidak menarik.

Brengsek.

Apa kau menghina alisku?

Tunggu, aku harus pergi sekarang.

Kau ceroboh saat mengemudi.

Bagaimana bisa kau tidak melihat kalau ada mobil di belakangmu sebelum kau belok ke kanan?

Kau juga harus lebih berhati-hati.

Bagaimana caramu untuk bertanggung jawab?

Hubungi pihak asuransi.

Tidak, kaulah yang harus bertanggung jawab untuk kerusakan mobilku.

Hubungi pihak asuransi.

Hubungi pihak asuransi, kau membuang waktu.

Tolong hentikan.

Siapa kau?

Jangan ikut campur.

Tunggu!

Yak!

Lepaskan pukulanmu, demi Tuhan!

Aduh.

Apa kau sudah menelpon ambulan?

Sudah.

Tapi mereka bilang ada banyak kecelakaan pagi ini.

Jadi mereka belum bisa ke sini.

Yak.

Yak.

Yak.

Pukul balik, ayo.

Apa yang kau tunggu?

Apa yang kau lakukan?

Kemungkinan ada patah tulang fibula, tolong tekan.

Apa kau seorang dokter?

Aku dari Departemen Ortopedi.

Spesialis tulang dan sendi.

Dr. Wandee.

Aku menggunakan es untuk mengurangi rasa sakit dan bengkakmu.

Kalau kau tidak ingin dia mengalami resiko luka permanen,

jangan pernah mencoba untuk memindahkan dia. Mengerti?

Terima kasih banyak.

Tekan terus esnya.

Itu benar-benar kejam.

KO kali ini membutuhkan waktu 4,26 detik lebih sedikit dari KO sebelumnya, Yak.

Tapi pukulan lawannya lumayan kuat, Cher.

Ya, kau berada dalam posisi yang tidak menguntungkan di awal.

Aku sangat mengkhawatirkanmu, anakku.

Hei.

Kapan kau akan berhenti memanggilku anakmu?

Bukankah kau bilang kalau kau menyayangi Oyei seperti ayahmu sendiri?

Aku tidak pernah mengatakan itu.

Kau mengatakannya saat kau mabuk.

Aku punya videonya.

Kau mau melihatnya, sayangku?

Berhenti atau aku akan menendangmu.

Oh, kau berani menendangku?

Ya.

Yei.

Adikmu ingin menendangku.

Kau mau menendang pacarku?

Ya, apa kau punya masalah dengan itu, Tuan Oyei Phadetsuek?

Tentu saja, Tuan Yoryak Phadetsuek.

Aku akan…

ikut menendangnya juga.

Aku tahu itu.

Dua bersaudara ini bekerja sama untuk melawanku lagi.

Kau mungkin bisa menendangku,

tapi kau tidur di luar malam ini.

Tidak, sayang.

Aku tidak pernah ingin menendangmu.

Yak mau mengadu domba kita.

Bagaimana bisa aku berani menendangmu?

Aku masih membutuhkanmu untuk...

Hentikan pikiran kotormu sekarang juga.

Aku menelepon rumah sakit untuk membuatkan janji pemeriksaan untukmu.

Ini janji temunya.

Hari ini jam 3 sore?

Iya.

Tapi aku sudah punya rencana lain.

Kalau begitu, tunda rencanamu lain kali.

Aku serius soal ini.

Aku perhatikan kau tidak bisa menggerakkan bahumu dengan bebas.

Kau harus menjalani pemeriksaan.

Ya, semakin cepat kau periksa, semakin baik.

Kita tidak perlu membayar sepeser pun. Rumah sakit ini adalah sponsor kita.

Kau bisa menemui pacarmu di lain waktu.

Pacar?

Maksudku penggemarnya.

Yak!

Apa aku perlu mengingatkanmu tentang tujuanmu?

Menjadi juara dunia sepertimu dan Ayah.

Baiklah, sudah kucatat.

Aku akan pergi ke rumah sakit.

Baiklah.

Kembali ke markas kita.

Dee.

Aku mampir ke kedai kopi. Aku membelinya untukmu.

Latte, oatmilk, tidak terlalu manis, ekstra shot.

Seperti biasa, bukan?

Iya.

Kau mengingatnya?

Tentu saja.

