Andhadhun

Andhadhun (अंधाधुन)

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㆍBluRay Andhadhun (2018)ㆍ
A Commentary by Coffee_Prison
Only Resync

Tags

BluRay
Published on: 2019-01-24
Downloads: 454
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

= Terjemahan Titi Sayeed =

APAKAH HIDUP ITU? TERGANTUNG PADA HATI.

Ceritanya panjang.

Kopi?

ANDHADHUN

Jalan Prabhat, Pune

Paman!

- Paman sakit? - Hei, Bandu!

Ayo, saya antar menuju bajaj.

Tapi upahnya 10 rupee.

Ini.

Aah!

Kalau kamu lakukan ini lagi, aku akan ikat uang ini ke celanamu, paham?

Sekarang panggil bajaj.

Bajaj!

- Hei, Maestro! - Hai!

Masuk.

Aku dapat dua les lagi.

Jangan, Pak, batalkan semua lesnya.

- Kenapa? - Anak Jamal Nagar itu membuatku kesal.

Dan Mrs Gokhle...

dia suka menyentuhku.

- Abha Gokhle? - Ya.

Dia lebih suka aku ketimbang pianonya kalau aku mengajarinya main piano.

Dua bulan lagi ada pertandingan.

Mestinya konsentrasi dan praktek lebih sering.

- Aku tak tahu harus bagaimana. - Abha Gokhe itu adalah tiketmu ke London.

Beri dia semangat.

Pak, aku mencari inspirasi bukan keringat.

Siang atau malam tidak penting kalau tidak punya penglihatan.

Jika aku mendengarkan dengan baik-baik, aku bisa mendengar semua suara dunia ini.

Hai, Aakash. Ini sub chicken tikka-nya dan ini es tehnya.

Seperti yang kamu suka.

Terima kasih.

Semua orang sudah tahu kesulitannya menjadi buta.

Aku akan beri tahu manfaatnya. Fokus.

Dan artis berusaha keras untuk fokus.

Jalan berkeliling seharian mencari inspirasi. Dan pulang sore hari.

Lalu pergi lagi.

Seni menawarkan banyak hal bagi seseorang.

Tapi tetap harus dipotong pajak penuh.

Kota Magarpatta, Pune

Semi hatiku yang haus

Telah lama aku menunggu

Aku tenang setelah kau datang

Sayangku!

Lagu yang indah!

Di mana kamu, Pramod Sinha?

Ini komentar dari Denmark?

Hamlet juga dari sana, 'kan?

Ya, Sayang!

Panggilan dari Dani.

Oh!

- Hai, Sayang! - Hai, Tante!

- Kamu mau pergi menyelam? - Iya. Lesnya mulai minggu depan.

- Apa Ayah berolah raga? - Iya. Dia berlari satu jam sehari.

- Ok. Sampai nanti, Tante! - Sampai nanti!

Kenapa dia memanggilku tante?

Setidaknya dia bisa panggil aku Simi.

Dia masih anak-anak.

Butuh waktu, 'kan?

Kita sudah menikah tiga tahun, Pramod.

Butuh waktu berapa lama?

Dan sekarang makanan utamanya.

Membunuh kepiting bisa dengan cara memasukkannya dalam air mendidih.

Tapi saya tidak mau membuatnya terkejut.

Jadi, saya akan...

menaruhnya di freezer selama dua jam.

Dan setelah kepiting tidur nyaman,

saya akan

mengeluarkannya

dan memasukkannya ke dalam air mendidih.

Katanya daging kepiting mengandung zat afrodisiak.

Jangan tanya cara penulisannya, ya.

Saya bisa menjelaskan artinya jika Anda mau.

Ooh!

Pedas. Enak sekali.

Fantastis!

Fantastis!

Oh, kamu telah memikat hatiku!

Mestinya kamu tampil di TV.

Apa kamu mau aku bicara dengan orang TV?

Bersama Simi yang seksi!

Semua bohong!

Beraninya kamu datang ke kamarku dan bicara seperti itu padaku?

Kamu pikir aku siapa?

Simi. Kamu mau...air?

Jangan mendekat denganku.

Aku tahu kenapa kamu ke sini. Kamu mau meracuniku, 'kan?

Tapi tidak mudah untuk membunuhku.

Ada apa?

Kenapa kamu tidak merekamnya?

Bodoh! Aku tadi sedang audisi.

Untuk perawat Radha Bagian dua.

Dengarkan ide ceritanya.

Perawat Radha

lari dari rumah sakit jiwa di adegan pertama.

Ini cuma film murah.

