The first 200 lines.
Selamat Natal.
Temukan Sinterklas, dapatkan uang.
Siapa yang akan memenangkan uang? Ayo.
Ini sangat sederhana, Kawan.
Kau hanya perlu membalik Sinterklas Tua,...
...dan hari Natal datang tiga pekan lebih awal.
Siapa yang mau maju lebih dulu? Ayo.
Dengar, sepertinya aku bisa mengalahkan orang ini.
Ayah, ayo pergi ke sekolah.
Kita mulai.
Bagaimana, Nak?
Letakkan uangmu di bawah batu.
Ingat, ikuti Sinterklas-nya.
Ini dia. Fokuskan matamu pada Sinterklas-nya.
Satu, dua, tiga, ini dia.
Itu kartunya.
Di mana Sinterklas-nya?
Aku yakin yang itu.
- Ya! - Ya.
Kita mendapatkan pemenangnya. Mari bayar sang juara.
Berapa yang kau dapatkan? Dua ratus.
Itu dia.
Selamat Natal.
Ayah juga memilih kartu itu. Perhatikanlah.
Kita mulai. Kartu mana yang tepat?
Itu uang Natal kita.
Jangan ikut campur, Nak. Baiklah, Ayah, kartu yang mana?
Temukan Sinterklas-nya.
Baiklah, Ayah.
Hei, tak ada Sinterklas tahun ini.
Hei, kau harus memberiku kesempatan lagi.
Uang itu untuk hadiah Natal.
Apa aku tampak seperti badan amal?
Jika kau menginginkan sedekah, pergilah ke Bala Keselamatan.
- Pergi dari sini. - Tidak secepat itu.
Apa yang terjadi kepada Sinterklas-nya?
Hei, santai saja.
Taksi.
Hentikan orang itu. Dia mengambil uangku.
Sekarang, ingat ucapanku.
Tentu, Dokter.
Sampai jumpa, Sam.
Terima kasih, Dokter.
Jika setengah kemampuan berdebat orang tuamu ada padamu,...
...kau akan berada di Mahkamah Agung dalam empat tahun.
Ya, aku hanya...
Dia sesak napas. Aku cemas.
Ya, itu sebabnya istirahat total adalah hal terbaik...
...yang Sam bisa lakukan sekarang.
Kau tahu ayahmu punya jantung sebesar New York.
Namun, tubuhnya berusaha sangat keras....
...untuk menaruh jantung itu di dalam sebuah kotak.
Jadi, ia harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke otak.
- Terima kasih. - Kurung dia di sana jika perlu.
Ya, itu lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.
Kau mengenal ayahku.
Ini waktu favoritnya dalam satu tahun.
Ya, itu yang kutakutkan.
Istirahat total, Sam.
Aku harus pergi.
- Ya. - Lalu,...
...antar aku ke pintu depan.
Selamat Natal.
Di mana...
Di sana.
Ayah?
Apa kau baik-baik saja?
Kau tak pernah berbenah, ya?
Sam.
Sam, apa kau benar-benar tidur?
Kurasa kau benar-benar tidur.
Kurasa itu berarti kau takkan keberatan...
...jika aku membuang pakaian Sinterklas tua ini...
...karena kau takkan membutuhkannya pada Natal tahun ini.
Tunggu, apa... Apa yang terjadi?
Kau tahu apa yang terjadi. Tak ada Sinterklas tahun ini.
Dokter memberimu perintah tegas...
...untuk tetap berada di dalam rumah dan beristirahat.
Itulah yang akan kau lakukan.
Itu pendapat satu orang.
- Ini, Ayah, minum obatmu. - Tidak, jangan khawatir.
- Itu akan hilang sendiri. - Tidak, Ayah, minumlah.
Kau harus belajar untuk mulai mengurus dirimu sendiri.
Sue, bisakah kau menghentikan itu?
Kau membuatku pusing dengan bolak-balik di sini.
Sepertinya aku mewarisi gen kerja kerasmu, bukan?
Mungkin.
Namun, kau tahu,...
...keras kepala bukan segalanya.
Kumohon, jangan berpidato sekarang.
Kau tahu aku sedang belajar untuk ujian pengacara.
Kau tahu aku hanya berusaha menyusun prioritas, mengerti?
Bekerja lebih dulu, bermain nanti. Aku selalu seperti itu.
Sayang, kau hebat.
Sungguh.
Kau selalu begitu.
Berhubung kau sedang berdiri,...
...maukah kau membawakan setelan Sinterklas itu kepadaku?
Baiklah, aku mengerti.
Tidak, aku hanya ingin menunjukkan sesuatu.
Kumohon.
Ayolah.
Pernahkah kau memperhatikan pakaian Sinterklas dengan saksama?
Tidak, belum pernah.
Kau dapat menemukan beberapa hal menarik seperti...
Itu dia. Kau lihat?
Ibumu menambal itu sekitar 15 tahun lalu.
