The first 200 lines.
Translate By Zambronk_lah IDFL™ Subs Crew
Dan mereka turun ke bumi untuk memperkuat barisan mereka
Ludwig...
Astaga, ada apa?/ Mengapa tak menjawab teleponnya?
Aku tidur kan?/ Kita ketahuan, cepat pergi.
Apakah buru-buru?/ Ya, pastikan kau bisa kuhubungi.
Hei, Camiel. Ada masalah?/ Tidak.
Mengapa kau tak menjawab teleponnya?
Pergi dari sini. Secepat mungkin.
Selamat siang, Nyonya.
Ya?
Aku ingin tanya apa boleh numpang mandi. Aku sangat kotor.
Selamat siang.
Kau Tn van Schendel?/ Ya?
Bisakah aku numpang mandi?
Maaf?/ Aku ingin mandi.
Kurasa tidak./ Kau akan sangat membantuku.
Kau lihat aku sudah lama tak mandi.
Mungkin saja, tapi tak bisa.
Tunggu.
Kau mempermasalahkannya.
Aku hanya pengembara yang ingin mandi.
Aku tak mengenalmu dan orang asing tak boleh masuk.
Aku Anton Breskens.
Lahir di Flanders. Orang tua warga Belanda.
Aku tak peduli. Selamat tinggal.
Aku kenal istrimu.
Kau kenal istriku?
Kenapa kau kemari, pendek?/ Tenang.
Aku tak bohong. Aku sungguh mengenal istrimu.
Siapa itu?
Kau kenal orang ini?/ Tidak.
Anton?/ Breskens.
Siapa dia?/ kau tak kenal?
Aku tak kenal dia.
Ayolah, Maria. Rumah sakit. Ingat? kau yang merawatku.
Aku bukan perawat dan namaku bukan Maria./Tak mungkin.
Akui saja, Maria./ Istriku bernama Marina.
Marina, Maria... Apa bedanya?
Dia tak mengenalmu. Kau dengar? pergilah!
Marina, kau merawatku selama 3 bulan.
Kau membacakanku cerita. Kadang kau berbaring denganku.
Apa ini karena aku mengenal istrimu?
Jika kau tak pergi Aku akan menghajarmu.
Marina, apa dia selalu agresif ?
Jangan, Richard.
Enyahlah.
Bajingan.
Richard...
Richard!
Siapa bajingan itu?
Kau sembunyikan sesuatu dariku? Apa kau perawat?
Tentu saja tidak./ Siapa dia? kau mengenalnya?
Menurutmu?/ Jangan bertele-tele. Kau kenal tidak?
Tidak, aku tak kenal.
Kita sudah pernah berjanji.
Ya, sejujurnya aku tak mengenalnya.
Richard kau sudah menghajar pria itu. Dia butuh pertolongan.
Kapal pergi meninggalkan dermaga.
Anak-anak melambaikan tangan pada ayah mereka yang ada dikapal.
Dia balas melambai dengan sapu tangan kecil.
Kapal meninggalkan dermaga dan berlayar ke laut.
Ayah mereka semakin tak terlihat, tapi ia terus melambai. Begitu pula anak-anak.
Sampai mereka tidak bisa saling melihat.
Dan sekarang tidurlah.
Sayang...
Bunga kecilku...
Rajaku...
Tidur nyenyak.
Stornebrink menelepon. Ada masalah serius.
Aku harus pergi./ Baiklah.
Aku di sini.
Lepas sepatumu.
Jangan berisik.
Kau bisa dipercaya?
Tidur nyenyak.
Ya?
Flu?
Sayang...
Apa kau sakit?/ Kita akan terlambat.
Ma, kami berangkat./ Da.
Aku melihat pesulap.
Dia mengigau.
Dia sedikit panas.
Bisa kita sarapan bersama?
Aku sangat menghargai jika kau pergi.
Aku bisa mengantarmu.
Kau mau kemana?
Aku harus pergi?/ Kumohon.
Makan sup, tidur semalam, Bisakah membayar pebuatan suamimu?
Badanku semua sakit.
Memang buruk. Suamiku tak sopan. Maafkan aku.
Itukah yang bisa dikatakan perawat : "Maafkan aku?"
Apa gunanya bersimpati? Aku butuh perawatan. Rawatlah aku.
Bagaimana dengan sarapan?/Aku bukan perawat dan tak pernah jadi perawat.