- Ha ha! - Tolong, bicaralah dengan mereka.

Dengan teman-temanmu dari film.

- Tolong! Ayolah! - Ya, Tuhan!

Apa yang kamu lakukan!

Hei! Apa kamu buta?

Kamu tak melihat? Motor kuning sebesar ini?

Aku bicara denganmu. Halo!

Buka jendelanya. Kenapa kamu memakai kacamata, orang gila?

Hei, tolol!

Halo!

Aku akan mengirim fotomu ke polisi. Kamu gila!

Kota ini penuh dengan orang gila.

Maafkan saya!

Sakit tidak?

Saya minta maaf.

Saya benar-benar minta maaf. Semoga kamu tidak apa-apa.

Mau saya...

antar ke suatu tempat? Bisa saya bantu apa saja?

Hei, mau ke mana? Ini kopi, roti sandwitch.

Bu, aku baru saja makan pagi dengan misal pav. Aku tidak apa-apa.

Jangan. Aku tidak enak. Hati aku masih berdebar-debar. Gula?

Kenapa menyeberang jalan sendiri?

Mestinya piara anjing pemandu?

Siapa yang akan merawat anjingnya? Aku punya kucing di rumah.

Minum kopinya.

Ini serius, bagaimana kalau kamu cedera?

Karir dari seorang artis pendatang baru akan berakhir sebelum saatnya.

Seorang artis?

Kamu kerja di mana?

Aku pemain piano.

Piano?

Kamu bisa main bagus?

- Hei, Badshah. - Ya, Pak.

Setiap malam kamu lupa mengunci ruang penyimpannya.

Saya lupa, Pak. Maaf.

Setiap kali maaf. Aku tidak suka. Aku sudah bilang, 'kan?

Ke mana kamu bawa aku, Sophie?

- Kenalkan ini ayahku. - Halo, Pak. Apa kabar?

Franco.

Di mana kamu menemukan pria ini?

Secara kebetulan.

Wow!

Apa yang kamu lakukan kalau malam?

Omong-omong, kalau tidak keberatan.

Kenapa matamu?

Aku terkena bola kriket di kepala saat aku berumur 14 tahun.

Apa?

Aku terkena bola kriket sewaktu umur 14. Saraf mataku rusak.

Kita mengobrol sesuatu yang menggembirakan saja, ya?

- Tentu. - Yah.

Kamu tahu kamu tak akan bisa bayar bajaj dari tipnya Franco.

Ini...

Jalan Prabhat, Gang Nomor Empat.

Apa ini?

Ini LSM.

Untuk orang cacat.

Aku di sini selama tiga bulan. Tebak berapa sewanya.

Hanya lima ratus rupee sebulan.

Banyak pepohonan di sini. Lingkungannya bagus.

Tiap hari aku dibangunkan oleh kicauan burung.

Ini tangganya.

- Iya. - 18 tangga.

Jadi...

Mau kopi?

Tidak, hari ini aku sibuk. Tapi aku bisa jemput jam lima?

Terima kasih.

Lagumu bagus.

Aku suka sekali.

- Aku akan sempurnakan dulu. - Kenapa kamu pikir itu belum sempurna?

Karena memang belum sempurna.

Ada hal-hal yang sempurna karena belum sempurna.

Jangan diacak-acak lagi, ya. Sampai ketemu.

- Atau aku akan menemuimu, oke, aku jalan. - Sampai nanti. Ok.

Hai! Aku turun dua menit lagi.

Hei, selamat sore!

- Hai. - Hai, selamat sore! Apa kabar?

Baik.

Oh, ya ampun!

Ada kotoran burung di kacamatamu.

Iya. Burung-burung di sini memang begitu.

Matamu kelihatan sangat normal. Maksudku...

kamu tidak bisa melihat sama sekali?

Tidak seperti itu.

Aku bisa merasakan cahaya.

Aku kasih tahu jam berapa sekarang, ya?

Kelihatannya jam...

5.30 sore.

Oh ya, kotoran burung itu sangat beruntung.

Baru saja ku lihat wajah yang begitu cantik

Aku harus bilang apa yang tertulis di wajah itu

Seperti lautan yang dalam

Di mana hatiku tenggelam saat ini

Sejak saat aku cedera

Apa salah mataku di sini?

Apa salah mataku di sini?

Apa salah mataku di sini?

Jawablah, oh, Hatiku

Apa salah mataku di sini?

Apa salah mataku di sini?

Apa salah mataku di sini?

Jawablah, oh, Hatiku

Hebat sekali!

More Indonesian subtitles for Andhadhun

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left