The first 200 lines.
KISAH BERIKUT TERINSPIRASI DARI KEJADIAN NYATA
DENGAN MENGUBAH BEBERAPA RINCIAN IDENTITAS
NAMUN BAGIAN TERANEH TETAP SESUAI INGATAN
*Open__subtitles ▶️▶️▶️ FreePalestina *Sub__dl ▶️▶️▶️ rawe
Pikiran kita begitu rapuh.
Kita berpikir, karena bisa melihat dan menyentuh dunia sekitar,
bahwa kita memegang kendali.
Namun kendali ini bisa lenyap dengan mudah.
Tidak!
Mia? Mia, kau mendengarku?
Baiklah. - ...karena penyelidikan masih berjalan...
dalam penyelidikan...
Jangan biarkan dia mendengar. Matikan itu.
Mia, kau mengalami cedera otak parah.
Keluargamu ada di sini. Kau ingat mereka?
Lihat, itu dia. Dia ada di sini.
Ajay, kemari bicaralah pada Adikmu.
Kau selalu ingin menjadi pusat perhatian, kan?
Kau tampak seperti mayat.
Aku tahu. Maaf.
Kita harus membawanya ke ruang operasi lagi.
"Saat ia mencoba terbang,
"burung kecil itu menyadari bahwa sayapnya..."
Aku rasa...
"Lalu ia memutuskan..."
Dan ia pun terbang."
Apa itu kau, burung kecilku?
Hai.
Kau sudah bangun.
Bagaimana perasaanmu?
Ini.
Tuliskan, ya?
APA YANG TERJADI?
Kau... kau terjatuh.
Mereka memberimu banyak obat,
yang membuatku agak iri, tapi...
AURORA
Kondisinya baik.
Dia aman bersama Ibu.
DIMANA JAKE?
Kita akan melaluinya.
Mia. Ayo.
Aduh!
- Wah! - Aduh!
- Kau tidak apa-apa? - Ya, tidak apa-apa.
Tidak, aku...
- Sepatu hak ini. - Ya.
Sudah kuperingatkan.
Aku tidak tahu.
- Kau akan aman? - Ya.
Kau bisa melaluinya? Ayo. - Ya.
Perlu kuantar?
Kau cantik apa adanya.
- Benarkah? - Ya.
- Serius? - Tentu.
Ini peluangmu mendepakku.
Wajahmu.
Baiklah.
Kau harus menambal
sedikitnya 9 gigi.
Namun tindakan belum bisa dilakukan
sebelum kau bisa membuka mulutmu cukup lebar
agar kami bisa menjangkaunya.
Kau harus meregangkannya tiap hari.
Namun ingatlah, ada banyak sekrup
penahan rahangmu, jadi hati-hati, jangan memaksanya.
Mia?
Hai.
Mia?
Sadarlah.
Kau tidak apa-apa?
Hei!
- Bernapaslah. Tenang. - Siapa kau?
Ini Inspektur Colton.
Kau ingat?
Dia ingin membahas sedikit kejadian kemarin.
Maaf, dia mengalami gangguan ingatan jangka pendek.
Kau menggambar apa?
Ini berat untuk dia cerna saat ini.
Aku kembali saat dia pulih.
Aku segera kembali, ya?
Dokter berkata ini bisa terjadi setelah trauma.
Kau bilang apa padanya?
Tidak banyak. Kau melihatnya.
Jadi, apa yang terjadi di sana?
Aku tidak tahu.
Dia seolah menjadi orang lain.
Lilin, lilin penerangku
Kupikirkan siapa dirimu
Ayo. Kita temui Ibu.
- Hai. - Mia?
Jake.
Jake, aku di sini.
Tunggu.
Jake, tunggu! Jake, aku di sini!
Jake! Jake!
Aku di sini.
Hei. Hei.
Tidak apa-apa. Hei.
Mau memeluk Ibu?
Ya?
Dan... kau lihat... kau... kau...
- Mau memeluk Ibu? - Ayo.
Ya?
Hai.
- Halo. - Ibu.
Halo.
Oh...
Lihat dirimu.
Ibu.
- Aduh. - Ya, ini sakit.
- Ibu. - Semua baik.
Ibu kangen.
Ibu.
Di mana ayahmu?
Kau harus beristirahat.
- Kalian berdua kelelahan. - Baiklah.
- Kemari. - Ya?
- Biar kuambil dia. - Ayo pergi?
Baiklah.
Ucapkan dadah.
- Ucapkan dadah. - Dadah.
- Dadah.. - Dadah..
Terima kasih sudah datang.
Ya. Terima kasih.
- Ibu sehat? - Ya.
Dah, Ibu.
Dah.
Sekarang kau terjebak bersamaku.
Oh.
Halo.
Aku memikirkanmu.
Dia siuman. - Belum saatnya.
Bius dia lagi.
Halo, anak-anak.
Sampai jumpa, ya? - Dah, Ayah.
Baiklah, tidur nyenyak. Selamat malam.
- Ayah menyayangimu, jagoanku. - Baiklah.
Ayo pergi.
Tunggu, G. Sesaat...
Sampaikan salam pada Mia.
Halo, Mia.
Bagaimana kabarmu?
Baik.
Pasti menyenangkan melihat Aurora hari ini?
Apa maksudmu?
Ajay berkata dia datang hari ini.
Di mana Aurora?
Bersama Ibu dan Ayah.
- Mereka... - Mengapa kalian menyembunyikannya?
Di mana Aurora? Aku mau melihat putriku.
Mia, dia tadi di sini.
Tidak, itu bohong.
- Sumpah, dia baru saja pergi. - Tidak. Mengapa...
Nanti kuhubungi lagi, ya?
Berhentilah membohongiku.
- Mengapa semua orang membohongiku? - Dengarkan aku.
Tidak. Di mana Jake? Di mana Jake?
Sekarang itu tidak penting, ya?
- Dia membutuhkanku. - Baiklah.
Aku akan memanggil perawat
untuk memberimu penenang lagi, ya?
Mia, mereka membohongimu!
Tidak!
Jangan biarkan mereka menghancurkan kita!
Berikan penenang itu lagi.
Tidak! Jangan! Mia!
Tidak! Mia!
Tidak.
Mia, semua akan baik.
Mia, semua akan baik.
Semua akan baik.
Di mana kau tadi?
Di mana Jake?
Polisi membawanya pergi.
- Polisi membawanya. - Mia.
Tenanglah, ya?
Tidak. Mundur.
- Tidak. Mundur. - Sesaat... Mia?
- Tetap di belakang. - Mengapa mereka membawanya?
Mengapa polisi membawanya pergi?
Hah?
Kau ingat bandara?
Kau ingat jaring pengaman tempatmu mendarat?
Menurutmu bagaimana kau bisa di sana?
Jake.
Itu Jake.
Semua akan baik.
Semua akan baik. Tenanglah.
Semua akan baik.
Semua akan baik.
Semua ini tidak masuk akal.
Aku aman bersamanya.
Pikiran kita rapuh.
Ia bisa sakit seperti tubuh kita.
Kau sendiri bilang dia menjadi cemas luar biasa.
Jika itu tidak dikendalikan,
ia berdampak besar pada tubuh
dan terutama pada pikiran.
Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.