Color Book

Color Book

Download Indonesian Subtitle

Release info

Color Book 2024 NF WEB H264-EDITH
A Commentary by tedi
Retail NF | 1:39:08

Tags

webdl
Published on: 2026-06-19
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kau hebat.

Kau mau Ibu yang pegang? Oke.

Ibu akan pegang.

Ya, kau menemukannya.

Yang itu sangat kecil, ya?

Kau hebat.

Ya, tahan itu.

Kau hebat.

Nah, begitu.

Bagus.

Kau berhasil.

Lihat hasilnya sejauh ini.

Kubuatkan untuk Ibu.

Kau buatkan untuk Ibu?

Terima kasih banyak. Ibu menyukainya.

Mau tambahkan warna?

Oke, mau warna apa sekarang?

Itu warna apa?

Ungu.

Benar, itu ungu.

Itu bagus.

Bagus.

Baiklah.

Rentangkan tanganmu.

Dagu ke atas.

Dagu ke bawah.

Kau baik-baik saja?

Baiklah.

Masukkan.

Sedikit lebih cepat.

Oke.

Kini cepat dan lembut bersamaan.

Bagus.

- Oh, ya. - Oh, ya.

Terima kasih, Bapa.

Terima kasih, Bapa.

- Atas makanan lezat ini. - Atas makanan lezat ini.

- Biarkan mengisi semangat kami. - Biarkan mengisi semangat kami.

- Kami mengasihi-Mu. - Kami mengasihi-Mu.

- Kami berterima kasih. - Kami berterima kasih.

- Dan kami menghormati-Mu. - Kami menghormati-Mu.

- Amin. - Amin.

Amin.

Mari makan.

Mason, ayo bereskan.

Sudah?

Baiklah, itu mereka.

Ya.

Itu dia kawanku.

Apa kabar, Nak?

- Temanku. - Apa kabar, Bung?

Apa kabar, Bung?

Sungguh, Bung.

Kau makin besar.

Ya, Bung.

Kau beri makan apa dia?

- Apa kabar? - Ya.

Apa kabar, Kawan?

Halo, keluarga.

- Halo. - Halo.

Hari ini, kami mengundang kalian

untuk mengikuti acara pelepasan balon untuk mengenang sahabat kita, Tammy.

Tammy sangat bersemangat dan ceria.

- Oh, ya. - Ya.

Dia menerangi setiap ruang.

Dia menikmati setiap momen hidupnya.

Hari ini, kita akan menghormatinya

dengan cinta dan tawa dan beberapa kata baik.

Aku Asha.

Tammy adalah… Tammy adalah sahabatku.

Aku tahu dia sedang melihat kita.

Aku percaya saat kita kehilangan seseorang di bumi,

kita dapat malaikat di surga.

Dia mengajariku menari.

Kalian tahu dia tak pandai menari.

Yang tak bisa kami mainkan adalah New Edition,

MC Lyte, dan The Color Purple.

Rumah besar.

Aku akan merindukannya.

Kami menyayangimu, Tammy.

Dan kami merindukanmu.

Sampai jumpa lagi.

Itulah kami.

Kami konyol dan culun.

Tapi kami keren. Kami keren bersama.

Aku tak tahu bagaimana aku akan keren tanpa dia, tapi…

Bibi Tammy, aku tahu kau hidup bahagia di sana.

Amin.

Amin.

Amin.

Amin.

Lima, empat, tiga, dua, satu.

Kami menyayangimu, Tammy.

Kawanku.

- Terima kasih sudah datang. - Kawan, aku ada untukmu.

Kau tinggal hubungi aku.

- Tentu. - Ya.

Kau mau ke mana?

Aku mau bersiap-siap kerja sebentar lagi.

Ada pertandingan malam ini.

Sebenarnya, ini beberapa pertandingan terakhir musim ini.

Jika kau dan Mase kecil mau datang, aku bisa masukkan kalian.

Beri tahu aku jika mau.

Ajak bocah ini ke pertandingan bisbol pertamanya.

Kami mau menenangkan diri dulu.

Tapi terima kasih.

Baiklah.

Hubungi aku jika butuh sesuatu.

- Oke? - Tentu.

Baiklah, Nak.

Anak itu makin besar.

Ayo, Mase.

Oh, hei, aku hampir lupa.

Aku punya nomor temanku untuk mobilnya.

Dia bilang telepon saja. Saat kau siap, dia siap.

Akan kukabari.

Baiklah.

Baiklah, Mase kecil.

Kau akan suka yang ini. Pasang ini.

Ini masuk ke sini.

Lihat, hampir selesai.

Biar kulihat.

Beberapa manik lagi, tapi hampir selesai.

M-A

S-O-N, Mason.

Apa bunyinya ini?

- Apa bunyinya? - Mason.

Itu bukan Mason.

Itu M-son.

Itu bukan Mason.

Lihat Ayah. M.

- M. - A.

- S. - A.

- O. - Bukan. A.

N.

Oke, tidak. Hentikan.

Karena kau tak mendengarkan. Hentikan! Berikan pensilnya.

Ayah tak main-main sekarang.

Hentikan. Oke?

Dengar, kita akan mulai…

Hentikan!

Jika kau mau belajar, kita bisa belajar. Fokus pada huruf A.

Fokus pada huruf A, Mason.

Fokus pada huruf A.

Hentikan.

Fokus pada huruf A.

Fokus pada itu.

Karena kau tak mendengarkan.

- Braves unggul tiga poin. - Ayo.

Mereka mencoba mengamankan kemenangan atas New York Yankees.

Dua poin, satu dicetak oleh Jimenez.

Dan bola pelanggaran.

Meski pemain kunci absen karena cedera,

Braves menunjukkan ketangguhan selama setahun penuh.

Jika kau penggemar klub ini,

kau pasti senang dengan kembalinya para pemain muda andalannya.

Beberapa tambahan di luar musim,

kurasa mereka mampu melaju jauh hingga Oktober.

Ayah, aku mau menonton pertandingan.

Aku mau menonton pertandingan.

Membuatnya out!

Pertandingan itu?

Atlanta Braves berhasil menahan gempuran New York Yankees.

Penampilan yang luar biasa dari Atlanta yang meraih kemenangan telak 4-1.

Jiménez kebobolan satu poin di inning kesembilan tapi…

Entahlah.

Kita lihat nanti.

Biar kupikirkan dulu.

- Ya Tuhan. - Ya Tuhan.

- Kami mengasihi-Mu. - Kami mengasihi-Mu.

- Kami berterima kasih. - Kami berterima kasih.

- Dan kami menghormati-Mu. - Dan kami menghormati-Mu.

- Haleluya. - Haleluya.

- Amin. - Amin.

Baiklah, ayo.

Berdiri.

Tidurlah.

Kau baik-baik saja?

Kau mau ke kamar mandi?

Kau yakin?

Baiklah.

Kau tahu…

hanya akan ada kita.

Untuk sementara, oke?

Tak apa-apa, 'kan?

Mason, gunakan kata-katamu.

Ya.

Baiklah.

Tidurlah.

Ayo.

Ayo. Tunjukkan kemampuanmu.

Tunjukkan kemampuanmu.

Ayo.

Tidak, bilang aku ke sana besok pagi. Kau tahu di mana dia tinggal?

Ya, di dekat rumah nenekku.

Tunggu.

Ya, alamatnya di Angus Court 331.

Ya, mobilnya ada di jalan masuk.

Tak akan terlewat. Kau akan menemukannya.

- Ya. Oke. - Serius. Ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left