21

21

Download Indonesian Subtitle

Release info

21-Bluray720p-Kelapamaniz blogspot com-Manual Sub
A Commentary by Fahmi Ak
We share everything..! Resych from bakpiajogja

Tags

BluRay
720p
720
Published on: 2011-06-30
Downloads: 83
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Winner, winner, chicken dinner."

Kalimat itu terus terpikirkan olehku sepanjang malam.

Itu sebuah ungkapan di Vegas.

Tanyakan pada penjaga meja judi yang berpengalaman. Mereka pasti tahu.

Itu bermula dari seorang bandar asal Cina yang pertama kali mengatakan.

Ia mengatakannya tiap kali ia mendapat Blackjack.

Itu lebih dari 40 tahun yang lalu dan kalimatnya masih diingat.

Winner, winner, chicken dinner. Ini dia!

"Winner, winner, chicken dinner."

Ya. Coba saja.

Aku mendengarnya sedikitnya 14 kali malam itu.

Aku tak mungkin kalah.

Pertama, apa yang kulakukan ini bukan sesuatu yang ilegal.

Beberapa orang dan institusi menentang penggunaannya.

Tapi ini sah.

Dan tak semua orang dapat melakukannya.

Hanya mereka yang berotak cemerlang.

Aku punya otak cemerlang.

Itu yang membuatku bertahan dalam kekacauan ini.

Aku menghitung kartu dan mendapat lebih dari $640.000.

oke! Aku ingin Membagi kartu sepuluh.

- membagi sepuluh. - lagi.

oke, itu benar. Saya menang dan kalah dalam setahun.

Kami juga menggunakan isyarat tangan.

Tangan terlipat: Meja panas.

Sentuhan pada mata: Kita harus bicara.

Dan tangan membelai rambut...

...itu berarti satu hal: Keluar. Sekarang!

"Winner, winner, chicken dinner."

Premed.

IP 4.0.

MCAT 44.

Ketua Liga Matematika Amerika.

Asisten pengajar Prof. Wilkens dan Sanders, keduanya sahabatku.

Dan mereka menuliskan rekomendasi yang baik.

Dan kau sudah diterima lebih awal di sini, di Harvard Med.

Menunggu kelulusan dari MIT. Sangat luar biasa.

Terima kasih.

Beasiswa Robinson mencakup semua, seperti yang kau tahu.

Biaya ditanggung penuh, Dan itu tidak mudah didapat.

Tentu saja.

Kita mendapat 76 pengaju tahun ini, Hanya satu orang yang akan mendapatkannya.

Dan kebanyakan dari mereka memiliki prestasi yang sama hebatnya denganmu.

Ya.

Professor Phillips?

sebagian anak bercita-cita ingin bermain untuk Red Sox.

Yang lainnya ingin menjadi, petugas pemadam kebakaran.

Sedangkan aku hanya ingin bisa sekolah di Harvard Med.

Dan sekarang aku telah diterima, kendalanya hanya pada uang...

...yang tidak aku punya.

Jadi... Yang ingin kukatakan adalah,

aku sangat membutuhkan beasiswa ini.

Kau melatih itu?

Ya, 14 kali di depan cermin.

Sayangnya keinginan saja tidak cukup untuk mendapatkannya.

Robinson hanya diberikan bagi orang yang...

...memukau.

Seseorang yang berbeda dari yang lain.

Kalau begitu, aku juga terlibat dalam sebuah kompetisi sains.

Kami membangun roda robotic

yang dapat berjalan sendiri menggunakan sistem GPS.

Dan aku yang mendesain sistemnya.

Hebat.

Ben, tahun lalu Robinson diberikan kepada Hong Jay Wook,

Seorang imigran asal Korea yang hanya punya satu kaki.

Aku punya kedua kakiku.

Kau bersedia memotong salah satunya?

Aku bercanda.

Ben, ini tergantung dari esaimu.

Kau harus menjelaskan pada kami, apa yang membuatmu istimewa.

Pengalaman hidup apa yang membedakanmu dari yang lainnya.

Pengalaman hidup?

Apa yang bisa kau katakan, Ben,

yang mampu membuatku terpukau?

Maaf aku terlambat.

- Di mana jaketmu? - Aku membawanya. Ini dia.

Bukan seperti ini cara bekerja seorang asisten manajer yang baru.

Selamat, bagaimana dengan $8 per jam?

Delapan dollar?

Itu hebat. Kalau begitu terima kasih.

Kau tidur dengannya, kan?

- Ya, memang, - Tentu saja.

Aku juga begitu untuk mendapat $8 per jam.

Prof. Palmer menyelesaikan kuliahnya saat itu dan kukatakan padanya.

"Professor Palmer, kau butuh setidaknya 14 kapasitor...

"...untuk mendapatkan hasil yang kau inginkan," okay?

Lalu ia berkata padaku, " Miles, bukankah itu berlebihan?"

Lalu aku berdiri, demi Tuhan, Ben, Aku berdiri di depan kelas dan berkata...

"Kau takkan pernah mendapat cukup kapasitor, Prof."

Ya Tuhan. Ada apa denganmu?

Apa? Tak ada apa-apa.

Kuharap begitu. Kau baru mendapat promosi. Seharusya kau senang.

Aku harus menulis esai untuk beasiswa Robinson, dan aku tak punya apa-apa.

Dan kenapa aku tak punya apa-apa, karena aku tak pernah melakukan apapun.

- Yang benar saja, Ben? - Apa?

Kau punya segalanya.

Kau mengalahkanku di air, aku bahkan tak tahu tempatku.

Apa itu bukan apa-apa? Ya, tapi tidak memukau.