Aku bisa membawamu keklinik swasta.
Biayanya kutanggung.
Aku tidak terluka, aku kesakitan.
Berbaik hatilah, Marina. Aku nyaman disini. Seekor rusa datang ke jendela tadi malam.
Aku tak meminta banyak. Hanya perban dan sedikit yodium.
Hanya beberapa hari.
Berjanji takkan keluar?
Marina...
Berdamailah dengan suamimu.
Hal itu juga untuk melindungimu.
Kau memiliki 1 pesan baru.
Apa sudah waktunya?
Belum.
Mengirim pesan.
Kau kenapa kemarin?
Terjadi begitu saja.
Satu hal mengarah pada hal lain.
Kupikir itu masalah serius./ Kenapa, itu menakutimu?
Kau sungguh menakutiku.
Bajingan itu.
Dia tak terlalu buruk.
Mungkin.
Kau hampir saja membunuhnya.
Aku di sini.
Kau seharusnya tak boleh keluar./ Cuma ingin tanya.
Kau tak boleh kerumah ini.
Aku hanya ingin mandi.
Isolde tertidur. Tak ada orang lain di rumah.
Tapi kau sudah mandi./ Itu dua hari yang lalu.
Aku kotor, bau.
Kau tak boleh membuat masalah.
Aku belum pernah bermasalah dengan siapa pun.
Dimana Mama?
Mama dibawah.
Kau tahu cerita anak yang terbang di atas awan?
Kapan-kapan mau kuceritakan?
Sekarang tidurlah.
Jangan khawatir. Aku pergi sebelum dia masuk.
Ikut aku./ Tidak, kau sebaiknya ikut aku.
Mengapa?
Itu tidak mungkin, Richard.
Untukmu.
Ya, aku tahu.
Apa yang harus kulakukan?/ Coba saja.
Aku sungguh bingung kau membeli ini untukku.
Seorang anak berdiri di tepi danau.
Dia sangat berhati-hati.
Danau itu mungkin tidak luas tapi dikenal sangat dalam.
Mungkin dalamnya setinggi rumah.
Dan semua orang tahu ada sesuatu didanau itu.
Seekor binatang buas.
Binatang buas yang besar...
... Berparuh dengan 500 gigi tajam.
Dan binatang itu menjaga kunci emas untuk kebahagiaan.
Anak itu menangis.
Tentunya dia tidak bisa menyelam kedasar danau?
Kalian datang terlalu cepat. Pergilah.
Isolde menangis. Dia bermimpi buruk.
Dia ketakutan. Sekarang tak apa-apa.
Kau tak boleh berada di sini.
Aku ingin kau menanggapinya dengan serius!
Dia menangis.
Jika kudengar suara tangisan aku pasti datang.
Stine pulang terlambat, dia sedang di kamar mandi.
Richard tertidur. Tak ada yang mengawasi anak-anak.
Keluarlah lewat studio. Richard ada di ruang tamu.
Bukan begini kesepakatannya.
Maafkan aku? Apa gunanya?
Atur alarm.
Aku pergi.
Anton!
Ada apa?
Mengapa kau pergi?
Aku bosan. Aku ingin bermain.
Kau tak ingin tinggal?
Tidak jika harus bersembunyi. Aku ingin makan denganmu di meja.
Richard pasti tak setuju.
Itu sebabnya aku pergi.
Kau tak perlu pergi.
Bisakah kau datang sebagai orang lain?
Mungkin saja.
Tapi ada konsekuensinya.
Tukang kebun itu...
Kau ada hubungan keluarga dengannya?
Tidak ..
Dia punya istri?/ Ya.
Hei, Camiel.
Brenda!
Untukmu.
Ya, ini Brenda.
Kau ada dimana?
Tak masalah.
Butuh sesuatu?
Butuh sesuatu, material.
Dua kantong semen, empat ember dan bak untuk mencampurnya.
Dan kita butuh mobil.
Itu tak masalah. kau harus terlihat bagai orang biasa.
Aku akan menghubungimu lagi.
Hallo?
Apa ada orang?
Astaga, kau kenapa?
Aku sakit.
Aku akan menghubungi dokter./ Tidak!
Kerumah dulu. Aku ingin pulang dulu.
Kau punya mobil? kau mau kuantar?
No comments yet. Be the first to leave one.