The 8 Show

The 8 Show

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The 8 Show E01-E08 END NF WEBRip Complete
A Commentary by ChoBot
Netflix Retail

Tags

webdl
Published on: 2024-05-18
Downloads: 707
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kukira, aku akan berbeda.

Meski bukan jadi presiden, novelis, bintang,

ataupun pemilik gedung,

ada banyak hal yang ingin kulakukan.

Namun, tak pernah kukira, aku akan menjadi pria

tanpa identitas yang melompat dari Jembatan Yanghwa.

Bae Jin-su!

BAE JIN-SU!

CEPAT KELUAR, KAU HARUS BAYAR UTANG!

- Permisi. - Ya?

Anakku jadi terbangun.

Ya, ampun. Kami minta maaf.

Pencuri ini mangkir dari utang 900 juta won.

- Ya, ampun. Ayo, masuk. - Oi!

Kau bilang, kau dapat untung besar dan akan melunasinya!

Siapa itu?

Apa?

- Oi, Bae Jin-su! - Bae Jin-su, berhenti!

Bajingan!

MONEY GAME SEDANG SYUTING

Permisi, kami sedang syuting.

Silakan lewat sebelah sini.

Sebelah sana.

- Terima kasih. - Mana bajingan itu?

Dasar para rentenir sialan.

Aku pun tak ingin berutang.

Maaf, kau siapa?

Apa?

Aku hanya lewat.

Maaf.

Wah, banyak selebritas.

Kenapa sering sekali syuting di lingkungan ini?

- Apa? - Lupakan saja.

Lingkungan ini simbol kemiskinan.

Aku hanya ingin pergi dari sini.

Sampai kapan mau tinggal di sini?

Won-seok menitipkan uangnya padaku. Kau tahu berapa keuntungannya?

Enam ratus persen.

Dia pinjam 500 juta dan diinvestasikan, lalu jadi tiga miliar.

Kini, ia berhenti bekerja.

Apa gunanya menabung dari gaji kecil tiap bulan?

Beli satu rumah pun tidak bisa.

Masa depan generasi kita bukan lagi seperti itu.

Uang itu didapat melalui investasi.

Percayalah. Kumpulkan uangmu.

Akan kujadikan lima miliar. Ini akan mengubah hidupmu.

Ayo, pergi.

Kau masih punya kesempatan.

Setelah mendengarkan bajingan ini, aku berutang pada bank dan lintah darat.

AKU PERCAYA

Angkatlah.

Nomor yang Anda tuju tidak dapat...

Berita berkata wiraswasta akan bangkrut, tetapi ada toko baru setiap hari.

AKU JIN-SU

Kemungkinan menang lotre hanya satu banding 8.145.060.

ANGKAT TELEPONNYA

Namun, tiket lotre laris.

Tak banyak yang kaya dari saham, tetapi ribuan akun dibuat setiap hari.

KUMOHON

Kenapa?

Karena khayalan.

"Kau rugi, tetapi aku pasti untung. Kau kalah, aku pasti menang."

- "Aku pasti sukses." - Bae Jin-su, bajingan.

Kesengsaraan berasal dari khayalan bahwa diri kita berbeda.

"Siapa orang termiskin di dunia?"

"Orang termiskin?"

ORANG TERMISKIN?

"Lihatlah di cermin."

Pesangon pekerjaanku selama sepuluh tahun kuserahkan.

Bajingan.

Namun, sudah enam bulan dia kabur.

Kerja di toserba digaji 9.860 won per jam.

GAJI 29.580 WON

GAJI 39.440 WON

Bahkan jika hanya makan gimbap kedaluwarsa gratis,

aku hanya dapat 78.000 won per hari.

Bahkan tidak cukup untuk membayar bunga utang 900 juta won-ku.

JADI, AKU HARUS MENCARI PEKERJAAN DENGAN UPAH YANG LEBIH TINGGI

Siapa yang bisa mengerjakan baja?

Kemari.

LAS, BAJA

Selanjutnya, las.

Sejak aku kecil, nenekku selalu berkata,

untuk mencari nafkah, harus belajar keterampilan.

Tak kusangka aku akan merasakannya.

Tukang kayu, ke sini.

Kenapa Nenek hanya bicara sambil lalu?

Seharusnya dia bicara dengan keras sambil memukulku.

PLESTER, PERTUKANGAN

Setelah lulus dari universitas,

aku hanya jadi orang tak berguna yang tidak punya apa-apa.

Pekerjaan bergaji tertinggi yang tidak perlu keahlian?

Membersihkan dinding luar di gedung-gedung tinggi

tempat kerja para pedagang valas dan saham bergaji puluhan juta...