Itu memukau untukku, Tuan.

Sejak aku berumur 16 aku ikut ujian, aku ikut ekstrakurikuler.

Aku datang lebih awal.

duduk di depan, dan belajar semalaman.

Aku melepas segalanya.

Aku melepas bermain, aku melepas seks.

Kurasa kau tidak melepas seks

- baik. Mungkin bukan seks. - Yeah, kamu tidak melepas seks.

Baik, tidak seks, tapi...

Ini membuatku kesal.

Satu hal yang menghentikanku dari Harvard Med adalah uang.

Uang kuliah dan biaya hidup saja menghabiskan $300.000.

$300,000.

Itu gila, sangat-sangat tinggi. Aku paham.

Aku berpikir uang bukanlah segalanya dalam hidup.

Tapi lihat sisi baiknya.

Aku menyimpan uang untuk asuransi mobilku.

Terima kasih.

- Selamat ulang tahun, sayang. - Terima kasih, Mama.

Terima kasih, sayang. cium.

Buat Permohonan.

- Buat Permohonan. - Oke.

Hebat.

Selamat, Benjamin.

Miles yang menuliskan itu, lihat?

Aku butuh 5 menit untuk menyadari bahwa itu bilangan Fibonacci...

...di mana angka berikutnya adalah 21.

Cam, kau bayar $6

Tidak, aku tidak memakan sayap ayamnya.

Begitukah? Bagus. Tapi bukan begitu caranya.

Kita membaginya sama besar. Jadi kau yang bayar.

Biar aku saja. Tidak.

Ben, ini ulang tahunmu. Dan kau sama bangkrutnya denganku.

Sekarang aku berharap memakan sayap itu.

Coba lihat apa yang kudapat untuk kompetisi 209 semalam...

...setelah 19 cangkir kopi.

- Lihat ini? - Kau bercanda, Apa itu?

Ini bagus. Miles, ini bagus.

Sebaiknya begitu. Karena ini yang kita kerjakan selama ini, sejak masuk ke sini.

Ini namanya takdir.

Kau tahu, ada kemungkin... Terima kasih.

Ada kemungkinan kalau kita tidak memenangkan ini.

Oh, ya? Tarik kata-katamu! Tarik kembali kata-katamu!

Dengar, kawan.

Kita tidak berkencan, tidak berpergian, dan kita tidak punya uang.

Satu-satunya yang kita punya adalah kompetisi 2.09 ini.

Jika kita juga tak bisa memenangkannya, semua jadi sia-sia.

Hey, Lihat ini!

Tidak.

Ya, kita payah.

Ayahmu pasti sangat bangga padamu, Ben.

Ya.

Kau ingat sesuatu tentangnya?

Tidak juga. Mungkin kita bercukur.

Tidak, kurasa aku melihatnya bercukur.

Jadi apa rencanamu menghabiskan malam ini?

Entahlah, mungkin kembali pulang dan mengerjakan esainya.

Ben, kau bekerja terlalu keras.

Antara bekerja, sekolah, dan 2.09, kau tak punya waktu untuk dirimu sendiri.

Kau harus menyempatkan diri untuk bersenang-senang, Ben.

Kau hanya sekali berumur 21. Dan itu berlalu dengan cepat.

Ok. Baiklah.

- Selamat malam. - Selamat malam.

- Jangan pulang sebelum jam tiga - Baiklah.

Baik.

sekarang siapa bisa menjelaskan metode Newton dan cara menggunakannya?

Kau bisa menggunakannya untuk menyelesaikan persamaan non-linear.

Itu bagus. Sungguh bagus. Aku tercengang atas jawabannya.

Terutama sejak kelasku dinamakan persamaan non-linear.

Baiklah, coba seseorang katakan sesuatu yang belum kuketahui.

Ada yang bisa?

Bueller. Ada yang bisa? Bueller.

Newton mencurinya.

- Maaf? - Newton mencurinya.

Joseph Raphson mengemukakan metode yang sama 50 tahun lebih awal.

Setelah nilai awal bergeser terlalu jauh dua desimal, lalu ia gagal.

- Maaf, siapa namamu? - Ben. Ben Campbell.

Ben.

Jadi menurut Ben Campbell, Joseph Raphson

adalah penemu sebenarnya dari metode ini.

Jika itu benar, kenapa bukan ia yang dikenal?

Untuk satu alasan, Newton punya penerbit yang lebih baik.

Dan lainnya, setelah tahun 1700 kita tak tahu banyak tentang Raphson...

...selain fakta ia menemukan Kabbalah sekitar 300 tahun sebelum Madonna.

Baik, sekarang mari kita berikan Ben kesempatan untuk mendapat nilai tambah.

Kita beri nama... "Program Kuis Pembawa Acara."

Ben, andaikan kau mengikuti permainan.

Dan aku diberi kesempatan untuk memilih satu dari tiga pintu.

Di balik salah satu pintu berisi mobil baru, dan yang lainnya kambing.

Pintu mana yang kau pilih, Ben?

Pintu nomor 1?

Pintu nomor 1. Ben memilih pintu nomor 1.

Baiklah, pembawa acara

yang mengetahui apa yang berada di balik pintu...

...memutuskan untuk membuka pintu lain, katakanlah ia membuka pintu nomor 3.

Di baliknya, ada seekor kambing.

Sekarang pembawa acara mendekat dan berkata kepadamu...

Dia berkata, " Ben, kau mau tetap di pintu nomor 1

" atau pindah ke pintu nomor 2?"

Apakah anda ingin berubah pikiran?

- Ya. - Tunggu.

Ingat, pembawa acara tahu di mana letak mobil berada.

More Indonesian subtitles for 21

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left