Black Idols

Black Idols (말하지 못한 비밀)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Black Idols 2015 BluRay x264 aac FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton
fmoviez.org

Tags

BluRay
x264
Published on: 2019-03-18
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

(Namun sebagian tokoh dan kejadian telah dibuat fiktif.)

(Masalah manajemen di sekolah alternatif di Seoul dan Gyeonggi.)

(Kenakalan remaja semakin meningkat.)

(Tak bisa berkarier setelah keluar dari penjara remaja.)

(Bunuh diri di kalangan remaja meningkat.)

Semua orang menunggumu. Ayo.

Cepatlah sedikit.

- Ada apa lagi kali ini? - Kau sudah sampai rupanya.

Katakan sekarang. Aku sungguh bosan.

Kau tahu sekolah seni di ujung jalan itu?

Ya, sekolah alternatif.

Kenapa ada sekolah alternatif di tengah kota besar?

Biasanya sekolah macam itu ada di pedesaan.

Itu sekolah untuk anak-anak nakal.

Memangnya ada apa di sekolah itu?

Sesosok jasad ditemukan di ruang kelas.

Bukankah itu lokasi terjadinya bunuh diri serempak minggu lalu?

Ya, dua orang tewas, satu orang selamat.

Anak-anak zaman sekarang tak sadar betapa bernilainya hidup ini.

Apa penyebab bunuh diri kali ini?

Yang ini bukan bunuh diri.

- Mereka yang menemukan jasadnya? - Ya.

Sedang apa mereka di sekolah pada malam hari?

Sedang apa lagi?

Pernyataan mereka ada yang tak lazim?

Tidak ada.

Jika kau sudah mencatat pernyataan mereka, suruh pulang saja.

Lalu ciduk si berandal ini.

Lee Seung-jin?

Ya, anak itu yang didakwa menganiaya korban minggu lalu.

Kenapa kau membunuhnya?

Bukan aku pelakunya.

Kau tak punya alibi saat si korban, Choi Kang-ho, terbunuh.

Dan kau pernah berkelahi dengan Kang-ho memakai tongkat bisbol.

Benarkah itu?

Kalau aku berniat membunuhnya, pasti sudah kulakukan saat itu.

Lalu siapa yang membunuhnya?

Aku tidak tahu.

Penganiayaan, bunuh diri serempak, dan pembunuhan dalam seminggu.

Sekolahmu surga penjahat, ya?

Silakan datang ke sekolahku jika kau mau tahu.

Dasar anak berandal.

Bisa bicara sebentar?

- Ada apa? - Kiriman ini baru datang.

Tak ada data si pengirim.

Aku sempat memutarnya sebentar.

Kurasa isinya tentang para korban.

Para siswa?

Bunuh diri serempak minggu lalu.

Hei.

Kalian tidak patuh saat kusuruh diam.

Kalian diam saat melihat anak baru.

Bisa perkenalkan dirimu?

Hai, namaku Seo Mi-soo.

Aku siswa pindahan dari SMA Jinsung.

Yang benar saja.

Siswa pindahan? Bukankah kau dikeluarkan?

Senang bertemu denganmu.

Ayo kita sambut kedatangannya.

Kau bisa duduk di kursi kosong di sebelah sana.

Sampai di mana kita?

- Kau tidak tahu, ya? - Tidak.

Aku juga tidak punya.

Kau sudah makan siang?

Coba kulihat.

Ternyata benar kau orangnya.

Lama tak berjumpa, Sang-cheol.

Kenapa kau sampai bersekolah di sini?

Aku hanya malas belajar.

Kau masih membawa-bawa kameramu.

Kau tahu aku, aku ingin menjadi sutradara film.

Banyak sekali bahan yang bisa difilmkan.

Aku akan membuat film di sekolah.

Tapi aku belum punya karakter utama.

Kau mau jadi karakter utama di filmku?

Ini tempat yang unik.

Kau kurang ajar.

Sudah kubilang jangan menari di sekolah.

Apakah kau sudah tuli?

Kau harus mendengarkanku.

Ayolah berpikir.

2a + b adalah..

Harap diam.

Jawabnya 34.

Kubilang diam!

Turunkan kakimu dari meja.

Choi Kang-ho.

Kubilang turunkan kakimu dari meja.

Tapi begini lebih nyaman.

Nyaman?

- Dasar kau.. - Sial.

Lalu kenapa?

Bu guru?

Jika kau tak mau belajar, keluar saja.

Baiklah.

Ayo pergi.