Ini minuman favoritmu, bagaimana mungkin aku tidak mengingatnya?

Terima kasih.

Kau terlihat rapih sekarang.

Kau selalu berantakan saat makan.

Maaf.

Berantakan saat makan tidak mencerminkan citra departemen kita dengan baik, bukan?

Kenapa kau minta maaf?

Sebenarnya menurutku itu lumayan lucu.

Oh, aku harus menemui pasienku.

Aku juga baru saja menyelesaikan giliranku.

Kalau begitu sampai jumpa nanti.

Teriak, berteriaklah sekuat tenaga.

Kao, dari semua tempat yang ada kenapa kau memilih tidur di sana?

Aku tanya kenapa kau tidur di bawah sana?

Aku butuh tempat untuk menyembuhkan hatiku yang hancur.

Apa kau juga melihatnya? Bukan hanya aku saja yang melihatnya, 'kan?

Dr. Ter benar-benar baik padaku.

Dengar, Dee. Aku rasa kau harus tenang dulu.

Sekarang sudah hampir delapan tahun,

dan dia selalu memperlakukanku dengan sangat baik.

Sejak hari pertama, jantungku berdebar-debar seperti gempa berkekuatan 3-3,9 skala Richter.

Guncangan ringan—mirip dengan perasaan orang yang berada di dalam ruangan saat kereta lewat.

Hari di mana Dr. Ter memintaku untuk bekerja di rumah sakit yang sama dengannya,

jantungku berdebar lebih kencang lagi,

sampai level 5-5,9 skala Richter.

Itu adalah guncangan yang kuat di area yang lebih luas — benda-benda di dalam ruangan bisa bergerak.

Dan saat dia memintaku membeli kamar di apartment yang sama dengannya,

rasanya seperti tinggal di kamar apartment yang sama, kau tahu?

Dan itu juga apartment yang sama dengan tempat tinggalku!

Dia membantuku memilih setiap perabot.

Dia mengurus semuanya untukku.

Dia hampir menyuapiku saat kami makan malam bersama, kau tahu.

Jantungmu berdebar seperti gempa berkekuatan 6-6.9 skala Richter.

Itu guncangan hebat yang bisa menyebabkan kerusakan.

Dan apa kau melihat apa yang baru saja dia lakukan?

Jantungku berdebar kencang melebihi gempa 7 skala Richter.

Itu adalah guncangan yang parah dan ekstrem.

Bangunan bisa rusak parah,

benda yang ada di tanah bisa terlempar ke udara,

seperti hati Dr. Wandee, sahabatku tersayang.

Kau benar-benar memahamiku, temanku.

Aku yakin kalau Dr. Ter juga merasakan hal yang sama.

Kalau begitu,

kenapa dia belum memintamu menjadi pacarnya?

Dia adalah seorang dokter senior,

dan dia juga wajah rumah sakit ini.

Mungkin sulit baginya untuk mengambil langkah pertama.

Tapi tidak apa-apa.

Aku akan membuatnya jadi mudah untuk dia.

Dengan cara...

Aku akan memintanya menjadi pacarku.

Begitu, ya?

Dua hari lagi adalah hari peringatan pertama kali kami bertemu.

Aku akan memintanya jadi pacarku pada hari itu.

Dan apa kau tahu, delapan tahun dianggap sebagai angka keberuntungan–

tidak terbatas.

Jadi, cinta ini tidak terbatas, bukan?

Bersiaplah untuk merayakan cinta antara aku dan Dr. Ter.

Aku akan menantikannya.

Dr. Dee.

Iya?

Dr. Nop ingin bicara denganmu.

Hal yang sama lagi?

Iya.

Jam yang sama seperti sebelumnya?

Tepat di jam yang sama.

Iya, Dr. Nop?

Dee, aku butuh bantuanmu.

Jam kerjamu belum selesai, bukan?

Apa kau sudah siap, Tuan?

Tuan?

Kau bukan dokter yang sama.

Kau kelihatan baik-baik saja.

Aku tidak baik-baik saja.

Kalau tidak, aku tidak akan berada di sini.

Maksudku, kau tidak pingsan atau tidak sadarkan diri.

Kenapa kau tidak menjawab saat aku memanggilmu?

Wandee Goodday subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Wandee Goodday

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left