Ms. Marvel

Ms. Marvel

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Ms Marvel S01E01 WEB x265 Pahe in
A Commentary by YopiAprianto

Tags

web
x265
Published on: 2022-08-10
Downloads: 75
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Akhirnya, momen yang ditunggu semua orang.

Jilid terakhir dari serial 10 bagian pahlawan terhebat Bumi, Kapten Marvel.

Hulk hajar!

Minggu ini, fokus di pertempuran Bumi.

Kita tahu ceritanya.

Avenger berusaha selamatkan dunia, tetapi kalau kita bicara jujur,

mereka kalah telak.

Kapal alien menyerang, Thanos mau merebut Batu ajaib.

Para pahlawan tumbang.

Sampai...

Kapten Marvel muncul!

Siapa pahlawan berambut bagus ini?

Karena penelitian ekstensif dan kerajinanku belajar

wawancara podcast Scott Lang,

yang omong-omong keren,

aku belajar soal Kapten Marvel

dan tahu setidaknya tiga hal benar.

Satu, dia menyerang armada Thanos seperti malaikat menyala-nyala.

Tahu, enggak? Dia jago sekali.

Dua, dia memukul muka Thanos.

Kau kalah!

Jangan tersinggung Avenger lain,

tapi rasanya mereka tak bisa lakukan itu.

Tiga, kadang orang bisa muncul entah dari mana dan jadi luar biasa.

Aku tahu, kalian berpikir, "Dia meninggalkan orang-orang Bumi."

Namun, itu enggak benar.

Kita enggak tahu persis apa yang dia lakukan.

Mungkin dia cuma perlu istirahat.

Boleh kan perempuan hidup?

Mungkin kita belajar hal baru di AvengerCon akhir pekan ini.

Aku akan pakai kostum Kapten Marvel. Jelas.

Ya sudah, itu saja untuk minggu ini.

Minggu depan, aku akan mulai serial dua bagian

kenapa menurutku Thor diam-diam gamer.

Ingat, episode baru di setiap Rabu.

Jangan lupa like , komen, dan subscribe Sloth Baby Productions.

Di mana Kapten Marvel?

DI MANA DIA?

Entah siapa pembuat ini, WOW, merinding.

-Kamala Khan. -Sebentar, Ammi.

Cepat. Nanti telat untuk tes menyetir.

Aamir, kalau doamu terlalu lama

sampai enggak makan, suatu hari kau akan mati kelaparan.

Semoga Allah mengampuni Ayah suatu hari.

Kamala, jangan lupa lihat kaca spion setidaknya tiap 15 detik, ya?

Ya.

Kamala-ku, jalanmu panjang dan penuh dengan liku,

jangan berhenti total di rambu berhenti.

Terlalu pagi untuk baca puisi, Abbu.

Ya sudah, dengarkan.

Kau tahu enggak perlu lihat kaca sesering itu?

Ya, harus.

Dengar. Pastikan instrukturnya lihat gerakan kepalamu, ya?

Ingat baca bismillah sebelum menyalakan mobil.

Kau butuh bantuan sebanyak mungkin.

Kakak aja enggak punya SIM.

Mungkin coba nyalakan mobil dahulu?

Jalankan saat kau siap.

Bismillah.

Tuhan memberkati.

Selamat Datang Di JERSEY CITY

Enggak ada yang lihat.

Itu mobilku.

Bapak membuat dia gagal,

menyuruhnya menyetir di jalan yang banyak mobilnya.

Aku sudah pernah mengajarinya menyetir.

Bu, karena putri ibu, aku harus pulang jalan kaki.

Sudahlah. Maksudmu

dia kurang sering lihat kaca untuk bapak dan papan nilai?

Bukan itu masalahnya.

Bapak juga mau dia menyalakan lampu sein setiap mau belok?

Ya.

Sini kunciku.

Ya sudah, Kamala, ayo. Chalo.

Maaf karena mobil keluarga ini, yang ayahmu beli

dengan uang hasil jerih payahnya, sudah mengalami banyak trauma.

Ibu juga minta maaf kau enggak bisa

membantu Ibu menyiapkan pernikahan kakakmu walau kau mau.

Ini salah Ibu. Semua salah Ibu. Faktor keturunan.

Ibu berasal dari keluarga pemimpi yang suka berkhayal dan enggak realistis.

Nenekmu juga begitu.

SMA AKADEMIK COLES

Camelia, untung kau enggak memar setelah insiden dodgeball itu.

Kenapa dia melambai? Aneh.

Hai, Teman-teman.

Permisi. Aku mau ambil buku kimiaku.

Kami sibuk. Sebentar.

Aku cari tabel periodiknya di Google saja. Ya.

Ini pagi yang berat.

Aku bertaruh kau lulus, jadi 10 dolarku akan hilang.

Aku sudah minta Ibu tak SMS kalian.

Banyak orang gagal tes menyetir. Instruktur terlalu fokus ke detail.

Kutabrakkan mobil ke mobilnya.

Itu kamu yang salah. Ya.

-Ya, kita tidak jadi ke AvengerCon. -Enggak, Bruno.

Kompetisi cosplay Carol Danvers ada di acara fan terbesar tahun ini.

Kostumku hampir sempurna, kurang sentuhan akhir.

Masih memikirkan sentuhan akhir?

-Sebentar lagi idenya pasti datang. -Ya, pasti.

Maaf. Aku sayang kau.

Sibuk akhir pekan ini? Mulai pagi ini, kami enggak sibuk.

