Pieces We Leave Behind

Pieces We Leave Behind

Download Indonesian Subtitle

Release info

Pieces We Leave Behind 2023 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:04:34

Tags

webdl
manually_transcribed
Published on: 2025-09-22
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 183 lines.

Selamat pagi.

Hei sayang.

Ada apa?

Aku merindukanmu.

Aku tahu. Kuharap aku di sini bersamamu.

Apa yang akan kau lakukan?

Apa?

Ya Tuhan, kau cantik.

Diam.

Aku juga cinta kau.

Matt?

Ini akhir pekan. Kau sedang apa di sini?

Hanya butuh pengalih perhatian.

Apa kau baik-baik saja?

Dengar, kau bisa ambil waktu istirahat.

Silakan saja.. Aku akan menyetujuinya.

Apa pun yang kau butuhkan.

Aku tidak tahan di apartemen.

Kau pikir berada di sini akan membantu?

Akhirnya pindah.

Bagaimana perasaanmu?

Kau dekorator interior yang hebat.

Inilah rumah.

Matt?

Faith, kau segalanya bagiku.

Aku akan melakukan apa saja untuk membuatmu bahagia sebagaimana kau membuatku bahagia.

Maukah kau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku?

Kenapa?

Apa?

Tidak ada yang bisa membuatku lebih bahagia. Ya.

- Ya? - Ya.

Ya!

Aku selalu membenci pekerjaan ini.

Apa?

Faith bilang aku harus melakukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang menginspirasiku.

Apa yang menginspirasimu?

Tanpa dia?

Entahlah.

Aku hanya fokus pada ini agar aku bisa membantu mencapai mimpinya.

Kupikir kami punya lebih banyak waktu.

Bepergian itu bagus.

Mungkin liburan akan membantu menjernihkan pikiran.

Aku berhenti.

Matt. Matt.

Jangan membuat keputusan emosional apa pun saat ini.

Luangkan waktu untuk berduka.

Terima kasih, John.

Kau baik sekali padaku dan Faith.

Aku menghargai semuanya.

Oke. Kau siap?

Ya.

Lalu buka.

Matt.

Ya ampun.

Aku suka ini.

Uh, aku menemukannya dan kupikir itu cocok dengan gayamu.

Kau punya selera yang bagus.

Sungguh cara yang menawan untuk bilang bahwa aku kacau.

Hm, aku tidak bilang kacau.

Ini akan membantumu jadi lebih terorganisir. Ya.

Terima kasih.

Kenapa kita tidak pergi jalan-jalan akhir pekan ini?

Kau mau ke mana?

Aku sangat mau melihat danau.

Itu akan mengingatkan kita pada rumah.

Ada kota pegunungan kecil yang cantik yang diceritakan Kelly, kau pasti akan suka.

Dan tentu saja ada Joshua Tree.

Kita bisa bertenang sebentar di gurun.

Kita sudah tinggal di sini selama lima tahun dan belum pernah ke pantai.

Sungguh memalukan.

Kita bisa pergi ke mana pun kita mau kan?

Kedengarannya menakjubkan, tapi akhir pekan ini aku ada triwulan.

Aku tidak bisa mendapatkan akhir pekan?

Aku sudah sangat dekat untuk promosi ini.

Begitu aku jadi manajer, aku akan membawamu ke mana saja, bukan hanya ke California.

Mungkin kita bisa punya rumah sendiri?

Tapi aku suka apartemen ini. Ini milik kita.

Tapi, oke, aku mengerti.

Terserah.

Kau pasti suka.

Di mana pikiranmu hari ini, sayang?

Di hutan, menatap langit.

Kedengarannya damai.

Baiklah, semoga saja aku bisa menyampaikan melalui lukisan ini.

Siapa kau sebenarnya?

Matt.

Kenapa kau ada di kabin orang tuaku?

Aku menyewanya satu malam.

Sialan.

Maafkan aku. Aku tidak tahu kalau sudah dipesan.

Tidak apa-apa.

Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Apa ada tempat lain yang bisa kita kunjungi di kota ini?

Tidak ada tempat yang menyenangkan dan pastinya tak ada bak mandi air panas.

Eh, kalian datang dari mana?

LA.

Itu, itu keren.

Eh, dengar, ada banyak ruang di sini.

Kau dipersilakan tinggal dan bersenang-senang.

Aku akan menyendiri.

Tidak, aku tidak mau merepotkanmu.

Kau sudah membayar tempatnya.

Kami akan cari solusi.

Apapun yang kau inginkan.

Terima kasih. Kami menghargaimu.

Tunggu. Bisa kami mempercayaimu?

Maksudku, kau orang asing dan kita sendirian di hutan.

Aku mencoba bersikap baik.

Kami akan memberitahumu.

Boleh aku bergabung sebentar, menghirup udara segar?

Ini kabinmu.

Jadi apa yang membawamu ke puncak gunung?

Hanya mencoba untuk menjauh.

Dari apa?

Kau tidak perlu memberitahuku.

Tidak apa-apa.

Banyak sekali yang harus diproses.

Aku mengerti.

Apa yang terjadi?

Uh, sebaiknya kau nikmati malammu.

Itu agak menyebalkan.

Aku yakin itu baik-baik saja.

Kau bisa memberitahuku, dan mungkin itu akan membantu?

Aku tidak tahu harus berbuat apa.

Teruslah mencari wahyu agung universal,

tapi aku ragu itu akan terjadi.

Ya Tuhan, aku belum pernah mencintai sesuatu sebesar cintamu padanya.

Belum. Tapi kau akan tahu nanti kalau sudah siap.

Entahlah. Sulit menemukan cinta seperti itu akhir-akhir ini.

Maksudku, kau tidak bisa mempercayai siapa pun.

Apa yang dia inginkan?

Sejujurnya, aku tidak tahu.

Apa isi kotak perhiasan itu?

Oke. Ini benang merah.

Ada sebagian orang yang percaya ada benang merah tak terlihat yang menghubungkan dan mengikat orang,

seperti takdir, jadi ini menunjukkan kita terhubung secara resmi.

Baiklah, aku senang itu resmi.

Terima kasih.

Apa ini nyata?

Hal lain yang membuat kita terhubung secara resmi.

Aku tidak mengerti, tapi dia suka.

Dia selalu percaya pada takdir dan alam semesta.

Tapi itu bukan kesukaanku.

Berarti dia mengawasimu?

Apa kalian melukis?

Tidak bagus.

Uh, aku juga.

Tapi aku punya beberapa di antaranya.

Ada yang mau bersenang-senang?

Aku.

Tentu. Hmm.

Matt. Hei, apa kabar?

Aku, eh, yah, kau tahu.

Ya, aku tahu.

Kami belum mendengar kabar darimu sejak pemakaman.

Kami merasa khawatir.

Ya, maafkan aku, Rebecca.

Aku hanya perlu memproses semuanya.

Apa kau sudah kembali bekerja?

Aku mencoba.

Faith sangat mencintaimu, sayang.

Ayahnya dan aku tahu apa yang kau alami.

Jika kau membutuhkan sesuatu, beritahu kami.

Terima kasih.

Matt, kau sungguh baik-baik saja?

Tidak.

Pastikan kau jaga dirimu.

Mengatasi kesedihan, mungkin sulit jika dilakukan sendirian.

Ya, aku hanya pergi sebentar.

Aku perlu waktu.

- Aku mengerti. - Oh, Tom mau menyapa.

Tidak. Tidak, tidak, tidak.

Kau tidak perlu melakukan itu.

Kau...

Halo, Matt. Kau masih di sana?

Ya, Pak.

Seperti biasa, kau bisa memanggilku Tom.

Ya, Pak.

Apa kau ingat hari saat kau meminta restuku?

Ya, Pak.

Kau bisa.

Kau bisa.

Kau bisa.

Pieces We Leave Behind subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Pieces We Leave Behind

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left