The first 200 lines.
Mungkin kira-kira tinggal satu jam lagi.
Semuanya sudah harus berada di sana.
Perusahaan Pindahan bekerja sepanjang minggu,
membereskan semua ruangan.
Bagaimana mereka tau dimana harus menggantungkan photo-photonya?
Aku yang mengatakan pada mereka.
Jika ada yang salah penempatannya, kita akan memperbaikinya.
Kita akan memperbaikinya.
Paul?
Kau sudah bangun?
Paul?
Terima kasih.
Aku dapat merasakan dia disini.
Apa?
Aku dapat merasakan Bobby dirumah ini.
Annie, alasan kita pindah ke sini...
Aku tau, aku tau.
Berpindah menjauh dari kota tidaklah sama
seperti berpindah menjauh dari kenangan.
Dia akan senantiasa selalu bersama kita.
Annie, sayang, ya, di dalam hati kita
tapi tidak di dalam rumah ini.
Aku sama sekali tidak peduli sejauh mana dia harus menyetir.
Kita telah melakukan inspeksi lebih dari sebulan yang lalu
dan aku juga telah menelpon beberapa kali.
Tapi laporan mengatakan bahwa tidak ada yang salah...
Aku mengerti,
tapi aroma pada ruang bawah tanah harus diurus.
Sekarang.
Aromanya seperti asap.
Apakah kau ada melihat asap, pak?
Tidak, aku tidak melihat asap
tapi aku tau bagaimana bau asap itu.
Suhu dibawah sana seratus derajat.
Baiklah. Kami akan mengirim seseorang besok pagi.
Terima kasih.
Aku akan menemuinya nanti.
Yaa, akhirnya tukang listriknya keluar...
Lihat.
Oh, say.
Apakah kau menjatuhkannya?
Tidak.
Aku menemukannya seperti ini.
Baiklah, aku akan membeli bingkai yang lain
bila aku pergi ke kota besok.
Kau tidak merasa ini berarti sesuatu?
Apa ?
Dia tidak pernah menyukai photo ini.
Ingat bagaimana kita selalu menyembunyikan photo ini bila anak-anak gadis main ke rumah?
Ya.
- Dia pernah berkata bahwa menurutnya senyumannya.... - Tidak tulus.
Dan kau merasa dia masih tidak menyukainya?
Sedang menunggu seseorang ?
Tidak.
Mencari tempat untuk photo ini dan kami akan membeli bingkai yang baru besok.
Aku sudah bilang ada seseorang di rumah ini.
Aku Dave McCabe. Ini istriku Cat.
Kami tinggal diujung jalan itu.
Kami adalah tetangga anda.
Halo.
Aku Paul Sacchetti.
Ini istriku Anne, dan kami tinggal disini,
dan kami adalah tetangga anda.
Senang sekali berkenalan dengan kalian.
Sudah dua minggu kami tinggal disini
dan kalian adalah warga pertama yang mampir.
Dua minggu?
Itu merupakan suatu kejutan.
Biasanya selalu ada obrolan kecil di kota
bila seseorang pindah ke rumah tua ini...
Kau tau, dengan sejarah dan semuanya.
Oh, dimana tata krama ku ? Maafkan aku.
Sudikah kalian masuk dan minum-minum?
Oh, baiklah, terima kasih. Terima kasih banyak.
Maafkan karena masih agak berantakan.
Kami masih sedang mengemas-ngemas.
Oh, tidak, ini, uh...
Ini menyenangkan. Indah sekali.
Terima kasih.
Oh, uh, kalian berdua ingin minum apa?
Teh atau...
- Oh, jangan repot-repot. - Kopi barangkali.
- Whiskey? - Oh.
Ini sangat menyenangkan sekali. Duduklah, Cat.
Ayo, duduklah.
Jadi, um, sejarah apa yang kau sebutkan tadi, Dave?
Kami mendengar dulunya ini adalah rumah duka
pada sekitar pergantian abad?
Tapi, harus kukatakan, harga yang mereka letakkan
hampir tidak menakuti kami.
Bagus. Bagus.
Jadi, makelarnya sudah menceritakan pada kalian semua tentang keluarga Dagmars.
Ya. Itu adalah keluarga... Terima kasih...
yang pertama tinggal disini, iya kan?
Ya. Ya, itu benar.
Maksudku, Kota membangun rumah ini untuknya pada tahun 1859 dulu.
Baiklah, bersulang.
Oh, ya.
Untuk teman-teman baru, dan permulaan yang baru.
1859. Kau tidak mengatakannya?
Ya.
Itu tidak lama setelah itu masalahnya bermula.
Dagmar tua mengelola rumah duka
tidak lebih dari beberapa bulan ketika...
yaa, apa yang kau ketahui, desas-desus menyebar bahwa
mereka menjual mayatnya dan menguburkan peti jenazah kosong.