Enggak.

Kau mengajak main Smash Bros?

-Kalau ya, aku sibuk. -Benci game -nya, bukan pemainnya.

Masalahnya, aku benci game itu.

Serius?

-Maaf, Zoe. -Enggak apa-apa.

Aku suka jaketmu.

Terima kasih. Aku suka kalungmu.

Terima kasih.

Ini namaku, dalam bahasa Arab.

Oke, sampai nanti.

Apa aneh kalau minta numpang dia ke AvengerCon?

-Ya. -Kenapa?

Ibunya dahulu selalu antar kita ke sekolah.

Karena sekarang dia berbeda sekali setelah punya 100 ribu follower .

Cuma 80 ribu.

Kamala Khan, tolong ke kantor bapak, segera.

Kau lakukan kesalahan besar. Bercanda.

Tidak ada apa-apa. Cuma mau bicara. Ditunggu.

-Ini Pak Wilson. -Terima kasih, Pak Wilson.

Pertama, bapak mau bilang,

bapak mengerti.

Mengerti apa?

Kudengar dua minggu ini kau sibuk.

Lucu sekali.

Namun, semua gurumu bilang kau menggambar seharian,

melamun di negeri khayalan kecilmu.

Hei. Serius?

Kita baru mulai pertemuan ini 30 detik lalu.

-Jangan melamun, Nak. -Ya. Maaf, Pak Wilson.

Tidak. Pak Wilson itu ayah bapak.

Nama bapak Gabe. Ayah bapak juga Gabe. Jadi, aneh.

Tapi, kita bahas soal kau. Di tahun ketiga,

sudah waktunya kau pikirkan masa depanmu.

Penerimaan kuliah sebentar lagi, tidak akan lama ada ujian SAT,

esai, dan daftar masuk.

Kau sukarelawan? Karena kampus suka itu.

Maksud bapak, untuk membantu orang, tetapi...

Itu membantu.

Tidak, bapak tidak...

Kau tahu bapak bukan mau menakutimu?

Apa aku harus tahu masa depanku sebelum makan siang atau ada...

Bapak akan memberimu tugas. Bapak ingin kau pulang.

Bukan sekarang, nanti setelah sekolah.

Tatap dirimu di cermin dan tanyakan dirimu,

"Siapa gadis yang kulihat itu menatap balik diriku?"

-Itu lirik dari Mulan. -Ya, benar.

Benar.

Kamala, maksud bapak, sekarang bapak melihat orang yang terbagi.

"Dia di sana atau di situ? Kamala di mana?"

Siapa tahu? Bapak tidak tahu. Bapak tidak lihat. Di mana?

Bapak tahu khayalan memang seru, khayalan seru sekali.

Sekarang, bapak mau kau sadar dan kembali ke kenyataan.

Tadinya rencana ini sempurna. Aku dapat SIM.

Lalu pura-pura tugas pernikahan, kita akan punya

satu hari yang indah dan bebas di AvengerCon.

-Masih ada tahun depan. -Enggak ada tahun depan.

Ini pertama kalinya, kan? Lalu sejarawan masa depan

akan menulis soal AvengerCon, dan di mana awalnya? Di sini.

Ya? Enggak akan ada AvengerCon yang pertama lagi. Titik.

-Ganti ke rencana cadangan. -Ada rencana cadangan?

Apa rencana cadangannya?

Secara konsep, cukup mudah.

Tapi, kau harus ahli dan bersikap tenang sekali.

Sedangkan kau enggak...

-Aku bisa tenang. -Kau bisa tenang?

Oke. Kau masuk ke rumahmu, duduk di meja makan,

senyum, dan tanyakan ibumu.

-Kau bodoh. -Enggak. Aku genius.

Bisa berhenti anggap ibumu itu Darth Vader?

Kayaknya Ibu benci semua yang aku suka.

Kayaknya Ibu pikir aku ini semacam orang aneh.

Kau memang aneh.

Apa?

Kalau begitu, kau lebih aneh.

Aku tahu. Tapi, yang lebih penting, aku jago gambar pakai semprotan cat.

Sisanya aku yang kerjakan, tetapi sudahlah.

-Jadi... -Yakin akan menang?

Yakin. Kita datang, kita taklukkan.

Juga tos dalam gerak lambat.

Bruno, aku masih harus cari sentuhan akhir untuk kostumku.

-Ada ide? -Oke.

Mungkin Kapten Marvel steampunk?

-Steampunk sudah kuno. -Ya sudah.

Kalau digabung? Kapten Panther atau Iron Marvel?

Dokter Strange Marvel. Aku bisa pakai jubah.

-Jubah keren. -Orang Asgard.

Jadi Valkyrie tangguh, naik kuda.

Tak bisa buat kuda, kalau enggak...

Bisa buat sayap bayi kungkang. Aku banget.

Kau banget. Sayap, tiara kecil.

-Sedang main. -Kapten Putri Marvel.

Enggak ada putri. Maaf. Tahu apa yang lebih bagus?

-Apa? -Kapten Marvel zombi.

Bisa kayak, "Kumakan otakmu. Tapi, aku juga punya kekuatan super."

Oke. Jangan pernah meniru zombi lagi.

Hai, Kamala beta. Apa kabar? Bagaimana sekolahmu?

Waktuku tunggal empat hari untuk tahu masa depanku, jadi...

Jangan terlalu dramatis, Kamala.

More Indonesian subtitles for Ms. Marvel

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left