Kelas belum selesai.

Ayo kuajak kau berkeliling sekolah.

Berdirilah. Ayo pergi.

Matikan kameranya.

Kau nakal sekali. Kau mau terus melawan perintah guru?

Banyak guru berhenti kerja dalam sebulan gara-gara kau.

Mereka memang berniat keluar sejak dulu.

Anak nakal tak berguna sepertimu harusnya dipisahkan dari yang lain.

Kau tahu maksudnya "tak berguna"?

Artinya kau sama dengan kotoran, Poop Gwang-ho.

Kau harus bersikap lebih baik, paham?

Bagaimana aku bisa lebih baik dari yang sekarang?

Benar, kau sudah sempurna. Ini salahku. Pergilah, Poop.

- Sampai nanti. - Dasar anak nakal.

Kenapa nilai sahamku tidak bisa naik?

Apa yang kau lakukan? Siapa yang memberi izin kau memfilmkan ini?

- Pergi sana! - Jangan takut. Rekam terus adegannya.

Rekam ini.

Selamat datang di SMA Seni Kukje.

Apakah ini karya seni?

Hei!

Rasakan!

Hei!

Siapa itu Sang-cheol?

Dia temanku.

Kenapa dia selalu membawa kamera ke sekolah?

Dia ingin menjadi sutradara film.

Dia sedang membuat film dokumenter tentang sekolah kami.

Siapa nama keluarganya?

Park Sang-cheol.

Temukan Park Sang-cheol sekarang. Bawa dia kemari secepatnya.

Kenapa?

Siapa yang memecahkan kaca jendela?

Hei, Poop Gwang-ho.

Kau merokok di lorong sekolah, bukan?

Siapa yang merokok di atap gedung?

- Semua orang merokok di sini. - Apa katamu?

Coba saja kalau berani. Ayo!

Aku cuma mencari udara segar.

Dasar anak nakal.

Kau memfilmkan kejadiannya, bukan? Kau kenal siapa pelakunya?

Katakan padaku. Hei!

Pak, apakah jendelanya pecah?

Benar.

"Apakah jendelanya pecah?" Kemarilah.

Sial.

Apa? Astaga.

Kita sampai di sini!

Bukankah ini tampak hebat?

- Kau jadi kelihatan konyol. - Bukankah ini keren?

Kau sampai juga.

Sang-cheol membawa sesuatu kemari.

Perkenalkan dirimu dulu.

Yang ini namanya Myung-cheol. Itu Tae-soo.

Hai.

- Apa katamu tadi? - Hai, namaku Seo Mi-soo.

Itu nama yang cantik.

Apa wajahmu sudah dioperasi?

Tidak, itu wajah aslinya. Kau harus dioperasi mirip dia. Wajahmu aneh.

Diam kau.

Ayo kita pesan makanan.

Ada apa dengan dia?

- Ada apa denganmu? - Permisi.

Sebentar.

Kami pesan bir 100 ons, sebotol soju...

...dan ayam tanpa tulang.

Aku mau lihat KTP kalian dulu.

Apa?

Kau pikir aku terlihat seperti anak SMA?

Ya, kau seperti anak SMA.

Apa yang kau bicarakan?

Kami sudah sering makan di sini.

Kau tak bisa memesan tanpa ada KTP. Perlihatkan dulu.

- Tunjukkan padanya. - Tentu.

Ini.

Bagaimana jika bir 60 ons dan sebotol soju? Itu sempurna.

- 100 ons lebih bagus. - Kalian masih anak ingusan.

Dia bilang aku masih anak ingusan.

Kau bilang apa tadi?

Coba saja, lihat sendiri apa aku masih anak ingusan.

Aku baru saja katakan itu tadi.

Hei!

Mereka datang bersamaku.

Aku satu rombongan dengan mereka.

Silakan pesan yang kalian mau.

Terima kasih, tapi siapa kau?

Buat apa kau mau tahu?

Apa dia gila?

Siapa orang ini?

Dia guru yang bertanggung jawab atas band kami.

Seorang guru?

Saat itu kami belum kenal siapa dia.

Kacau sekali.

Jadi anak-anak ini anggota bandmu?

Dan si guru aneh ini pemimpinnya.

Ya.

Sekarang bawa mereka ke sini.

Seo Mi-soo, Shin Myung-cheol...

Jung Tae-soo...

Jin Soo-yeon.

Dan Lee Hyuk.

Ayo kita mendirikan band.

Kau bisa lakukan sendiri.

Kau sudah punya penyanyi?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left