Orang-orang mengatakan dia menjual mayat itu
kepada Universitas di Essex County.
Sebagian bahkan mengatakan bahwa mereka menjualnya kepada Orang-orang Asia timur
di Boston, mengolah mayat-mayat itu menjadi cap cay.
Pihak kota mengusir dia dan istrinya
dan gadis kecil .
Itu merupakan hal yang paling tersedih.
Mereka berpindah ke Providence
tapi keluarganya tidak tahan melihat dia.
Dagmar Tua bunuh diri tidak sampai setahun kemudian.
Mereka mengatakan pada akhirnya dia tidak lebih dari orang yang kehilangan segalanya.
Dia kehilangan segalanya.
- Tidak, kami tidak mendengar apa-apa... - Kau mengatakan pada kami...
Sayang, tak apa-apa.
Tidak. Kau benar, nak, kau benar sekali.
Ya. Aku benar-benar minta maaf.
Disinilah aku dengan teman2mu yang baik-baik tidak sampai lima menit
dan aku sudahpun terlibat dalam setan.
Ini sebuah rumah tua, rumah tua, yang ini, ya.
Yaa...
Sebaiknya kami pulang. Kami agak sedikit keburu-buru.
- Cepat sekali? - Ya, ya.
Kami baru saja akan pergi ke kota dan melihat lampumu
dan kepingin mampir sejenak.
Jangan sungkan untuk mampir kapan-kapan.
Oh, terima kasih, terima kasih. Pasti.
Jaga baik-baik kediaman tua ini.
Tempat ini membutuhkan keluarga.
Terima kasih, Dave.
Sudah tiga puluh tahun
sejak kami memliki jiwa segar di Rumah Dagmar.
Menurutku kita bisa menyebutnya sebagai Rumah Sacchetti sekarang.
Ya, ini merupakan...
Ini masih merupakan Rumah Dagmar.
Ayolah, Cat.
Cat, Ayolah.
RUMAH INI MEMBUTUHKAN KELUARGA, PERGILAH
Hati-hati anak dengan anak tangga terbawah.
Whew.
Kau dapat merasakannya, bukan?
Tentu, aku dapat merasakannya.
Panas seperti neraka dibawah sini, Tn. Sacchetti.
Apa yag kau temukan disana?
Pondasi lama, perlu diganti.
Tidak ada apa-apa dibelakang sana?
Tidak.
Lihat.
Kecuali kau ingin bersauna bersamaku,
jangan ragu menjalani harimu.
Aku akan berteriak jika aku membutuhkan sesuatu.
Terima kasih, Joe. Kau adalah penyelamat jiwa.
Baiklah.
- Teriaki saja aku. - Ya.
Hei, nak.
Bagaimana keadaannnya ?
Tidak buruk.
Dikurangi malam tadi, sudahkah keanehan mereda?
Itu bukan keanehan.
Kau mengerti maksudku.
Ya.
Aku masih merasakan sesuatu disini.
Jadi apa yang akan kita lakukan tentangnya?
Bagaimana jika Jacob dan May datang untuk berakhir pekan?
May dari dulu selalu tertarik dengan hal-hal seperti ini.
Dia pernah mengatakan padaku bahwa orang mengupahnya untuk melakukan pemanggilan arwah.
Orang-orang yang kelebihan uang.
Dan kau menyukai Jacob.
- Dia selalu begitu... - Mabuk ?
Bersahaja.
Dan mereka menuliskan untuk kita catatan indah itu setelah kecelakaan.
Mereka mengatakan bahwa mereka selalu berada disana untuk kita.
Aku berpikir mereka mungkin dapat membantu.
Kau telah mengundang mereka, bukan?
Ya.
Baiklah.
Halo?
Mereka mengatakan padaku apakah kita tidak keberatan dengan hal itu,
mereka juga mengundang Harry untuk berakhir pekan.
Mengapa Harry mau menghabiskan akhir pekannya bersama orang tuanya
dan orang tua mendiang teman sekamarnya...
Maaf. Itu tadi kurang sopan.
Seperti yang Dave katakan, rumah ini butuh keluarga.
Ah!
Oh, sialan.
Luka bakarnya parah !
Annie, hubungi ambulan!
Aku tidak peduli apakah kau harus mencabut ketelnya,
Aku tidak mau suatu yang membahayakan kesehatan seperti itu
ada didalam ruang bawah tanahku .
Alat ini hampir membunuh tukang listrikku sore tadi.
Kau sudah maklum itu merupakan sebuah ketel yang tua sekali...
Aku tidak mau alasan. Aku mau alat itu diperbaiki.
- Ya, pak, tentu. - Bagus.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.