Bukan, melainkan ratusan juta won.

Mengelap kaca gedung, 80.000 won per jam.

Cukup besar, tetapi berbahaya, jadi hanya boleh empat jam sehari.

Sial!

Delapan dikali empat, 32. Jadi, 320.000 won per hari.

Entah apakah waktunya terpenuhi karena aku takut.

Maafkan aku.

Bahkan setelah membersihkan semua gedung di Seoul seumur hidupku,

mungkin utangku tak akan lunas.

Sudah terlambat.

Aku harus hidup sebagai budak yang membayar bunga selamanya.

Karena itu,

aku membuat pilihan yang paling rasional.

Ayo, Bae Jin-su!

SETORAN SATU JUTA WON SELAMAT MALAM

AKU INGIN MEMBELI

WAKTUMU

YANG MAU KAU BUANG

Satu, dua, tiga...

Dia mengirim sejuta untuk setiap baris pesan.

Dia mau membeli waktu yang akan kubuang?

Empat juta tiga ribu won?

JIKA KAU TERTARIK

NAIKLAH KE MOBIL

Dia menyuruhku ...

naik mobil ini?

Apakah ini semacam

program pencegahan bunuh diri?

Permisi...

Ini...

Ini dari pemerintah Seoul, 'kan?

Ah, mobil ini bagus sekali. Aku sering lihat dari luar.

Ternyata di dalamnya... Wah.

Apa-apaan ini?

"Selamat datang di The 8 Show.

Tidak perlu keterampilan atau pengetahuan apa pun.

Yang diperlukan

di pertunjukan ini hanyalah waktu yang ingin kau buang."

"Selama di sini, akomodasi dan makanan disediakan.

Makin lama, hadiah kemenanganmu akan mulai terakumulasi.

Pertunjukan akan berakhir di waktu yang sudah ditentukan.

Jika ada peserta yang meninggal,

pertunjukan akan langsung diakhiri."

MENINGGAL

Meninggal?

"Harap memperhatikan keselamatan peserta.

Jika tak mau ikut, silakan pulang dengan membawa sedikit uang itu."

Empat gepok 500.000 won, totalnya dua juta.

"Bagi yang ingin berpartisipasi, silakan masuk melalui tirai

setelah memilih kartu bernomor yang diinginkan."

Apa maksudnya ini?

Akomodasi tersedia, diberi uang untuk menghabiskan waktu di sini,

dan tak boleh membunuh?

Berarti tidak berbahaya.

Kalau begitu, luar biasa.

Apa ada semacam kamera tersembunyi?

Perlu izinku untuk merekam.

Mereka bayar enam juta hanya untuk bicara denganku.

Jika menolak, aku masih diberi dua juta.

Belum lagi limosin

dan teater ini.

Siapa mereka sebenarnya?

Omong-omong, kenapa ada angka

yang hilang?

Ah, entahlah, sial.

Apa mereka pencuri organ?

Pulang saja. Kapan lagi dapat dua juta?

Oh, ya. Maaf, aku ada keperluan mendesak. Astaga.

Tiba-tiba aku teringat.

Semoga acaramu lancar.

Semoga lancar.

Semoga sukses.

Jika kalian terus begini, aku merasa tidak enak.

SETORAN 220.000 WON TOSERBA LANTAI TIGA

BOS TOSERBA MAAF, KEADAAN SULIT

AKU TAK BISA MENGGAJI PENUH MINGGU INI

KAU BISA LAPOR DISNAKER, TETAPI BUKANKAH KITA TEMAN?

Sial.

Hanya 220.000 untuk seminggu kerja.

Inilah kenyataanku.

Jika kembali, aku harus cari pekerjaan dan membayar utang seumur hidup.

BAYAR UTANGMU!

Aku hampir lompat ke sungai. Takut apa lagi?

Baiklah, ambil saja organku.

Aku tak bisa kembali ke upah minimum.

Aku pasti bisa.

Aku pernah naik gedung 40 lantai hanya dengan tali.

Yang tengah saja.

Aku penasaran.

Mereka menghabiskan sejuta won per kalimat dan 20 juta won untuk mobilnya.

Seberapa mahal pertunjukan ini?

Wah, besar sekali!

Dua puluh empat jam?

Apa waktunya hanya 24 jam?

Oi.

Oi!

Terkunci.

Tangga?

Apa di lantai tiga?

Apa tidak ada lift?

Rupanya angka melambangkan lantai.

Apa ini?

Aku sudah berekspektasi tinggi.

Apa ini palsu?

Wah.

Ini layar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left