Dia selalu pandai bekerja dengan jarum dan benang.
Aku bersikeras membiarkannya.
Pakaian tua ini.
Dia bersikeras bahwa anak-anak takkan mau menemui...
...Sinterklas tua yang compang-camping.
Kau tahu apa katanya?
Nyonya Sinterklas pasti akan sangat marah.
Aku ingat kejadian pada suatu musim dingin.
Cuacanya begitu dingin sehingga sebelum sampai ke toko,...
...janggut ini membeku.
Apa aku pernah bercerita...
...tentang saat aku kehilangan janggut ini?
Itu...
...saat aku...
Hei, beristirahatlah, ya?
Baiklah.
- Mari. - Terima kasih, Sayang.
Aku akan menaruh ini kembali, tepat di sini.
Jadi, Anak Muda,...
...kau ingin Sinterklas ini melakukan apa untukmu...
...untuk hari Natal?
Kau bukan Sinterklas.
Apa maksudmu, Bung?
Aku Sinterklas paling tulus yang pernah kau temui.
Jangan mulai menyebarkan rumor palsu tentang aku bukan siapa.
Aku akan bertanya sekali lagi. Apa yang kau inginkan untuk Natal?
Bukan seperti itu cara Sinterklas berbicara kepada anak-anak.
- Apa ada masalah? - Ya, Sinterklas-mu ini.
Astaga, mereka sangat sensitif.
Dengar, jika kau tak bisa mendapatkan pemeran Sinterklas sungguhan,...
...aku akan berbelanja di internet.
Maksudku, apa yang terjadi dengan Sinterklas baik tahun lalu?
Hei, aku baik.
Kau tahu Sam mulai menua.
Jadi, kami berpikir Liam yang muda akan baik untuk anak-anak.
Aku akan pergi dari sini.
Sampai nanti, Bung.
Sebaiknya kau membawa Sam kembali ke sini.
Tunggu, kami punya mainan istimewa.
Mainan mekanis.
Tuan Oakville, ini Sinterklas abad ke-21.
Jangan khawatir bahwa itu bukan manusia...
...karena ini akan lebih sukses daripada semua Sinterklas sebelumnya.
Baiklah.
Bagaimana cara kerjanya?
Itulah keindahannya.
Seorang anak duduk di pangkuan Sinterklas.
Kami secara strategis menempatkan ayah dan ibunya di sini.
Saat anak itu memberitahukan keinginan mereka kepada Sinterklas,...
...video yang mendemonstrasikan mainan itu diputar.
Anak itu dan kedua orang tuanya terkesan.
Dengan gerakan cepat dari Sinterklas,...
...dia mengambil kartu kredit, uang tunai, atau cek mereka.
Dia juga memberi mereka tanggal pengiriman dan pengambilan.
Namun, yang paling penting...
...dan yang benar-benar membuat ini sukses...
...adalah kini setiap anak berada di milis pribadi Sinterklas.
Itu berarti selama 364 hari ke depan,...
...kita akan mengirimkan semua spam yang bisa kita temukan kepada mereka.
Lalu, Selamat Natal.
Kau genius.
Itu genius.
Barbara, kau harus melihat ini.
Kita akan memiliki hak eksklusif sepenuhnya...
...untuk Sinterklas otomatis.
George, kita perlu bicara.
Hei, Eddie, kau dari mana saja?
Aku hanya harus menyingkirkan dua polisi itu, kan?
Ya, Kawan, itu nyaris.
Namun, itu sangat sepadan. Lihat itu, Sayang.
Aku membelikan sekotak besar anggur untuk kita hari ini.
Eddie, kudengar kau melakukan penipuan rusa kutub itu lagi.
Ya, Rudolph, rusa kutub berhidung merah itu, selalu berhasil.
Jadi, Tn. Tiga Kartu Tipuan, kapan kau akan melibatkan kami dalam trik ini?
Apa itu akan selalu menjadi rahasia besar?
Entahlah, trik rusa kutub membutuhkan banyak latihan.
Latihan, ya, terutama saat kau melakukannya kepada anak kecil.
Kau tak punya hati, Kawan.
Aku akan menunjukkan trik ini satu kali kepadamu...
- ...hanya karena kita teman baik. - Baiklah.
Hanya itu yang kau perlukan untuk mengetahuinya, 'kan?
- Tentu. Ya. - Satu kali? Baiklah.
- Mari kita lihat. - Baiklah, Pria Pintar.
Ya, silakan, mari kita lihat.
Baiklah.
Astaga, kau sangat cepat.
Tunggu sebentar. Katakan di mana kartunya.
Yang itu.
Sial!
- Yang mana itu? - Itu rahasiaku.
Aku tahu kau menyembunyikan Sinterklas itu di tanganmu, Eddie.
Aku ingin tahu tentang itu juga.
Bisa saja, atau mungkin orang-orang tak bisa menemukan Sinterklas lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.